LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Jiang Xuan


__ADS_3

"Itu Jiang Xuan! Dia adalah kakak dari Jiang Huang! Juga adalah peringkat ke sepuluh dalam daftar peringkat langit! Dia sangat berani untuk menggunakan energi spiritual di pertarungan tidak resmi ini. Apakah dia tidak takut di hukum?..." Ucap salah seorang murid.


"Dihukum apanya? Dia adalah murid kesayangan dari Ketua Aula Hukuman sekte. Bagaimana dia akan dihukum?..." Ucap murid yang lainnya dan banyak murid di sekitarnya mengangguk untuk membenarkan perkataannya.


Pria yang bernama Jiang Xuan melihat ke arah adiknya yang terkapar di lapangan dengan wajahnya terluka.


"Adik, kau tidak apa-apa?..." Ucap Jiang Xuan, ia tampak khawatir dengan adiknya.


Jiang Huang dengan tak tahu malu menangis di depan Jiang Xuan, ia tampaknya ingin membuat kakaknya tambah panas.


"Kakak, lihatlah, wajah tampanku telah dirusak olehnya. Kau harus membalaskan dendam ku!..." Ucapnya seperti anak kecil yang manja pada kakaknya.


"Adik, kau tenang saja. Aku akan membuat tangan yang melakukan ini tidak bisa digunakan lagi..." Ucapnya dengan marah.


Jiang Xuan segera menoleh ke arah Tian Lei dan Jiang Huang tersenyum licik.


Jiang Xuan berdiri dan berjalan perlahan ke arah Tian Lei, dia mendekatkan wajahnya dengan wajah Tian Lei dan mengeluarkan tampang yang menyeramkan.


"Kau begitu berani untuk memukul wajah adikku..." Ucapnya dengan dingin.


Tian Lei hanya tersenyum dengan santai. "Jika kau bisa datang karena aku memukulnya, itu artinya kau telah mengetahui apa yang ia lakukan sebelumnya, bukan? Kenapa kau tidak menghentikan ia juga?..." Tian Lei melawan dengan kata-kata yang tak bisa dibantah.


Jiang Xuan menggertakkan giginya. "Kau berani menjawab ku?..." Ucapnya marah.


Tian Lei mendengus kecil dan kembali tersenyum santai. "Kenapa tidak? Kecuali jika kau adalah Li Quan, mungkin untuk sekarang aku tidak akan memprovokasi mu..." Ucapnya.


"Hah? Memangnya kau siapa, sampai berani menggunakan nama Li Quan sebagai tameng?..." Jiang Xuan sudah ada di ambang batas kesabarannya, tangannya kini telah penuh dengan urat.


"Aku? Aku adalah kakekmu..." Ucap Tian Lei dengan senyum mengejek.


Jiang Xuan sudah tidak tahan lagi, urat-urat marahnya benar-benar telah lepas kendali.


"Sialan kau!..." Jiang Xuan berkata dengan keras dan memainkan pedang merah di tangannya.


Jiang Xuan mengangkat pedangnya dan menebas ke arah Tian Lei, Tian Lei dengan mudah mengangkat tubuhnya di udara dan melompat mundur untuk menghindar.


Jiang Xuan yang melihat itu langsung menggunakan energi spiritual untuk mengaliri pedangnya dan menebaskan beberapa tebasan energi.


Beberapa orang terlihat kesal dengan perlakuan Jiang Xuan yang semena-mena menggunakan energi spiritual.


Itu seperti Jiang Xuan bisa melakukan apapun hanya karena ia murid langsung dari ketua Aula Hukuman.

__ADS_1


Semua tebasan energi spiritual itu mengarah pada Tian Lei, bukannya menghindari semua serangan itu, Tian Lei malah tersenyum.


Tanpa energi spiritual, Tian Lei mengeratkan kepalan tangannya dan meninju ke arah tebasan energi yang bergerak ke arahnya.


"Apa Tian Lei gila? Dia ingin menahan semua itu dengan tangan kosong?..."


"Bahkan jika dia bisa bersaing dengan fisik, tapi itu adalah energi spiritual!..."


Tepat setelah semua orang mengutuk, tibalah saatnya kepalan tangan Tian Lei dan tebasan energi mulai beradu.


Bom!


Krash!


Wuzz!


Bagai kaca yang telah di pecahkan dengan pukulan tangan, semua serangan tebasan pedang yang dilakukan oleh Jiang Xuan dapat di hancurkan dengan mudah oleh Tian Lei.


Semua orang yang melihat itu sangat terkejut, banyak dari mereka yang tercengang melihat kekuatan fisik Tian Lei yang begitu kuat.


Tian Lei tersenyum, ia kemudian berkata dalam hatinya. "Hehe, bagaimanapun kekuatan fisikku saat ini setara dengan puncak Immortal. Bagaimana mungkin serangan ranah Mahayana bisa melawanku?..."


Jiang Xuan yang melihat serangannya yang terbilang kuat juga ikut terkejut, karena di dalam jajaran murid dalam, hanya ada sembilan orang yang bisa menahan serangan miliknya tanpa harus terluka.


Tian Lei tersenyum ke arah Jiang Xuan. "Senior, apakah masih ingin dilanjutkan?..." Ucapnya dengan remeh.


Senyuman Tian Lei dan kata-katanya tampak menjadi sesuatu yang mengejek Jiang Xuan dengan begitu dalam.


Alhasil, Jiang Xuan telah terprovokasi dan kembali melancarkan serangan miliknya.


Jiang Xuan mengangkat pedangnya dan menempatkannya tegak lurus di depan dada sampai di atas kepalanya.


Jiang Xuan mengusap permukaan pedangnya dengan jari tengah dan telunjuk kanannya dari bawah hingga atas.


Setelah itu, cahaya merah terang yang begitu mengerikan telah muncul dari permukaan pedang.


Tian Lei masih tidak waspada, karena bagaimanapun juga itu adalah serangan tingkat Mahayana, walaupun kuat tapi tetap tidak akan berkesan padanya.


Lagipula, jika ia memang terluka, ia hanya perlu meregenerasi lukanya dan akan langsung sembuh dalam sekejap dengan bantuan Api Teratai Langit Hitam.


Setelah mengumpulkan energi spiritual dalam jumlah yang besar dengan cepat, Jiang Xuan membuka matanya dengan tatapan yang tajam.

__ADS_1


Ia arahkan pandangannya ke arah Tian Lei. "Rasakan ini!..." Jiang Xuan berkata dengan keras dan memajukan pedangnya.


Tepat setelah ia memainkan pedangnya, di atas Jiang Xuan telah muncul sebuah pedang merah raksasa yang telah mengarahkan ujungnya yang lancip ke arah Tian Lei.


"Pedang Iblis Amukan Raja!"


Saat Jiang Xuan berkata, pedang raksasa itu mulai bergerak ke arah Tian Lei tapi masih dibalas senyuman santai oleh Tian Lei, seolah itu bahkan apa-apa dan memang bukan apa-apa.


Tian Lei melompat dengan kecepatan yang luar biasa ke arah pedang merah raksasa, di udara ia telah mengepalkan tangannya dengan saat erat.


Semua orang kembali mengutuk Tian Lei, mereka benar-benar mengira Tian Lei telah gila saat ini, mungkin serangan yang tadi memang hebat untuk bisa ditahan, tapi yang sekarang sama sekali bukanlah sesuatu yang bisa ditahan oleh fisik seorang murid.


Di samping itu, Jiang Huang yang jauh berada di belakang kakaknya tersenyum licik, juga bisa dikatakan senyuman puas.


Karena baginya saat ini, jika Tian Lei cacat itu adalah kepuasan yang tidak bisa dibandingkan dalam balas dendamnya.


"Hehe, Tian Lei... Biarkan aku melihatmu lumpuh!..." Ucap Jiang Huang dalam hatinya.


Sementara itu, Tian Lei diudara telah melayangkan tinjunya dan telah beradu kekuatan dengan pedang merah raksasa.


Krak! Krak!


DUAR!


Pedang merah raksasa terus mengalami keretakan dan akhirnya hancur berkeping-keping oleh pukulan telak dari Tian Lei.


Pedang merah raksasa yang hancur pastinya memberikan dampak pada Jiang Xuan.


Jiang Xuan memuntahkan banyak darah ke lantai lapangan pelatihan.


"Huek!..."


Darah yang dikeluarkan oleh Jiang Xuan begitu banyak, ia seperti seseorang yang telah kalah dalam Pertarungan hidup dan mati.


Semua orang yang terkejut masih tercengang dalam diam, mereka tidak tahu harus mengatakan apa lagi untuk menggambarkan kekuatan dari Tian Lei.


.


HARI INI EMPAT CHAPTER KARENA KEMARIN ADA YANG NGASIH TIPS.


Nama api diganti jadi API TERATAI LANGIT HITAM, biar ada keren-kerennya gitu ^_^

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN, HADIAH DAN VOTE NYA ^_^


JANGAN LUPA JUGA BUAT YANG BELUM MAMPIR KE NOVEL LELUHUR AGUNG, UNTUK MAMPIR ^_^


__ADS_2