
Kaisar 1000 Perang memejamkan matanya lalu menggeleng. "Tidak, kakak tidak semuda ini..." Gumamnya, ia segera menyangkal pikiran dikepalanya.
"Kaisar ada apa?" Tanya Jendral Ao Li.
"Tidak ada apa-apa..." Kaisar 1000 Perang menggeleng.
"Jendral Ao Li, ayo kita lanjutkan urusan kita. Dan kalian, segera selesaikan masalah ini..." Ucap Kaisar 1000 Perang lalu berbalik dan berjalan diikuti oleh Jendral Ao Li.
"Baik kaisar..." Ucap pemimpin penjaga yang masih berlutut memberi hormat.
Saat Kaisar 1000 Perang telah berjalan belasan meter, Tian Lei tersenyum lalu menghela nafas pelan, dia kemudian berkata.
"Xiao Hong, apa kau tidak mengenali kakakmu lagi..."
Duar!
Bagai terkena ledakan dalam tubuhnya, tubuh kaisar 1000 Perang saat ini bergetar.
Mendengar ada yang mengetahui nama pemberian dari kakaknya, membuat ia terkejut dan ekspresi wajahnya segera berubah.
Mata merahnya mengeluarkan tetesan-tetesan air mata dan ia segera berbalik lalu menghilang dari tempatnya saat ini.
Ia muncul kembali di dekat Tian Lei dan menatap Tian Lei saat dirinya masih menangis.
"Kakak, apakah itu benar-benar kau?" Tanya Kaisar 1000 Perang saat dirinya berusaha menahan aliran air matanya.
Tian Lei tersenyum. "Mari bicara di tempat yang familiar..." Ucap Tian Lei dengan kebijaksanaan di dalamnya dan Kaisar 1000 Perang mengangguk dengan cepat.
Kaisar 1000 Perang menaikkan telapak tangannya dan membuka sebuah portal ruang, lalu ia berbalik melihat Jendral Ao Li.
"Jendral Ao Li, aku serahkan perang di kota Danau Biru padamu. Dan kalian, antarkan mereka berdua ke kediaman terbaik. Mulai sekarang, perintah darinya adalah perintahku, dan mereka berdua adalah tamu kehormatan Istana Kaisar Perang..." Ucap Kaisar 1000 Perang, ia masuk ke dalam portal ruang setelah Tian Lei mendahuluinya.
"Baik kaisar..." Ucap semua pengawal.
Siapa pemuda ini?
Mungkinkah dia benar-benar saudara dari kaisar? Tapi bukankah beberapa saat yang lalu kaisar juga tidak mengenalinya?
Ataukah dia memiliki kekuatan yang besar? Tapi dia bahkan tidak memiliki kultivasi.
Pertanyaan yang sama muncul di benak semua orang, termasuk Jendral Ao Li.
__ADS_1
Tapi, tidak ada satupun yang berani bertanya karena peraturan di Istana Kaisar Perang adalah tidak boleh mempertanyakan keputusan kaisar!
Mereka semua menggelengkan kepalanya untuk menghilangkan pikiran yang akan membuat kepala mereka pecah.
"Kedua tamu ini, maafkan perlakuan kami tadi. Tolong ikuti saya, Saya akan mengantarkan kalian ke kediaman kalian..." Ucap pemimpin penjaga dengan ramah.
Ni Xien dan Yu'er saling berpandangan, mereka juga tampak bingung dengan siatusi saat ini, tapi mereka hanya mengangguk dan mengikuti pemimpin penjaga menuju ke kediaman yang dimaksud.
.
Tidak banyak yang tahu bahwa di Istana Kaisar Perang yang terkenal dengan kekuatannya, terdapat sebuah taman yang sangat indah.
Taman itu cukup kecil berupa daratan kecil berbentuk lingkaran dengan diameter 10 meter, dan dikelilingi oleh sebuah aliran air yang sangat jernih.
Di tengah-tengah taman itu, terdapat sebuah pohon yang rindang, sangat nyaman jika beristirahat di bawahnya.
Dan dibawah pohon itu, terdapat tiga kursi batu yang mengelilingi sebuah meja batu.
Di aliran sungai yang mengelilingi daratan taman itu, ada banyak sekali ikan koi dengan warna-warna indah yang berbeda.
Di salah satu kursi batu itu, Tian Lei duduk sambil menikmati secangkir teh yang begitu nikmat. Sedangkan Kaisar Perang, ia berlutut dengan satu kaki di depannya.
Kaisar Perang menggeleng. "Tidak. Aku tidak berani..." Ucapnya dengan air matanya yang masih mengalir.
Tian Lei mengalihkan pandangannya, ia melihat ke arah langit yang cerah. "Xiao Hong, apakah kau ingin bertanya mengapa aku yang sekarang sangat berbeda dari yang dulu? Ataukah kau penasaran apakah ini benar-benar aku, atau bukan?..."
Kaisar Perang mengangguk, ia membenarkan perkataan Tian Lei, karena jika Tian Lei tidak menyebutkan namanya tadi, ia tidak akan mengenali siapa pemuda di depannya saat ini.
"Benar. Kakak, jika aku boleh tahu, kenapa kau yang sekarang seperti ini? Bukan hanya tubuh ini yang berbeda, bahkan aku tidak bisa merasakan sedikitpun energi spiritual dalam tubuhmu..." Kaisar Perang memberanikan diri untuk bertanya.
Tian Lei menghela nafasnya lalu memejamkan matanya perlahan. "Duduklah dan aku akan menceritakan hal yang mungkin saja menurutmu tidak masuk akal..." Ucap Tian Lei.
Kaisar Perang mengangguk, ia berdiri dan duduk di depan Tian Lei.
Tian Lei meneguk secangkir teh lagi lalu mulai bercerita.
Ia menceritakan semua hal, dari mulai pertarungannya dengan tiga sekte besar selama beberapa waktu hingga akhirnya ia mati, lalu menceritakan reinkarnasinya menjadi Tian Lei yang sekarang.
Ia juga menceritakan bagaimana ia kehilangan energi spiritual miliknya karena pertarungan melawan Kaisar Racun.
.
__ADS_1
Xiao Hong mencerna semua bagian yang di ceritakan oleh kakaknya dengan baik, ia benar-benar tidak menyangka bahwa kakaknya sebenarnya telah mati bahkan telah hidup kembali.
Setelah Tian Lei selesai bercerita, Xiao Hong tampak marah, tangannya mengepal erat dan rahangnya mengeras.
"Kaisar Racun!... Orang itu... Aku akan membunuhnya!..." Ucap Xiao Hong dengan penuh amarah.
Tian Lei tersenyum melihat kemarahan dari saudaranya. "Sudahlah, aku sendiri yang akan membunuhnya nanti..." Ucap Tian Lei.
Mata Xiao Hong memancarkan kilat, ia segera mengarahkan pandangan matanya ke arah kakaknya.
"Tapi... Bukankah jalur energi spiritual kakak telah putus? Bagaimana kakak akan membunuh Kaisar Racun?..." Tanya Xiao Hong dan hanya dibalas senyuman oleh Tian Lei.
Melihat senyuman percaya diri dari Tian Lei membuat Xiao Hong terkejut, matanya terbelalak dan berkata.
"Jangan... Jangan bilang bahwa kakak memiliki metode untuk memulihkan jalur energi spiritual yang telah putus?..." Xiao Hong bertanya dengan tidak yakin.
"Ya, aku memiliki obat untuk menyembuhkan diriku. Karena itu, aku memerlukan bantuanmu..." Ucap Tian Lei.
Mendengar kata-kata itu, Xiao Hong segera menunjukkan tatapan mata yang tajam.
"Kakak, katakan saja apa yang kakak butuhkan dan aku akan mendapatkan itu untukmu..." Ucap Xiao Hong dengan wajah yang serius.
Tian Lei tersenyum. "Ya, memang itu tujuanku kemari. Aku memerlukan bantuanmu untuk mendapatkan beberapa herbal..." Ucap Tian Lei.
"Sekarang, ambilkan aku pena dan kertas..." Tian Lei melanjutkan.
Xiao Hong mengangguk, ia menghilang dari tempatnya dan dalam beberapa saat ia kembali muncul dengan sebuah pena dan selembar kertas.
"Ini kakak..." Ucap Xiao Hong, ia memberikannya pada Tian Lei.
Tian Lei meraih pena dan kertas yang diberikan Xiao Hong dan mulai menulis bahan-bahan yang ia perlukan.
Bahan-bahan yang diperlukan Tian Lei untuk membuat pil Nadi Emas adalah Buah Bayi Suci, Rumput Pelangi Sembilan Jiwa, Cairan Darah Kehidupan dan Buah Permata Air Jernih.
Setelah menulis herbal herbal yang ia perlukan untuk pil Nadi Emas dan beberapa herbal lainnya, Tian Lei menyerahkan kertas itu pada Xiao Hong lagi.
"Bahan-bahan itu sulit ditemukan di wilayah ini. Kau hanya perlu mengutus orang ke wilayah Xibian dibenua tengah, dan mencari asosiasi Herbal Langit. Disana terdapat bahan-bahan yang aku butuhkan..." Ucap Tian Lei.
"Baik kakak, aku akan segera mengirim salah satu jendralku untuk pergi ke sana..." Ucap Xiao Hong, ia kemudian menghilang untuk memberikan daftar bahan-bahan herbal itu pada salah satu jenderalnya.
[ MENGINGATKAN KEMBALI, UNTUK JANGAN LUPA MENEKAN TOMBOL LIKE^_^ ]
__ADS_1