
Ia kemudian menurunkan pandangannya dan menatap ribuan kediaman yang membentuk kota di bawah pusaran ruang yang mengerikan.
"Walau begitu, Hanya saja..." Dirinya tampak bergumam dengan mulut yang terbuka pelan.
Zui Zhang Li yang menatapnya mengerutkan keningnya dengan serius. "Hanya saja apa?..."
Tian Lei tersenyum bercanda dengan kedua bahunya yang terangkat. "Hanya saja, mungkin setengah dari kediaman para murid akan rata dengan tanah, jika ada serangan yang nyasar..." Ucapnya untuk mencairkan suasana.
Para tetua menghela nafas lega mendengar kata-kata yang keluar adalah candaan, jika yang mereka dengar adalah bahwa seluruh sekte akan terkubur dalam tanah untuk meraih kemenangan, maka kemenangan juga tak berarti apapun.
Para murid tersenyum pahit ketika mendengar kata-kata yang keluar, mereka tak habis pikir ada seorang murid baru yang masih bisa bercanda di waktu yang bisa saja menjadi akhir untuk semuanya.
Jika itu bukanlah Tian Lei, maka mereka semua takkan percaya bahwa ada yang masih bisa tenang.
Kepercayaan terhadap Tian Lei ini bukanlah hanya asal percaya saja, ini karena Tian Lei telah memberitahu mereka bahwa dirinya sekarang adalah seorang Sovereign berkat warisan dari leluhur pendiri.
Banyak yang tak menyangka bahkan ada yang tak percaya, tapi semua akan terbukti dengan pertarungan ini.
Zui Zhang Li melayang di sebelah Tian Lei bersama dengan dua tetua senior, ini sudah hampir setengah jam mereka untuk menunggu kedatangan dari sosok yang ada di dalam ruang.
Zui Zhang Li dan para tetua telah memerintahkan para murid untuk pergi dan berlindung di kota naga biru saja sementara mereka akan bertarung sampai mati di dimensi sekte dalam sekte Naga Biru ini.
"Kita sudah bersiap selama setengah jam, apakah benar-benar akan ada yang datang?..." Zui Zhang Li bertanya dengan keningnya yang mengkerut dan matanya menyipit menatap pusaran dilangit.
Tian Lei menoleh dengan senyuman santai, ia kemudian mengangkat kepalanya dan menatap pusaran gelap juga.
"Mereka akan datang. Tapi, mungkin akan sampai dalam setengah jam lagi. Mereka juga sekarang pasti sudah berada di wilayah reruntuhan kuno. Alasan pusaran ruang ini terbentuk duluan sebelum mereka benar-benar mencapai kita adalah karena mereka telah menandai titik keluar mereka dan kekuatan mereka sangatlah kuat hingga mengakibatkan guncangan dalam ruang. Bagaimanapun, hukum kekuatan ruang di wilayah selain dari benua tengah sangatlah lemah..." Terang Tian Lei.
Zui Zhang Li menyipit saat menatap ke arah Tian Lei. "Pemahaman bocah ini atas apapun melebihi diriku. Apakah dia benar-benar belum berumur 20 tahun?..." Pikirnya.
Setelah mendapatkan informasi pasti dari Tian Lei, Zui Zhang Li segera memberi perintah pada semua tetua untuk mendarat di daratan untuk menghemat energi spiritual masing-masing. Tapi, mereka masih harus dalam kondisi siap siaga.
__ADS_1
Dalam waktu dua puluhan menit, sebuah pusaran ruang terbentuk di sebelah Tian Lei, dan Kaisar Perang serta Xiao Bai segera keluar dari portal tersebut.
Setelah keluar dari portal, Kaisar Perang dan Xiao Bai segera mengangkat pandangan dan melihat pusaran ruang gelap di langit.
Raut wajah Kaisar Perang segera menjadi serius dan tegang ketika menatap adegan mengerikan di matanya.
"Sungguh energi yang mengerikan..." Ucap Kaisar Perang dengan pelan.
Xiao Bai mengangguk. "Benar. Bahkan aku yang sudah mencapai Sovereign juga menggigil karenanya..." Ucapnya.
Tian Lei menatap Xiao Bai dan mengerutkan keningnya karena penampilan yang berbeda dengan Xiao Bai yang dulu.
Jika Xiao Bai yang sebelumnya dapat di gambarkan seperti layaknya anak kecil berumur 15 tahun, yang sekarang tampak lebih dewasa dan bahkan hampir menyamai Kaisar Perang.
Tapi, sepertinya bukan hanya wajah dan tubuhnya saja yang terlihat dewasa, dilihat dari sikapnya menanggapi pusaran ruang di langit, kemungkinan sifatnya juga sudah sangat dewasa.
"Kau benar-benar Xiao Bai?..."
"Setelah mempelajari teknik Hewan Dewa Kuno dari kakak, tubuhku berubah dengan sendirinya bahkan sifatku seperti bukan milikku..." Ucapnya dengan bibir manyun ketika mengatakan kalimat terakhir.
Tian Lei mendengus dengan senyuman dan gelengan kecil. "Jadi seharusnya penampilan asli mu memang seperti ini. Jika sifat dewasa mulai mempengaruhi mu, kau harus mulai menerima itu dan bersatu dengan baik. Jika tidak, kultivasimu akan sangat lama layaknya Hewan Buas pada umumnya..." Ucap Tian Lei dan dibalas anggukan kepala dari Xiao Bai.
"Kakak, sebenarnya siapa yang akan datang? Kekuatan ini sudah pasti lebih mengerikan dari Du Xiang Yi..." Tanya Kaisar Perang.
Tian Lei mengangguk. "Sudah pasti. Kekuatan mereka seharusnya adalah Sovereign bintang 6..."
Kaisar Perang mengangkat alis lalu matanya sedikit terbuka lebar. "Ka, kakak, jangan bilang bahwa pertarungan yang kau katakan itu terkait dengan i, ni..."
Tian Lei dengan santai mengangguk. "Memangnya apa lagi?..."
Bam!
__ADS_1
Ketika kata ini di ucapkan, kedua sosok segera tercengang dan saling bertatapan.
"Kakak, apakah kau gila?! Bahkan Du Xiang Yi sudah sangat kuat. Bagaimana dengan Sovereign bintang 6?!..." Kaisar Perang dengan konyol segera melakukan protes.
Xiao Bai mengangguk. "Benar. Aku baru saja memasuki Sovereign, bagaimana bisa menghadapi Sovereign bintang 6?..." Xiao Bai juga protes pada Tian Lei.
Tian Lei dengan dingin melirik. "Lalu apakah kalian mau melawan kucing jalanan sepanjang waktu? Bukankah kalian ingin menemaniku untuk balas dendam? Bagaimana kalian akan berhadapan dengan Penguasa Agung? Bagaimana kalian akan menghadapi banyak Penguasa Agung sekaligus saat perperangan nanti? Juga ini hanyalah Sovereign bintang 6. Dan aku sama sekali tidak memperdulikan menang atau kalahnya kalian. Aku hanya ingin melihat kekuatan penuh dari kalian..." Ucap Tian Lei dengan serius.
Mendengar penjelasan ini, kedua sosok menunduk dan segera membulatkan tekad.
Kedua sosok saling berpandangan dan membungkuk ke arah Tian Lei. "Kakak, kami akan berusaha keras..." Ucap mereka dan Tian Lei segera tersenyum puas tanpa menoleh ke arah mereka.
"Kalau begitu, pas sekali, yang ditunggu-tunggu benar-benar telah datang..." Ucap Tian Lei.
Ketika mendengar kata-kata ini, semua sosok termasuk yang ada di daratan segera menoleh ke arah langit dan melihat gerakan pada pusaran.
Pusaran ruang gelap yang awalnya terdiam, sekarang mulai bergerak dan berputar-putar.
Dalam beberapa tarikan nafas, dua sosok berbeda mulai melangkah keluar dari dalam ruang tersembunyi dan menampakkan diri.
Dalam hal ini, setiap sosok akhirnya dapat melihat dua sosok yang masing-masing berjubah hitam dengan rambut hitam dan sosok berjubah putih dengan rambut putih.
Kedua sosok berjubah ini menatap orang-orang di bawah dengan tatapan merendahkan.
"Dua Sovereign bintang 1 pemula dan puncak, lalu yang lainnya adalah Xiantian bahkan ada Immortal. Apakah perlu benar-benar mengirim kita kemari? Padahal masih banyak ahli Sovereign bintang 4 yang tak memiliki misi..." Ucap Iblis Putih acuh tak acuh. Ia tak menyebutkan Sovereign bintang 2 dari Tian Lei ini karena kultivasi Tian Lei sangatlah tersembunyi dan dianggap hanya setingkat Immortal.
"Jangan lengah. Meskipun mereka terlihat lemah, tapi sekte ini adalah sekte yang didirikan oleh seseorang yang hampir mencapai Penguasa Agung. Mungkin kedua orang itu mendapatkan suatu warisan yang kuat..." Iblis Hitam mengutarakan pendapatnya.
"Hah, sekuat apapun warisan itu, kultivasi kita dan mereka memiliki kesenjangan yang besar..." Iblis Putih masih tampak meremehkan.
"Sudahlah. Ayo mulai dan selesaikan dengan cepat..." Ucap Iblis Hitam dan Iblis Putih dengan malas mengangguk.
__ADS_1