LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Pengorbanan


__ADS_3

Melihat Xue Dingtian yang bergerak ke arah penghalang, ribuan orang tampak tegang dan panik.


Shen Jian kemudian mengambil komando dan naik ke atas salah satu dari lima bukit. "Semuanya! Gunakan kekuatan kalian yang tersisa untuk mempertahankan penghalang!..." Ucap Shen Jian ketika ia mulai menakupkan kedua telapak tangannya.


Semua ahli penguasa agung merespon ini dengan anggukan kepala dan mulai mengambil posisi mereka masing-masing untuk memperkuat penghalang yang harusnya bisa melindungi mereka.


Kekuatan penghalang kini menguat dan pertahanannya telah meningkat berlapis-lapis.


Melihat penghalang yang semakin kuat, Xue Dingtian hanya tersenyum remeh. Ia kemudian berhenti di depan penghalang dan melihatnya dengan tenang. "Baiklah, bisakah aku menganggap bahwa ini harapan terakhir semua orang?..." Ucap Xue Dingtian dan ia mulai mengangkat tangannya.


Raut wajah semua orang tampak panik ketika melihat Xue Dingtian telah menempelkan tangannya ke permukaan penghalang.


Krak!


Bang!


Shen Jian segera menganga dan membelalakkan matanya ketika melihat penghalang yang telah mereka perkuat dihancurkan oleh Xue Dingtian dengan sangat mudah. "Tidak mungkin..." Ucapnya pelan, dirinya tampak sulit menerima situasi saat ini.


"Haha, apakah aku mengejutkan semua orang?..." Xue Dingtian berkata dengan pelan ketika dirinya menyapu seluruh wajah yang menganga dan pucat.


Semua orang di area lima bukit tampak menelan ludahnya dengan tegang dan nafas mereka tampak berat saat menyaksikan Xue Dingtian yang mulai bergetak ke arah mereka.


Bang!!


Sebuah pedang kemudian menyerang Xue Dingtian yang sebelumnya berjalan di udara dengan tenang dan serangan ini berasal dari Shen Jian. Tapi, serangan yang remeh semacam ini berhasil di hancurkan hanya dengan satu jari dari Xue Dingtian.


Xue Dingtian kemudian melirik ke arah datangnya pedang aura tadi dan Shen Jian telah bergerak ke arahnya dengan memegang sebuah pedang aura.


"Badai Amukan Pedang!..."


Shen Jian menyerang ke depan dengan tebasan pedang auranya dan memunculkan sebuah badai yang memuat ribuan tebasan pedang di sana.


Xue Dingtian kemudian mengangkat tangannya dengan tenang dan memunculkan beberapa kelopak teratai iblis dari teratai di bawah kakinya.


Dengan pelan dan tenang, beberapa kelopak teratai iblis ini bergerak dan masuk ke dalam badai tebasan pedang di depan.


Bang!!


Badai tebasan pedang meledak dan hancur begitu saja. Lalu, Xue Dingtian memunculkan beberapa kelopak teratai iblis lagi dan menggerakkannya ke arah Shen Jian.


Kelopak teratai iblis kemudian menabrak tubuh Shen Jian sebelum dirinya sempat melakukan gerakan untuk menghindar.


Bang!!!


Kelopak teratai iblis menciptakan ledakan yang kuat dan membuat Shen Jian terpukul mundur dengan darah yang memenuhi beberapa bagian tubuhnya.


"Apa yang kalian lakukan?! Kita akan mati jika kalian membuang waktu sedikit aja!..." Ucap Shen Jian dengan keras untuk menyadarkan semua orang.


Semua ahli Penguasa Agung kemudian tersadar dari ketakutan mereka dan mulai bergerak untuk menyerang Xue Dingtian.


Melihat banyak sosok yang bergerak dengan masing-masing teknik beladiri mereka yang kuat, Xue Dingtian hanya melirik mereka dengan dingin.

__ADS_1


Xue Dingtian kemudian mengangkat tangannya dan memunculkan energi iblis yang kuat di sana.


"Tapak Iblis Darah..."


Xue Dingtian kemudian memajukan tangannya dan sebuah telapak tangan merah darah mulai bergerak ke arah kesemua orang yang bergerak untuk menyerang Xue Dingtian.


Bang!


Telapak tangan darah dari Xue Dingtian menabrak semua orang dan membuat mereka semua kalah dalam satu serangan tersebut.


Xue Dingtian kini berdiri di udara dan menatap semua orang yang berjatuhan dengan jijik. "Sudah ku bilang, tak ada satupun semut yang kuat di dunia ini..." Ucapnya dengan dingin dan kembali bergerak ke arah kerumunan orang di depan.


Ribuan orang yang di lalui Xue Dingtian tampak menunjukkan raut wajah takut dan pucat saat Xue Dingtian berjalan di daratan. Mereka bahkan tanpa sadar telah membuka jalan untuk membiarkan Xue Dingtian lewat.


Saat Xue Dingtian berada di tengah ribuan manusia, ia melirik ke sekitarnya dengan senyuman remeh.


Bang!


Xue Dingtian mengangkat kakinya dan menginjak bumi dengan kuat sampai menciptakan sebuah gelombang yang membuat semua orang terhempas jauh dari area tersebut.


"Kalian pikir aku akan memberikan belas kasih? Jangan bercanda..." Ucap Xue Dingtian dan kembali berjalan.


Kemudian, tibalah Xue Dingtian di barisan belakang yang menjadi tempat Ning'er berada.


Disana, Xue Dingtian dapat melihat lima ahli penguasa agung muda termasuk Ning'er yang berada dalam hitungan.


"Wah, aliansi menyembunyikan bakat semacam ini ternyata..." Ucap Xue Dingtian dengan senyuman dingin.


Kelima sosok muda ini kemudian mengeluarkan ancamg-ancang mereka untuk bertarung setelah melihat Xue Dingtian telah berhenti di depan mereka.


"Kakak ipar, kau tetap disini. Jika kau sampai tertangkap, kita semua akan kalah!..." Ucap Xiao Hong.


Ning'er kemudian memutar pandangannya dan menatap setiap sosok satu persatu. Dirinya kemudian mengangguk pelan setelah semua sosok menyakinkan Ning'er dengan anggukan kepala mereka.


"Ayo maju!..." Teriak Xiao Hong dan semua orang mengangguk.


"Amukan Jiwa Raja Hewan Buas!..." Xiao Hong segera meluapkan energi petir ungu dari dalam dirinya dan mengeluarkan sesosok naga berwujud seperti singa yang terbentuk dari petir ungunya.


"GROAARR!..." Ni Xien yang telah memasuki mode tempur harimau putih gerbang keduanya kini meraung dengan keras dan melesat ke arah Xue Dingtian dengan amukan.


"Naga Racun Hitam!..." Yu'er mengeluarkan racun hitam dari tubuhnya dan menciptakan naga yang menyerang ke arah Xue Dingtian.


"GROAARR!..." Sama seperti Ni Xien yang bertransformasi, Xiao Bai kini mulai berubah menjadi serigala putih raksasa dengan segel emas di dahinya.


Keempat sosok ini bergerak dengan serangan terkuat mereka dan melesat ke arah Xue Dingtian dengan percaya diri.


Tapi, melihat serangan semacam ini, Xue Dingtian bahkan masih tersenyum dingin untuk meremehkan.


Ia mengangkat tangannya pelan dan memunculkan jejak energi iblis yang besar kemudian menciptakan sebuah dinding energi iblis untuk menahan semua serangan.


Bang!

__ADS_1


Ke empat anak muda yang mengeluarkan serangan terkuat mereka tertahan di depan dinding energi iblis dan mereka terus memberikan perlawanan.


Xue Dingtian kemudian mengangkat tangan kirinya dan memunculkan energi iblis di sana juga.


Bang! Bang! Bang!


Energi iblis di tangan kiri Xue Dingtian ia lepaskan untuk menyerang ke empat sosok muda dan membuat mereka terpental sangat jauh.


Melihat adegan ini, Ning'er menggigit bibirnya dan tatapan matanya kini mengeluarkan tekad yang kuat. "Ini takkan berhasil jika aku benar-benar hanya diam!..." Ucapnya pelan dan melesat ke arah Xue Dingtian dengan pedang yang memiliki bilah berwarna biru muda.


Melihat targetnya kini malah berjalan ke arahnya, Xue Dingtian tampak menunjukkan senyuman bahagia. "Ikan sudah mendatangi ku sebelum aku mengirim mata kail?..." Ucapnya dengan lembut.


Kemudian, Ning'er telah berada di depan Xue Dingtian yang berdiri dengan menatapnya.


Tap!


Ketika Ning'er telah menusukkan pedangnya ke arah dada Xue Dingtian, Xue Dingtian telah lebih dulu menangkap pedang di tangan Ning'er.


"Ini pedang yang bagus..." Ucap Xue Dingtian dengan lembut dan tangan kirinya kini bergerak ke arah leher Ning'er.


Bang!


Ning'er menggerakkan kakinya dengan cepat dan menendang tangan Xue Dingtian untuk membuat dirinya terdorong ke belakang secara alami.


Melihat gerakan yang indah dari Ning'er, Xue Dingtian tampak tertarik. "Haha, kau memiliki gerakan bertarung yang bagus. Tapi, kemampuan bertarung tanpa kekuatan bertarung itu hanya omong kosong!..." Ucap Xue Dingtian dengan keras dan dengan senyuman yang lebar dirinya mulai melesat ke arah Ning'er.


Bak!


Xue Dingtian berhasil menangkap Ning'er dan mencekiknya, ia kemudian mengeluarkan senyuman dingin sebelum dirinya berkata. "Sudahi permainan kecil ini dan aku akan membawamu..." Ucapnya dengan dingin.


Membalas ini, Ning'er yang terus memberontak tampak mengeluarkan senyuman dingin juga. "Haha, begitu kah? Kurasa kau takkan mampu untuk membawaku..." Ucap Ning'er.


Xue Dingtian mengerutkan keningnya dengan bingung karena dirinya tak mengerti darimana asal kepercayaan diri Ning'er tersebut.


Kemudian, tubuh Ning'er mulai mengeluarkan cahaya biru muda yang terang dan mengandung aura yang tak teratur.


Melihat adegan ini, setelah merasakan gejolak yang tak biasa dari energi di dalam dantian Ning'er, Xue Dingtian segera melotot dengan kaget dan melemparkan Ning'er ke puncak salah satu bukit.


"Gadis gila! Kau mau meledakkan dirimu hah?!!..." Xue Dingtian tampak berteriak keras dan semua orang menatap ke arah Ning'er dengan terkejut. Mereka tak menyangka bahwa agar klan darah tak mendapatkan apa yang mereka mau, gadis tersebut akan mengorbankan dirinya.


"Kakak ipar?!!..." Xiao Hong berteriak dengan marah dengan dirinya sendiri tampak berteriak khawatir.


Ning'er kemudian tersenyum lembut di atas puncak bukit dengan dirinya yang mengeluarkan energi yang besar dan tubuhnya terus mengeluarkan cahaya biru muda. "Xiao Hong, aku takkan meledakkan diriku karena itu akan membahayakan diri kalian semua. Aku hanya akan tertidur selamanya. Aku telah merasakannya sejak kebangkitan Kaisar Iblis bahwa yang mereka incar adalah Spirit Es Suci yang menyatu dengan jiwa ku ini. Untuk menghalangi mereka, aku memiliki suatu jalan yang aku temukan dari kedalaman Spirit Es Suci..." Ucapnya dengan lembut.


Kemudian, sebuah wujud pohon raksasa mulai muncul di belakang Ning'er dari cahaya biru muda yang keluar dari tubuhnya.


Kemudian, perlahan-lahan tubuh Ning'er mulai berubah menjadi cahaya dan masuk ke dalam pohon biru muda yang telah hidup di puncak bukit.


Melihat hal ini, semua orang hanya tercengang dan tak bisa berkata apapun.


"Kakak ipar!!!..."

__ADS_1


"Ning'er!!!..."


Semua sosok terkenal tampak berteriak ketika Ning'er telah berubah dan menyatu dengan pohon biru muda besar di puncak bukit.


__ADS_2