LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Solusi


__ADS_3

Tian Lei membelalakkan matanya, giginya saling menekan satu sama lain, kedua tangannya mengepal dengan erat dan tubuhnya bergetar dengan hebat.


"Jalur... Jalur energi spiritual ku... Telah... Putus?..."


"Energi spiritual ku menghilang?..."


Tian Lei berbicara dengan tatapan kosong, ia yang sekarang seperti telah kehilangan jiwanya.


"Kak Tian Lei..." Gumam Yu'er, ia mencoba menenangkan Tian Lei dengan mengelus-elus pundaknya.


Kakek Yao melirik ke arah Tian Lei. "Gadis kecil, lebih baik kita keluar dulu. Seseorang yang hebat, pasti akan menemukan jalan baginya dengan cepat..." Ucapnya dan Yu'er mengangguk.


Kakek Yao sekali lagi melihat ke arah Tian Lei lalu berbalik dan berjalan keluar dari ruangan diikuti oleh Yu'er dibelakangnya.


.


Setelah keluar dari kamar Tian Lei, kakek Yao dan Yu'er lalu keluar dari kediaman dan melihat langit cerah ditengah hutan, karena memang tempat tinggal kakek Yao ada di dekat hutan di pinggir kota qingya.


Beberapa saat kemudian, Ni Xien telah pulang dengan seekor monster Kerbau Tanduk Api yang ia seret di tangan kanannya.


"Yu'er, kakek Yao? Kenapa diluar?..." Tanya Ni Xien.


Yu'er dan kakek Yao segera menoleh dan melihat Ni Xien telah pulang dengan hewan buruannya.


"Kakak?..." Yu'er berkata masih dengan raut wajah yang sedih.


Melihat raut wajah Yu'er yang sedih, Ni Xien menjadi semakin penasaran juga khawatir, kalau-kalau ada sesuatu yang terjadi pada Tian Lei.


Ni Xien lalu mengarahkan pandangannya ke arah kakek Yao.


"Kakek Yao?."


Kakek Yao dengan wajahnya yang masih tenang dan matanya yang terpejam terus memainkan janggut panjangnya.


"Bocah itu sudah sadar, dan juga sudah mengetahui kondisi tubuhnya. Lebih baik untuk tidak mengganggunya saat ini..." Ucap kakek Yao.


Ni Xien terkejut dan senang mendengar berita itu. "Oh, begitu. Syukurlah kalau begitu..." Ucapnya.

__ADS_1


Ni Xien menghela nafasnya lalu duduk di tanah untuk mengurusi daging yang akan mereka makan.


Mendengar reaksi Ni Xien yang biasa saja, dan masih santai bahkan masih sempat mengurus daging makanan, membuat kakek Yao sedikit heran.


Ia melihat ke arah Ni Xien dengan alisnya yang terangkat. "Apakah kau tidak khawatir?"


"Tidak..." Ucap Ni Xien dengan santai tanpa berkutik dari aktivitas yang dilakukannya.


"Kami sudah cukup lama bersama. Aku dan adikku selalu menjadi beban untuknya. Tapi, dalam setiap keadaan, dia selalu memiliki cara untuk menyelesaikan semua masalah. Aku yakin, dia pasti memiliki cara untuk keluar dari masalah ini..." Lanjut Ni Xien.


Kakek Yao melihat ke arah langit lalu menghela nafasnya. "Semoga saja begitu..." Ucapnya.


"Yu'er, ayo bantu kakak. Kita akan memberikan hidangan yang lezat untuk saudara Tian..." Ucapnya.


"Ah, iya..." Yu'er segera membalas dengan semangat lalu bergegas membantu Ni Xien.


.


Di dalam ruangan, Tian Lei masih dalam lamunannya, matanya masih saja menunjukkan tatapan kosong layaknya tubuh tanpa jiwa.


"Huh... Huh..."


Tian Lei mencoba untuk mengatur nafasnya agar jadi lebih baik.


Ia lalu melihat kedua telapak tangannya dan mengepalkannya dengan sangat erat.


"Kenapa aku begini? Sejak kapan aku lemah seperti ini? Jika kehilangan energi spiritual, hanya perlu menyembuhkannya saja!..." Ucap Tian Lei, ia mencoba menyemangati dirinya sendiri.


Tian Lei kemudian duduk bersila dan mengambil sikap bermeditasi, ia lalu mulai masuk dalam keadaan fokus mendalam.


Ia mulai menggerakkan kesadarannya untuk masuk ke dalam lautan spiritual miliknya untuk mencari ingatan di kehidupannya yang sebelumnya tentang obat yang bisa menyembuhkan akar spiritual.


Dalam lautan spiritual Tian Lei, terdapat banyak sekali bola mutiara yang merupakan serangkaian ingatan dari kehidupan Tian Lei yang sebelumnya.


Tian Lei memancarkan kekuatan jiwanya ke seluruh mutiara-mutiara tersebut untuk melakukan pencarian dengan cepat.


Setelah lama mencari ingatan tentang resep obat yang sesuai, Tian Lei akhirnya menemukan ingatan yang sesuai.

__ADS_1


Ingatan itu ada di dalam sebuah mutiara yang bersinar diantara mutiara yang lainnya.


Tian Lei dengan cepat meraih mutiara itu dan menggenggamnya dengan erat, ia dengan cepat memasukkan kesadarannya ke dalam mutiara itu dan berhasil mengambil resep obat yang ia butuhkan.


Tian Lei yang duduk bersila di atas tempat tidurnya secara bertahap membuka matanya.


Setelah matanya terbuka sepenuhnya, Tian Lei tersenyum dengan aura percaya dirinya yang telah kembali.


"Itu dia... Pil Nadi Emas..." Ucap Tian Lei.


.


Beberapa hari kemudian...


Selama beberapa hari ini, Tian Lei berusaha memulihkan kondisi tubuhnya secepat mungkin dan melatih kekuatan fisiknya dengan baik.


Dalam usahanya ini, tubuhnya telah berangsur-angsur membaik bahkan telah menyamai kondisi primanya.


Karena dirinya yang telah pulih, Tian Lei memutuskan untuk melanjutkan perjalanan mereka menuju ke Istana Kaisar Perang yang ada di kota Roh Perang, agar ia bisa mendapatkan Alchemist yang cocok untuk membuatkan pil yang ia mau.


Di depan kediaman kakek Yao, Tian Lei dan yang lainnya telah berkumpul, mereka akan melakukan perjalanan hari ini.


Setelah berpamitan, Tian Lei dan Yu'er melakukan perjalanan dengan menunggangi seekor kuda milik kakek Yao, sedangkan Ni Xien terbang diudara sambil melihat keadaan.


Dengan cara mereka saat ini, akan memakan waktu yang sangat lama untuk mencapai kota Roh Perang. Mungkin akan memakan waktu sebulan bahkan lebih.


Tapi, Ni Xien menyarankan alternatif lain, yakni dengan mengendarai transportasi udara yang ada di kota qingya, yakni armada elang putih.


Setelah sampai di kota qingya, tepatnya di armada elang putih, Tian Lei dan yang lainnya segera menyewa satu elang untuk melakukan perjalanan menuju kota Roh Perang.


Setelah mereka selesai bertransaksi, mereka tidak menunda waktu lagi dan langsung berangkat saat itu juga.


Dengan kecepatan elang putih, untuk mencapai tujuan Tian Lei, mungkin hanya akan memerlukan waktu tiga hari saja.


.


"HEI, KAMU... IYA, KAMU... YANG HABIS BACA CHAPTER DI ATAS TAPI GAK NGASIH LIKE... TOLONG DONG KASIH LIKENYA ^_^"

__ADS_1


__ADS_2