LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Akhir Pelelangan


__ADS_3

Maaf ya jarang update, soalnya siang saya kerja juga.


.


"38 juta koin emas!..." Tian Lei kembali menawar karena tidak berniat melepaskan permata tersebut, lagipula puluhan juta koin emas tak berarti apapun baginya yang memiliki 100 miliar koin emas.


"39 juta koin emas!..." Sama seperti Tian Lei, Yun Fei Sha pun tampaknya tak berniat untuk melepaskan permata yang dapat meningkatkan kekuatannya tersebut, meskipun sebenarnya dia tak mau mengeluarkan uang lebih dari ini sebelum barang terakhir di keluarkan.


Tian Lei menghela nafasnya karena pasrah, ia mengangkat tangannya dan menggaruk kepalanya yang tak gatal. "Hah, baiklah, aku menyerah. Nampaknya anda pun akan berperang sampai akhir..." Ucap Tian Lei dengan malas.


Sementara Tian Lei yang telah menyerah tampak tak peduli lagi dengan Permata Inti Elemen Es, Yun Fei Sha kembali memasang raut wajah marahnya yang merah.


Kali ini ia benar-benar sangat marah karena merasa telah di permainkan oleh seorang junior. Padahal, Tian Lei sebenarnya juga sangat menginginkan permata inti elemen es tersebut, tapi karena suatu alasan ia memutuskan untuk berhenti bersaing.


Di tengah amarahnya ini, Yun Fei Sha hanya bisa menghela nafas untuk menghilangkan amarahnya karena ada Zhao Yan di sebelahnya, juga untuk menjaga reputasinya.


Di tengah keheningan, tetua Xing Jiu segera menarik nafasnya. "Baiklah. Apakah tidak ada lagi yang mau menawar dengan harga yang lebih tinggi?..." Tanya tetua Xing Jiu.


Karena tidak ada yang meresponnya dan keheningan masih berlanjut, tetua Xing Jiu segera mengakhiri pelelangan yang kedua ini.


"Karena tidak ada tawaran yang lebih tinggi lagi, maka permata inti elemen es ini akan jatuh ke tangan penguasa kota Yun Fei Sha dengan harga 39 juta koin emas!..." Ucap tetua Xing Jiu.


Setelah lelang kedua berakhir, dada Yun Fei Sha terasa sedikit sesak karena harus mengeluarkan uang yang cukup banyak, sementara Tian Lei hanya bisa tersenyum pahit. Perasaannya bercampur antara kecewa karena tidak dapat mendapatkan permata inti elemen es, tapi ada juga sedikit kesenangan setelah membiarkan Yun Fei Sha membeli permata tersebut dengan harga yang mahal.


Tian Lei bisa saja mengeluarkan uang yang lebih untuk mendapatkan permata tersebut, tapi jika ia mengeluarkan harga yang lebih tinggi lagi, mungkin ia akan di tertawakan orang lain.


Mengingat, harga tertinggi yang pernah ada dari permata inti elemen es tersebut adalah 35 juta koin emas.


Dan sekarang, yang menjadi bahan tertawaan dari semua orang adalah Yun Fei Sha, tapi tak ada satupun yang berani mengungkapkan tawa mereka, mengingat bagaimana tingginya status dari Yun Fei Sha.


Tetua Xing Jiu kembali menepuk tangannya untuk memanggil masuk pelayan untuk membawakan barang lelang selanjutnya.


Pelelangan berlanjut, tapi mulai dari barang ketiga dan barang-barang lelang yang selanjutnya, tak ada satupun yang menarik perhatian Tian Lei.


Semuanya hanyalah barang yang biasa saja menurutnya, meskipun ada yang cukup bagus, tapi dirinya masih tidak tertarik untuk menawar.


Dan akhirnya, pelelangan benar-benar telah mencapai puncaknya.


"Baiklah, semuanya. Sekarang kita telah mencapai bagian akhir dari pelelangan ini. Di akhir lelang ini, kami akan mempersembahkan sebuah artefak yang mungkin akan membuat kalian semua bersemangat..." Ucap tetua Xing Jiu dan mulai menepuk tangannya untuk memanggil pelayan yang membawa artefak yang ia maksud.


Seorang pria dengan kultivasi Sovereign bintang satu segera masuk melewati pintu dengan mambawa sebuah peti kayu panjang di kedua tangannya


Pria tersebut berjalan menaiki panggung lelang dan meletakkan peti kayu tersebut di atas meja lelang.


Setelah pria yang membawa peti itu kembali, dengan senyuman di wajahnya, tetua Xing Jiu segera mendekati meja lelang dan mulai membuka peti kayu tersebut.


Setelah peti kayu terbuka, semua orang dapat melihat sebuah pedang hitam dengan sarung pedang hitam yang tak menunjukkan aura spiritual apapun.

__ADS_1


Pedang ini memiliki bentuk yang ramping dan tipis, dengan ukurannya yang cukup panjang. Sesuai yang terlihat, tak ada jejak energi spiritual dari pedang tersebut, yang dapat membuat semua yang melihatnya menilai pedang tersebut sebagai pedang biasa.


Tapi, diantara keheningan di dalam aula karena banyak yang bingung dengan artefak tersebut, beberapa orang tampak terkejut dengan pedang yang ada di peti kayu. Diantaranya adalah empat penguasa kota dan juga Tian Lei.


Mereka tampak tak dapat berkata apapun saking terkejutnya dengan kemunculan artefak yang di tunjukkan oleh tetua Xing Jiu.


"Ba, bagaimana mungkin?..." Zhao Yan yang masih membelalak bergumam pelan.


Sementara itu, Tian Lei yang juga terkejut sekarang telah tersenyum puas setelah melihat barang yang menarik perhatiannya ini.


Ning'er melihat ke arah Tian Lei dengan bingung. "Kak Tian Lei, kau tampaknya sangat tertarik dengan pedang itu?..."


Tian Lei mengangguk dengan wajah serius. "Ya, tentu saja aku tertarik..." Ucapnya.


Tian Lei lalu menoleh ke arah Ning'er. "Ning'er, coba kau pikirkan. Mengapa kebanyakan artefak seperti pedang tak memiliki sarung pedangnya? Tentu saja orang-orang akan menjawab karena ada cincin penyimpanan untuk menyimpannya! Tapi, bukan itu jawaban aslinya..." Ucap Tian Lei yang berhenti berbicara sejenak dan kembali melihat ke arah pedang di panggung lelang.


"Alasan yang sebenarnya adalah tidak banyak sarung pedang yang dapat menahan kekuatan dari pedang itu sendiri. Karena artefak ini memiliki sarung pedangnya, maka otomatis sarung pedang itu adalah artefak juga. Pedang ini bukannya tak memiliki energi spiritual, tapi sarung pedang itulah yang menyembunyikan jejak energinya dan membuat pedang ini terlihat seperti pedang biasa..." Lanjut Tian Lei.


"Lalu, apakah itu hal yang istimewa dari pedang ini?..." Tanya Ning'er lagi.


Tian Lei tersenyum. "Memang benar bahwa itu adalah keistimewaannya. Tapi, keistimewaannya yang sebenarnya adalah pedang ini tak memiliki atribut apapun. Dan bisa membuat kontrak dengan pemiliknya. Dengan kata lain, pedang itu dapat menciptakan atribut yang sama dengan pemiliknya. Jika kau membuat kontrak dengan pedang itu, ia akan memiliki atribut es. Lalu, di tambah dengan dukungan fisik Dewi Es Suci dan Spirit Es Suci yang telah menyatu dengan mu., maka kekuatan dari pedang itu akan jadi luar biasa. Itu mungkin akan setara dengan artefak dewa. Karena itu, artefak ini harus di dapatkan berapapun kerugian yang harus di Terima..." Ucap Tian Lei dan Ning'er mengangguk paham.


"Baiklah semuanya, kita akan memulai pelelangan terakhir kita ini. Pedang ini adalah pedang tak bernama. Ia belum memiliki atribut apapun dan harus menjalankan kontrak untuk mendapatkan atributnya. Sarung pedang itu sendiri juga adalah artefak yang memiliki kemampuan selayaknya perisai. Keduanya merupakan artefak tingkat Suci kelas atas ciptaan pemimpin Gedung Perdagangan Bintang kami. Jika dalam situasi khusus, kami ingin menukarnya dengan barang setara, tapi kali ini kami memerlukan uang dalam jumlah yang besar untuk meningkatkan kekuatan kami. Karena itu, barang lelang yang terakhir ini akan kami hargai dengan harga awal seratus juta koin emas!!!..." Ucap tetua Xing Jiu dan membuat semua orang terdiam karena kebanyakan tak dapat menawar dengan harga segitu.


"Seratus sepuluh juta koin emas!..." Li Feng menjadi orang yang pertama menawar dalam lelang terakhir ini.


"Seratus lima puluh juta koin emas!..." Hu Bai menawar dengan suara yang keras.


"Heh..." Yun Fei Sha tersenyum dan mendengus dengan sombong.


"Hanya dengan sebanyak kau telah berteriak dengan sombong?..." Ucapnya yang percaya diri.


"Dua ratus juta koin emas!..." Lanjut Yun Fei Sha yang telah menghina Hu Bai.


Hu Bai menggertakkan giginya atas serangan balasan Yun Fei Sha padanya. "Dua ratus sepuluh juta koin emas!!..." Hu Bai kembali menawar.


"Dua ratus tiga puluh juta koin emas!..." Dengan santai, Yun Fei Sha telah melakukan serangan balik, sementara Li Feng memutuskan untuk mundur karena sudah tak melihat harapan baginya.


"Dua ratus lima puluh juta koin emas!..." Hu Bai kembali berteriak dengan keras.


"Tiga ratus juta koin emas!..." Zhao Yan mulai memasuki perang harga antara Yun Fei Sha dan Hu Bai.


Melihat Zhao Yan yang ikut menawar, Yun Fei Sha dan Hu Bai hanya dapat menelan ludahnya.


Zhao Yan memang bukanlah seseorang yang buruk seperti Yun Fei Sha, tapi keduanya tetap memutuskan untuk mundur karena pemenang akhirnya telah di putuskan.


Mengingat, kota Bintang Utara adalah kota terkaya di bawah kekuasaan Istana Petir Utara.

__ADS_1


Di saat semua orang telah percaya dengan kemenangan yang akan di dapatkan Zhao Yan, Tian Lei yang sejak awal hanya melihat situasinya tampak mulai menarik nafasnya.


"Empat ratus juta koin emas!..." Ucap Tian Lei sambil mengangkat papan nomor miliknya.


Semua orang segera kaget mendengar adanya tawaran yang lebih tinggi dari Zhao Yan, yang artinya orang ini akan melawan Zhao Yan!


"Senior Zhao, maafkan saya, tapi saya tampaknya juga harus memiliki pedang tersebut..." Ucap Tian Lei dengan hormat karena bagaimana kehormatan luar dalam dari Zhao Yan.


"Bocah! Jika tadi kau membuatku rugi banyak, aku dapat melupakan nya sekarang. Tapi, kini kau malah melawan saudara Zhao?!..." Yun Fei Sha segera bertindak untuk mendapatkan nilai di depan Zhao Yan.


"Cukup!..." Ucap Zhao Yan dengan pelan, tapi ada jejak ketegasan dari nadanya. Hal ini pun membuat Yun Fei Sha menunduk.


Zhao Yan melihat ke arah Tian Lei dan tersenyum ramah. "Nak, semua orang dapat bersaing selama memiliki uang yang cukup untuk membayar. Itulah peraturan dan tujuan dari sebuah pelelangan..." Ucapnya.


"Empat ratus lima puluh juta koin emas!..." Zhao Yan kembali menawar dengan matanya yang terpejam.


"Lima ratus juta koin emas!..." Tian Lei benar-benar takkan berhenti untuk yang kali ini.


Untuk permata inti elemen es ia dapat berhenti karena ada cara lain untuk mendapatkannya atau bahkan menggantinya, tapi kali ini artefak yang dapat menyamakan atribut seperti yang ada di panggung lelang hanya ada beberapa di dunia ini. Oleh karena itu, bahkan jika harus rugi banyak, ia harus mendapatkan artefak yang sangat cocok dengan Ning'er tersebut.


Mendengar tawaran Tian Lei yang sangat besar, Zhao Yan membuka matanya dan tersenyum, ia lalu menghela nafasnya. "Baiklah, aku tak bisa lanjut lagi. Karena itu, kaulah yang memenangkan ini, nak..." Ucap Zhao Yan, meskipun sebenarnya ia masih dapat mengeluarkan lebih dari lima ratus juta.


Tian Lei tersenyum puas dan memberi hormat pada Zhao Yan. "Terimakasih senior..." Ucapnya dan Zhao Yan mengangguk.


"Baiklah, tampaknya persaingan telah berakhir. Oleh karena itu, pedang tak bernama ini akan menjadi milik pemuda dengan nomor 99..." Ucap tetua Xing Jiu dan dengan resmi menutup acara lelang tersebut.


Setelah lelang berakhir, Tian Lei pergi ke suatu ruangan di lantai bawah untuk membayar artefak yang telah ia menangkan tadi dan ia menyerahkan artefak tersebut kepada Ning'er.


Setelah urusan di cabang Gedung Perdagangan Bintang telah selesai, Tian Lei dan Ning'er pun memutuskan untuk segera pulang.


TINGKAT ARTEFAK DAN TEKNIK :



SPIRITUAL


RAJA


KAISAR


SUCI


DEWA



MASING-MASING TERBAGI MENJADI TIGA KELAS YAKNI KELAS BAWAH, MENENGAH, ATAS. (AUTHOR AGAK AGAK LUPA, TAPI KAYAKNYA BENERAN ITU DEH, HEHE)

__ADS_1


__ADS_2