LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Alam reruntuhan dunia kuno (6)


__ADS_3

dukungannya jangan lupa✌️


Beberapa saat kemudian, Tian Lei telah selesai menstabilkan kekuatannya. Ia membuka matanya dan melihat ke arah tubuh gosong siluman kera.


Tian Lei menghela nafasnya. "Kupikir aku yang akan mati," ucap Tian Lei.


Ia kemudian melihat ke sekitarnya. "Tapi, dimana inti dari teknik ini? Bukankah penjaganya sudah aku kalahkan?.." ucap Tian Lei.


"Kau terlalu percaya diri, anak muda..." Ucap seseorang di belakang Tian Lei, suaranya sangat mirip dengan siluman kera yang telah ia bunuh.


Tian Lei dengan matanya yang terbelalak langsung melihat ke belakang, dan benar saja, orang yang berbicara tadi adalah siluman kera yang tadi.


"Kau?!..." Tian Lei benar-benar terkejut melihat hal itu, ia langsung mengalihkan pandangannya ke arah lubang besar yang diakibatkan oleh serangannya tadi untuk melihat mayat siluman kera.


Tapi, siluman kera yang telah gosong tadi memang masih tergeletak di dalam lubang besar itu.


"Bagaimana mungkin?!..." Ucap Tian Lei ia melihat ke arah siluman kera yang auranya lebih kuat dari yang tadi.


Tian Lei berdiri dan memasang kuda-kuda bertarungnya. "Siapa kau? Apakah penjaga dari teknik ini lebih dari satu?..." Tanya Tian Lei dengan penuh rasa waspada.


Siluman kera itu tersenyum. "Aku adalah Sun Wu. Dan Penjaga teknik ini hanyalah aku..." Ucap siluman kera.


"Bagiamana mungkin? Lalu yang tadi itu apa?..." Tanya Tian Lei, ia begitu bingung dengan apa yang terjadi saat ini.


"Heh, kau pikir teknik Bayangan Tubuh Emas hanya lelucon saja?..." Ucap siluman kera lalu ia mengarahkan tangannya ke arah siluman kera yang telah gosong.


Tian Lei menoleh ke arah siluman kera yang telah gosong dan alangkah terkejutnya dia karena tubuh siluman kera yang telah gosong itu perlahan mulai menjadi warna emas lalu memudar menjadi debu dan menghilang di udara.


Tian Lei membelalakkan matanya. "Jadi, itu hanya bayangan?..." Ucap Tian Lei.


"Akhirnya kau mengerti..." Ucap siluman kera.


Tian Lei mengarahkan pandangannya ke arah siluman kera lalu mengeluarkan pedang langit naga hitam.


Siluman kera melihat ke arah pedang langit naga hitam, ia melipat kedua tangannya ke belakang.


"Tidak perlu waspada. Aku tidak akan membahayakanmu..." Ucap siluman kera.


Tian Lei semakin memegang erat pedangnya dan tatapan matanya semakin tajam, ia tampak menjadi lebih waspada dari tadi.


Siluman kera mengangkat aslinya sebelah. "Bukankah sudah kubilang tidak perlu waspada?..." Ucap siluman kera.


"Kenapa aku harus percaya?..." Tanya Tian Lei masih dengan rasa waspada.

__ADS_1


Siluman kera samar-samar tersenyum, ia mengangkat telapak tangan kanannya ke depan dadanya. "Jika aku ingin membunuhmu, bahkan tanpa bergerak sedikitpun bisa aku lakukan..." Ucapnya lalu mengeluarkan kekuatan energi spiritual yang sangat kuat di telapak tangannya.


Tian Lei terkejut. "Ini?!... Apakah kau telah mencapai tahap akhir dari ranah Penguasa Tertinggi?..." Tanya Tian Lei.


"Yap, benar sekali. Kalau begitu, mari kita bahas hal lain saja..." Ucap siluman kera, ia lalu duduk di atas hamparan rumput.


Tian Lei mencoba untuk mempercayai siluman kera dan ikut duduk berhadapan dengan siluman kera. Tentu saja dengan jarak beberapa puluh meter.


"Ingin membahas apa?..." Tanya Tian Lei, ia meletakkan pedang beratnya ke depan.


Siluman kera menutup matanya. "Tentu saja mengenai tugas yang diberikan padaku oleh master..." Ucap siluman kera.


"Apa maksudmu?..." Tian Lei semakin penasaran.


Siluman kera menunjuk ke arah Tian Lei, disela-sela jari yang ia longgarkan itu dapat dilihat ada sebuah benda yang mirip mutiara yang dipenuhi energi spiritual yang sangat besar.


Tian Lei sama sekali tidak tahu benda apa itu. Tiba-tiba, tubuh Tian Lei mengeluarkan cahaya ungu yang sangat terang.


Cahaya itu semakin lama semakin terang dan akhirnya pedang penghancur langit keluar dari dalam tubuhnya.


Tian Lei sangat terkejut dengan hal tersebut. "Apa yang kau lakukan?!..." Tanya Tian Lei, ia langsung menjadi marah kala itu, tapi tubuhnya sama sekali tidak bisa ia gerakkan.


Pedang penghancur langit dengan cepat bergerak ke arah siluman kera dan akhirnya berhenti di depan dada siluman kera.


Masih dengan matanya yang tertutup, siluman kera menjawab dengan remeh. "Heh, kau pikir kau adalah orang pertama dan satu-satunya orang yang bisa membangkitkan tubuh Kaisar Langit?..."


"Orang pertama yang bisa membangkitkan tubuh Kaisar Langit adalah masterku, Kaisar Tiandi! Dan dia sepertinya telah menjadikanmu sebagai penerusnya..."


"Pedang penghancur langit yang kau miliki ini hanya berwarna merah. Kekuatan sejati dari pedang penghancur langit, akan muncul saat pedangnya berwarna ungu. Karena itu, aku akan membantumu meningkatkannya dengan energi spiritual ku dan esensi darah milik master yang tersisa di dalam inti spiritual ini..." Ucap siluman kera.


"Benarkah?! Kau berada di tahap akhir dari ranah Penguasa Tertinggi. Orang macam apa yang bisa menjadikanmu sebagai bawahannya?..." Tanya Tian Lei.


"Kaisar Tiandi adalah orang pertama dan satu-satunya orang yang memiliki ambisi untuk menyatukan seluruh benua tengah dalam satu kekuatan saat zaman kuno 10.000 tahun yang lalu.. Dia adalah orang terkuat sepanjang sejarah dunia ini, dia hampir menembus batasan dan akan naik ke tingkat yang lebih tinggi dari Penguasa Tertinggi..."


"Tapi, walaupun sudah berkali-kali mencoba, ia tetap saja gagal. Kemudian, masterku beranggapan bahwa untuk mencapai tingkat di atas Penguasa Tertinggi, ia harus naik ke dunia atas. Namun, saat ia telah merobek ruang, iblis setingkat Kaisar muncul dan memulai perang besar dengan umat manusia..." Ucap siluman kera.


"Lalu, apa yang terjadi pada kaisar Tiandi?..." Tanya Tian Lei.


"Raja iblis memiliki tingkat kekuatan yang sama dengan Penguasa Tertinggi. Dan kaisar iblis, tentu saja memiliki kekuatan diatasnya. Untuk melindungi dunia ini, masterku menggunakan teknik tertinggi bawaan dari tubuh Kaisar Langit yakni Ledakan Kaisar. Dan akhirnya masterku hancur berkeping-keping termasuk dengan jiwanya..." Ucap siluman kera.


Tian Lei merenung saat itu. "Bagaimana jika iblis sekuat itu muncul lagi? Apakah aku bisa melawannya? Apakah aku bisa melindungi orang-orang yang ku sayangi?..." Pikir Tian Lei.


"Lalu bagaimana denganmu? Mengapa kau menjadi jiwa penjaga teknik ini?..." Tanya Tian Lei.

__ADS_1


Siluman kera membuka matanya. "Itu karena kaisar iblis sangat kuat. Bahkan ledakan dahsyat yang telah menghancurkan lebih dari setengah wilayah lingkaran surgawi masih belum bisa menghancurkan jiwanya. Alhasil, kami kembali bertarung dengannya. Karena kami tidak cukup kuat, kami hanya bisa menyegel jiwanya dengan mengorbankan diri kami juga..." Ucap siluman kera.


"Benar-benar kekuatan yang dahsyat. Lalu, dia disegel dimana? Wilayah lingkaran surgawi adalah pusat dari benua tengah. Itu adalah wilayah yang sangat luas...." Ucap Tian Lei.


Siluman kera melihat ke arah Tian Lei. "Sebelum kepingan jiwa masterku menghilang. Dia memberitahuku untuk tidak memberitahumu hal yang menyangkut masa depan. Ia bilang 'Biar takdirmu yang menuntunmu'..." Ucap siluman kera dengan serius.


Tian Lei menunduk dengan kecewa, jika saja ia bisa diberitahu dimana kaisar iblis disegel, ia mungkin bisa membuat persiapan sebelum perang besar pecah.


"Baiklah. Kalau begitu aku tidak ak... Eh?..." Belum selesai dengan perkataannya, cahaya berwarna ungu yang sangat menyilaukan muncul dari pedang penghancur langit, cahaya itu di dampingi oleh hembusan angin yang sangat kuat, sehingga membuat Tian Lei terpental jauh dan tidak bisa mendekat lebih dari 300 meter.


Tian Lei menahan hembusan angin yang kencang itu dengan seluruh kekuatannya.


Beberapa saat kemudian, cahaya ungu menyilaukan dan hembusan angin kencang mulai menghilang.


Tian Lei menghela nafas lega. "Cahaya apa itu? Kenapa didampingi kekuatan yang kuat?..." Tanya Tian Lei, ia berjalan mendekati siluman kera.


Setelah ia mendekati siluman kera, Tian Lei dapat melihat bahwa pedang penghancur langit kini telah berganti warna, dari warna merah menjadi warna ungu gelap.


"Wow! Inikah pedang penghancur langit yang sebenarnya?..." Tanya Tian Lei, ia begitu bersemangat melihat tampilan baru dari pedang Penghancur Langit.


"Ya, ini adalah bentuk terkuat dari Pedang Penghancur Langit. Energi yang bisa disimpan oleh pedang ini tiga kali lebih banyak dan kekuatannya sepuluh kali lebih kuat dari yang sebelumnya..." Ucap siluman kera, ia kemudian menerbangkan Pedang Penghancur Langit ke arah Tian Lei.


Tian Lei meraih pedang yang terbang ke arahnya. "Ini benar-benar penuh energi. Bukan hanya itu, bahkan auranya sangat mendominasi sekarang ini..." Ucap Tian Lei.


"Ya, dengan pedang yang sekarang ini, kau bisa menggunakan Tebasan Phoenix Ungu sesukamu sesuai dengan energi spiritual yang kau punya..." Ucap siluman kera.


Tian Lei memasukkan pedang penghancur langit ke dalam tubuhnya lalu membungkuk. "Terimakasih senior..." Ucap Tian Lei dengan hormat.


"Ya, sama-sama. Dan sekarang, waktunya untuk memberikan peninggalan dari master..." Ucap siluman kera.


"Hah?..."


"Mendekatlah..." Ucap siluman kera.


Tian Lei berjalan mendekati siluman kera lalu duduk bersila di depan siluman kera.


"Ini adalah inti spiritual dari master. Saat kau telah keluar dari alam peninggalan reruntuhan kuno ini, seraplah dan kau mungkin akan mencapai tingkat Mahayana..." Ucap siluman kera.


Tian Lei meraih inti spiritual berwarna ungu dari siluman kera. "Ini, inti spiritual yang sangat kuat..." Ucap Tian Lei.


"Ya, tapi itu hanya sedikit dari inti spiritual asli dari master. Saat kau sudah menyerap semuanya, inti spiritual itu tidak akan hancur. Tapi, ia akan kehilangan cahaya ungu. Tetap simpan itu. Jika berjodoh, kau mungkin akan menemukan tempat disimpannya inti spiritual yang sebenarnya milik master..." Ucap siluman kera.


"Baik senior..." Ucap Tian Lei.

__ADS_1


__ADS_2