LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Pengkhianatan Tetua Pertama Sekte Es Agung


__ADS_3

Tujuh hari kemudian.


Di sebuah sekte yang megah, tampak ada sebuah formasi spiritual yang melindungi sebuah area di dalam sekte.


Formasi spiritual ini cukup hebat, ini bahkan dapat menahan serangan dari seorang ahli puncak Sovereign yang hebat.


Sekte ini adalah Sekte Es Agung yang telah masuk dalam situasi perang saudara sejak beberapa bulan yang lalu.


Tetua pertama mereka berkhianat karena di hasut oleh seseorang yang identitasnya belum di ketahui dan dia terus meminta tetua kedua untuk memberikan plakat kepemimpinan sekte dan juga sebuah benda yang di dapatkan oleh tetua ketiga yang telah meninggal puluhan tahun yang lalu.


Di luar penghalang yang membungkus sebagian kecil kediaman para murid sekte Es Agung, seorang pria tua dengan kultivasi puncak Sovereign sedang berdiri dengan tenang di udara sambil menatap ke arah penghalang.


"Sebentar lagi, sebentar lagi aku akan mencapai tujuan ku..." Ucap tetua pertama yang tersenyum tipis saat merasakan bahwa penghalang yang menghambat tujuannya selama beberapa bulan ini telah melemah dan akan mencapai batasnya.


Kemudian, seorang murid dengan kultivasi Sovereign bintang 6 puncak segera berdiri di belakangnya dan membungkuk untuk memberi hormat.


"Salam tetua pertama..." Ucap pemuda itu dengan hormat dan di balas dengan anggukan kepala tetua pertama.


Tetua pertama melirik ke belakang tanpa menoleh. "Bagaimana? Apakah persiapannya telah selesai?..." Tanya tetua pertama.


Murid di belakangnya mengangguk. "Ya, semua murid telah berada di posisinya dan telah menguasai apa yang Anda perintahkan tuan..." Ucap sang murid.


Tetua pertama tersenyum. "Baiklah, aktifkan formasi Es Pemusnah Dunia sekarang juga..." Ucap tetua pertama.


Murid di belakangnya mengangguk faham. "Baiklah, saya akan memerintahkan semuanya untuk memulai!..." Ucap sang murid dan segera pergi menuju ke posisi awalnya.


"Semuanya! Tetua pertama memberi perintah! Aktifkan formasi Es Pemusnah Dunia sekarang!..." Teriak sang murid saat dirinya telah berada di puncak sebuah bangunan.


"Baik!..." Semua orang yang telah berada di posisi masing-masing segera merespon.


Saat semua orang telah memulai, jejak cahaya biru segera menghubungkan semua murid yang ada di sekeliling penghalang yang ada di dalam sekte.


Setelah cahaya biru telah terhubung sepenuhnya untuk mengelilingi penghalang, pilar cahaya biru segera menembus langit dan menciptakan sebuah lingkaran formasi spiritual di atas langit.


Lingkaran formasi spiritual biru ini sangatlah luas dan dapat menjangkau seluruh penghalang di bawahnya.

__ADS_1


Saat formasi spiritual di langit telah mengeluarkan cahaya biru yang sangat terang, semua orang segera mengeratkan kedua telapak tangannya yang bersatu.


"Formasi Es Pemusnah Dunia! Aktifkan!!..."


Wuzz!!!


Langit bergetar dan mengeluarkan cahaya biru, dari dalam cahaya biru itu, bongkahan es raksasa segera muncul dan bergerak ke bawah untuk menghantam penghalang di bawahnya.


Bang!!!


Krak! Krak!


Bongkahan es raksasa segera berbenturan dengan penghalang di bawahnya dan menciptakan retakan pada permukaan penghalang biru layaknya kaca tersebut.


Sementara itu di dalam penghalang yang akan di hancurkan oleh bongkahan es raksasa di atas, ribuan murid sekte Es Agung telah berkumpul di tengah penghalang dan melihat langit untuk menyaksikan benturan bongkahan es besar dengan penghalang yang telah melindungi mereka selama ini.


Di udara, tampak seorang pria paruh baya berambut biru sedang berdiri tegak dengan pandangan yang mengarah ke langit.


Pria paruh baya ini adalah tetua kedua yang telah mempertahankan sekte selama Perang Saudara ini berlangsung. Dan ia adalah ahli Sovereign bintang 9.


Di sampingnya, ada tiga sosok yang berdiri menemaninya yang merupakan tetua ketiga, tetua keempat dan tetua kelima yang enggan untuk mengikuti pengkhianatan dari tetua pertama.


"Yah, kita berempat memiliki kemampuan untuk menghadapi tetua pertama jika kita menyatukan kekuatan. Yang kita khawatirkan selama ini adalah para murid. Terlebih lagi, selain gadis suci, sembilan dari sepuluh murid elit sekte kita telah memihak tetua pertama dan hanya menyisakan Fang Yuan yang berdiri di pihak kita..." Ucap tetua ketiga dan yang lainnya mengangguk paham.


Di udara yang lebih rendah di belakang keempat tetua, tampak seorang gadis dengan rambut putih dan segel teratai putih di dahinya sedang menatap serius bongkahan es raksasa yang sedang membentur penghalang di langit.


Gadis cantik ini adalah murid dari dewi teratai putih yang berasal dari Kekaisaran Yan, yang juga merupakan asal dari Tian Lei juga Xie Ningxiang.


Nama gadis ini adalah Zi Bing Yan, anak dari penguasa kota teratai putih yang kotanya pernah di selamatkan oleh Tian Lei beberapa tahun yang lalu.


Setelah di bawa oleh dewi teratai putih, Zi Bing Yan di latih dengan baik oleh dewi teratai putih hingga akhirnya kini ia telah mencapai ranah Sovereign bintang 5.


Di samping Zi Bing Yan, seorang pemuda dengan rambut hitam panjang dan bermata emas berdiri dengan tegak dengan sebuah pedang biru di punggungnya.


Pemuda ini adalah Fang Yuan, peringkat satu dari sepuluh murid teratas di sekte Es Agung dengan tingkat kultivasi nya yang telah mencapai Sovereign bintang 7.

__ADS_1


"Hari ini pun benar-benar telah tiba. Kita telah bertahan selama beberapa bulan, tapi inilah akhirnya..." Zi Bing Yan berkata pelan dengan wajahnya yang serius.


Mendengar perkataan serius dari pujaan hatinya, Fang Yuan segera tersenyum. "Yah, tapi kau tenang saja. Aku akan tetap di sampingmu dan tetap melindungi mu selamanya..." Ucap Fang Yuan saat dirinya menggerakkan tangan kirinya untuk menggenggam telapak tangan Zi Bing Yan.


Plak!


Zi Bing Yan menepis tangan yang akan menggandengnya tersebut dan menoleh ke arah Fang Yuan.


"Senior, jika kau memiliki kekuatan yang cukup, lebih baik melindungi murid yang lain..." Ucap Zi Bing Yan dengan tatapan agak kesal dengan perlakuan Fang Yuan yang terus mengejar cintanya, padahal dirinya selalu bilang bahwa ia sudah memiliki seseorang yang ia cintai, siapa lagi kalau bukan Tian Lei.


Fang Yuan sedikit sakit ketika rasa sayangnya kembali di campakkan tapi ia hanya mendengus pelan kemudian tersenyum. "Yah, apapun itu aku tetap akan melindungi mu..." Ucapnya dengan hangat.


Kemudian, sementara semua orang di dalam penghalang sedang panik dan tegang saat menyaksikan penghalang yang terus bertahan dari benturan bongkahan es raksasa, penghalang yang melindungi semua orang di dalamnya kini telah mencapai batasnya.


Krtak!!


Bom!!!


Penghalang biru bagaikan kaca segera pecah setelah tak sanggup menahan berat hantaman dari bongkahan es raksasa.


Penghalang kini telah hancur sepenuhnya dan menyisakan setiap orang dan bangunan di dalamnya.


Meskipun penghalang biru telah hancur, bongkahan es raksasa kini masih saja bergerak turun menuju para manusia di bawahnya.


Tetua kedua yang melihat hal ini segera merubah tatapannya menjadi nyala biru yang dingin.


Ia kemudian bernafas pelan dan mengeluarkan udara dingin dari nafasnya tersebut.


"Ketiga tetua! Ayo satukan kekuatan dan hancurkan bongkahan es itu!!..." Ucap tetua kedua dengan keras dan semua orang mengangguk.


Semuanya mengumpulkan kekuatan masing-masing di dalam kedua telapak tangan mereka yang telah membentuk yin dan yang.


Ketika bongkahan es itu telah hanya berjarak 20 meter dari kepala mereka, keempat tetua ini segera mengangkat tangannya dan menembakkan cahaya biru untuk menghancurkan bongkahan es raksasa tersebut.


Bomm!!!

__ADS_1


Empat tembakan cahaya biru bersatu dan menciptakan sebuah gelombang cahaya biru yang berputar dan menembus bongkahan es sampai hancur menjadi bongkahan-bongkahan yang lebih kecil.


Bang! Bang! Bang!


__ADS_2