LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Alam reruntuhan dunia kuno (5)


__ADS_3

Jangan lupa memberi dukungan


Tian Lei dengan sangat cepat melesat ke arah siluman kera dan memajukan pedangnya.


"Auman harimau putih!..." Teriak Tian Lei, lalu seekor roh harimau putih muncul disana dan mengaum ke arah siluman kera.


"Groar!..." Auman itu begitu keras hingga bisa menggetarkan jiwa seseorang.


Siluman kera yang melihat itu memajukan telapak tangannya dan membuat sebuah dinding energi spiritual berwarna emas untuk menahan serangan yang sangat familiar baginya.


Gelombang angin yang sangat kencang yang dibawa oleh gelombang suara Auman tersebut sangatlah kuat, hingga membuat rumput-rumput bergoyang hebat.


Gelombang angin yang dibawa Auman itu semakin mendekati pertahanan siluman kera dan akhirnya menabrak dinding spiritual milik siluman kera.


Wuzz...


Siluman kera mendorong dinding Spiritual emasnya ke depan untuk menahan serangan Tian Lei, sampai ia terus didorong untuk mundur.


Buk!...


Karena terus terdorong oleh gelombang angin yang sangat kuat, dinding Spiritual emas milik siluman kera pun harus pecah dan siluman kera terpukul mundur.


Siluman kera mengepalkan tangannya. "Nak, bersiaplah untuk mati!..." Ucap siluman kera, aura di sekitarnya mulai bertambah kuat.


"Duri-duri emas!..." Teriak siluman kera dan duri-duri emas yang sangat besar dan tajam mulai terbentuk dengan cepat di udara.


Duri-duri emas yang dikeluarkan oleh siluman kera berjumlah 5 duri, setelah duri-duri emas itu sudah sangat kuat, siluman kera memajukan tangan kanannya dan menunjuk ke arah Tian Lei.


"Serang!..." Teriak siluman kera.


Dengan sangat cepat, kelima duri emas itu mulai melesat ke arah Tian Lei. Melihat hal itu, Tian Lei langsung bergerak dengan cepat menghindari empat duri emas yang menyerangnya dan mencoba menghancurkan duri yang terakhir karena tidak dapat menghindar.


Tian Lei memutar langkahnya dan berpindah ke samping duri emas yang terakhir, Tian Lei menghilangkan pedang penghancur langit dari tangannya dan mengeluarkan pedang langit naga hitam.


Tian Lei mengayunkan pedang langit naga hitam dengan sangat kuat ke arah duri emas raksasa.


DUAR!...


Akibat dari benturan keras itu, duri emas raksasa tadi kini telah berubah menjadi bongkahan-bongkahan kecil.


Tak sampai di situ, Tian Lei kembali melangkahkan kakinya dan melesat ke arah siluman kera, Tian Lei mengangkat pedangnya ke atas lalu menebaskannya dengan kuat.


Siluman kera mengangkat telapak tangan kanannya ke arah Tian Lei dan membentuk sebuah perisai spiritual.


Stenk!....


Suara dentingan senjata itu terdengar cukup keras, Tian Lei langsung menginjak perisai spiritual itu dan melompat mundur.


Saat Tian Lei baru menginjakkan kakinya ke tanah, siluman kera kembali melancarkan serangan yang lainnya.


"Delapan tapak penghancur!..." Teriak siluman Kera, ia memajukan telapak tangannya ke arah Tian Lei dan seketika itu muncul delapan telapak tangan emas yang mengarah ke Tian Lei.


Tian Lei mengangkat pedangnya ke atas, ia menutup matanya untuk fokus mengeluarkan teknik. Tian Lei mengalirkan energi spiritual ke dalam pedang langit naga hitam dalam jumlah yang besar.

__ADS_1


"Naga Hitam Penelan kehidupan!..." Teriak Tian Lei, lalu ia menebaskan pedangnya ke depan secara vertikal.


Dari tebasan pedang Tian Lei tadi, muncul seekor naga hitam dan melesat ke arah delapan tapak penghancur milik siluman kera.


Siluman kera yang melihat itu sedikit tersenyum. "Pedang yang memiliki roh? Menarik..." Ucapnya.


Naga hitam Penelan kehidupan terus melesat maju dan kemudian bertabrakan dengan delapan tapak penghancur.


DUAR!


Akibat dari tabrakan kedua kekuatan hebat itu, terjadilah ledakan yang cukup kuat hingga menghempaskan Tian Lei dan siluman kera ke belakang.


Tian Lei melihat ke arah asap tebal akibat ledakan tadi dengan matanya yang menyipit. Tiba-tiba, matanya terbuka lebar setelah merasakan aura dingin dari belakang tubuhnya, Tian Lei menoleh ke belakang tapi sudah terlambat karena siluman kera telah berada di belakangnya dan bersiap memukulnya dengan tongkatnya seperti akan memukul bola baseball.


Siluman kera tersenyum remeh dan langsung memukul Tian Lei tepat di lengan kirinya dan membuat Tian Lei terpental jauh ke arah kanan.


Tian Lei terguling-guling diatas hamparan rumput selama beberapa saat dan kemudian berhenti karena ia bisa mengendalikan dirinya lagi.


Tapi, Tian Lei kembali merasakan aura dingin pada bagian belakangnya. Dan benar saja, saat Tian Lei berbalik ke belakang Tian Lei melihat siluman kera telah berada di belakangnya lagi.


Siluman kera dengan cepat menegakkan tongkatnya di tanah untuk dijadikan tumpuan, lalu siluman kera memegang tongkatnya dengan erat dan menendang dada Tian Lei, hingga Tian Lei terpental lagi.


Setelah itu, adegan itu kembali terjadi lagi, setelah Tian Lei terpental siluman kera terus berada di belakangnya dan menghajarnya hingga terpental. Adegan ini berlangsung beberapa kali hingga Tian Lei benar-benar telah kesal karena kecepatannya yang kalah jauh dibandingkan siluman kera.


Kini, Tian Lei berdiri dengan kedua kakinya ditekuk karena lelah dan kedua tangannya memegangi lututnya untuk menopang tubuhnya.


Di depan sana, siluman kera telah berhenti menghajar Tian Lei, mereka saling bertatapan. Mata Tian Lei menunjukkan kemarahan yang besar sedangkan siluman kera ia hanya menatap Tian Lei dengan santai.


"Hei, apakah kau sudah tidak kuat?..." Tanya siluman kera yang melihat Tian Lei sedang terengah-engah.


Tian Lei yang mendengar itu hanya tersenyum lalu tertawa. "Hahaha! Aku Tian Lei! Telah mati satu kali. Bahkan saat diambang kematian, aku sama sekali tidak berpikir untuk menyerah! Apalagi jika sudah terpojok seperti ini!..." Teriak Tian Lei.


"Lagipula, apa bedanya mati dengan menyerah saat ini?!..." Ucap Tian Lei, ia tiba-tiba begitu bertenaga dan berdiri tegak seperti biasanya.


"Kalau begitu, rasakan serangan ini!..."


"Tapak emas penggetar langit!..." Teriak siluman kera dan membuat langit menjadi berwarna merah.


Dari langit muncul sebuah telapak tangan yang cukup besar, Tian Lei melihat telapak tangan itu dengan mata yang tajam lalu mengepalkan tangannya dengan erat.


Tian Lei mengumpulkan energi spiritual yang sangat besar ke dalam kepalan tangannya sambil menunggu tapak emas itu turun mendekatinya.


Setelah sudah cukup dekat, Tian Lei semakin menguatkan tinjunya lalu melompat tinggi ke atas, kepalan tangannya mengeluarkan sinar emas yang begitu kuat lalu ia meninju ke arah tapak emas.


"Pukulan Langit!..." Teriak Tian Lei.


DUAR!!!


Serangan yang kuat dari Tian Lei membuat telapak tangan raksasa milik siluman kera hancur lalu memudar, Tian Lei mengepakkan sayapnya di atas langit dan menatap siluman kera dengan aura permusuhan yang besar.


Tian Lei lalu mengeluarkan energi spiritual emas ke telapak tangannya untuk membuat serangan yang besar. Tapi, Tian Lei merasakan ada yang aneh dalam tubuhnya.


Deg, deg..

__ADS_1


Jantung Tian Lei berdetak kencang, energi spiritual dalam dantiannya meluap-luap hebat, mungkin karena pertarungan tadi begitu sengit dan memicu Tian Lei untuk naik tingkat.


Tian Lei kemudian meluapkan energi spiritual yang bergejolak dalam tubuhnya.


"Hwaa!..."


Angin yang sangat kencang berputar-putar mengelilingi Tian Lei yang sedang melakukan peningkatan.


*Menembus Yin dan Yang bintang 2!


*Menembus Yin dan Yang bintang 3!


Tian Lei berhasil melakukan peningkatan dengan baik, tapi kekuatannya saat ini masih belum stabil karena baru naik tingkat.


Tian Lei melihat kedua telapak tangannya. "Aku naik tingkat saat pertarungan jiwa? Aneh sekali..." Ucapnya.


Siluman kera tersenyum meledek. "Hei, apakah kau mau menstabilkan kekuatanmu dulu, baru bertarung?..." Ucapnya.


Tian Lei mengeraskan rahangnya karena kesal merasa direndahkan. "Heh, tidak perlu. Akan aku bunuh kau sekarang juga!..." Ucap Tian Lei.


Ia mengeluarkan energi spiritual berwarna emas di telapak tangannya dan kemudian mengangkatnya ke arah langit.


"Segel Gunung Suci! Bentuk sempurna!..." Teriak Tian Lei.


Di atas langit, awan merah mulai menyatu menutupi langit diatas mereka, lalu keluar gunung emas yang sangat besar dari dalam awan merah dilangit.


Tangan kiri Tian Lei kemudian ia angkat, jari telunjuk dan jari tengahnya ia satukan dan ketiga jari lainnya ia lipat. Ia mengarahkan kedua jarinya itu ke arah gunung emas.


"Api Pembakar Spirit!..." Teriak Tian Lei dan gunung emas kemudian terbakar oleh api ungu yang sangat ganas.


"Hiaa..." Tian Lei melemparkan gunung emas yang telah terbakar ke arah siluman kera.


Siluman kera yang melihat itu ingin menghindar, tapi gunung suci benar-benar sangat besar.


Siluman kera menghilangkan tongkatnya dan sesuatu yang luar biasa kemudian terjadi.


"Transformasi Kera Langit!..." Teriak siluman kera, tubuhnya kini mulai membesar, sangat besar hingga hampir mencapai setengah dari ukuran gunung suci.


Gunung suci semakin turun dengan cepat untuk menghantam tubuh siluman kera dan siluman kera langsung menahan gunung suci dengan kedua tangannya yang sangat besar.


"Groar!..." Siluman kera meraung keras untuk memaksa dirinya menahan gunung suci tersebut.


Tapi, karena perbedaan ukuran dan kekuatan, siluman kera tidak kuat lagi menahan beban dari gunung suci dan terpaksa harus menerima hantaman dari gunung suci yang sangat kuat.


Bom!!!


Karena hantaman yang begitu kuat dan dahsyat, terjadilah ledakan yang luar biasa. Asap-asap tebal mulai menutupi area hantaman dari gunung suci.


Setelah asap-asap tebal telah menghilang, Tian Lei dapat melihat siluman kera telah kembali ke wujud semula dengan keadaan gosong di dalam lubang yang sangat besar.


Deg, deg...


Tian Lei merasakan sakit dalam tubuhnya dan sayap Phoenix ungu tiba-tiba menghilang dari punggungnya.

__ADS_1


Akibatnya, Tian Lei terjun bebas dari atas udara dan kemudian mendarat di hamparan rumput dengan punggungnya terlebih dahulu. Tapi, hal itu sama sekali tidak membuat tulang Tian Lei patah.


Tian Lei menyadari bahwa kekuatan dalam tubuhnya semakin tidak stabil, ia kemudian duduk bersila dan mulai menstabilkan kekuatan dalam tubuhnya.


__ADS_2