
Satu jam kemudian.
Setelah pertemuan yang mengharukan telah terlewat, ketiga orang ini kembali ke topik penting dan membahas bagaimana Jiang Feng bisa langsung mengenali Tian Lei.
Jiang Feng pun menceritakan semuanya dan membuat Xiao Hong dan Tian Lei mengerti bagaimana Jiang Feng mengetahui jati dirinya.
Di ruang terbuka yang sunyi, Tian Lei menganggukkan kepalanya. "Oh, ternyata begitu. Jadi maksudmu pemuda berumur 18 tahun itu tiba-tiba mendatangimu di kota Bintang Utara dan mengatakan kalau aku masih hidup dan tak lama kemudian akan mendatangimu? Lalu aku kemudian benar-benar datang dan dengan informasi itu kau bisa langsung mengenaliku?..." Tian Lei menarik kesimpulan dari cerita yang dijelaskan Jiang Feng.
Jiang Feng mengangguk. "Ya, kurang lebih seperti itu. Apa kau mengenalnya?..."
Tian Lei menggeleng. "Tidak, aku tidak mengenal siapa dia. Tapi, mungkin aku tahu dan ingat sosok pemuda ini..."
Jiang Feng menghela nafasnya. "Ya, bagaimanapun kata-kata nya benar-benar terjadi. Dan kita tunggu saja dia datang lagi, lagipula dia bilang harus menyelesaikan sesuatu dan akan datang kembali... " Ucapnya dan Tian Lei mengangguk.
Tian Lei mengarahkan pandangannya dan menatap gubuk kecil yang ia rindukan dengan senyuman.
"Tampaknya kau menjaganya dengan baik..."
Jiang Feng mengangkat alisnya dan menoleh ke arah gubuk yang di lihat Tian Lei juga.
"Oh, itu? Walau aku memang menjaganya, tapi sebenarnya aku juga sangat ingin menghancurkannya..." Ucap Jiang Feng dengan santai.
Tian Lei bingung dan menurunkan satu alisnya. "Hah? Kenapa?..."
Jiang Feng tersenyum dengan kesal. "Ha? Kenapa kau bilang? Dari semua kediaman Istana Petir Utara ku, hanya tempat ini yang sangat jauh dari kehancuran beberapa tahun yang lalu. Bukankah seseorang harus disalahkan untuk itu?..."
Tian Lei tersenyum pahit dan mengangkat kedua bahunya. "Aku tidak ingat pernah menghancurkan apapun. Yang aku ingat, aku hanya menghajar 'seseorang' sampai babak belur dan orang itulah yang menghantam semua bangunan hingga hancur lebur. Aku sangat penasaran siapa sosok yang menghantam semua bangunan itu bahkan sampai hampir meratakan seluruh Istana Petir Utara?..." Ucap Tian Lei tak tahu malu.
Jiang Feng di belakang Tian Lei menjadi semakin kesal. "Sialan! Saat itu kau adalah ahli hebat Penguasa Agung! Bahkan jika kau menurunkan kultivasi mu satu bintang di bawahku, kau tetaplah ahli penguasa agung!..."
Tian Lei menggeleng. "Tidak, tidak. Aku bahkan tak menggunakan jurus apapun dan hanya menggunakan kekuatan fisik..."
__ADS_1
Jiang Feng tersenyum percaya diri. "Baiklah-baiklah. Saat itu aku memang kalah karena aku lemah. Tapi, jika saat ini pertarungan itu terjadi lagi, bukan mustahil untukku bisa menang bukan?..."
Tian Lei tersenyum dan menghela nafas kecil ketika dirinya menoleh ke arah Jiang Feng. "Jiang Feng, percayalah. Jika aku menggunakan gerbang kedelapan, bukan mustahil bagi ku untuk menghabisi Penguasa Agung bintang 1..." Ucapnya dan Jiang Feng hanya bisa menelan ludahnya setelah merasakan perasaan mendominasi dari Tian Lei.
Setelah membuat Jiang Feng kena mental, Tian Lei kembali melihat ke arah gubuknya.
"Xiao Hong, ayo masuk dan aku akan memberikan hadiah karena telah melindungi Ning'er dan Xiao Bai di xibian utara saat itu..." Ucapnya dan Xiao Hong mengangguk lalu ketiga orang ini bergerak masuk ke dalam gubuk kecil.
Setelah masuk ke dalam, alangkah terkejutnya Xiao Hong setelah melihat bahwa ruangan yang mereka masuki mungkin setara dengan luas tempat terbuka di luar dan tampaknya bangunan ini juga terikat dengan formasi.
Tidak ada yang menarik di dalam ruangan luas itu, tapi ada satu hal yang bisa menarik perhatian para ahli.
Itu adalah sebuah gerbang besar yang berdiri di tengah-tengah ruangan luas dan memancarkan energi spiritual yang kuat.
"Kakak, gerbang apa ini?..." Xiao Hong bertanya dengan rasa takjub.
Tian Lei melirik ke arah Xiao Hong sebelum dirinya kembali melihat gerbang besar di tengah ruangan.
"Baiklah. Tak usah membuang waktu lagi. Ayo masuk..." Ucap Tian Lei dan kedua orang lainnya mengangguk.
Tian Lei berjalan mendekati gerbang raksasa dan meletakkan kedua tangannya di masing-masing pintu gerbang.
Dia mulai menekan kekuatan tangannya dan mendorong pintu gerbang agar bisa menciptakan jalan masuk.
Saat pintu gerbang perlahan mulai terbuka, cahaya menyilaukan muncul dari sela pintu yang terbuka.
Dan ketika pintu sudah terbuka sepenuhnya, semua orang dapat melihat taman yang cukup luas di dalam gerbang.
Taman ini sangat cerah dan indah, sinar matahari terus menyinari dan takkan pernah terbenam untuk menciptakan kegelapan.
Di taman ini sama sekali tak ada bunga-bunga indah yang harum, tapi ada berbagai jenis budidaya herbal spiritual tingkat 7, juga ada beberapa lahan yang ditanami herbal tingkat 8 yang tidak termasuk dalam jajaran langka, hanya herbal untuk meracik pil kultivasi biasa dan pil penyembuhan biasa tingkat 8.
__ADS_1
Ketiga sosok mulai memasuki gerbang dan terus berjalan melewati hamparan herbal di kiri kanan.
Tian Lei dan Jiang Feng tampak berjalan dengan ekspresi biasa saja karena memang mereka telah berkali-kali melihat pemandangan ini.
Tapi tidak untuk Xiao Hong, dirinya berjalan di belakang dengan rasa takjub dengan hamparan herbal tingkat tinggi disekitarnya.
Setelah berjalan melewati suburnya herbal di sana, Tian Lei dan kedua orang dibelakangnya akhirnya berhenti.
Mereka berhenti di depan sebuah tirai air terjun yang cukup lebar dan tak terlalu deras, juga ada sebuah kolam di bawahnya.
Melihat pemandangan di depan mata, Tian Lei hanya bisa tersenyum. "Aku penasaran, apakah itu telah matang?..." Ucapnya.
Tian Lei berjalan ke kolam dan menggunakan energi spiritualnya untuk membuat dirinya berjalan diatas air. Hal ini juga diikuti oleh Jiang Feng dan Xiao Hong.
Di pimpin oleh Tian Lei, mereka bertiga mulai memasuki air terjun dan membuat pandangan mereka kabur.
Dalam beberapa detik, mereka membuka mata dan dapat melihat dengan jelas.
Mereka dapat melihat bahwa mereka telah berpindah ke tempat lain, ini seperti ada dunia lain di balik air terjun yang mereka lewati.
Di tempat yang sekarang, intensitas energi spiritualnya bahkan lebih kuat dari taman herbal yang sebelumnya.
Ditempat ini hanya ada puluhan jenis herbal yang tersebar di pinggiran area, itulah mengapa tempat ini jadi agak sepi dari tempat yang sebelumnya.
Tapi, meskipun memang hanya ada sedikit herbal di area ini, semua herbal yang ada adalah herbal langka tingkat 8, bahkan ada beberapa herbal langka tingkat 9.
Selain berbagai herbal langka ini, ada juga tiga pohon spiritual yang menjadi sumber energi spiritual padat di tempat ini, juga ada sebuah bukit kecil dengan sebuah gua.
Tanpa berkata apapun, Tian Lei segera berjalan ke arah ketiga pohon spiritual hebat di depan sana dan diikuti kedua sosok di belakangnya.
Di samping Tian Lei, Xiao Hong berdiri dan menatap ketiga pohon spiritual dengan perasaan takjub.
__ADS_1
"Kakak, apakah ini yang dinamakan pohon spiritual? Ini benar-benar luar biasa!..."