LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Amukan Di Langit


__ADS_3

Setelah Tian Lei memasuki gubuknya, ia segera menembus ruang untuk mencapai tempat pohon spiritual miliknya berada.


Setelah sampai, Tian Lei segera duduk bersila di bawah tiga pohon spiritual dan menyerap energi spiritual untuk memperkuat kultivasi nya sebelum ia mencoba menembus Penguasa Agung dengan buah spiritual nya.


Waktu berjalan begitu cepat dan Tian Lei telah memperkuat kultivasi nya selama hampir satu tahun di bawah berkah energi spiritual yang kuat milik tiga pohon spiritual.


Pada masa ini, Tian Lei yang telah lama tak melihat dunia akhirnya membuka matanya perlahan dan mengangkat jari telunjuk kanannya.


Energi jiwa yang begitu kuat akhirnya muncul dan naik untuk menarik buah spiritual Tirani Surgawi yang masih ada di pohonnya.


Buah spiritual Tirani Surgawi berhasil di petik dan segera jatuh ke tangan Tian Lei. Dengan lahap, Tian Lei segera memakan buah tersebut hingga akhirnya habis tak tersisa.


Khasiat dan energi yang terkandung dalam buah spiritual Tirani Surgawi kini telah masuk dan tersebar ke seluruh tubuh Tian Lei.


Walaupun khasiat buah spiritual dapat meningkatkan kultivasi pengguna dalam sekejap, tapi sangat berbeda jika itu untuk mencapai Penguasa Agung. Ada hukum yang sangat berbeda antara Sovereign dengan Penguasa Agung.


Dalam kasus Tian Lei ini, setidaknya ia memerlukan dua bulan lagi sebelum dirinya akhirnya sampai pada titik penerobosan menuju ranah Penguasa Agung.


.


Setelah melakukan perbincangan singkat dengan Tian Lei, Jiang Feng kemudian mulai menuruti perintah Tian Lei untuk menambah pekerja dan mempercepat pembangunan kediaman juga pasukan Istana Petir Utara.


Dalam lebih dari satu tahun ini, kediaman Istana Petir Utara telah mencapai sepuluh kali lipat lebih luas dan megah dari pada yang sebelumnya.


Kekuatan dari Istana Petir Utara juga telah meningkat dengan berhasil nya menciptakan seratus ahli Sovereign yang baru, juga meningkatkan kekuatan murid dan tetua lainnya.


Di dalam sebuah dimensi khusus yang dulu diciptakan Jiang Feng dengan bantuan Tian Lei, tampak sekali bahwa Jiang Feng sedang berdiri tegak di depan seratus pemuda yang telah berbaris rapi dalam lapangan yang luas.


Jiang Feng sejak sebulan yang lalu telah mulai melatih keseratus murid Sovereign ini secara pribadi karena mereka akan menjadi pasukan rahasia dari Istana Petir Utara.

__ADS_1


Sementara Jiang Feng sangat sibuk untuk melatih para muridnya, di dunia luar dalam kediaman Putra Suci, keadaan tampak sangat damai.


Tampak di halaman yang luas, Xiao Hong, Ni Xien dan Xiao Bai telah berlatih bersama dalam sebuah pertarungan.


Sementara itu, dalam taman yang begitu cantik, Xie Ningxiang dan Yu'er tampak bermain dengan ceria.


Setelah bertemu untuk yang pertama kalinya dengan Xie Ningxiang, Yu'er langsung terpana dengan kecantikan dan pesona yang dimiliki oleh Xie Ningxiang. Bahkan jika ia juga wanita, pesona dari Xie Ningxiang dapat membuat wanita lain merasa iri dan tak percaya diri jika ada di hadapan Xie Ningxiang.


Karena rasa minder nya ini, Yu'er merasa bahwa dirinya yang juga mencintai Tian Lei takkan mendapatkan kesempatan untuk bersanding dengan Tian Lei.


Ia kemudian memutuskan untuk menghilangkan harapannya pada Tian Lei dan hanya akan menganggap Tian Lei sebagai kakaknya. Oleh karena itu, Yu'er pun mulai menjalin kedekatan dengan Xie Ningxiang sejak mereka pertama bertemu.


Tak hanya ada di kediaman putra suci saja yang mendapatkan kedamaian yang luar biasa ini, semua orang mendapatkan kedamaian dalam hidupnya seperti takkan terjadi apapun dalam waktu dekat ini.


Tapi, hanya dalam satu jam sejak kedamaian ini diceritakan, langit telah menjadi gelap. Tidak! Khususnya langit yang menjadi atas Istana Petir Utara dan empat kota bintang yang mengelilinginya, mereka telah menjadi gelap bahkan sangat gelap.


Dalam langit yang gelap ini, guntur merah, guntur hitam dan guntur ungu terus beradu dan mengeluarkan suara dentuman yang keras di dalam langit.


Melihat pemandangan yang seperti ini, Xiao Hong dan kedua sosok lainnya yang sebelum nya bertarung kini mulai berhenti dan langsung memperhatikan langit yang gelap. Begitu juga dengan Xie Ningxiang dan Yu'er.


Tak lama kemudian, sosok orang tua kurus dengan janggut putih panjang mulai muncul di udara di tengah kediaman Istana Petir Utara bersama dengan Xuanming Jiaolong yang berada di sampingnya.


Orang tua itu adalah Jin Yunshang, tetua Agung dari Istana Petir Utara dengan kultivasi puncak Sovereign yang juga merupakan alkemis tingkat 9 Satu-satunya yang dimiliki Istana Petir Utara.


"Semua murid Istana Petir Utara! Bantu para pekerja untuk mengungsi ke tempat perlindungan! Jangan keluar dari tempat perlindungan sebelum kami memerintahkan untuk keluar!..." Suara tegas yang besar segera keluar dari tetua Agung dan semua murid segera bingung dengan perintah yang sangat tiba-tiba ini. Tapi, mereka hanya dapat mengiyakan dan membalasnya dengan patuh.


Setelah perintah keluar, semua murid Istana Petir Utara yang berada di bawah ranah puncak Xiantian segera membantu untuk mengungsikan para pekerja ke tempat perlindungan Istana Petir Utara.


"Xiao Hong, apa yang terjadi?..." Xie Ningxiang bertanya dengan lembut ketika dirinya dan Yu'er telah berada di halaman kediaman putra suci.

__ADS_1


Menanggapi pertanyaan dari kakak iparnya, Xiao Hong hanya menggeleng dengan perlahan. "Kakak ipar, aku pun tak begitu tahu. Tapi sepertinya ini keadaan gawat darurat. Mengingat, tetua Agung bahkan sampai memerintahkan untuk mengungsi..."


"Ayo kita temui tetua Agung..." Ajak Xiao Bai dengan raut wajah serius.


Xiao Hong mengangguk setuju dan ia menoleh ke arah kakak iparnya. "Kakak ipar, kau dan Yu'er masuklah. Biar kami yang membantu dalam keadaan ini..." Ucap Xiao Hong.


Mendengar ini, Xie Ningxiang merasa bahwa dirinya dan Yu'er saat sedang dianggap sebagai beban sampai harus bersembunyi.


Ia mengangkat kepalanya dan menatap Xiao Hong dengan yakin, ia kemudian menggeleng. "Tidak! Aku dan Yu'er pun akan ikut. Kan Yu'er?..." Ucap Xie Ningxiang dengan yakin dan Yu'er di sebelahnya mengangguk setuju.


Xiao Hong menghela nafasnya. "Baiklah. Ayo pergi..." Ucap Xiao Hong dan kelima orang ini segera terbang untuk menghampiri tetua Agung dan Xuanming Jiaolong.


Di udara, tetua Agung berdiri dengan tegak bersama dengan Xuanming Jiaolong di sampingnya, keduanya tampak melihat ke arah langit yang mulai mengeluarkan raungan raungan keras yang sangat mengerikan.


"Ini benar-benar mengerikan. Apakah langit benar-benar bisa runtuh?..." Ucap tetua Agung dengan pelan saat menyaksikan langit yang tampak tersiksa.


Jiaolong di sebelahnya menggeleng. "Aku pun tak tahu. Tapi ini memang mengerikan..." Ucapnya.


"Lalu, apakah kau telah menghubungi patriak? Dia sangat dibutuhkan dalam waktu seperti ini..." Ucap tetua Agung dan Xuanming Jiaolong mengangguk.


"Ya, aku telah menghubungi nya tadi..."


Tak lama kemudian, Xiao Hong dengan empat sosok yang lain telah sampai di dekat tetua Agung dan langsung memberi hormat pada nya.


Tetua Agung mengangkat alisnya. "Putra suci? Bagus, kita memang memerlukan kekuatan sebanyak mungkin untuk menghadapi ini..." Ucapnya.


Sementara itu, Xuanming Jiaolong di sebelah tetua Agung tampak canggung dan gugup setelah melihat kedatangan Yu'er.


"Tetua Agung, apa yang terjadi? Ini seperti akan terjadi bencana besar?!..." Ucap Xiao Hong saat ia melihat bahwa fenomena di langit telah semakin menjadi-jadi.

__ADS_1


"Kita belum bisa mengetahui apa ini dan hanya bisa menunggu..." Ucap tetua Agung dan Xiao Hong mengangguk paham.


__ADS_2