LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Perlawanan Yu'er


__ADS_3

Melihat Xiao Hong dan tetua pertama yang akan berhadapan, raut wajah Yu'er segera berubah menjadi khawatir.


"Kaisar Perang! Berhati-hatilah! Tetua pertama adalah orang terkuat kedua di sekte Gerbang Dewa Racun!..." Ucap Yu'er dengan sedikit keras.


Plak!


Du Xiang Yi segera menampar Yu'er yang ada di sebelah nya dengan kuat. "Apa-apaan ****** ini? Sebagai orang dari sekte Gerbang Dewa Racun, bagaimana bisa kau mengkhawatirkan orang luar?!..." Ucap Du Xiang Yi yang tengah kesal.


Sementara Yu'er, dirinya masih menunduk dengan rasa syok setelah di tampar Du Xiang Yi barusan.


Setelah melihat Yu'er yang di tampar oleh Du Xiang Yi, raut wajah Xiao Hong berubah dan muncul amarah yang besar. "Ayo kita mulai ini agar aku bisa membunuh si pengecut Du Xiang Yi lebih cepat!..." Ucap Xiao Hong dan melesat ke arah tetua pertama.


"Sesuai keinginanmu..." Ucap tetua pertama dan ia mulai mengeluarkan aura racun kabut merahnya.


Kemudian, Xiao Hong dan tetua pertama langsung beradu pukulan dengan energi petir ungu juga energi racun yang saling beradu juga.


Pemandangan yang mengerikan ini sempat membuat puluhan murid berhenti dan melihat ke arah langit panggung pernikahan.


Mereka begitu takjub dengan kekuatan yang luar biasa dari tetua pertama. Tapi mereka lebih takjub pada Xiao Hong yang dapat menyaingi kekuatan dari tetua pertama, meskipun mereka tau bahwa sebenarnya tetua pertama masih belum mengeluarkan kekuatan aslinya.


Setelah lebih dari lima menit kedua sosok ini beradu pukulan di udara, Xiao Hong tampak terpukul mundur kembali ke panggung pernikahan karena kekuatan mereka yang memiliki jarak yang jauh.


Tetua pertama yang berdiri di udara dengan kedua tangan melipat di belakang punggungnya mulai menatap Xiao Hong dengan remeh.


"Kukira kekuatanmu sebanding dengan keberanian yang kau tunjukkan, tapi sepertinya itu bahkan jauh lebih rendah..." Ucap tetua pertama dengan sombong.


Tapi, saat Xiao Hong mulai berdiri tegak di panggung batu, dirinya menatap tajam ke arah tetua pertama yang baru saja melontarkan kata-kata untuk merendahkan dirinya.


Belum sempat ia membalas perkataan tetua pertama di udara, Du Xiang Yi segera tertawa terbahak-bahak melihat kekalahan pertama Xiao Hong ini.


"Hahahaha! Memangnya kenapa jika kau telah meningkat jauh?! Kau tetap akan mati ditangan tetua pertama!!!..." Teriak Du Xiang Yi dengan puas.

__ADS_1


Bam!!!


Saat Du Xiang Yi tertawa, Yu'er segera merintangkan tangannya dan meninju perut Du Xiang Yi dengan energi racunnya yang lebih kuat.


Hal ini pun membuat tetua pertama dan Xiao Hong sangat terkejut, setelah melihat gadis yang penakut tersebut mulai mengambil tindakan.


"Yu'er! Apa-apaan kau?! Bagaimana bisa kau melawan calon suami mu sendiri?!..." Tetua pertama segera bereaksi sementara Xiao Hong hanya tersenyum senang.


Tanpa memperdulikan perkataan tetua pertama, Yu'er berbalik dan berjalan ke arah Du Xiang Yi yang sedang membungkuk kesakitan dengan tangannya yang memegang perutnya yang di pukul yu'er tadi.


"Tampaknya bukan kaisar perang yang akan mati, tapi kau!!..." Ucap Yu'er dengan raut wajah dingin saat dirinya mengeluarkan kabut racun merah gelap dari dalam tubuhnya.


"Aku telah lama diam dalam ketakutan ku. Tapi, Karena mereka sedang berjuang untukku, maka aku pun harus melawan rasa takut dan ikut berjuang!..." Ucap Yu'er saat di udara sekelilingnya mulai muncul beberapa gelombang energi kabut racun merah yang membentuk bor besar yang berputar kencang.


Saat Yu'er hendak mengangkat tangannya untuk mulai menyerang, bagaikan menghentikan waktu, tetua pertama yang melihat itu segera bergerak dengan cepat untuk menghentikan serangan Yu'er.


"Hentikan!!!..." Teriak tetua pertama yang ada di belakang Yu'er.


Bang!!!


"Bagus sekali Yu'er. Walau aku ingin membunuhnya dengan tanganku, tapi aku serahkan tugas membunuh nya padamu!..." Ucap Xiao Hong di balik punggung Yu'er dan melihat ke arah tetua pertama.


"Pak tua, urusan mu itu dengan ku!..." Ucap Xiao Hong saat ia berjalan perlahan ke arah tetua pertama.


Xiao Hong memejam sejenak saat ia berjalan perlahan ke arah tetua pertama, saat ia membuka matanya, jejak kilat ungu terlihat dalam tatapannya.


"Tadi kau mau mengatakan bahwa aku lemah bukan?..." Xiao Hong tampak tersenyum sambil menahan amarahnya.


"Baiklah! Akan aku mulai pertarungan yang bisa membunuhmu!!!..." Xiao Hong berteriak dengan keras dan meluapkan energi petir ungu yang sudah lama mengamuk dalam dantiannya.


Perlahan, energi petir ungu mulai memadat dan membentuk zirah ungu yang secara alami mulai membungkus tubuh Xiao Hong hingga akhirnya sebuah zirah yang luar biasa dengan kepala singa dan naga di pundaknya telah terpasang di tubuh Xiao Hong.

__ADS_1


Tapi, bukan zirah di tubuh Xiao Hong ini yang sangat luar biasa pada Xiao Hong yang sekarang, di pergelangan tangan Xiao Hong yang terbuka bahkan ada sesuatu yang lebih luar biasa!


Itu adalah sepasang lengan yang telah terbungkus oleh sisik naga yang terkenal dengan kekuatan dan pertahanan nya.


Kini, Xiao Hong mungkin dapat bersaing dengan ahli racun yang setara dengan ahli Sovereign bintang 8 puncak tersebut.


Bang!!!


Xiao Hong yang baru saja melakukan tranformasi segera melesat ke arah tetua pertama dan beradu pergelangan tangan dengan tetua pertama.


Wuzz!!!


Kekuatan petir ungu dan energi racun merah milik tetua pertama segera beradu dengan kekuatan yang bisa dikatakan seimbang.


Tapi, kekuatan fisik dari tubuh tua tetua pertama sama sekali tak bisa bertahan dengan kekuatan fisik Xiao Hong yang bahkan telah di perkuat sisik naga di pergelangan tangannya.


Alhasil, tetua pertama hanya bisa pasrah saat dirinya kalah dan terpental jauh ke belakang sampai dirinya menabrak sebuah bangunan sampai hancur dengan punggung nya.


Saat dirinya telah meloloskan diri dari reruntuhan bangunan, tetua pertama segera melihat ke arah Xiao Hong dengan tatapan matanya yang tajam.


"Anak ini berbeda. Dia kini jauh lebih kuat dari yang sebelumnya. Terutama, setelah zirah itu muncul!..." Ucap tetua pertama dengan pelan saat dirinya mulai berdiri.


Di depan sana, Xiao Hong juga berdiri tegak setelah dirinya hanya berjarak puluhan meter dari tetua pertama.


Ia mengangkat tangannya dan tubuhnya kembali mengeluarkan petir ungu yang ganas.


Petir-petir itu mulai merangkai sebuah tombak dan memadat untuk menciptakan sebuah tombak asli.


Xiao Hong menggenggam tombak yang telah tercipta dan menodongkan nya ke arah tetua pertama.


"Pak tua, ayo kita mulai pertarungan kita!..." Ucap Xiao Hong dan kedua sosok ini segera melesat untuk beradu satu sama lain.

__ADS_1


"Maaf semuanya, kemaren author lagi gak bisa ngetik ceritanya karena agak cape. eh, tadi malah ada masalah sama pacar. bisa dibilang udah putus sih 😔. ini saya ngetik ini juga kayak gimana gitu. kayak enggak bisa tapi harus, takut kalian kecewa lagi. sekali lagi maaf ya..."


__ADS_2