LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Situs Peninggalan Kaisar Shenwu


__ADS_3

Satu bulan kemudian.


Di lautan luas yang telah berubah menjadi lautan es, ada sebuah lubang yang sangat besar di tengah-tengah lautan es tersebut.


Di pinggir lubang besar ini, tampak Shen Jian tengah berdiri di udara tepat di tengah-tengah lubang besar ini dan Jiang Mu Chen, Xiao Hong, Ni Xien, Yu'er juga Xie Ningxiang telah berdiri di pinggiran lubang.


Kelima orang yang berdiri di pinggir lubang ini berdiri dengan masing-masing menempati posisi lima sudut bintang.


Keenam orang ini secara alami akan menghancurkan segel pengurung bintang yang di bahas oleh Shen Jian dengan Tian Lei dan Jiang Feng beberapa waktu yang lalu.


Mereka hanya pergi dengan enam orang saja karena bagi Shen Jian dia hanya membutuhkan beberapa orang untuk menghancurkan segel saja, selebihnya dirinya sendiri mungkin mampu mengantar Ning'er ke inti dari peninggalan Kaisar Shenwu ini.


Juga, jika ada beberapa bahaya di dalam sana, mereka akan menggunakan nya sebagai pelatihan bagi keempat anak muda yang ikut dalam eksplorasi situs peninggalan ini.


"Semuanya! Lakukan apa yang telah aku ajarkan pada kalian, sekarang!..." Ucap Shen Jian yang masih melayang dan kini melihat masuk ke dalam lubang yang begitu gelap.


Semua orang di pinggir lubang saling menatap dengan serius kemudian mengangguk bersama.


"Baik!..." Balas semuanya dengan serempak.


Semua orang yang masing-masing telah berada di posisi yang pas kini mulai menyatukan kedua telapak tangannya sehingga membuat sikap bertapa.


Kemudian, dari tempat mereka masing-masing, cahaya biru mulai muncul di pinggir lubang dan bergerak untuk menyatu menjadi sebuah garis lingkaran yang mencakup seluruh pinggir lubang.


Setelah sebuah lingkaran cahaya terbentuk, masing-masing posisi mereka di pinggir lubang besar kemudian memunculkan sebuah titik cahaya biru besar.


Dari titik besar ini, garis akhirnya muncul dan bergerak ke tengah lubang besar untuk menyatu dengan garis yang lain hingga akhirnya membentuk sebuah pola bintang biru di tengah lingkaran.


Setelah bintang biru ini akhirnya terbentuk, Shen Jian yang berada di pusat bintang tersebut kini mulai mengeluarkan cahaya biru dari matanya.


Ia kemudian mengangkat tangannya dan memunculkan jejak energi pedang yang cukup dahsyat.


Energi pedang ini kemudian membungkus tangan Shen Jian hingga memunculkan pedang cahaya dengan tangan Shen Jian sebagai gagangnya.

__ADS_1


Setelah pedang cahaya dengan panjang mencapai puluhan meter ini telah terbentuk, Shen Jian segera menurunkan tangannya dan membuat pedang cahaya yang membungkus tangannya ikut turun.


Bang!!!


Pedang cahaya dari tangan Shen Jian menyerang pusat dari pola bintang dan menciptakan sebuah ledakan.


Sring!


Setelah ledakan terjadi, seluruh cahaya biru yang membentuk segel bintang di lubang raksasa kemudian tertelan ke dalam intinya dan menyebarkan cahaya biru ke segala arah sampai cahaya yang nyaring terdengar di area tersebut.


Setelah segel pengurung bintang telah di hancurkan dengan mudah, Shen Jian kini menatap ke dalam lubang besar yang dalam dan gelap ini.


Lalu, kelima orang lainnya pun kini telah berada di belakang Shen Jian yang melayang di atas lubang raksasa.


"Semuanya, tetap di dekatku. Ini hanyalah latihan, tak perlu ada pengorbanan. Jika tak mampu melawan segera mundur dan aku juga Jiang Mu Chen lah yang akan melawan..." Ucap Shen Jian tanpa berbalik dan semua anak muda di belakangnya mengangguk paham.


"Baiklah, ikuti aku..." Ucap Shen Jian dan melesat untuk masuk ke dalam lubang besar gelap tersebut diikuti lima orang di belakangnya.


Berbeda dengan yang terlihat dari atas, dasar lubang besar ini sama sekali tidak gelap gulita, beberapa bongkahan es kecil ataupun besar bercahaya di sana dan membuat tempat tersebut memiliki pencahayaan secara alami.


Ketika Shen Jian dan yang lainnya kini akan mencapai lantai dasar dari lubang besar ini, lantai es yang hampir mereka capai tersebut pun kini mulai bergetar dengan hebat.


Melihat hal ini, Shen Jian yang telah mendarat bersama dengan yang lainnya pun mulai menunjukkan tatapan mata yang begitu serius.


"Semuanya! Menghindar!..." Ucap Shen Jian dan semua orang yang mendengar peringatan ini langsung melompat ke udara setelah melihat beberapa paku-paku es kecil mulai menusuk dan naik ke permukaan.


Bang! Bang! Bang!


Paku-paku es terus bermunculan di dasar lubang ini dari yang besar ataupun yang berukuran kecil dan semua sosok kini sibuk untuk menghindari semua paku es yang menggila di sana.


Dalam beberapa menit, semua orang akhirnya berhenti untuk menghindari paku-paku es yang bermunculan setelah getaran di dasar lubang telah menghilang dan juga paku-paku es juga tak bermunculan lagi.


Semua orang kini mendarat dengan selamat di sebuah lantai es yang agak jauh dari tempat paku-paku es yang menggila tadi.

__ADS_1


Dua gadis di kelompok ini kemudian menghela nafas lega setelah mereka telah memastikan keselamatan diri.


"Tidak ada yang terluka bukan?..." Shen Jian melirik beberapa tokoh muda di belakangnya dan semua orang menggeleng.


Shen Jian kemudian menoleh ke depan lagi dan melihat lorong besar yang cukup gelap karena tak ada bongkahan es bercahaya disana.


"Semuanya, ikuti aku dan gunakan kekuatan jiwa kalian untuk mendapatkan penglihatan yang baik di dalam sana..." Ucap Shen Jian, ia mengeluarkan energi pedangnya yang bercahaya di tangannya dan mulai melangkah untuk memimpin kelima orang di belakangnya.


Lorong gelap yang di masuki oleh keenam orang ini cukup panjang, bahkan setelah mereka berjalan selama hampir setengah jam, mereka masih tak menemukan apapun, apalagi menemukan ujung dari lorong ini.


Lorong ini juga sangatlah aneh, ketika sebelumnya mereka mulai masuk beberapa meter di dalam lorong gelap ini, tak ada satupun yang dapat menggunakan kekuatan jiwa untuk memperkuat penglihatan mereka.


Alhasil, semua orang hanya dapat mengandalkan cahaya energi pedang milik Shen Jian yang memimpin di depan.


Beberapa menit selanjutnya, setelah berjalan semakin jauh di dalam lorong, wajah Shen Jian kemudian berangsur-angsur menjadi serius dan tatapannya tajam ketika melihat kegelapan di sekitar.


"Apakah guru memang orang yang seperti ini? Tidak mungkin bahwa ia hanya akan menaruh sebuah lorong biasa bukan?..." Ucap Shen Jian dengan heran dan bingung.


Shen Jian kemudian menghentikan langkahnya dan membuat kelima orang di belakang nya ikut berhenti dan menatapnya dengan bingung.


"Senior, ada apa?..." Jiang Mu Chen tampak bingung dengan seniornya ini yang tiba-tiba saja berhenti.


Shen Jian tak menjawabnya dan menatap kegelapan di depan dengan tatapan yang tajam.


Ia kemudian menyalurkan energi pedangnya di tangan kirinya yang kosong dan menembakkannya ke depan.


Ketika cahaya energi pedang melewati kegelapan dengan mudahnya, Shen Jian dapat samar-samar melihat beberapa sosok patung es di pinggiran lorong gelap di depan.


"Jiang Mu Chen, tetap di tempatmu. Dan kalian berempat, anggap ini latihan untuk kalian..." Ucap Shen Jian dan Jiang Mu Chen mengangguk setuju.


Keempat anak muda tersebut mengangguk setuju. "Baik!..."


Saya akan menceritakan perjalanan di situs peninggalan Kaisar shenwu dulu sebelum Tian Lei mencapai tempat tujuannya. Karena kalo tiba-tiba time skip dan Ning'er udah jadi kuat, itu kurang berasa kayaknya kalo gak diceritakan bagaimana asal kekuatan Ning'er nantinya.

__ADS_1


__ADS_2