
Di dalam aula utama Istana Kaisar Perang, semua jendral kecuali Jendral Ao Li telah berkumpul di sana, mereka sedang menunggu kedatangan Tian Lei dan Xiao Hong.
Aula itu sangat besar dan megah, terdapat satu singgasana yang megah dan sepuluh singgasana kecil di sisi ruangan.
Memiliki benda-benda yang terbuat dari emas, dan ada tempat bagi sinar matahari, membuat aula tersebut terlihat sangat indah.
Tak berselang lama, Xiao Hong dan Tian Lei telah sampai, mereka memasuki ruangan dengan gagah dan semua orang segera berlutut.
"Salam Kaisar Perang! Salam Kaisar Langit!..." Ucap kesembilan jendral dengan kompak.
Tian Lei dan Xiao Hong hanya mengangguk dan terus berjalan menuju singgasana.
Tian Lei duduk di singgasana dan Xiao Hong berdiri di sebelah kanannya.
"Bawa dia kemari!..." Titah Tian Lei, dua Jendral dengan cepat menjawab dan pergi ke sebuah ruangan untuk membawa seseorang yang di maksud Tian Lei.
Beberapa saat kemudian, kedua jendral perang telah kembali memasuki aula dan menyeret sesosok pria dengan jubah hitam dan kepalanya di tutupi dengan kain penutup yang menutupi seluruh kepalanya.
Tian Lei menyadari bahwa sosok itu benar-benar sosok yang ia kenali, ia segera mengeluarkan aura kebencian yang kuat dan membuat atmosfer sedikit tertekan.
Tian Lei menoleh ke arah semua jendral. "Kalian kembalilah..." Ucapnya.
"Baik!..." Semua orang memberi hormat dan segera meninggalkan aula.
Xiao Hong berjalan ke arah Kaisar Racun yang terikat, ia lalu membuka kain penutup dan mengambil penutup mulut yang menutup mulut Kaisar Racun.
Kaisar Racun yang melihat Xiao Hong segera marah. "Kaisar Perang B*ajingan! Apakah kau tidak puas setelah kami menghancurkan istanamu?!..." Kaisar Racun membentak dengan aura kemarahan yang besar.
Buak!
Kaki Tian Lei mendarat di wajah Kaisar Racun dan menghantamnya ke lantai.
"Bajing*n mana yang berani?!..." Kaisar Racun dengan cepat mencoba melihat siapa yang memperlakukannya dengan buruk.
"Kau?!..." Kaisar Racun tampak terkejut melihat Tian Lei lah yang membuatnya seperti ini, ia tidak menyangka bahwa orang yang ia lawan dulu memiliki hubungan dengan Kaisar Perang.
Tian Lei menunjukkan ekspresi mengerikan, tatapan mata yang dingin dan aura mengerikan ia tujukan pada Kaisar Racun.
"Katakan! Siapa dalang penyerangan beberapa hari yang lalu?..." Tian Lei berkata dengan pelan, tapi itu sungguh menekan.
Kaisar Racun tersenyum mendengar pertanyaan dari Tian Lei. "Hah? Memangnya kau siapa, jika kau bertanya aku harus menjawab?..." Ucapnya dengan sombong.
Tian Lei tersenyum dingin pada Kaisar Racun, ia mengeluarkan tekanan yang lebih kuat dari sebelumnya dan membuat injakan kaki Tian Lei semakin kuat.
Krak!
Lantai hancur karena kepala Kaisar Racun telah diinjak oleh Tian Lei dengan tekanan yang kuat.
__ADS_1
Kaisar Racun tampak tersiksa dengan itu, sementara Xiao Hong hanya menyaksikan peristiwa itu dengan dirinya yang mencoba untuk tetap tenang.
Tian Lei menghentikan injakan kakinya pada wajah Kaisar Racun, ia menjongkok di dekat Kaisar Racun dan kembali menatapnya dengan dingin.
"Hei, apakah kau masih tidak ingin bicara?..." Ucapnya dengan aura mengerikan.
Kaisar Racun tersenyum, mungkin ia adalah orang gila yang diciptakan oleh kekuatan besar di belakangnya.
"Heh, pelatihanku dulu bahkan lebih menyeramkan dari ini..." Ucapnya dan masih sempat membalas Tian Lei dengan senyum seperti sedang menantang.
Tian Lei memberikan ekspresi mengerikan pada Kaisar Racun. "Hah? Kau pikir hanya ini yang aku bisa? Ini barulah awal..." Ucapnya.
Tian Lei mengeluarkan kekuatan jiwanya, ia melayangkan tubuh Kaisar Racun ke udara dan menghantamkannya ke dinding-dinding aula dengan cepat.
Buak! Buak!
Tian Lei mempercepat gerakan tangannya dan kecepatan Kaisar Racun di udara juga semakin cepat.
Kaisar Racun terus menghantam dinding aula dengan kecepatan yang mengerikan dan hampir membuat dinding itu roboh.
Xiao Hong yang melihat itu hanya tersenyum pahit, entah kenapa hatinya merasa sedikit sakit.
"Dinding di aula ini benar-benar jelek, memang seharusnya aku ganti dari dulu..." Gumamnya.
Setelah beberapa saat, sudah ratusan kali Kaisar Racun dipaksa untuk menghantam dinding aula dengan tubuhnya.
Karena bosan memainkan tangannya ke kanan dan ke kiri, Tian Lei mengangkat tangannya dan menghantamkan tubuh Kaisar Racun dengan kuat ke lantai aula.
Buak!
Kretak!
Suara tulang-tulang patah di tubuh Kaisar Racun terdengar dengan jelas, itu membuat Xiao Hong menelan ludahnya karena ngeri.
Lantai aula telah hancur setelah dihantam oleh tubuh Kaisar Racun tadi.
Tian Lei menatap tubuh tak berdaya Kaisar Racun dengan dingin dan ia berjalan kesana.
Tian Lei menarik rambut Kaisar Racun ke atas dan membuat wajah Kaisar Racun terangkat.
"Apakah masih tidak mau bicara?..." Tian Lei berkata dengan dingin.
Lagi-lagi, Kaisar Racun tidak takut dengan ancaman Tian Lei walau telah merasakan sakit pada tubuhnya.
"Heh..." Kaisar Racun hanya mendengus dengan senyum menjijikkan.
Tian Lei mulai kesal dengan orang gila di depannya. "Apa terlalu banyak mengkonsumsi racun membuatmu gila?..." Alis Tian Lei terangkat saat berbicara.
__ADS_1
Tian Lei kembali menghantam kepala Kaisar Racun ke lantai aula dan tentu saja darah telah bercucuran disana.
Tian Lei lalu berdiri dan menendang tubuh lemah Kaisar Racun.
Buak!
Dengan satu tendangan itu, tubuh Kaisar Racun telah menabrak dinding dan benar-benar hampir membuatnya jebol.
Tian Lei tersenyum sinis pada Kaisar Racun. "Jika kau masih menganggap ini adalah akhir, kau benar-benar salah besar. Aku memiliki seribu cara untuk membuat mulutmu berbicara..." Ucap Tian Lei.
Tian Lei mengeluarkan energi petir hitam yang sangat besar di tubuhnya, itu kemudian membuat Roh Hewan Buas yang ada dalam tubuh Xiao Hong menjadi ketakutan.
Akibatnya, tubuh Xiao Hong juga ikut bereaksi dengan rasa sakit di dadanya, Xiao Hong dengan cepat memegang dadanya yang sakit dan memanggil kakaknya.
"Kakak..." Ucap Xiao Hong yang masih berusaha menahan rasa sakit di dadanya.
Tian Lei melirik ke arah Xiao Hong. "Kau menjauhlah. Empat petir langit yang lainnya akan segera tunduk jika bertemu petir hitam ku..." Ucapnya.
Xiao Hong mengangguk, ia melompat dan menjauhi tempat Tian Lei saat ini, rasa sakit di dadanya perlahan mulai menghilang.
Tian Lei lalu mengangkat tangannya, matanya penuh dengan kilat menunjukkan tatapan yang tajam.
"Gelombang Sayatan Petir!..." Gumam Tian Lei.
Sebuah gelombang petir hitam yang sangat besar mulai berkumpul di belakang tubuh Tian Lei dan membentuk seperti sebuah tornado yang cukup kecil.
Setiap rangkaian petir di dalam gelombang petir hitam itu mengandung serangan untuk menyayat tubuh seseorang.
Dengan kata lain, jika seseorang masuk ke dalamnya, itu akan menyayat tubuhnya hingga mati.
Ini akan menjadi siksaan yang kejam untuk seseorang.
(Kata diatas berjumlah 1000 kata lebih)
.
Ada beberapa yang komen.
"Kok MC lemah, gitu aja langsung kalah."
Tolong jadi pembaca yang pintar, kultivasi Tian Lei lagi menghilang dan kekuatan api emas cuma setara Immortal. Sedangkan musuhnya, itu Energi Kabut Racun Merah setara dengan Sovereign. Tau jauhnya perbedaan mereka? Bahkan level sekelas Xiao Yan BTTH, Lin Dong Wu Dong Qian Kun, dan Mu Chen The Great Ruler aja udah beberapa kali hampir mati.
Dan kalo yang mau baca MC yang OP, saya sarankan untuk membaca Immortal System atau novel system lainnya, karena OP dalam waktu singkat memang bagian dari ceritanya.
Sedikit bocoran : Nanti yang nyulik Yu'er, sektenya dibantai sama Tian Lei dan Xiao Hong di season 2 ✌️
JANGAN LUPA MENEKAN TOMBOL LIKE ^_^
__ADS_1