LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Serangan Beast (5)


__ADS_3

Beberapa saat kemudian, walikota Zi Li Yan telah sampai di tempat pertarungan dan melihat amukan badak api telah dilumpuhkan. Ia kemudian berjalan mendekati para pasukan kota yang sedang berkumpul sambil bercakap-cakap.


Melihat kedatangan walikota Zi Li Yan, semua pasukan kota yang tadinya santai langsung berdiri dengan hormat.


"Walikota..." Ucap semua pasukan yang menyambut kedatangan pemimpin kota mereka.


Walikota melihat ke arah badak api yang telah dilumpuhkan. "Siapa yang merantai badak api itu?..." Tanya walikota Zi Li Yan yang sangat penasaran.


"Itu adalah perbuatan dari kedua kultivator itu. Tidak, bukan mereka. Tapi pemuda itulah yang telah menyegel badak api menggunakan kekuatannya sendiri..." Ucap salah satu prajurit yang lebih senior dari yang lain.


"Baiklah. Kalian boleh kembali beristirahat..." Ucap walikota, ia berjalan mendekati Tian Lei, Yan Lao dan Xiao Bai yang sedang bercakap-cakap.


"Halo tuan-tuan..." Ucap walikota Zi Li Yan dengan ramah.


Yan Lao dan Tian Lei langsung menoleh ke arah sumber suara dan melihat walikota Zi Li Yan.


"Eh? Walikota? Ada apa?..." Ucap Tian Lei.


"Tidak ada apa-apa. Aku hanya ingin berterimakasih kepada kalian. Karena telah menolong kami dalam serangan kali ini..." Ucap walikota Zi Li Yan.


"Sudahlah. Lagipula aku sudah terlanjur singgah di kota ini. Bagaimana mungkin aku tidak membantu?..." Ucap Tian Lei.


"Ya, sekali lagi terimakasih. Kalau boleh tahu, siapa nama kedua saudara ini?..." Ucap walikota Zi Li Yan. Ia belum mengetahui bahwa Tian Lei adalah Alchemist yang dibicarakan oleh Alchemist Zan Li, karena ia memang belum pernah bertemu dengannya.


"Namaku Tian Lei, itu adalah temanku Xiao Bai. Dan dia adalah Yan Lao..." Ucap Tian Lei, ia masih menyimpan identitas dari Yan Lao.


"Oh, kalau begitu aku akan memanggil anda tuan muda Tian, dan saudara itu akan aku panggil saudara Yan..." Ucap walikota Zi Li Yan.


"Hm, terserah kau saja. Aku tidak begitu peduli dengan panggilan..." Ucap Tian Lei, ia duduk ke tanah dan bersandar di tubuh Xiao Bai yang di penuhi bulu halus yang sangat nyaman.


"Baiklah..." Ucap walikota Zi Li Yan.


Mereka melanjutkan percakapan mereka hingga mereka seperti kenalan yang sudah lama saling mengenal.


Tapi, saat semua orang sedang asik bersantai dan beristirahat, terjadi keanehan pada tubuh Beast badak api yang masih terikat oleh rantai-rantai penyegel.


Tubuh beast badak api tiba-tiba mengeluarkan aura iblis yang sangat kuat, kekuatannya tiba-tiba melonjak naik dan ia berusaha menghancurkan rantai-rantai penyegel yang merantai tubuhnya.


Tian Lei, Yan Lao, walikota Zi Li Yan dan semua orang yang merasakan aura mengerikan yang dikeluarkan oleh badak api langsung memasang sikap waspada. Mereka semua melihat ke arah badak api yang sedang berusaha melepaskan dirinya dari ikatan rantai penyegel.


Tian Lei menyipitkan matanya dan menatap badak api dengan tatapan mata tajam, lalu ia membelalakkan matanya. "I, ini... Ledakan Qi iblis?!..." Ucap Tian Lei, hal ini membuat Yan Lao dan walikota Zi Li Yan penasaran.


"Ledakan Qi iblis? Apa itu?..." Tanya Yan Lao.


Tian Lei menggertakkan giginya. "Itu adalah salah satu teknik andalan dari seorang master beast. Teknik ini membuat beast yang ia kendalikan mengeluarkan Qi iblis yang luar biasa kuat dan membuat kekuatan beast itu meningkat. Itulah kenapa seorang master beast kebanyakan adalah praktisi Qi iblis..." Ucap Tian Lei.


Yan Lao dan walikota terkejut dengan penjelasan Tian Lei, mereka yang tadinya biasa saja karena tidak tahu apa yang terjadi, sekarang langsung panik setelah mengetahui apa yang akan terjadi.

__ADS_1


"Kalau begitu, kita harus menghentikan ini!..." Ujar Yan Lao.


"Yan Lao..." Panggil Tian Lei dengan pelan.


Yan Lao pun melihat ke arah Tian Lei. "Ada apa?..."


"Apakah kau lupa? Aku sudah bilang tidak akan ikut dalam pertarungan melawan beast ini. Jadi, aku tidak akan membantu..." Ucap Tian Lei, ia merasa bahwa ia tidak bisa membantu lagi, karena setelah ia melepaskan kekuatan dari Xiao Bai tadi, ia hanya memiliki waktu 2 menit yang tersisa untuk menggunakan kekuatan Xiao Bai.


Yan Lao menghela nafasnya. "Aku mengerti..." Ucap Yan Lao.


Setelah mendengar jawaban Yan Lao, Tian Lei sedikit menyipitkan matanya, ia harus menolong atau tidak. Tapi ia tetap memutuskan untuk pergi, karena ia tidak memiliki kekuatan untuk membantu lagi.


"Xiao Bai! Ayo pergi!..." Ucap Tian Lei, Xiao Bai memasang raut wajah sedih, ia ingin meminta Tian Lei untuk menolong mereka tapi Tian Lei tetap pada keputusannya.


Mau tidak mau, Xiao Bai hanya mengikuti perkataan Tian Lei, Tian Lei menaiki punggung Xiao Bai dan Xiao Bai langsung berlari dengan sangat cepat menjauhi tempat pertarungan.


Setelah Tian Lei telah pergi, Yan Lao kemudian menoleh ke arah walikota Zi Li Yan. "Apakah tidak punya harapan lagi?..." Tanya Yan Lao.


Walikota Zi Li Yan melihat ke arah Yan Lao. "Masih ada. Selagi kita mengulur waktu yang cukup. Kita pasti bisa mengalahkannya..." Ucap walikota Zi Li Yan.


"Berapa lama?..." Tanya Yan Lao.


Walikota Zi Li Yan tersenyum, entah apa arti dari senyumannya itu. "Aku juga tidak tahu. Bantuan kita ini sedang memulihkan dirinya. Jika ia dapat pulih dengan cepat maka kita hanya perlu mengulur waktu yang singkat. Tapi, jika tidak, maka kita harus mengulur waktu sebisa kita..." Ucap walikota Zi Li Yan.


"Oh, jadi pilihannya adalah bunuh diri atau mendapatkan keberuntungan..." Ucap Yan Lao.


Di sisi lain, badak api semakin mengamuk dengan energi Qi iblis yang sangat kuat, ia terus memberontak dan mencoba memutuskan rantai-rantai penyegel yang merantai tubuhnya.


DUAR!


Rantai-rantai penyegel yang merantai tubuh badak api langsung hancur berkeping-keping setelah badak api memberontak dengan kekuatan yang kuat.


Semua pasukan kota mulai mengangkat pedang mereka lagi, mereka memegang senjata mereka dengan erat dan dengan gagah berani mereka maju menghadapi badak api.


Begitu juga dengan Yan Lao dan walikota Zi Li Yan, mereka bersama-sama melesat ke arah badak api dengan kecepatan yang luar biasa.


Mereka mengeluarkan senjata mereka masing-masing, mengalirinya dengan energi spiritual yang besar dan menyerang badak api dengan kekuatan penuh.


Walikota Zi Li Yan melompat tinggi ke udara, ia memasang kuda-kudanya untuk mengayunkan tongkat yang ia pegang erat dengan kedua tangannya. "Hantaman tongkat emas!..." Teriak Zi Li Yan, ia mengayunkan tongkatnya di udara dari atas kebawah.


Semua pasukan kota yang merasakan energi yang luar biasa dari serangan walikota Zi Li Yan, langsung dengan cepat melarikan diri dari tempat mereka yang ada di dekat badak api.


Dengan kekuatan setingkat puncak Yin dan Yang, secara bersamaan dengan ayunan tingkat Zi Li Yan, muncul tongkat emas yang sangat besar di udara dan menghantam tubuh badak api.


Bom!


Suara dentuman yang sangat keras terdengar di seluruh penjuru kota, belum lama setelah badak api menerima serangan kuat dari walikota Zi Li Yan, Yan Lao dengan cepat langsung mengeluarkan serangannya juga.

__ADS_1


Di udara di sekitar Yan Lao, 100 bilah pedang mulai bermunculan, "100 Pedang Suci! Serang!..." Teriak Yan Lao, lalu keseratus pedang emas yang melayang diudara seperti ribuan panah yang di lepaskan bersamaan mereka dengan cepat melesat ke arah badak api lalu menabrak badak api seperti peluru dari senapan mesin.


DUAR! DUAR! DUAR!...


Suara ledakan energi terus terdengar dengan keras di tempat tersebut, sepersekian detik kemudian, Pedang Suci milik Yan Lao telah berhenti meluncur karena telah habis.


Kini area disekitar badak api di penuhi oleh asap yang sangat tebal, semua orang menyipitkan matanya dan melihat asap yang tebal itu, semua orang tidak tahu apakah badak api berhasil dilukai atau tidak.


Beberapa saat kemudian, asap tebal yang menutupi sekitar badak api telah menghilang, semua orang melihat ke arah badak api yang masih baik-baik saja tanpa luka sedikitpun.


"Serangan sekuat itu tidak berpengaruh apapun?..." Ucap salah satu prajurit.


"Bagaimana cara kita mengalahkan beast tingkat 5 ini?..."


"Entahlah. Tapi keluarga kita masih berada di tempat perlindungan. Untuk melindungi mereka, aku akan berjuang mati-matian!..." Ucap salah satu prajurit, ia berbicara dengan maksud agar teman-temannya bersemangat seperti dirinya.


"Ya benar! Kita harus melindungi kota ini bagaimanapun juga!..."


Sementara itu karena serangan mereka yang tidak mempan, walikota Zi Li Yan mengeraskan rahangnya, ia melihat ke arah Yan Lao. "Tuan kultivator. Bagaimana? Apakah anda memiliki serangan lain yang sangat kuat?..." Tanya walikota Zi Li Yan.


"Punya. Tapi kota ini akan hancur lebur..." Ucap Yan Lao dengan serius.


"Kalau begitu kita cari cara lain. Entah berapa banyak rakyat yang akan menderita jika serangan yang kau lakukan memang sekuat itu..." Ucap walikota Zi Li Yan.


Yan Lao melihat ke arah walikota Zi Li Yan. "Walikota dari kota teratai putih memang sama seperti rumornya. Bijaksana dan sangat mementingkan kepentingan rakyat..." Ucap Yan Lao.


"Tidak juga. Tapi memang semua pemimpin harus mementingkan kepentingan rakyatnya. Karena itulah arti sebenarnya dari seorang pemimpin..." Ucap walikota Zi Li Yan, ia kemudian melihat ke arah badak api setelah mendengar langkah kaki yang sangat keras dan kuat hingga menyebabkan getaran di permukaan bumi.


"Awas!..." Teriak walikota Zi Li Yan.


Yan Lao yang kaget langsung melihat ke arah badak api yang sedang berlari ke arah mereka. Dengan secepat kilat, Yan Lao langsung menghindar dari sana.


Yan Lao mengeluarkan sayap spiritualnya dan terbang ke atas tubuh badak api.


Yan Lao mengeluarkan sebuah teknik yang pernah ia gunakan sebelumnya, yakni tapak emas.


Yan Lao mengumpulkan energi spiritual emas dengan cepat di udara dan beberapa detik kemudian sebuah tapak tangan emas raksasa berhasil terbentuk di udara.


"Hempasan Tapak Emas!..." Teriak Yan Lao, ia menggerakkan tangan kanannya ke bawah.


Dan bersamaan dengan itu, tapak emas raksasa yang ia bentuk juga ikut bergerak dengan cepat kebawah dan menghempaskan badak api ke tanah.


Bom!


Suara benturan yang keras terdengar dari serangan yang Yan Lao keluarkan tadi yang menghempas ke tanah.


Area serangan itu juga telah tertutupi oleh asap yang cukup tebal, tidak ada yang tahu apakah serangan yang begitu kuat itu bisa melukai badak api atau tidak.

__ADS_1


__ADS_2