LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Terbuka


__ADS_3

Jangan lupa untuk like, komen, vote dan dukungannya ya✌️


.


.


.


Semua orang yang menyaksikan kejadian itu, langsung mengejek kedua orang tersebut.


"Hahaha! Keberanian mereka begitu besar sampai berani menyinggung Tian Lei..."


"Sepertinya mereka belum mengetahui reputasi milik Tian Lei..."


"Untuk menghajar orang-orang seperti mereka, tidak perlu Tian Lei. Cukup aku saja yang turun tangan..."


Setelah memberi pelajaran pada kedua orang mesum itu, Tian Lei lalu berjalan mendekati Liu Jing Yu.


Setelah Tian Lei berada didekat Liu Jing Yu, Liu Jing Yu langsung membungkuk kepada Tian Lei, lalu mengucapkan terimakasih.


"Terimakasih atas bantuannya..." Ucap Liu Jing Yu dengan sopan.


"Ya, sama-sama..." Ucap Tian Lei.


Liu Jing Yu pun berdiri tegak dan melihat ke arah Tian Lei. "Namaku Liu Jing Yu. Siapa nama anda?..." Tanya Liu Jing Yu yang penasaran.


"Namaku Tian Lei.."


Tak berselang lama, seorang pemuda yang dikenal oleh Tian Lei berlari ke arahnya dan Liu Jing Yu, dan langsung menghampiri Liu Jing Yu. Pemuda itu adalah calon kakak ipar dari Tian Lei, Xie Tianyang.


"Yu'er. Kau disini? Aku melihat gadis seperti dirimu berjalan ke sini dan aku mengikutinya tapi tidak ketemu. Jadi ternyata memang kau..." Ucap Xie Tianyang.


"Yu'er tadi diganggu oleh dua orang jahat. Tapi pemuda itu menolongku..." Ucap Liu Jing Yu.


"Yo, kakak ipar. Ternyata kau memiliki kekasih yang cantik ya..." Ucap Tian Lei.


Xie Tianyang yang merasa pamiliar dengan suara itu pun langsung menoleh ke belakang dan menemukan bahwa orang tersebut adalah Tian Lei.


"Tian Lei!..." Ucap Xie Tianyang yang terkejut dan senang.


"Lama tak jumpa, kakak ipar..." Ucap Tian Lei.


"Haha, iya. Kau tampaknya telah menepati janjimu. Dengan dirimu yang sekarang. Itu sudah sangat cukup untuk menikahi adikku..." Ucap Xie Tianyang.


"Ya, kurasa ini masih belum cukup. Bolehkah aku menambahkan janji lainnya? Aku akan menikahi Ning'er saat aku mencapai puncak dunia..." Ucap Tian Lei.


"Itu kau tanyakan saja pada adikku..." Ucap Xie Tianyang.


Liu Jing Yu yang merasa heran pun langsung bertanya. "Apakah kalian saling kenal?..." Tanya Liu Jing Yu.


Xie Tianyang merangkul bahu Tian Lei lalu tersenyum. "Ini adalah Tian Lei, calon adik ipar ku..." Ucap Xie Tianyang.

__ADS_1


"Dia? Dengan adik yang selalu kau ceritakan itu?..." Tanya Liu Jing Yu.


"Yap!..." Xie Tianyang mengangguk.


"Kalau begitu, dimasa depan kita akan jadi Keluarga..." Ucap Liu Jing Yu.


Ketiga orang itu saling bercakap-cakap satu sama lain, seperti sahabat yang sudah lama tidak bertemu.


Lalu, tak lama kemudian, Qing Xiao Li yang tadinya berjalan bersama dengan Xie Tianyang, akhirnya sampai ditempat mereka bertiga.


"Tuan muda!..." Panggil Xie Tianyang pada Qing Xiao Li sambil melambaikan tangannya.


Liu Jing Yu dan Tian Lei melihat ke arah orang yang dipanggil Xie Tianyang barusan. Melihat orang yang sangat dikenali olehnya, membuat Tian Lei tersenyum.


"Tuan muda, maafkan aku karena meninggalkanmu tadi..." Ucap Xie Tianyang dengan hormat.


"Tak apa. Kau kan khawatir pada kekasihmu. Jadi wajar saja..." Ucap Qing Xiao Li.


"Terimakasih tuan muda..." Ucap Xie Tianyang dan Qing Xiao Li hanya mengangguk.


Qing Xiao Li kemudian menoleh ke arah Tian Lei, lalu membelalakkan matanya karena terkejut.


"Kau?!..." Tanya Qing Xiao Li, ia menunjuk ke arah Tian Lei dengan jari telunjuk yang gemetaran.


Sementara Tian Lei, ia hanya tersenyum. "Lama tidak jumpa tuan muda Qing Xiao Li yang jenius..." Ucap Tian Lei.


Qing Xiao Li hanya diam saat dipanggil jenius oleh Tian Lei barusan, baginya gelar jenius itu hanya mainan jika dibandingkan dengan kejeniusan Tian Lei.


"Ya, sedikit. Kalau begitu, aku pergi dulu. Disini sangat panas..." Ucap Tian Lei, ia berjalan lalu melambai.


Setelah Tian Lei benar-benar menghilang dari pandangan mata Qing Xiao Li, rasa gugup yang diterima Qing Xiao Li langsung menghilang.


Ia kemudian langsung melihat ke arah Xie Tianyang. "Apa hubunganmu dengannya?.." tanya Qing Xiao Li.


"Dia adalah calon adik ipar ku. Apakah tuan muda mengenalnya?..." Tanya Xie Tianyang.


"Tentu saja. Orang mengerikan Sepertinya sangat sulit untuk dilupakan..." Ucap Qing Xiao Li.


Xie Tianyang dan Liu Jing Yu saling berpandangan karena tidak tahu maksud dari perkataan Qing Xiao Li barusan.


Qing Xiao Li lalu berkata lagi. "Kau bilang dia adik iparmu?..." Tanya Qing Xiao Li.


"Ya..."


Qing Xiao Li menghadap ke arah Xie Tianyang, ia meletakkan tangan kanannya ke atas pundak Xie Tianyang. "Tianyang. Mulai sekarang kau akan menjadi tangan kananku..." Ucap Qing Xiao Li.


Mendengar hal itu, Xie Tianyang tidak bisa berkata apa-apa lagi, ia berlutut dan memberi hormat pada Qing Xiao Li. "Saya akan selalu setia pada tuan muda!..." Ucap Xie Tianyang.


"Bagus!..." Ucap Qing Xiao Li.


Xie Tianyang melihat ke arah perginya Tian Lei tadi. "Tian Lei. Kau yang sekarang sangat hebat. Aku benar-benar malu karena dulu pernah meremehkan mu..." Pikir Xie Tianyang.

__ADS_1


.


Sementara itu, ditempat Tian Lei dan Xiao Bai, tampak Tian Lei sedang melakukan kultivasi sambil menunggu portalnya benar-benar terbuka.


Tapi, ditengah kultivasi yang dilakukannya, kerumunan orang-orang yang ada di tempat tersebut kemudian menjadi berisik karena kedatangan seekor Singa naga petir, beast tingkat 5 tahap akhir yang merupakan beast penjaga pangeran kedua kekaisaran Yan, Yan Yuan Li.


Beast Singa Naga Petir adalah sebuah beast singa berwarna ungu yang memiliki sayap naga dan ekor naga serta elemen petir ungu yang cukup kuat.


Beast Singa Naga Petir kemudian mendarat disebuah tempat yang tak jauh dari kerumunan manusia yang berkumpul di tempat tersebut.


Yan Yuan Li kemudian turun bersama dengan seorang pengawal tapi bukan Yan Lao. Pengawal pangeran kedua kali ini adalah seorang pria dengan kisaran umur 30-an tahun dengan tingkat kultivasi puncak Yin dan Yang.


Yan Yuan Li diikuti oleh pengawalnya berjalan menuju kerumunan manusia yang sedang menunggu terbukanya portal.


Yan Yuan Li kemudian secara samar-samar merasakan aura yang cukup pamiliar baginya, Yan Yuan Li kemudian berjalan menyusuri orang-orang disana dan akhirnya menemukan Tian Lei dan Xiao Bai yang sedang bersantai diatas lingkaran es diantara hamparan pasir yang begitu ekstrim.


"Kau datang juga ternyata..." Ucap Yan Yuan Li, ia kemudian duduk di dekat leher Xiao Bai dan mengelus-elus leher Xiao Bai sedangkan pengawalnya hanya berdiri untuk memastikan Yan Yuan Li aman diantara keramaian.


Tian Lei yang mendengar suara yang pamiliar juga akhirnya membuka matanya, ia kemudian berbalik dan melihat Yan Yuan Li sedang memanjakan Xiao Bai.


Tian Lei kemudian melihat pengawal yang dibawa oleh Yan Yuan Li hari ini berbeda. "Dimana Yan Lao?..." Tanya Tian Lei.


"Ayahku membutuhkan bantuannya untuk suatu misi..." Ucap Yan Yuan Li yang masih sibuk mengelus bulu halus di leher Xiao Bai.


Xiao Bai yang dimanjakan oleh Yan Yuan Li merasa begitu nyaman dan kemudian menjilati wajah Yan Yuan Li.


"Hei, hentikan. Wajahku jadi basah..." Ucap Yan Yuan Li lalu Xiao Bai menghentikan aktivitasnya.


Yan Yuan Li mengelap wajahnya yang basah karena air liur Xiao Bai. "Apakah kau akan masuk sendirian?..." Tanya Yan Yuan Li.


"Sepertinya begitu, mengingat beast benar-benar akan terbunuh jika masuk..." Ucap Tian Lei.


"Kalau begitu, ayo bekerjasama!..." Ujar Yan Yuan Li.


"Ya, baiklah." Ucap Tian Lei.


Mereka berdua kemudian melanjutkan perbincangan mereka seperti kenalan lama yang sudah lama tidak bertemu.


Sekitar satu jam kemudian, portal penghubung antara dunia peninggalan reruntuhan dunia kuno dan dunia luar akhirnya berubah dari warna biru menjadi warna jingga. Hal ini menandakan bahwa portalnya telah terbuka dan sudah bisa dimasuki.


Orang-orang yang melihat hal itupun berbondong-bondong masuk ke dalam portal berharap bisa mendapatkan apa yang mereka mau.


Para perwakilan dari kelima pilar kekaisaran juga mulai berjalan untuk masuk ke dalam portal, dapat dilihat Jian Ren yang sedang merayu-rayu kekasihnya nona muda dari istana 1000 bunga, Ying Hua dan perwakilan-perwakilan lainnya.


"Kita juga harus masuk..." Ujar Yan Yuan Li.


"Baiklah, ayo!..." Ucap Tian Lei.


"Ru Jian. Ayo!..." Ajak Yan Yuan Li pada pengawalnya.


"Baik tuan muda..." Pengawal Yan Yuan Li mulai berjalan mengikuti tuan mudanya.

__ADS_1


"Xiao Bai! Kau tunggu disini!..." Ucap Tian Lei lalu berjalan masuk menyusul Yan Yuan Li.


__ADS_2