LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Season 2, Chapter 1


__ADS_3

Satu tahun kemudian.


Tian Lei berdiri di puncak sebuah bukit dan menatap sebuah kota besar yang megah yang terletak tak jauh dari tempatnya berada.


Ini sudah satu tahun sejak dirinya meninggalkan Benua Barat dan pergi ke benua tengah untuk meningkat lebih jauh lagi.


Tapi, sembilan bulan yang lalu, saat mereka hampir mencapai wilayah Xibian, ada sebuah badai kekosongan yang menghadang perjalanan mereka.


Dengan keahlian memisahkan ruang dari tiga kekuatan Asal Mula Ruang, Tian Lei mendekati badai ruang lalu memisahkan ruangnya beserta badai kekosongan dengan jalur aliran ruang yang masih normal.


Dalam hal ini, Ning'er dan yang lainnya berhasil melalui badai dengan selamat dan mungkin saja berhasil mendarat di wilayah Xibian dengan selamat.


Sementara Tian Lei, dirinya terseret oleh badai kekosongan yang menakutkan yang bisa saja merenggut nyawanya.


Tapi, dengan keberuntungan yang besar, dirinya akhirnya mendarat di suatu tempat di wilayah Dongbu, salah satu dari lima wilayah besar di benua tengah.


Untuk memastikan bahwa Ning'er dan yang lainnya tak mendarat di wilayah Dongbu juga, Tian Lei akhirnya memutuskan untuk berkeliling di wilayah Dongbu terlebih dahulu sebelum dirinya mencari mereka di wilayah Xibian.


Tapi, saat berusaha mencari informasi keberadaan mereka di suatu kota yang sangat megah, Tian Lei tak sengaja menyinggung tuan muda dari Istana Bulan Gelap, bahkan melukainya dengan parah.


Di wilayah Dongbu ini, banyak sekali sekte besar yang berdiri dengan kekuatan yang menyamai sekte naga biru, atau bahkan melebihi sekte naga biru.


Tapi, kekuatan terbesar di wilayah Dongbu ini di pegang oleh Istana Bulan Gelap dengan kekuatan pemimpinnya adalah Sovereign bintang 7.


Karena hal ini, Tian Lei terus di kejar oleh orang-orang dari Istana Bulan Gelap dan itu menghambat kultivasinya hingga akhirnya dalam sembilan bulan ini, dirinya hanya mampu meningkat ke Sovereign bintang 5.


Meskipun sebenarnya ini adalah normal bagi orang kebanyakan, bahkan ini sudah di anggap jenius, tapi kecepatan ini sangatlah kurang, mengingat bahwa Tian Lei telah berada di puncak Sovereign bintang 3 saat keberangkatannya.


Walaupun dirinya telah dikejar selama hampir satu tahun ini, tapi Tian Lei sama sekali tidak menunjukkan akan mengambil tindakan untuk membalas Istana Bulan Gelap.

__ADS_1


Ini karena dirinya teringat dengan perang yang mungkin saja akan sangat mengerikan nantinya. Dengan begini, dirinya pasti memerlukan sekutu sebanyak mungkin dan sekuat mungkin.


Oleh karena itu, Tian Lei memutuskan untuk membiarkan Istana Bulan Gelap agar bisa menjadi salah satu sekutu nantinya. Lagipula, dirinya akan segera meninggalkan wilayah Dongbu dan akan menuju wilayah Xibian.


Wilayah Xibian meskipun lebih lemah dari wilayah Dongbu, tapi Istana Bulan Gelap takkan berani untuk mengambil tindakan di wilayah tersebut.


Dengan begitu, Tian Lei akan menjalani kehidupan yang lebih tenang lagi.


.


"Kota ini adalah yang terakhir. Setelah mengetahui mereka tak berada di sini, aku akan segera menuju wilayah Xibian..." Tian Lei berucap dan segera melesat ke arah gerbang kota.


Setelah melewati antrian di depan gerbang kota yang cukup ramai, Tian Lei akhirnya masuk dan segera bergerak ke arah gedung tinggi yang dapat ia lihat di gerbang.


Gedung itu adalah Gedung Pengumpul Informasi, hampir semua kota di benua tengah ini memiliki Gedung Pengumpul Informasi.


Ini biasanya sangatlah laris karena tak sedikit kultivator baru yang mengunjungi kota-kota berbeda dan pastinya akan mulai mendapatkan informasi terlebih dahulu.


Tian Lei berjalan perlahan dan menghampiri pelayan yang ia lihat tadi.


"Adik tampan, apakah perlu sesuatu dari kakak?..." Gadis pelayan ini berkedip untuk menggoda Tian Lei.


Tian Lei mengangguk dan mengeluarkan tiga lembar kertas khusus yang di permukaannya memuat lukisan tiga wajah yang sedang ia cari.


"Aku sedang mencari keberadaan mereka, atau apakah kalian pernah melihat mereka bertiga mendarat di kota ini atau disekitar sini..." Tian Lei segera menuju poin yang akan ia ambil.


Gadis pelayan itu segera mengambil tiga kertas di atas meja dan mendekatkannya ke wajahnya.


"Hm, aku tidak pernah melihat mereka. Kami memiliki data seluruh orang yang mendarat di kota ini, tapi sama sekali tidak pernah mendapatkan data tentang tiga orang ini..." Gadis pelayan menggeleng kecil ketika berbicara.

__ADS_1


Dirinya menyingkirkan tiga kertas dari pandangannya dan beralih menatap Tian Lei. "Walau aku tidak mengenal orang-orang ini, Tapi aku sangat mengenal wajahmu. Kau adalah orang yang sedang diburu oleh Istana Bulan Gelap, bukan?..."


Tian Lei tidak menjawab pertanyaan itu dan segera mengambil tiga kertas yang di pegang pelayan dan segera mengeluarkan sekantong uang.


"Jika tidak mengetahui keberadaan mereka, kalau begitu aku pergi dulu..." Ucap Tian Lei dan berbalik pergi dari tempat tersebut.


.


Di jalan yang sepi, Tian Lei berjalan perlahan lalu melihat ke arah langit. "Ah, sepertinya mereka telah mendarat dengan selamat di wilayah Xibian. Dengan begini, aku bisa tenang untuk pergi ke wilayah Xibian..." Ucap Tian Lei.


Tepat saat dirinya berjalan di tempat yang sepi, Tian Lei dapat merasakan kehadiran beberapa sosok di ranah Xiantian yang sedang bersembunyi di bangunan sekitarnya.


Dan benar saja, dalam beberapa tarikan nafas, semua sosok berjubah hitam keluar dan dengan senjata berupa pedang pendek, mereka segera melakukan gerakan untuk membunuh Tian Lei.


Bang!


Tapi, tepat saat mereka akan menyentuh tubuh Tian Lei dengan pedang pendek, mereka satu persatu berubah menjadi genangan darah, bahkan tanpa adanya gerakan dari Tian Lei.


Tian Lei melirik ke belakang untuk melihat genangan darah di jalanan. "Istana Bulan Gelap tampaknya sangatlah menurun. Sudah tahu bahwa mereka tidak berhasil membunuhku dengan orang-orang ini. Tapi mereka masih saja mengirim ranah Xiantian untuk membunuhku. Benar-benar bodoh..."


Setelah berurusan dengan orang-orang tadi, Tian Lei terus berjalan untuk menuju ke armada kapal dimensi untuk pergi ke wilayah Xibian.


Dirinya sebenarnya bisa saja pergi dengan membuka aliran ruang untuk dirinya sendiri, tapi itu cukup melelahkan.


Dan untuk sampai ke wilayah Xibian, bukan hanya butuh waktu sehari dua hari, ini butuh waktu sekitar dua puluhan hari.


Dari pada harus mengeluarkan banyak tenaga untuk melakukan perjalanan yang melelahkan, akan lebih baik untuknya pergi dengan armada kapal dimensi walau akan mengurangi beberapa uangnya.


Di armada kapal dimensi kota Yang, Tian Lei dapat melihat keadaan yang sangat ramai. Tampaknya ini bukanlah waktu yang tepat, tapi dirinya tak bisa menunda waktu lagi, dia harus segera menemukan ketiga orang itu karena mereka belum sepenuhnya sanggup untuk bertahan di benua tengah ini.

__ADS_1


Tian Lei dengan cepat melewati kerumunan dan segera pergi ke meja administrasi untuk membeli tempat untuknya di dalam kapal dimensi nantinya.


Setelah melakukan transaksi yang cukup menguras uang, Tian Lei akhirnya selesai pergi ke kamarnya untuk beristirahat dalam perjalanannya.


__ADS_2