
Di langit Istana Petir Utara, langit darah semakin menunjukkan kengerian nya dengan teriakan teriakan yang mengerikan dari dalam langit.
Di udara yang tinggi, tampak Xue Dingtian yang duduk bersila di atas teratai iblis merah yang menunjukkan luapan energi iblis.
Dalam setengah bulan ini, Xue Dingtian telah memurnikan seluruh esensi darah yang ia terima dari pembantaian sebelumnya.
Hasilnya, dirinya telah mendapatkan kesuksesan dan saat ia mendapat momen yang baik, Xue Dingtian dapat dipastikan akan mencapai Penguasa Tertinggi dan menjadi bencana besar bagi seluruh daratan.
Energi iblis meluap di dalam tubuh Xue Dingtian, itu menciptakan sebuah medan energi iblis yang mengamuk dengan hebat.
Kemudian, medan energi iblis ini berkumpul dan berputar untuk menciptakan sebuah bola energi iblis besar yang membungkus Xue Dingtian dan teratai di bawahnya.
Seminggu berlalu dan energi iblis yang di bola raksasa menjadi semakin pekat dan terlihat mengerikan.
Pada satu momen yang tepat, Xue Dingtian yang terbungkus dengan garis-garis esensi darah di tubuhnya kini mulai membuka matanya dan menarik nafas panjang.
Wuzz!!!
Setelah Xue Dingtian menarik nafas panjang, energi iblis meluap dan menciptakan pilar energi iblis yang menembus langit.
Energi iblis yang menembus langit kemudian menyapu awan merah di sekitar dan menciptakan sebuah pusaran energi iblis di langit darah.
Setelah beberapa jam, pusaran energi iblis menghilang dan awan merah yang di sapu bersih kembali memenuhi langit darah di atas.
Pilar energi iblis kemudian menghilang dan energi iblis membentuk bola yang menyelimuti Xue Dingtian dan teratai iblis pun mulai masuk ke dalam tubuh Xue Dingtian.
Xue Dingtian kemudian mulai membuka matanya perlahan dan menarik nafas panjang sebelum dirinya menghembuskan nafasnya lagi.
Ada yang berbeda dari Xue Dingtian kali ini, dari nafasnya saja sudah terasa bahwa dirinya membawa kekuatan yang besar.
.
Di dalam penghalang, semua orang tampak menelan ludahnya dengan tegang setelah menyaksikan bagaimana kenaikan tingkat dari Xue Dingtian.
"Kekuatannya benar-benar terasa mengerikan. Melawannya dengan jumlah bukanlah pilihan yang baik..." Ucap Shen Jian dengan tenang ketika matanya menatap ke arah Xue Dingtian yang telah mendapatkan kesuksesan.
Sun Tian pun kemudian menghela nafasnya dan memejamkan matanya dengan senyuman. "Kalau begitu, biarkan aku yang maju pertama. Akan aku beri dia luka bahkan jika hanya sedikit..." Ucap Sun Tian dengan pasrah, dirinya tampak tidak yakin bahkan dengan ucapannya sendiri.
Shen Jian kemudian menggelengkan kepalanya perlahan. "Tidak semudah itu. Kita memerlukan hal yang lebih baik..." Ucap Shen Jian.
Sun Tian menoleh ke arah Shen Jian dengan alisnya yang terangkat. "Kau memiliki rencana?..." Tanya Sun Tian.
Shen Jian mengangguk dengan serius. "Aku telah memikirkan cara terbaik untuk memberikan satu serangan fatal..." Ucap Shen Jian.
Sun Tian tampak semakin penasaran. "Apa itu?..."
__ADS_1
Shen Jian menurunkan pandangannya ke arah Sun Tian. "Kau tetap akan menghadapi Xue Dingtian sendirian untuk mengulur waktu dan kami akan menggabungkan kekuatan untuk menciptakan sebuah serangan yang mungkin akan berhasil untuk melawannya..." Ucap Shen Jian.
Sun Tian kemudian tersenyum pahit karena pada akhirnya tidak ada yang berubah, dirinya masih tetap harus melawan Xue Dingtian sendirian untuk mengulur waktu.
Sun Tian kemudian mengeluarkan tingkat hitam dengan jejak lava dan mulai melesat ke langit untuk berhadapan dengan Xue Dingtian.
Ketika Xue Dingtian melihat Sun Tian melesat ke arahnya dengan tubuh Sun Tian yang mulai bercahaya dan membengkak, senyuman dingin tampak keluar di wajah Xue Dingtian.
"Kau lagi? Kau saat itu hanya memiliki kekuatan sedikit diatas Penguasa Tertinggi semu, apakah kau masih ingin menganggap ku sebagai Penguasa Tertinggi semu?..." Ucap Xue Dingtian pelan dengan dingin.
Ia kemudian kembali tersenyum lembut dengan dingin saat Sun Tian telah bertransformasi menjadi kera emas besar di udara yang lebih rendah. "Sekali lagi, aku akan bertanya sekali lagi. Aku akan menjadi penguasa dari dunia ini dan tentu saja memerlukan bawahan yang hebat. Maukah kau menjadi rekan ku dalam menguasai dunia ini?..."
Sun Tian di udara yang lebih rendah tampaknya tidak memperdulikan perkataan dari Xue Dingtian, dia kini membuka mulut besarnya dengan lebar dan memunculkan jejak cahaya emas di mulutnya.
Jejak cahaya emas kemudian bergabung dan mulai membangun sebuah bola emas besar di mulut Sun Tian.
Bang!!!
Cahaya emas membuat gelombang besar dan lebar lalu menembak ke arah Xue Dingtian dengan ganas.
Melihat ini, Xue Dingtian tampak agak kecewa juga marah dengan penolakan yang dilakukan oleh Sun Tian. "Benar-benar keras kepala..." Ucapnya dengan pelan.
Xue Dingtian kemudian mulai mengangkat tangannya dan beberapa kelopak dari teratai iblis mulai lepas untuk melayang di depan tubuhnya.
Ratusan kelopak teratai iblis ini bergerak dan menerjang cahaya emas sampai terdorong kembali ke arah Sun Tian.
Bang!!
Gelombang cahaya emas di kembalikan pada Sun Tian dan membuat ledakan di tubuh Sun Tian.
Di udara, Sun Tian dengan tubuh kera besarnya tampak mendapatkan luka dari ledakan tersebut. Tapi kekejaman tidak berhenti disitu.
Ratusan kelopak teratai iblis masih bergerak dan menembus masuk ke dalam tubuhnya dengan paksa.
Bang! Bang! Bang! Bang!
Beberapa ledakan kuat terjadi di dalam tubuh Sun Tian dan membuat luka dalam yang parah di dalam tubuhnya.
Tubuh Sun Tian kini mulai bercahaya dan cahaya tersebut mulai memudar menjadi titik-titik cahaya emas. Dalam sekejab, Sun Tian telah kembali ke bentuk manusianya.
Bang!
Sun Tian yang terluka parah hanya dapat menerima tubuhnya harus jatuh dan menimpa daratan.
Dengan tubuhnya yang bergetar hebat, Sun Tian mulai menggerakkan tubuhnya dan memaksa tubuhnya yang terluka parah untuk berdiri.
__ADS_1
Tongkat hitam di tangannya juga ia gunakan sebagai tongkat untuk menopang tubuhnya agar tidak jatuh.
Di langit, Xue Dingtian melihat Sun Tian dengan geli, ia kemudian mendengus sombong sebelum dirinya berkata. "Kau masih ingin bertarung setelah mendapatkan luka seperti itu?..."
Sun Tian menggertakkan giginya dan memegang tongkat hitamnya dengan erat. "Aku telah berjanji padanya bahwa aku akan bertarung sampai akhir bahkan jika nyawaku adalah taruhannya!!..." Ucap Sun Tian dengan keras.
Xue Dingtian kemudian tersenyum dingin dan mengangkat tangannya. "Baiklah jika itu maumu..." Ucap Xue Dingtian ketika ia membuka telapak tangannya ke arah Sun Tian.
Jejak energi iblis berkumpul di telapak tangan Xue Dingtian dan itu tampaknya akan menciptakan sebuah gelombang serang yang hebat.
Tapi, jejak energi iblis kemudian mulai menghilang dari telapak tangan Xue Dingtian ketika dirinya melirik cahaya bersinar dari dalam penghalang di area lima bukit.
Xue Dingtian kini membatalkan serangannya dan melihat ke arah penghalang yang bercahaya. Begitu juga dengan Sun Tian, dirinya juga memilih untuk menatap hal yang telah di persiapkan oleh Shen Jian dan yang lainnya.
Di dalam penghalang, sebuah pedang raksasa dengan lima warna telah terbentuk sempurna di udara di tengah-tengah lima bukit.
Pedang lima warna ini adalah kekuatan gabungan dari sepuluh ribu orang di dalam penghalang.
Dan yang memegang kendali atas serangan kuat ini adalah Shen Jian. Dirinya berdiri di udara tepat di belakang gagang pedang lima warna tersebut.
Ketika semua orang telah selesai memberikan kekuatan terhebat mereka pada pedang lima warna, Shen Jian kemudian menatap Xue Dingtian dengan tajam.
"Pedang Kuno Lima Elemen!..."
Shen Jian kemudian memajukan tangan kanannya dan membuat pedang lima warna bergerak ke langit untuk menyerang Xue Dingtian.
Melihat serangan hebat yang telah keluar dari dalam penghalang, Xue Dingtian hanya tersenyum untuk meremehkan semua orang.
"Ini adalah serangan terakhir kalian ya? Haha, ini tampak lumayan..." Ucapnya dengan remeh dan ia mulai mengangkat tangannya ke arah pedang lima warna yang bergerak ke atahnya.
Raut wajah Xue Dingtian kemudian berubah menjadi dingin ketika ribuan kelopak teratai iblis telah berkumpul di depan telapak tangannya. "Ini memang serangan yang hebat. Tapi, ketika para semut dapat mengalahkan seekor gajah, jangan mengira bahwa para semut itu kuat. Tapi, anggaplah bahwa gajah yang kalah adalah yang bodoh!..."
Xue Dingtian menggerakkan tangannya dan ribuan kelopak teratai iblis mulai bergerak ke bawah untuk melawan pedang lima warna.
Ketika masih di pertengahan, ribuan kelopak teratai iblis bergabung dan menciptakan sebuah pedang iblis yang sangat mengerikan.
Bang!!!
Pedang lima warna dan pedang iblis telah berbenturan di udara dan menciptakan sebuah ledakan yang dahsyat.
Melihat serangan mereka yang bahkan tidak dapat mencapai Xue Dingtian, raut wajah kebanyakan orang di dalam penghalang tampak muram dan putus asa.
Ketika menyapu semua orang yang putus asa ini, senyuman dingin terlihat di wajah Xue Dingtian setelah dirinya berhasil menemukan keberadaan dari Ning'er.
"Haha, harapan kalian telah hancur, bukan? Maka biarkan aku mengambil hadiah kemenanganku..." Ucap Xue Dingtian dan melesat ke arah penghalang di bawah sana.
__ADS_1