
Setelah lama melakukan perjalanan, Tian Lei dan Xiao Bai akhirnya sampai di kota awan dalam waktu dua minggu.
Setelah memasuki kota awan, Tian Lei tidak basa-basi lagi dan langsung pergi ke pegunungan kayu petir untuk mencari danau petir.
Setelah sampai Tian Lei di danau Petir, ia dapat melihat beberapa orang sedang menyerap energi petir dari danau petir di jarak 10 meter dari pinggiran danau petir.
Tian Lei bersembunyi di balik pohon dan melihat orang-orang tersebut. "Mereka semuanya berada di tingkat Mahayana bintang 2 dan 3. Tampaknya mereka sedang menyerap energi petir untuk memperkuat tubuh mereka..." Gumam Tian Lei.
"Xiao Bai, kau pergilah ke pedalaman hutan ini untuk bersembunyi. Bahkan jika kau ingin tetap disini, Elemen es milikmu tidak akan kuat jika terlalu dekat dengan kekuatan petir sekuat ini. Saat aku telah selesai dengan pelatihanku, aku akan langsung memanggilmu..." Ucap Tian Lei.
Xiao Bai mengangguk dan langsung berlari menjauhi danau petir masuk ke pedalaman hutan yang kebanyakan penghuninya adalah beast tingkat 2 dan 3.
Setelah Xiao Bai pergi, Tian Lei kembali melihat ke arah danau petir dan langsung berjalan mendekati danau petir.
Tian Lei terus berjalan hingga sampai di tempat para tetua yang sedang berkultivasi di pinggir danau. Tian Lei sama sekali tidak menghiraukan mereka dan terus berjalan melewati mereka.
Saat Tian Lei hanya berjarak 8 langkah lagi dari danau petir, salah satu dari para tetua tersebut membuka matanya dan melihat ke arah Tian Lei.
"Nak, kusarankan untuk tidak melangkah lebih jauh. Menyerap sedikit demi sedikit lebih baik dari pada mati dengan cepat..."
Tian Lei melirik ke belakang. "Urusi urusanmu sendiri..." Ucapnya dan terus berjalan mendekati danau petir.
"Anak muda yang sombong..." Pria tua itu menggelengkan kepalanya dan kembali melanjutkan kultivasinya.
Tian Lei berhenti tepat satu langkah dari danau petir, ia mengeluarkan aura berwarna ungu yang merupakan ciri khas dari kekuatan yang dimiliki oleh tubuh Kaisar Langit.
Tian Lei menggunakan energi spiritual ungu tersebut untuk membuat pertahanan energi spiritual agar ia bisa masuk ke dalam danau petir tanpa merasa sakit sedikitpun.
Tian Lei mengalirkan energi spiritual ungu ke seluruh bagian luar tubuhnya dan langsung melompat masuk ke dalam danau petir.
Byur...
Setelah memasuki danau petir, Tian Lei dengan cepat menyelam ke arah dasar danau dan berjalan disana seperti berjalan di tanah.
Tian Lei terus berjalan menuju tengah dasar danau untuk mencari sumber dari energi petir di danau petir tersebut.
Biasanya, jika ada suatu tempat yang memiliki kekuatan elemen yang kuat, pasti ada suatu sumber dari kekuatan tersebut.
Tian Lei mencari sumber kekuatan petir untuk ia serap agar ia bisa mengaktifkan elemen petirnya yang merupakan salah satu dari lima jenis petir langit di dunia ini.
Lima jenis petir langit itu diantaranya adalah petir hijau permata, petir merah haus darah, petir emas pembakar, petir ungu hewan buas, dan yang terkuat dari semua jenis petir langit adalah Petir Hitam Asura.
Elemen petir langit biasanya adalah elemen bawaan dari para jenius sejak mereka lahir, tapi bisa juga mendapatkannya dengan cara menggunakan teknik pembangkitan elemen petir langit seperti yang dilakukan Tian Lei dahulu.
Dan Tian Lei beruntung karena bisa membangkitkan elemen petir langit yang terkuat yakni elemen Petir Hitam Asura.
....
Setelah Tian Lei sampai di pusat dari dasar danau petir, Tian Lei dapat melihat ada sebuah cangkang kerang yang sangat besar disana dengan keadaan terbuka lebar.
Di dalam cangkang itu, tampak sebuah mutiara berwarna biru dengan intensitas kekuatan elemen petir yang kuat.
Tian Lei menyipitkan matanya untuk melihat mutiara itu dengan jelas. "Ini... Bukankah itu mutiara petir? Benar-benar beruntung! Walaupun itu hanya mutiara petir biasa, tapi cukup untukku membangkitkan elemen Petir Hitam Asura..." Ucap Tian Lei dengan semangat.
__ADS_1
Tian Lei berjalan menuju ke arah cangkang kerang raksasa itu. Tapi, saat ia hanya berjarak beberapa meter saja dari cangkang kerang, Tian Lei telah dihadang oleh seekor naga hijau berelemen petir.
"Groar!..." Naga itu meraung keras ke arah Tian Lei dan membuat gelombang arus air yang kuat menyerang Tian Lei.
Tapi, gelombang air itu sama sekali tidak bisa menembus pertahanan dari perisai Spiritual yang melapisi tubuh luar Tian Lei.
Tian Lei tersenyum. "Heh, bahkan Kaisar Naga telah aku kalahkan. Dan kau ingin melawanku?..." Tian Lei menutup matanya.
Tian Lei membuka matanya perlahan. "Tunduklah!..." Teriak Tian Lei dengan tatapan yang mengerikan.
Naga hijau yang melihat itu langsung gemetaran dan tunduk di hadapan Tian Lei, ia menyingkir dari jalan Tian Lei dan Tian Lei kembali berjalan menuju cangkang kerang raksasa.
Tian Lei memasuki ruang yang cukup besar di dalam cangkang kerang tersebut dan duduk bersila di sana.
Tian Lei kemudian mengeluarkan inti spiritual ungu yang diberikan oleh Sun Wu sebelumnya dari dalam lautan jiwanya.
Tian Lei meletakkan inti spiritual ungu untuk melayang di dekat mutiara kekuatan petir agar ia bisa melakukan penyerapan dengan mudah.
Tian Lei tersenyum. "Baiklah. Semuanya sudah siap. Aku akan mulai sekarang!..."
"Segel Kegelapan tanpa batas! Penyerapan maksimal!..." Teriak Tian Lei dan segel Kegelapan tanpa batas mulai berputar-putar di depan dadanya.
Tian Lei menutup matanya dan mulai menstabilkan energi spiritual yang di transfer oleh Segel Kegelapan tanpa batas ke dantiannya.
.
Tian Lei terus menyerap kekuatan petir dan energi spiritual murni di dalam mutiara petir dan inti spiritual ungu hingga tak terasa waktu berlalu begitu cepat.
Energi spiritual dan kekuatan petir di dalam inti spiritual dan mutiara petir juga telah habis terserap olehnya.
Karena mutiara petir telah terserap habis, maka kemungkinan kekuatan dari danau petir tidak akan bertambah lagi, jika terus diserap orang-orang, maka lama-kelamaan danau petir akan berubah menjadi danau biasa.
Tian Lei membuka matanya dan meluapkan seluruh energi spiritual yang telah lama bergejolak dalam dantiannya.
"Hwaa!..." Teriak Tian Lei.
Luapan energi spiritual dari Tian Lei begitu besar hingga membuat gelombang yang besar di dalam danau. Akibatnya, danau petir mulai mengeluarkan ombak yang besar dan menyirami seluruh pepohonan di sekitarnya hingga seluruh pohon itu kini mulai berubah menjadi pohon kayu petir.
Tian Lei kini melayang di atas danau petir dengan sayap Phoenix Ungu dalam keadaan basah kuyup, ia kini telah berhasil menembus ke ranah Mahayana bintang 1.
"Hahahaha! Sudah lama aku tidak merasakan kekuatan ini! T
Kekuatan dari teknik Peningkatan tubuh kaisar langit juga meningkat hingga puluhan kali lipat! Benar-benar inti spiritual yang luar biasa!..."
"Selain itu..." Tian Lei mengangkat tangan kanannya dan mengeluarkan petir hitam yang sangat kuat.
"Petir Hitam Asura juga berhasil dibangkitkan. Dengan kekuatan penuhku saat ini, aku bisa berhadapan dengan seorang kultivator puncak ranah Mahayana saat mengaktifkan teknik peningkatan tubuh Kaisar Langit ditambah dengan kekuatan pedang penghancur langit yang telah ditingkatkan..."
Tian Lei lalu terbang rendah dan memijakkan kakinya ke tanah, Tian Lei mengeluarkan satu set pakaiannya dari dalam cincin penyimpanannya dan mulai mengganti pakaiannya yang telah robek karena luapan energi spiritualnya tadi.
Setelah mengganti pakaiannya, Tian Lei menutup matanya dan entah kenapa tingkat kultivasi Tian Lei telah tersembunyi dengan sempurna bahkan sepertinya tingkat Sovereign tidak akan bisa mengetahui tingkat kultivasinya saat ini.
Setelah menyembunyikan aura kultivasinya, Tian Lei berjalan masuk ke dalam pedalaman hutan untuk menjemput Xiao Bai.
__ADS_1
Tian Lei terus berjalan ke pedalaman hutan hingga beberapa Serigala perak menghadang jalannya.
"Cih, hanya semut berani menghalangi jalan tuan muda ini?..." Ucap Tian Lei.
Tian Lei memajukan telapak tangannya dan mengumpulkan kekuatan Petir Hitam Asura ditelapak tangannya itu.
"Ledakan Petir Hitam Asura!..." Ucap Tian Lei.
Duar!!!
Serangan Tian Lei barusan sangat kuat, ia menembak dengan cepat seperti meriam dan menciptakan ledakan yang sangat besar hingga membuat serigala-serigala perak yang menghadangnya tadi mati dalam keadaan yang mengenaskan.
Tian Lei kembali berjalan melewati mayat-mayat serigala perak yang telah berlumuran darah.
Saat Tian Lei berada di dalam hutan dan ia samar-samar merasakan keberadaan Xiao Bai karena ikatan darah mereka, Tian Lei menutup matanya.
"Xiao Bai, kemarilah. Aku berada di dekatmu..." Tian Lei berkomunikasi dengan Xiao Bai melalui telepati.
"Wuu..."
Tian Lei membuka matanya, ia melihat sebuah pohon yang terlihat nyaman jika digunakan untuk bersandar. Tian Lei berjalan ke arah pohon tersebut dan duduk dibawahnya sambil menunggu Xiao Bai datang.
Beberapa saat kemudian, Xiao Bai dengan wajahnya yang berseri-seri datang dan langsung berlari ke arah Tian Lei.
Xiao Bai menggosok-gosokkan bulu halus di kepalanya ke dada Tian Lei dan Tian Lei mengelus-elus kepala Xiao Bai.
"Grrr..." Xiao Bai terlihat nyaman saat Tian Lei mengelus kepalanya.
Tian Lei melihat tingkat dari Xiao Bai dan kemudian membelalakkan matanya. "Kau telah mencapai puncak Beast tingkat 5? Bagaimana bisa secepat itu?!..."
Xiao Bai kemudian berdiri dan menarik-narik lengan baju Tian Lei dengan mulutnya, ia sepertinya ingin Tian Lei mengikutinya ke suatu tempat.
"Kau ingin aku mengikutimu?..." Tanya Tian Lei dan membuat Xiao Bai mengangguk dengan cepat.
"Baiklah..." Ucap Tian Lei dan langsung menaiki punggung Xiao Bai.
Seketika, Xiao Bai langsung melesat semakin ke dalam pedalaman hutan.
Tak lama kemudian, mereka telah sampai di sebuah gua dan Xiao Bai turun dari punggung Xiao Bai.
Xiao Bai kemudian masuk ke dalam gua tersebut dan Tian Lei juga ikut masuk mengikuti Xiao Bai dari belakang.
Gua ini sangatlah dalam dan gelap, semakin Tian Lei melangkah masuk ke dalam, semakin ia merasakan aura dingin yang menusuk hingga tulang.
"Aura dingin ini bukan aura dingin biasa. Pasti ada harta langit dan bumi di dalam gua ini..." Ucap Tian Lei, ia melapisi tubuhnya dengan api ungu agar hawa dingin yang menusuk tulangnya bisa menghilang.
Beberapa saat kemudian, Xiao Bai dan Tian Lei telah sampai di tempat yang dimaksud oleh Xiao Bai.
Tempat itu berupa kolam air dengan energi spiritual yang tinggi, di tengah-tengah kolam itu, masih ada sebuah meja batu yang terbentuk secara alami dengan ukuran yang cukup besar.
Di atas meja batu itu masih ada sebuah lubang kecil yang terdapat air berwarna putih seputih susu, dan di tengah lubang pada meja batu itu terdapat sebuah herbal berupa teratai berwarna putih yang di kelilingi aura dingin yang kuat.
Tian Lei membelalakkan matanya melihat pemandangan di depannya. "Ini... Teratai salju! Dan sari teratai salju? Benar-benar keberuntungan yang hebat!..."
__ADS_1