LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Sampai di kota awan merah


__ADS_3

Maaf kalau ceritanya gak jelas


.


Dua bulan kemudian, pegunungan Roh hewan buas.


Setelah melakukan perjalanan yang panjang, Tian Lei akhirnya sampai di wilayah reruntuhan kuno dalam waktu dua bulan karena di hari tertentu Tian Lei berhenti terbang untuk memulihkan energi spiritual dan harus memberikan asupan makanan pada tubuhnya.


Kini, Tian Lei berada di pegunungan Roh hewan buas untuk berpisah dengan Xiao Bai, Tian Lei berharap Xiao Bai akan memiliki peningkatan yang cepat saat berlatih di pegunungan Roh hewan buas.


"Xiao Bai, sesuai dengan kesepakatan kita sebelumnya, kau akan berlatih di pegunungan ini dan aku akan melanjutkan perjalanan menuju sekte Naga Biru..." Ucap Tian Lei, ia meletakkan Xiao Bai yang sebelumnya berada di pundaknya ke atas sebuah batu di dekatnya.


Xiao Bai memasang raut wajah sedih, ia tidak rela harus berpisah dengan Tian Lei.


Tian Lei tersenyum. "Jangan sedih, kita hanya akan berpisah sebentar dan aku akan kemari saat ada waktu..." Ucap Tian Lei, tapi Xiao Bai masih bersedih hati.


"Xiao Bai, bukankah kau ingin membantuku balas dendam?..." Ucap Tian Lei, Xiao Bai mengangguk.


"Kalau begitu, kau harus berlatih dan setidaknya mencapai beast tingkat 7! Dengan begitu, kau bisa membantuku dan bukannya menghambat ku..." Ucap Tian Lei dan Xiao Bai merubah raut wajahnya.


Tian Lei tersenyum. "Bagus, temanku harus menjadi yang terkuat. Apalagi kau adalah keturunan Dewa Serigala putih..."


Tian Lei mengepakkan sayapnya dan terbang ke udara secara perlahan. "Xiao Bai! Aku yakin kau akan menjadi penguasa pegunungan Roh hewan buas! Sampai saat itu tiba, kita akan pergi ke benua tengah dan menendang bokong orang-orang tua itu!..." Ucap Tian Lei dan terbang dengan cepat.


Bersamaan dengan itu, Xiao Bai kembali ke wujud semula dan melolong dengan keras.


"Auuuu!...."


.


Beberapa jam kemudian...


Tian Lei kini telah sampai di salah satu kota di wilayah reruntuhan kuno, yakni kota Awan merah yang merupakan salah satu kota yang dikuasai oleh Rumah Dagang Semesta yang kekuatannya dibawah sekte Naga Biru.


Tian Lei berjalan masuk ke dalam kota tersebut dan langsung di hadapkan dengan suasana kota yang sangat ramai.


"Hm, kota ini masih ramai seperti dulu. Apakah akan ada pelelangan?..." Pikir Tian Lei.


Saat Tian Lei masih berjalan diantara keramaian disana, seseorang kemudian mendekati Tian Lei.


"Halo tuan muda. Apakah ini adalah kali pertama anda datang ke kota awan merah? Namaku adalah Luzhou, aku penasaran apakah anda memerlukan seorang pemandu? Jika anda memerlukan jasa pemandu, anda hanya perlu membayar lima pil kultivasi Immortal, bagaimana? Apakah anda memerlukannya?..."

__ADS_1


Tian Lei melihat ke arah orang yang berbicara. "Hm?... Sebenarnya aku pernah datang kemari. Tapi itu sudah sangat lama. Mungkin seorang pemandu bukan hal yang buruk..." Ucap Tian Lei.


Tian Lei kemudian mengeluarkan sebuah botol pil dengan aroma yang kuat. "Dalam botol pil ini ada lima pil kultivasi Immortal kualitas sempurna. Tolong pandu aku dan jelaskan apa yang menarik dikota ini sekarang ini..."


Luzhou meraih botol pil yang diberikan Tian Lei. "Ah, tentu saja. Saya akan bekerja keras untuk memuaskan anda..." Ucapnya sambil menyimpan botol pil tersebut.


"Kemarilah. Saya akan membawa anda jalan-jalan..." Ucap Luzhou dan berjalan mendahului Tian Lei, Tian Lei hanya mengiyakan dan mengikutinya dari belakang.


"Saya tidak tahu, apakah tuan muda ini berada disini untuk membeli harta biasa atau mengikuti pelelangan Rumah Dagang Semesta cabang kota Awan merah?..."


"Hm? Pelelangan? Bisa kau ceritakan sedikit?..."


"Dengan senang hati... Pelelangan ini akan di adakan tiga hari lagi. Banyak perwakilan dari setiap kekuatan besar di wilayah reruntuhan kuno yang telah sampai di kota ini. Karena ini hanya cabang, kemungkinan itu hanya perwakilan sebagai murid atau perwakilan dari tetua kecil saja..."


"Lalu barang apa yang akan di lelang? Apakah ada yang sangat spesial?..."


"Pasti ada. Kudengar, di pelelangan kali ini akan ada tiga harta yang dilelang, yakni Pedang Api Membara tingkat Suci, pil jiwa suci tingkat 7 kualitas tinggi, dan sebuah mutiara kekuatan naga yang diambil dari beast naga tingkat 7..."


"Mutiara Naga? Aku harus mendapatkan itu! ..." Tian Lei menjadi bersemangat.


"Tapi itu tidak akan mudah. untuk mendapatkan salah satu dari ketiga harta itu, anda harus memiliki sebuah barang yang sama berharganya dengan harta yang ingin anda tukar..."


"Begitu, ya. Ini cukup sulit. Mengingat aku yang sekarang hanya pria miskin..."


"Itu mudah. Mari ikuti saya. Saya akan membawa anda ke pasar herbal..."


"Pasar herbal? Sepertinya menarik. Ayo pergi..."


.


Di pasar herbal...


Tian Lei dan Luzhou sekarang telah sampai di pasar herbal yang sangat ramai dengan orang-orang yang akan menjadi pembeli ataupun penjual.


Diantara keramaian itu, Tian Lei mengaktifkan mata ungunya agar ia lebih mudah untuk mencari herbal yang ia inginkan.


Tian Lei terus menyusuri jalan yang ramai di pasar itu hingga hanya dalam satu jam ia telah mendapatkan dua bahan yang ia butuhkan dengan menukarnya dengan puluhan belasan pil Immortal.


Selain kedua bahan itu, Tian Lei juga membeli beberapa bahan yang lainnya, yang akan ia buat menjadi pil yang akan ia lelang untuk menambah kekayaannya.


Kini, Tian Lei hanya memerlukan satu bahan lagi yang akan ia gunakan untuk meracik pil, yakni Ginseng Emas.

__ADS_1


Setelah lama Tian Lei berkeliling, Tian Lei akhirnya menemukan herbal yang ia cari, itu ada di lapak orang tua yang sangat tua, terlihat dari fisiknya saat ini.


Tian Lei berjalan menuju lapak pria tua itu dan melihat Ginseng Emas di atas lapaknya. "Berapa banyak pil Immortal yang dibutuhkan untuk di tukarkan dengan Ginseng Emas?..."


Pria tua itu membuka matanya dan melihat Tian Lei dalam-dalam. "Aku akan menukarkan pil ini dua butir pil tingkat 7 yang ada di dalam cincin penyimpanan mu itu..."


Tian Lei mengangkat alisnya. "Hm? Orang tua ini bisa melihat kedalam cincin penyimpanan? Itu artinya ia ahli tingkat Xiantian? Pil permata dewi hanya ada sedikit, tiga telah ku gunakan untuk meningkatkan ranah kultivasiku, satu kuberikan pada ayah dan hanya ada 6 disini..." Pikir Tian Lei.


"Bagaimana nak? Apakah kau setuju?..."


Tian Lei menghela nafas. "Mutiara Naga lebih penting dari pil tingkat 7..." Pikir Tian Lei.


"Baiklah, aku akan menukar dua pil permata dewi dengan Ginseng Emas..." Ucap Tian Lei, ia mengeluarkan botol pil dan memberikannya pada orang tua itu lalu memasukkan Ginseng Emas ke dalam cincin penyimpanannya.


"Luzhou, ayo cari kediaman untukku..." Ucap Tian Lei.


"Baik..." Luzhou berjalan duluan di depan Tian Lei dan Tian Lei mengikutinya dari belakang.


Sementara itu, orang tua tadi melihat ke arah Tian Lei. "Auranya begitu familiar. Sepertinya aku pernah bertarung dengannya..."


.


Di perjalanan menuju penginapan, Tian Lei terus berpikir tentang orang tua tadi, ia begitu familiar dengan aura yang dikeluarkan oleh orang tua tersebut.


"Sepertinya aku dulu pernah bertemu dengannya. Tapi aku juga tidak ingat kalau pernah bertemu dengan orang tua seperti itu. Ah, lupakan saja..." Pikir Tian Lei.


"Tuan, anda ingin penginapan yang seperti apa? Apakah penginapan yang terbaik?..."


Tian Lei tersadar dan melihat ke arah Luzhou. "Ya, atur saja untukku menginap tiga hari..."


"Baik tuan, biaya penginapan terbaik jika di hitung hari akan di kenakan biaya 1 pil Immortal..."


Tian Lei mengeluarkan botol pil yang berisi lima pil. "Di dalamnya ada lima pil Immortal, gunakan untuk menyewa penginapan dan sisanya ambil milikmu. Aku sepertinya tidak memerlukan panduan lagi. Terimakasih..."


Luzhou terkejut dengan Tian Lei, ia tidak menyangka Tian Lei akan sedermawan ini. "Terimakasih tuan. Anda benar-benar baik hati..." Ucapnya dengan senang.


Tak lama kemudian, mereka berdua akhirnya sampai di penginapan yang Luzhou arahkan dan masuk ke dalamnya.


Luzhou langsung pergi menuju meja pembayaran dan berhasil menyewa satu kediaman yang cukup bagus.


Setelah berhasil menyewa, Luzhou langsung mengantarkan Tian Lei menuju ke kediamannya.

__ADS_1


Setelah sampai, Tian Lei langsung masuk ke dalam kediamannya dan Luzhou undur diri.


__ADS_2