LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Xue Dingtian vs Sun Tian


__ADS_3

Di dalam pertarungan yang membentuk lautan manusia di udara, tampak Shen Jian telah berada di tengahnya dan sedang mengambil beberapa anggota elit Sovereign dari klan darah pada pertarungannya.


Ketika ia masih sibuk untuk melakukan beberapa gerakan sederhana untuk menyapu nyawa musuhnya, Shen Jian melihat ke arah jejak darah yang kuat di udara yang sedang bergerak turun.


Jejak darah ini dibuat oleh Xue Dingtian yang sedang melesat ke arah puncak bangunan tempat Ning'er sedang melangsungkan suatu pertarungan.


Melihat tujuan dari Xue Dingtian yang sangat jelas dalam matanya, Shen Jian segera meluapkan kekuatannya dan menghempaskan seluruh musuhnya.


Shen Jian lalu mengambil jejak pedang di kakinya dan membawanya melesat untuk memotong gerakan cepat dari sang penguasa klan darah.


Bang!


Ketika pedang yang diinjak oleh Shen Jian bergerak dengan kecepatan yang luar biasa, dirinya akhirnya mampu untuk memotong pergerakan dari Xue Dingtian dan membuat Xue Dingtian berhenti di udara.


Kini, Shen Jian dan Xue Dingtian tampak berhadapan di udara dan energi pedang yang memadatkan bentuk pedang segera muncul di tangan kanan Shen Jian.


Shen Jian memegang pedang aura di tangan kanannya dengan erat dan mengangkatnya untuk menodong Xue Dingtian. "Xue Dingtian, kau benar-benar pengecut. Saat guruku masih disini, kau bahkan tak berani memerintahkan bawahanmu untuk mengambil satu nyawa pun. Dan sekarang, kau telah mengambil tindakan yang hina..." Ucap Shen Jian dengan dingin saat pedang auranya bergetar karena tubuhnya bergetar menahan amarah.


Xue Dingtian kemudian tersenyum dingin. "Apa yang kau coba katakan? Aku takut dengan gurumu?..."


Xue Dingtian kemudian menarik nafasnya dengan memejam dan menunjukkan tatapan yang dingin pada Shen Jian. "Jangan bercanda. Jika bukan karena Kaisar Iblis yang menahanku, kami mungkin telah mengambil tindakan saat gurumu masih ada disini..." Ucapnya dengan dingin.


Shen Jian kemudian semakin mengeraskan rahangnya dan amarahnya semakin memuncak.


Shen Jian menarik pedang auranya dan segera memajukan tangannya untuk menyerang Xue Dingtian.


Melihat gerakan yang cukup lambat dalam pandangannya, Xue Dingtian hanya tersenyum remeh. "Maaf saja, lawanmu itu bukan aku..." Ucap Xue Dingtian.


Bang!


Pedang aura di tangan Shen Jian segera pecah menjadi kepingan energi dan Shen Jian tampak terdorong mundur cukup jauh.


Kemudian, pusaran berwarna darah segera muncul di depan Xue Dingtian dan sosok pria berambut hitam dengan tubuh yang tinggi segera muncul. Sosok ini secara alami adalah Hun Gaoyin.


"Xue Dingtian, sesuai kesepakatan kita aku yang akan membawa orang ini. Kau dapat melakukan hal yang lain..." Ucap Hun Gaoyin yang membelakangi Xue Dingtian saat dirinya menatap Shen Jian dengan dingin.


Xue Dingtian kemudian tersenyum dan mengangguk pelan, ia kemudian mengangkat tangannya dan menepuk pundak Hun Gaoyin. "Kau dapat membalaskan kekalahanmu seribu tahun yang lalu padanya. Dengan dirimu yang sekarang, ku yakin bahwa kau dapat menang melawannya..." Ucap Xue Dingtian dan Hun Gaoyin hanya mengangguk pelan.


Xue Dingtian kemudian kembali melesat ke bawah untuk mengambil Ning'er di puncak bangunan.


Melihat hal ini, wajah Shen Jian tampak tegang dan khawatir.

__ADS_1


Bang!


Tapi saat dirinya sedang menatap ke arah Xue Dingtian yang mengarah ke muridnya, Hun Gaoyin telah melesat dan menyerangnya dengan pukulan jarak dekat.


"Hei, apa yang kau khawatirkan? Kau harus berlajar mengkhawatirkan dirimu sendiri mulai dari sekarang!..." Ucap Hun Gaoyin dengan dingin dan keduanya beradu pukulan dengan gila di udara.


Dalam adu pukulannya dengan Hun Gaoyin, Shen Jian kemudian melirik ke arah Sun Tian yang tampak menghadapi salah satu Tianzun.


"Sun Tian! Tinggalkan yang disana dan lawan Xue Dingtian!!..." Shen Jian segera berteriak keras ketika dirinya masih menahan beberapa serangan rivalnya.


Sun Tian kemudian melirik ke arah Xue Dingtian di udara yang lebih rendah dan dirinya segera melesat ke arah Xue Dingtian.


Bang!!!


Sebuah serangan aura emas segera muncul dan mengenai Xue Dingtian di udara. Sekali lagi, dirinya mendapatkan halangan sebelum mencapai tempat Ning'er berada.


"Siapa lagi kali ini?..." Xue Dingtian mengangkat kepalanya untuk melihat sumber dari serangan yang cukup kuat, bahkan untuk dirinya tersebut.


Kemudian, Sun Tian telah berada di depannya dengan aura emas yang membara dan tongkat hitam bergaris lava di tangannya.


"Hei pak tua, aura mu sangatlah kuat. Bisakah kita berbincang sebentar?..." Sun Tian segera berkata dengan dingin ketika ia menodongkan tongkatnya ke arah Xue Dingtian.


Xue Dingtian kemudian tersenyum dengan dingin. "Kau juga memiliki aura yang kuat nak, tapi hanya Setengah Langkah Penguasa Tertinggi, bagaimana kau memiliki keberanian untuk menantang ku?!..." Ucap Xue Dingtian dengan senyuman lebar yang bersemangat.


Bang!


Guncangan di udara terjadi ketika kedua sosok terkuat ini mulai membenturkan kekuatan mereka disana.


Bang! Bang! Bang! Bang!


Kedua sosok ini bertarung dan beradu pukulan di udara berkali-kali sampai menciptakan hasil yang terus-terusan seimbang. Tapi, ini bukanlah keseimbangan yang sebenarnya.


Meskipun Sun Tian tampak dapat mengimbangi Xue Dingtian yang memiliki kultivasi Penguasa Tertinggi semu, dirinya sebenarnya telah menggunakan segalanya sekuat tenaga.


Di udara, ketika Sun Tian dan dirinya berhenti sejenak dalam adu pukulan, Xue Dingtian tampak tersenyum dingin untuk menatap Sun Tian di depan. "Haha, bakat ini bahkan tak pernah muncul seribu tahun yang lalu. Ini benar-benar langka..." Ucapnya dengan lembut.


Xue Dingtian kemudian menarik nafas panjang dan menghembuskannya dengan tenang sebelum dirinya kembali menatap Sun Tian yang sekarang sedang menatap nya dengan dingin. "Bagaimana jika kau bergabung dengan klan darahku. Kau akan mendapatkan kedudukan yang bagus saat kami telah menguasai dunia..." Ucap Xue Dingtian dengan tenang.


Sun Tian di depannya kemudian mengeraskan rahangnya dan mengeratkan pegangan tangannya atas tongkat hitam di kedua tangannya.


"Aku membawa kebanggaan Kaisar Kera Langit! Bagaimana bisa aku menghancurkan kebanggaan yang diwariskan Kaisar Sun Wu padaku!..." Ucap Sun Tian dengan keras dan cahaya emas muncul dari seluruh tubuhnya.

__ADS_1


Tubuh Sun Tian yang kini bercahaya tampak berkedut dengan cepat dan tubuhnya mulai menampakan pembengkakan yang cepat.


Bulu-bulu emas kemudian tumbuh dengan cepat di seluruh tubuhnya dan akhirnya Sun Tian telah bertransformasi menjadi keras besar berbulu emas.


"Groaa!..." Sun Tian meraung dengan keras ketika ia sudah memegang tongkat hitam bergaris lava yang telah membesar mengikuti ukuran tubuhnya.


Melihat hal ini, ekspresi wajah Xue Dingtian tampak muram dan dingin ketika Sun Tian tak mendengarkannya dan malah tak menahan dirinya lagi.


Dan lagi, kekuatan yang dipancarkan oleh Sun Tian ini mungkin akan menyusahkan dirinya.


Sun Tian kemudian melompat tinggi di udara dan mengangkat tongkat besarnya untuk menghantam Xue Dingtian sampai hancur.


Bang!


Kecepatan yang luar biasa dari Sun Tian tampak tidak dapat di saingi oleh Xue Dingtian dan membuat Xue Dingtian harus menerima serangan yang berat dari Sun Tian.


Di udara, di bawah tongkat besar yang menghantam nya, Xue Dingtian tampak menyilanhkan kedua tangannya di atas kepala untuk menahan serangan berat tersebut.


Tubuhnya tampak bergetar setelah di tekan habis-habisan oleh sang tongkat yang mengguncang surga.


Tapi, sepuluh kelopak teratai merah gelap kemudian muncul di sekitar Xue Dingtian dan memunculkan rantai yang bergerak mengikat tongkat hitam besar.


Rantai yang panjang ini kemudian mengerat dan menarik tongkat hitam besar dari tangan Sun Tian dan melemparkannya untuk jatuh ke daratan.


Ketika tongkat besar tersebut telah diatasi, Xue Dingtian menghilang dari tempatnya bagaikan hantu dan muncul di belakang pundak Sun Tian tanpa adanya jejak yang dapat disadari.


Bang!!!


Xue Dingtian dengan kuat mengeratkan tangan kanannya dan meninju Sun Tian dengan kejam hingga Sun Tian jatuh ke daratan dekat dengan tongkat nya tertancap.


Tapi, meskipun ia berhasil menjatuhkan musuhnya, Xue Dingtian tampak menerima luka juga.


Tangannya tampak pecah dengan aliran darah yang mengucur. Ini adalah dampak dari pukulan yang ia berikan pada Sun Tian.


Sepertinya karena kekuatan fisik yang membentuk pertahanan kuat pada Sun Tian, pukulan Xue Dingtian juga memberikannya luka.


Xue Dingtian melihat tangan kanannya dengan tatapan dingin. "Wah, aku pun mendapatkan luka, ya? Karena kau tidak menahan dirimu, maka biarkan aku juga menebarkan teror kepada kalian..." Ucap Xue Dingtian dengan dingin.


Ia kemudian naik ke udara yang lebih tinggi dan jejak energi darah yang sangat kuat mulai meyebar dari tubuhnya.


Kemudian, ketika Xue Dingtian mencapai ketinggian yang cukup, energi Iblis tiba-tiba muncul di bawahnya dan membentuk sebuah teratai iblis yang besar.

__ADS_1


Teratai itu kemudian mulai mekar dan Xue Dingtian mulai duduk bersila di atasnya dengan matanya yang memejam.


Kemudian, hal yang akan menebarkan teror mulai bermunculan dari teratai Iblis di bawah Xue Dingtian.


__ADS_2