LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM

LEGENDA JENIUS SELURUH ALAM
Menaklukkan Sekte Pembakar Langit


__ADS_3

"Bocah! Berani sekali kau memanggil patriak kami dengan namanya!..." Salah seorang murid segera meluapkan amarahnya dan kini ia melayangkan tinjunya untuk memukul wajah Tian Lei.


Pukulan murid tersebut begitu cepat, tapi dalam tatapan mata Tian Lei, itu adalah pukulan yang bisa dikatakan cukup lambat.


Tap!


Buak!


Tian Lei segera menangkap pergelangan tangan murid tersebut dan membanting nya ke tanah.


"Hei, apa yang kau lakukan!..." Ucap salah satu murid dan ikut melayangkan tinjunya setelah melihat temannya terkapar di tanah.


Tap!


Buak!


Sekali lagi, Tian Lei menangkap pergelangan tangan murid ini juga dan membanting nya ke tanah.


"Hahaha!..." Suara tawa segera terdengar di dalam gerbang sekte dan Tian Lei langsung mengarahkan pandangannya ke arah asal tawa tersebut.


Lalu, di gerbang, Tian Lei dapat melihat sesosok pemuda tinggi yang melipat kedua tangannya di depan dada dan ia bersandar di tiang besar gerbang sekte.


Di lihat dari auranya, Tian Lei dapat mengetahui bahwa murid tersebut adalah ahli Sovereign bintang 7. Ini menandakan bahwa murid tersebut adalah salah satu dari sepuluh murid inti.


Dan yah, Sekte Pembakar Langit memang penghasil bakat terhebat diantara lima kekuatan besar Zhongjian untuk generasi ini.


"Oi, bocah. Kau cukup hebat dan berani ya. Mengacau di depan gerbang salah satu kekuatan besar Zhongjian, apakah kau sudah bosan hidup?..." Ucap sang murid dengan tatapan dingin ketika ia kini berdiri tegak berhadapan dengan Tian Lei, dengan jarak beberapa meter saja.


Mendengar ini, Tian Lei hanya mendengus dan tersenyum. "Santai saja. Aku tak sampai membunuh mereka. Yang ku inginkan hanyalah membuat Yang Yantian keluar menemuiku..." Ucap Tian Lei.


"Menemui patriak kami? Itu bisa saja jika kau memiliki kemampuan!..." Ucap sang murid dengan senyuman lebar penuh semangat ketika ia kini telah berada di depan Tian Lei dengan tinjunya.


Buak!


Tapi, bukan Tian Lei yang terkena pukulan murid tersebut, malah murid tersebut lah yang duluan terkena pukulan Tian Lei yang tiba-tiba, sampai membuat murid ini terpental masuk ke dalam area kediaman Sekte Pembakar Langit.


"Tenang saja. Aku akan pelan-pelan dan takkan menggunakan kekuatan yang besar. Bisa gawat jika aku sampai membunuh..." Ucap Tian Lei dan ia segera melesat masuk dengan cepat ke dalam gerbang untuk menyusul murid yang sebelumnya terpukul mundur olehnya.


.


Sekitar setengah jam kemudian, di dalam sebuah aula yang memuat enam kursi megah dan sebuah singgasana besar.


Lalu, sosok pria besar bertubuh agak merah dengan rambut merah seleher duduk di atas singgasana yang besar.


Pria besar ini hanya memiliki satu mata saja karena mata kirinya telah ambil paksa oleh bocah nakal beberapa tahun yang lalu. Secara alami, sosok ini adalah Yang Yantian, patriak Sekte Pembakar Langit.


Dalam waktu yang singkat, seorang tetua datang ke dalam aula ini dan berlutut di bawah singgasana besar.


Tetua ini kemudian memberi hormat. "Hormat patriak, sepuluh murid inti kita dan keenam tetua inti telah di kalahkan oleh penyusup ini..." Ucap tetua tersebut depan hormat.


Ketika mendengar ini, Yang Yantian kini mulai membuka mata kanannya dan menunjukkan sorot mata api yang membara.


"Siapa orang ini? Apakah anda dapat mengetahui identitas nya, tetua?..." Tanya Yang Yantian dengan sorot mata dingin.


Tetua tersebut kemudian menggeleng. "Maaf patriak, saya bahkan belum bisa melihat bagaimana wajah dari si penyusup ini..." Ucap tetua tersebut dan Yang Yantian menghela nafasnya.


"Baiklah, anda dapat kembali dan aku akan menghadapi si penyusup ini secara langsung. Tetua pertama adalah seorang ahli Penguasa Agung dan penyusup ini mampu mengalahkannya. Jelas bahwa kekuatannya bukanlah tingkat yang bisa kalian kalahkan..." Ucap Yang Yantian yang kini mukai berdiri dan sang tetua pun mengangguk lalu keluar dari aula tersebut.


Di tengah kehancuran di dalam kediaman Sekte Pembakar Langit, tampak Tian Lei yang masih terbungkus dengan baik di dalam jubah hitam sedang berdiri dengan seorang tetua yang ia angkat dengan tangannya.


Di sekitar bangunan yang telah menjadi reruntuhan dalam area ratusan meter tersebut, banyak tetua termasuk enam tetua inti dan banyak murid di tingkat Sovereign yang telah terkapar di sana.


"Apakah tetua itu sudah menyampaikan pesannya ya?..." Tanya Tian Lei yang sedang berbicara dengan dirinya sendiri.


Kemudian, wajah Tian Lei yang semula di terpa oleh sinar matahari terik, kini mulai di tutupi oleh bayangan yang berasal dari langit.


Tian Lei mengangkat alisnya dan mendongak untuk melihat ke langit, ia kemudian tersenyum ketika melihat sosok besar dengan kulit merah telah berdiri di udara. Sosok ini tak lain adalah Yang Yantian.


Tian Lei dengan pelan melepaskan cengkraman tangannya pada pakaian tetua yang ia angkat dan membuat tetua tersebut jatuh.

__ADS_1


"Kau telah membuang kebanggaan dirimu Yang Yantian. Dahulu, ketika aku mengacau kurang dari lima menit, kau langsung datang untuk melawan ku. Tapi sekarang, kau benar-benar telah membuang kehormatan mu sendiri, wahai Api Sembilan Naga..." Ucap Tian Lei ketika ia masih menatap sosok besar di langit.


"Berhenti beromong kosong! Siapa kau? Mengapa kau membuat masalah disini?!..." Yang Yantian sama sekali tidak mendengarkan perkataan Tian Lei.


Mendengar pertanyaan Yang Yantian, Tian Lei hanya tersenyum. "Yah, kau akan tahu siapa aku nantinya. Sekarang, aku perlu membuatmu menurut untuk datang memenuhi undangan Istana Petir Utara, bahkan jika aku harus mengambil alih Sekte Pembakar Langit hari ini!..." Ucap Tian Lei dengan serius, karena baginya situasi saat ini sangatlah penting untuk mengambil semua kekuatan di empat wilayah. Bahkan jika ia harus di anggap sebagai orang jahat, dirinya tetap akan melakukan segalanya untuk menciptakan aliansi.


Wuzz!!!


Ketika mendengar ucapan Tian Lei, api yang membara segera meluap di tubuh Yang Yantian hingga akhirnya menghilang dan menyisakan api membara di kedua tangannya.


"Mengambil alih sekte ku?! Bocah! Kulihat kau sangat pandai beromong kosong!..." Ucap Yang Yantian yang kini melesat ke arah Tian Lei dengan kedua tangannya yang terbakar api membara.


Bang!!!


Tian Lei yang hanya mengandalkan kekuatan fisiknya saja kini mulai beradu tinju dengan tangan membara Yang Yantian dan membuat Yang Yantian terpukul mundur ke belakang.


Yang Yantian menatap Tian Lei dengan tajam dan merasakan sakit di tangan kanannya yang beradu tinju dengan Tian Lei tadi.


"Pantas saja kau dapat melakukan semua ini, kekuatan mu bukanlah sesuatu yang dapat diremehkan!..." Ucap Yang Yantian dan kembali melesat ke arah Tian Lei.


Bang! Bang! Bang!


Yang Yantian dan Tian Lei kini beradu pukulan lagi dengan Yang Yantian yang meledakkan kekuatan api di setiap pukulannya.


Tampak sekali bahwa kekuatan penghancur dari Yang Yantian dan apinya sangatlah luar biasa, tapi Tian Lei tampak menahan semua serangan tersebut dengan sangat mudah tanpa kesulitan sekalipun.


Dalam adu pukulan beberapa menit ini, Tian Lei hanya terus menahan serangan dari Yang Yantian sambil menggunakan serangan-serangan fisiknya yang luar biasa cepat untuk menjadikan Yang Yantian sebagai samsak tinjunya.


Serangan Tian Lei beberapa kali tidak terlihat dan membuat Yang Yantian tidak dapat menghindari ataupun menahan serangan tersebut.


Terkadang Tian Lei terlihat seperti ingin meninju perutnya, tapi yang diterima Yang Yantian adalah Tian Lei menendang bagian pundaknya.


Serangan-serangan penuh tipuan semacam ini, Tian Lei dapatkan setelah bertarung dan menjadi samsak tinju dari Wang Dongwu.


Bang!


Tian Lei meninju dada Yang Yantian dan membuat Yang Yantian terkubur di dalam reruntuhan bangunan.


Dengan amarah, Yang Yantian berdiri dengan kuat dan menerbangkan semua puing-puing reruntuhan bangunan yang menguburnya.


"Baiklah! Aku takkan menahan diri lagi!..." Yang Yantian berkata dengan keras dan mengeluarkan aura api yang membara dengan hebat di tubuhnya.


Bang!


Api yang membara di tubuh Yang Yantian kini meledak dan membakar udara.


Ketika api yang membakar udara menutupi area dari Yang Yantian, Tian Lei hanya dapat tersenyum.


Setelah api yang menjadi tirai di udara telah menghilang, Tian Lei dapat melihat bahwa ada sembilan gelombang api yang berputar hebat yang membentuk sebuah bola raksasa yang membungkus Yang Yantian.


Perlahan, setiap gelombang api yang berputar layaknya tornado itu kemudian berubah menjadi naga hingga akhirnya memunculkan sembilan naga yang mengelilingi Yang Yantian.


Melihat keberadaan kesembilan naga yang menyerupai sembilan pilar yang mengelilingi Yang Yantian sebagai pusat nya, senyuman tipis di wajah Tian Lei perlahan mulai melebar.


"Wow, itu masih sangat keren. Tidak salah kau menjadi idolaku di masa lalu..." Ucap Tian Lei dan yang ia katakan bukanlah kebohongan.


Di masa lalu, ia yang hampir meratakan seluruh kediaman Sekte Pembakar Langit hanya karena satu tujuan yang cukup sepele, yakni mencoba sendiri kekuatan Api Sembilan Naga yang dimiliki oleh idolanya tersebut.


Fakta kecil ini saja sudah dapat membuat orang-orang mengecap Tian Lei di masa lalu sebagai orang gila!


Di kejauhan, Yang Yantian mulai membuka matanya yang tampak seperti api yang membara.


Ia kemudian mengangkat tangannya dan memajukan tangannya untuk memerintah ke sembilan Naga.


"Api Sembilan Naga! Pembakar Langit!..."


"Groaarrr!!!..."


Kesembilan Naga api bergerak dan meraung dengan keras memenuhi area.

__ADS_1


Tian Lei yang melihat kesembilan Naga api telah bergerak ke arahnya kemudian tersenyum.


Ia kemudian mengeluarkan Pedang Naga Kehancuran dari dalam tubuhnya dan membuat elemen kehancuran membara disana.


Tian Lei kemudian memegang gagang pedangnya dengan erat dan mengangkat nya hingga ke atas kepalanya.


Wuzz! Wuzz!


Tian Lei memutar pedangnya di atas kepala layaknya baling-baling dan menciptakan sebuah topan yang tercipta dari elemen kehancuran.


Ketika topan kehancuran ini telah menjadi tajam layaknya bor raksasa, Tian Lei menatap tajam sembilan Naga api dan mulai menggerakkan tangannya.


Bom!


Tian Lei melemparkan pedang Naga kehancuran di tangannya dan membuat topan kehancuran memecah udara.


Bang! Bang! Bang!


BOMMM!!!


Ledakan yang sangat dahsyat kemudian terjadi disana dan membuat lubang raksasa yang memiliki jari-jari lebih dari satu kilometer ke segala arah.


Untungnya, semua orang yang sebelumnya terkapar di reruntuhan telah di bantu untuk menjauhi area pertarungan kedua orang gila ini.


Jika tidak, Sekte Pembakar Langit akan kehilangan aset terbesarnya hari ini juga.


Di tengah lubang raksasa ini, tampak sekali bahwa kedua sosok yang kuat masih berdiri berhadapan di udara.


Tapi, Yang Yantian tampak mendapatkan luka dari ledakan dahsyat tersebut, ini dapat di lihat dengan jelas dari darah yang memenuhi tubuhnya.


Sementara di depannya, Tian Lei sama sekali tak menerima luka apapun, hanya saja ada beberapa bagian pakaiannya yang robek. Meskipun itu adalah pakaian berkualitas tinggi dengan kandungan pertahanan energi spiritual.


Setelah pakaian dan jubahnya rusak, rupa Tian Lei kini sudah dapat di lihat dengan jelas oleh Yang Yantian dan semua orang yang menonton dari kejauhan.


"Aku kalah? Apa aku benar-benar kalah?..." Ucap Yang Yantian yang masih mencoba untuk mengatur nafasnya.


Kemudian, Tian Lei telah berada di depannya dan meninju nya dengan sekuat tenaga.


Bom!!!


Untuk yang kedua kalinya, Yang Yantian terhempas ke daratan akibat pukulan Tian Lei.


Tian Lei kemudian berdiri di dekat tubuh Yang Yantian yang masih terkapar di tanah sambil menahan rasa sakitnya.


"Wow, kali ini tidak sesulit dulu ya..." Ucap Tian Lei yang melihat Yang Yantian di tanah.


"Senior, kau sudah tidak sekeren dulu lagi. Aku dulu mengagumi mu karena kau adalah petarung sejati. Kau juga pemimpin yang luar biasa. Apa kau menghilangkan keyakinan hebat dan semangat membara mu dulu karena kalah dari seorang bocah?..." Lanjut Tian Lei ketika ia kini mulai jongkok di sebelah Yang Yantian.


"Hm? Maafkan aku yang melakukan nya sampai sejauh ini. Tapi aku harus menarik semua kekuatan yang ada untuk hal yang akan terjadi sebentar lagi..." Ucap Tian Lei lagi.


"Dahulu aku mengambil mata kiri mu sebagai oleh-oleh. Sekarang apakah kau memiliki rekomendasi lain untukku bawa pulang?..." Ucap Tian Lei dengan alisnya yang terangkat ketika ia kini memegang jari besar di tangan Yang Yantian.


Yang Yantian yang mendengar perkataan Tian Lei ini pun segera teringat dengan sosok yang mengatakan hal yang sama dengan Tian Lei barusan.


"Kata kata itu..." Yang Yantian mulai menggerakkan kepalanya dan menatap wajah Tian Lei.


"Wajah itu..." Yang Yantian tampak mengeluarkan urat di seluruh tubuhnya ketika mulai sedikit menyadari identitas anak muda di depannya.


"Kau!!... Tian Lei Huangdi?!!!..." Ucap Yang Yantian dengan amarah yang meledak.


Bang!


Tian Lei kemudian dengan kejam langsung meninju perut Yang Yantian dengan kekuatan yang luar hingga Yang Yantian memuntahkan darahnya.


Tian Lei tersenyum. "Senior, maafkan aku. Aku bisa saja meladeni mu lebih lanjut. Tapi, aku masih belum mau kau mati..." Ucap Tian Lei setelah dirinya membuat Yang Yantian pingsan.


Singkat cerita, berakhirlah pertarungan Tian Lei dengan sekte pembakar langit di hari itu dan beberapa hari kemudian setelah Yang Yantian siuman, Yang Yantian segera menyetujui untuk memenuhi undangan yang dikirimkan Istana Petir Utara beberapa bulan yang lalu.


Tentu saja ini bukan karena perasaan yang tulus. Ini karena Tian Lei mengancam akan menghancurkan seluruh sekte pembakar langit jika mereka masih menolak.

__ADS_1


Tindakan Tian Lei ini memang terlihat seperti orang jahat, tapi dari awal ia sudah memutuskan, bahkan jika ia harus dipandang buruk oleh dunia, dia akan melakukan apapun untuk menciptakan aliansi empat wilayah.


__ADS_2