MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jack pingsan tidak sadarkan diri


__ADS_3

"Yivone, bangun jangan main-main dengan ku, ayo buka mata mu, lihat aku ayo bangun.Yivone, jangan tidur lagi buka mata dan lihatlah aku."teriak Jack dengan histeris sambil menepuk wajah Yivone yang pucat itu


Kemudian dokter masuk ke ruangan itu dengan mengunakan alat bantu untuk menyelamatkan Yivone


"Dokter, tolong selamatkan dia."pinta Jack dengan wajahnya yang lesu


"Ketua, tenanglah," bujuk Licon dengan menahan tubuh Ketua nya


Di saat Dokter sedang mencoba menyelamatkan Yivone dengan alat bantu nya, air mata Jack keluar tanpa berhenti, rasa sakit di hati yang melanda dirinya membuatnya sesak hingga susah bernafas, melihat kondisi gadis yang selama ini dia cintai tidak bernafas membuatnya tidak bisa menerimanya


Setelah 15 menit kemudian pertolongan yang di lakukan oleh Dokter tidak membuahkan hasil


Dokter mengklarifikasi bahwa Yivone telah meninggal.


"Tidak! Tidak! Tidak! selamatkan dia, jika tidak maka akan ku ratakan rumah sakit kalian."bentak Jack dengan histeris


"Ketua, jangan begitu."ujar Sandro dengan menahan tubuh Jack


"Lepaskan aku," teriak Jack dengan melepaskan tangan Sandro dan mendekati Yivone


"Sayang, bangun. jangan tidur lagi ayo bangun."panggil Jack dengan dengan menguncang- guncang tubuh Yivone


Jack yang sedih berat atas kehilangan pujaan hati nya membuatnya tertekan dan tidak bisa menerima nya


Sandro dan lainnya tidak bisa meredam emosi yang melanda Ketua nya itu


Karena tidak bisa menerima kepergian sang kekasih nya Jack lalu bertindak sendiri untuk menyelamatkan gadis itu


Dengan menekan bagian jantung Yivone dan memberi pernafasan dari mulut ke mulut Yivone. tindakan itu di lakukan hingga berkali-kali tanpa berhenti


"Yivone, bangunlah, jangan menghukum ku dengan cara ini." pinta Jack dengan tangannya menekan bagian jantung Yivone dan memberi pernafasan dari mulutnya


"Bangunlah, jangan tidur lagi, buka mata mu, kita akan pulang ke rumah lama mu, kita sudah berjanji sebelumnya."teriak Jack dengan sambil menekan bagian jantung dan memberi nafas lewat mulutnya


Jack melakukan selama berkali-kali tanpa berhenti, Nick dan lainnya yang melihat Ketuanya begitu histeris dan sedih, mereka merasa terpukul sehingga mengeluarkan air mata


Ketua yang mereka kenal adalah pria yang tidak takut mati dan dingin terhadap siapa pun, akan tetapi Ketuanya berubah 90 derajat di saat pujaan hatinya tertimpa masalah


"Ketua, hentikan" ujar Sandro


"Ketua, biarlah Nona pergi dengan tenang." ujar Leon yang iba melihat reaksi Ketua nya


"Ketua, Nona sudah tidak sakit, biarlah Nona pergi." kata Licon dengan sedih

__ADS_1


"Ketua, Nona juga tidak ingin melihat mu begitu, hentikanlah." bujuk Nick yang khawatir lihat kondisi Ketuanya yang sudah lemas


"Diam, tanpa izin ku dia tidak boleh mati, barang milikku tidak boleh pergi dari ku, aku Jack Anderson tidak akan membiarkan dia meninggalkan ku, karena dia harus menjadi istri ku dan menemani ku selama nya."bentak Jack dengan menatap mereka semua


Jack berkali-kali menekan bagian jantung Yivone dan memberi nafas dari mulut nya ke mulut Yivone. aksi nya ini sudah di lakukan selama 15 menit lamanya.


"Yivone, ayo bangun, kau tidak boleh pergi begitu saja, jangan menghukum ku dengan cara ini, aku ingin kau menunggu ku pulang setiap hari dan memeluk ku dan makan masakan mu," teriak Jack dengan berusaha menyelamatkan pacar nya itu


"Nyawa mu adalah miliki ku, tanpa izin ku kau tidak boleh mati, aku beri perintah pada mu untuk buka mata mu dan lihat aku sekarang juga, kau harus menikah dan menemani ku selamanya, jika tidak aku akan membenci mu selamanya." teriak histeris Jack tanpa henti sambil berupaya menyelamatkan Yivone


Dokter yang melihat reaksi Jack yang tidak putus asa membuat nya terharu.


Uhuk..uhuk..uhuk..


Suara batuk Yivone yang baru sadar kembali


"Yivone, buka mata mu." kata Jack dengan menyentuh wajah gadis itu


"Nona" panggilan serentak Sandro dan lainnya yang melihat ke arah Yivone


"Tuan, biar saya periksa."kata Dokter dengan mendekati Yivone


Di saat Jack melihat pacarnya sadar kembali membuatnya meneteskan air mata tanpa henti, bagaimana tidak dia hampir saja kehilangan cintanya untuk selamanya


"Baiklah,terima kasih. usahakan untuk menyembuhkannya, berapa pun biayanya tidak masalah" ucap Jack dengan mata memerah


Sandro dan teman lainnya merasa senang setelah mendengar perkataan Dokter


"Akhirnya kau sadar gadis yang manis." batin Nick yang melihat ke arah Yivone


"Yivone kecil, selamat kembali pada ku." ucap Jack yang wajahnya sudah pucat


Tidak lama kemudian Jack pingsan tidak sadarkan diri


"Ketua! Ketua" panggil serentak Nick dan lain nya, yang langsung mendekati Ketuanya yang tidak sadarkan diri itu


Jack mengalami cidera saat ledakan di pelabuhan, akan tetapi dia memaksakan diri untuk segera ke rumah sakit untuk melihat Yivove yang sudah kritis


Para anggotanya langsung membawa Jack ke ruang rawat dengan di susul dokter yang merawat Yivone tadi


Nick dan lainnya menunggu di luar ruang rawat tersebut


"Mudah-mudahan saja Ketua tidak apa-apa, " kata Leon dengan berjalan ke sana kemari

__ADS_1


"Ketua, sudah terluka dia sudah lelah akan tetapi memaksakan diri, oleh karena itu Ketua bisa pingsan" lanjut Licon yang mengingat kejadian di pelabuhan itu


"Aku penasaran satu hal, kenapa Nona bisa terjatuh ke lubang itu? apa karena di dorong oleh pembunuh itu?" kata Sandro dengan menatap ke arah mereka semua


"Bisa jadi karena terjatuh dan kemudian pembunuh itu meninggalkannya di sana, atau saja pembunuh itu tidak mendapatkannya dan tidak tahu jika Nona terperangkap di sana. tapi yang penting Nona sudah selamat." jawab Nick dengan menyandarkan diri nya di dinding sambil melipat ke dua tangannya


Sesaat kemudian dokter keluar dari ruang rawat


"Dokter, bagaimana dengan ketua kami?"tanya serentak mereka berempat


"Kalian tenang saja, pasien hanya luka bagian luar, dan kelamaan merendam air laut, oleh karena itu pasien sangat kedinginan dan kelelahan, besok pasien akan sadarkan diri." jawab Dokter dengan senyum


"Baguslah, untung saja tidak apa-apa." sambung Leon


"Dokter, tolong aturkan Nona Yivone dan ketua kami berada di satu kamar " pinta Nick


"Tapi ini!" jawab Dokter dengan ragu untuk melanjutkan


"Nick, kenapa mau satukan kamar mereka?"tanya Licon dengan penasaran


"Ketua sangat khawatir dengan nona, jika mereka satu kamar maka Ketua akan istirahat dengan tenang, Ketua tidak perlu keluar masuk dari kamarnya ke kamar Nona "jawab Nick dengan serius


"Hanya saja kondisi Nona Yivone masih perlu peperiksaan lanjut dan di larang satu kamar dengan lain." jawab Dokter


"Kenapa di larang? mereka adalah pasangan, Dokter jika sesuatu terjadi terhadap Ketua kami apa kau bisa bertanggung jawab? kau sudah melihat situasi tadi, jika ini saja kau tidak bisa melakukannya maka jangan salahkan aku membongkar rumah sakit kalian."bentak Nick dengan kesal


Dengan ancaman Nick terhadap Dokter itu membuat Sandro, Leon dan Licon kebinggungan, Nick yang biasa di kenal sangat pendiam menjadi galak secara tiba-tiba


"Ba-baiklah, akan segera ku atur." jawab Dokter dengan terbata karena takut dengan ancaman Nick


"Ada lagi, gunakan ruang VIP yang paling mahal dan nyaman, aku tidak mau melihat ada kekurangan apa pun" bentak Nick dengan tatapan membunuh


"Baik aku mengerti."jawab Dokter dengan nurut


Dengan sikap Nick yang berubah secara tiba-tiba membuat tiga teman lainnya melihat ke arahnya tanpa berkedip mata


"Ada apa dengan mu? kenapa tiba-tiba saja emosi mu meledak?" tanya serentak Sandro, Leon dan Licon yang melihat ke arah Nick yang sedang kesal


"Tidak ada, hanya kepanasan." jawab Nick dengan meninggalkan mereka bertiga


"Kepanasan." jawab serentak mereka bertiga dengan heran


"Salju begitu lebat di luar tapi dia kepanasan." kata Leon dengan heran

__ADS_1


"Ada apa dengan Nick? tidak biasanya dia emosi, dia paling pendiam di antara kami semua, tapi hari ni dia berubah " batin Sandro dengan melihat ke arah Nick yang berjalan menuju ke arah lain


__ADS_2