
Markas Wolf
"Ketua, mengenai penyerangan untuk wilayah D. apakah rencana kita ada perubahan?" tanya Licon dengan menghadap ketuanya yang duduk di kursi Ketuanya itu
"Tunda dulu penyerangannya, aku yakin untuk kali ini Wilves akan lebih berhati-hati." jawab Jack dengan sambil menikmati bir yang di gelas nya
"Kita akan menunggu untuk beberapa waktu, setelah Wilves tidak perhatikan baru kita susun ulang rencana kita." ujar Nick
"Benar, sekarang dia pasti akan lebih berhati-hati, karena sudah banyak jatuh korban anggota nya." lanjut Sandro
Dalam perjalanan pulang
Jack yang sedang mengendarai mobilnya tanpa di temani oleh siapa pun, tiba-tiba muncul sekelompok beberapa pria asing yang mengendarai motor sambil mengikuti mobil Jack dari belakang
Jack yang mendapati ada lima motor yang mengikutinya dari belakang dia pun mengeluarkan senjata yang dia simpan di baju nya..
"Tamu tidak di undang, kelihatan nya ini akan menjadi malam yang panjang bagi ku." gumam Jack sambil melihat cermin mobilnya dan spion
Lima pria asing itu lalu melajukan motornya sambil melepaskan tembakan ke arah mobil Jack. Jack yang mengendarai mobil itu dengan cepat menunduk, tembakan dari lima pria itu menembus kaca mobil yang di bawa Jack
Dor...dor...dor...
Tembakan di arahkan ke mobil yang Jack kendarai
Mereka dengan laju mengejar mobil sasarannya itu, Jack melajukan mobilnya lalu menginjak rem secara tiba-tiba, sehingga menyebabkan dua motor yang di posisi belakang mobil tertabrak mobil Jack yang di depan nya, sehingga menyebabkan tubuh dua pria itu menghantam mobil dengan kuat dan terhempas ke aspal
Sisa tiga motor lainnya ingin menyerang dari depan, mereka di posisi berbaris dengan ngegas kuat motor mereka..
Mobil Jack di saat itu belum bergerak dan terdiam sejenak, Jack yang menatap tajam ke arah tiga motor di hadapan nya dengan tangan kanannya yang memegang senjata dan kirinya menyetir mobil
Tiga motor itu menodongkan senjata mereka ke arah Jack dan kemudian mereka menarik gas dan melaju ke arah mobil sasarannya itu dengan sambil melepaskan tembakan
Dor..dor...dor...dor...
Bunyi tembakan mengarahkan ke Jack yang sama melajukan mobilnya
Jack menunduk dengan sambil menginjak gas mobil nya ke arah tiga motor itu..
Dengan posisi menunduk dengan sergap nya Jack melepaskan tembakan ke tiga motor yang berlawanan arah dengannya
Dor...dor...dor...
Tiga tembakan di lepaskan ke arah ke tiga pria itu sehingga membuat mereka terjatuh dari motor mereka masing-masing
__ADS_1
Setelah itu Jack langsung keluar dari mobil nya dan mendekati mereka yang sudah cedera karena jatuh di jalan aspal itu
Dua orang dari mereka ingin menembak ke arah Jack yang berjalan ke arah mereka, akan tetapi Jack dengan sergapnya menembak ke arah mereka berdua
Dor..dor...
Bunyi tembakan dari senjata Jack ke arah mereka berdua dan langsung tewas di tempat
Sisa satu pria asing itu yang masih kondisi cidera, Jack lalu mendekatinya..
"Siapa yang mengutus mu?"tanya Jack dengan menodong senjata nya ke arah pria asing yang tergeletak di lantai itu
"Bunuh saja aku" jawab pria itu dengan suara tidak berdaya
Dor..dor..dor..
Bunyi tiga tembakan menembus ke jantung pria itu sehingga darahnya bercucuran di jalan
Jack lalu membuka helm yang di gunakan pria asing itu, dan melihat ada tato di bagian leher pria itu
"Akhir nya kau kembali kawan." gumam Jack dengan tersenyum sinis saat melihat sebuah tato di leher pria itu
Saat Jack berdiri tiba-tiba ada seorang pria bermotor yang tidak jauh darinya, dengan menyalakan lampu sehingga menerangi wajah Jack yang berdiri di posisi tidak jauh dari hadapannya, Jack lalu menoleh ke arahnya
Dor..dor..dor...dor..
Bunyi tembakan dari pria bermotor itu
Tembakan tanpa henti mengarah ke Jack yang berlari lawan arah sambil mengelak ke kiri dan ke kanan peluru yang meluncur ke ke arahnya
Dengan penglihatan tajam Jack tidak sulit untuk membaca gerak gerik peluru sehingga membuat nya bisa mengelak dari tembakan yang di lepaskan oleh lawan
Di saat jarak mereka sudah dekat Jack melompat tinggi dengan menendang pria bermotor itu dengan mengunakan kaki kanan nya, sehingga membuat pria itu terjatuh ke aspal ..
"Apa masih ada yang lebih menegang kan?" tanya Jack dengan menodongkan senjatanya ke arah pria asing itu
"Kau, benar-benar Jack Anderson." kata pria asing dengan menahan sakit
"Apakah Ketua kalian tidak ada hadiah yang lebih menarik untuk ku? selain kalian berenam yang tidak berguna ini."bentak Jack dengan tatapan aura membunuh
"Dia memiliki banyak hadiah untuk mu."
"Baiklah, akan ku tunggu." jawab Jack dengan melepaskan tembakannya
__ADS_1
Dor..dor..dor..
Tiga tembakan menembus ke tubuh pria itu
"Kelihatannya untuk ke depan nya aku akan disibukkan dengan si brengs*k ini ." gumam Jack dengan melihat senjata yang di tangannya
Tit...tit...tit.
Bunyi klakson yang datang dari arah lain, Jack yang mendengar bunyi klakson langsung menoleh ke arah suara itu berada..
Sebuah mobil berwarna merah yang di hadapan nya. seorang pria tegap dengan bersenjata turun dari mobil dan berdiri di hadapan Jack yang jarak nya tidak jauh
"Wow..wow...wow.. Jack Anderson, luar biasa aku tidak menyangka jika kita bisa berhadapan malam ini, aku mendengar kabar jika Ketua Wolf adalah penembak jitu. dan aku penasaran oleh sebab itu aku ke sini untuk melihat aksi mu, ternyata kau mengejutkan ku." kata pria asing itu
"Apa Ketua mu itu selalu seperti pengecut seperti dulu? bahkan sampai sekarang masih mengutuskan manusia tidak berguna seperti kalian" tanya Jack dengan kesal
"Jack Anderson, aku sangat berharap kita bisa berteman, karena aku juga penembak jitu, aku sudah melihat aksi mu tadi, sangat luar biasa. kau mampu membaca kecepatan peluru, itu tidak mudah sekali." ujar pria asing itu
"Kau di utuskan untuk membunuh ku, dan aku tidak berminat berteman dengan mu, hubungi saja Ketua mu si cacing lintah itu untuk keluar berhadapan dengan ku." kata Jack dengan emosi
"Tenanglah Jack, aku sangat kagum pada mu, apa kau tidak ingin berteman dengan ku? kita dari dunia yang sama."
"Si cacing lintah itu membayar mu berapa untuk mengambil nyawa ku?"tanya Jack dengan menatap tajam ke arah pria itu
"Seorang Jack Anderson aku di beri 1 triliun untuk uang muka, jika berhasil maka yang ku dapat adalah 10 triliun." jawab pria asing itu
"Ternyata nyawa ku sangat berharga, akan tetapi utusannya tidak berguna bagi ku." ujar Jack dengan tatapan serius
"Baiklah! Jack, kelihatannya malam ini hanya satu yang bisa hidup di antara kita, jika aku mati di tangan mu maka ini kebanggaan ku, tapi jika aku berhasil mengambil nyawa mu, maka semua milik mu akan ku rampas."kata pria itu sambil menyiap kan senjata nya
"Aku rasa kau akan kecewa, karena milik ku tidak ada yang bisa mengambilnya, setelah aku mengambil nyawa mu maka aku akan mengambil nyawa Ketua mu yang tidak berguna itu." kata Jack
Jack dan pria asing itu saling menodong senjata mereka ke arah masing-masing.
"Pria ini tidak mudah, dia mengunakan senjata yang kecepatan nya tinggi beda dengan senjata biasa, jika aku tidak bisa membacanya maka aku akan mati." batin Jack dengan melihat ke arah pria asing itu
"Jack Anderson di kenal tajam penglihatannya, dia mampu membaca kecepatan peluru, aku sengaja mengunakan senjata ini, karena senjata ini kecepatan pelurunya lebih cepat dari senjata lain, jika saja Jack tidak bisa membaca maka aku akan menang, tapi jika saja dia bisa membacanya maka aku akan mati di tangan penembak profesional ''batin pria asing itu
Kedua pihak itu sama-sama menodong senjata mereka ke arah masing masing, dengan hati-hati mereka melihat tajam ke arah lawannya
Pria asing itu adalah utusan seseorang yang ingin mengambil nyawa Jack Anderson, pria ini adalah salah satu penembak jitu di dunia
Dor...dor...
__ADS_1
Bunyi tembakan di antara ke dua belah pihak