MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Pengkhianat di sisi Jack


__ADS_3

Jack yang baru meninggalkan markas Wolf dan langsung kembali ke kediamannya. raut wajah Jack yang tidak senang karena mengetahui kematian ayah nya yang sangat tragis membuat nya kesal dan menyakitkan, dendamnya membara saat mengetahui dalang utama pembunuhan tersebut


Saat Jack melangkah masuk langkahnya terhenti karena melihat gadis pujaannya berlari ke arahnya


" Jack, kau sudah pulang" sapa Yivone yang lari ke arah Jack dan memeluknya


"Apa Yivone kecil merindukan ku?" tanya Jack dengan senyum sambil memeluk gadis itu


"Apa kamu sibuk? kenapa wajah mu seperti kelelahan?" tanya Yivone dengan menatap ke arah Jack yang dekat dengannya


"Iya, tapi lelah ku sudah hilang karena kepulangan ku di sambut oleh mu" jawab Jack dengan senyum bahagia dengan memeluk gadis itu


"Aku siapkan air mandi untuk mu ya?"


"Baiklah nona manis " jawab Jack dengan mencium kening pacarnya


Lalu Yivone pun berjalan menuju ke kamar Jack untuk menyiapkan air mandinya, sedangkan Jack tersenyum saat melihat gadis itu, tekanan yang di hadapinya seakan akan hilang sesaat, saat melihat pujaan hatinya.


Di malam hari


Jack yang berada di ruang baca nya dengan di temani Yivone sambil menikmati cemilan malam.


" Jack, apa ini?" tanya Yivone dengan menunjukkan benda kecil yang di temukan laci yang di kamar Mark


Saat Jack melihat benda itu raut wajah jack berubah sesaat


" Yivone, dari mana kau mendapatkan ini" tanya Jack dengan heran


"Di laci Mark?" jawab Yivone dengan singkat


" Laci Mark?"


"Iya,kenapa?"


"Tidak ada, jangan memberitahu siapa pun tentang ini ya."pesan Jack dengan menyentuh kepala Yivone yang duduk di sampingnya


"Iya " jawab Yivone sambil mengganguk


" Yivone, kenapa kau bisa menemukan di laci Mark? apa kau masuk ke kamarnya?"


"Aku bosan tidak ada kerja, Bibi tidak ingin aku membantunya, dan saat Bibi keluar belanja aku cari kerja sendiri dengan membersihkan ruangan, dan kemudian aku membersihkan kamar Mark, saat aku bersih-bersih mejanya aku temukan di lacinya yang tidak tutup rapat, aku melihat hampir mirip dengan punya mu yang lambang Wolf, maka nya aku ambil dan berikan pada mu."jawab Yivone panjang lebar sambil sibuk dengan menyantap cemilannya


"Yivone, kau membersihkan kamar anggota?" tanya Jack dengan tatapan dingin

__ADS_1


"Iya, karena aku tidak ada yang bisa di kerjakan, makanya cari kesibukan sendiri."


" Yivone, itu bukan kerja mu, kau seharusnya tidak melakukannya."ujar Jack dengan tatapan tidak senang


"Kenapa? ini sudah biasa bagi ku, dari dulu aku juga melakukan nya sendiri tanpa bantuan siapa pun." jawab Yivone dengan suara pelan karena takut dengan tatapan Jack terhadapnya


"Dari dulu? maksud mu saat di rumah Mike?"


"Iya"


"Apa mereka tidak mengupah pembantu rumah tangga?"


"Tidak, Paman Mike bilang dananya macet dan mau hemat, maka nya aku yang kerjakan semuanya, aku sudah biasa, aku pernah meminta untuk bekerja di luar agar bisa membantu keuangannya, tapi Paman Mike tidak izinkan, dia hanya menyuruh ku mengurus rumahnya saja?" jawab Yivone dengan polos


"Yivone, dengarkan aku, sekarang kau adalah pemilik rumah ini, tidak seharusnya kau yang mengerjakan nya, aku tidak izinkan kau mengerjakannya lagi, mengerti?" ujar Jack dengan menyentuh wajah mulus pacarnya itu


"Tapi Jack, aku bosan jika tidak mengerjakan apa pun, dari kecil aku sudah biasa melakukannya."


"Dari kecil?"


"Iya, dari kecil. saat aku di bawa pulang ke rumah Paman Mike, aku sudah mengerjakan semua pekerjaan rumah."jawab Yivone dengan menyantap cemilannya


"Dasar Mike sialan, jika aku tahu kau menyiksanya dari kecil maunya aku potong saja tangan mu saat di penjara ," batin Jack dengan kesal


"Apakah itu peraturan jika jadi istri mu?" tanya Yivone dengan senyum


"Benar, peraturannya istri ku tidak di benarkan kerja berat, hanya boleh memasak untuk ku dan menunggu ku pulang setiap hari dan selama nya." goda Jack dengan mencium wajah Yivone yang mulus itu


Di malam hari Jack yang masih belum tidur yang sedang duduk di kamar mewah nya sambil melihat benda yang berlambang WF itu


"Pa, benar kata mu jangan percaya pada siapa pun, aku tidak akan berhati lembut pada pengkhianat, lihat saja dengan cara apa aku menghukum mu nanti."gumam Jack dengan raut wajah yang menakutkan


Club malam


" Tuan Jason, aku mengira setelah kau bersama Anita Cole kau sudah melupakan ku, dan tidak ingin tubuh ku lagi" ujar wanita yang sedang berhubungan dengan Jason di ranjang


"Mana mungkin, dia hanyalah wanita kaya yang bisa ku kuras harta nya, sedangkan diri mu sudah memuaskan ku selama setahun, urusan ranjang kita belum berakhir" ujar Jason yang sedang menyetubuhi wanita itu


"Tuan Jason, kau sangat kuat aku kelelahan setiap melayani mu, tapi aku senang bisa memuaskan mu, lalu bagaimana dengan mantan pacar mu itu?" kata wanita itu dengan menahan perih


"Aku akan membawanya pergi suatu saat" jawab Jason yang melanjutkan aksinya tanpa henti


"Setelah kau bersamanya apa kita akan bertemu lagi?"

__ADS_1


" Tidak, aku ingin membawanya pergi dari sini, aku ingin memulai dari awal"


"Dulu saat, Tuan. pacaran dengannya, dia tidak tahu jika kita sering main di ranjang?"


" Tentu saja tidak, dia wanita yang ku cintai" jawab Jason yang menghentikan aksinya..


Jason lalu masuk ke kamar mandi setelah selesai membersihkan diri dia memakai bajunya dan berdiri di hadapan cermin, sambil tersenyum melihat ke cermin


"Yivone, tunggu saja aku, aku tidak peduli Jack Anderson ada menyentuh mu atau tidak, kau tetap milik ku" gumam Jason dengan senyum sinis


Kediaman Anita Cole


Anita Cole adalah atasan Jason yang sudah menjadi pacar nya, malam itu Anita menemani klien dan minum sehingga mabuk tidak sadarkan diri, dengan tidur di kasur empuknya, dengan mengenakan daster putih transparan hingga menampakan seluruh tubuhnya


Sesaat kemudian Jason kembali ke kediaman Anita dan masuk ke kamarnya, di saat masuk ke kamar Jason melihat Anita yang tidak sadarkan diri akibat terlalu banyak meminum minuman keras, Jason yang mata membesar karena melihat tubuh wanita itu yang ternampak jelas dengan daster transpran nya


"Wanita ini memang ingin menggoda ku" gumam Jason dengan senyum sinis


Jason lalu menanggalkan pakaiannya sehingga tanpa sehelai benang lalu naik ke kasur Anita yang sedang pulas


Tanpa menunggu lama Jason pun memulai menguasai tubuh Anita Cole yang seksi itu


Saat melakukan aksi Anita yang merasa ada sentuhan lalu membuka matanya, di saat dia menatap pria itu dia tersenyum


"Jason, di saat aku mabuk kau juga tidak melepaskan ku" ucap Anita yang masih kondisi mabuk


"Kau mengoda ku dengan pakaian mu ini anita" jawab Jason dengan melakukan aksinya dengan kasar


" Jason pelan, setiap malam aku harus melayani mu kau sangat kuat, aku benar-benar menyerah." kata Anita yang menahan sakit


"Anita, kau tahu jika aku hanya tertarik pada mu, oleh sebab itu setiap malam aku harus melakukannya dengan mu."


"Ada bisnis di luar negeri, aku ingin kau menemani ku kesana, dan kita akan menikah di sana" ujar Anita dangan memejamkan mata


"Menikah?" tanya Jason dengan senyum sinis


" Iya, kita sudah sering melakukannya, aku ingin kau menikahi ku, jangan harap kau bisa lari dari ku" jawab Anita dengan suara pelan


" Ini berita baik, dan keinginan ku juga"


"Bagus, setelah menikah aku akan menguras semua harta mu, dan pergi jauh bersama Yivone ku ," batin Jason


"Kita akan kemana?"tanya Jason yang belum menghentikan aksinya

__ADS_1


" Los Angeles" jawab Anita dengan singkat


__ADS_2