
Dor...
Bunyi tembakan menembus ke bagian perut sebelah kanan Jason
"Aaaarrggghhtt ..kau..kau?" teriakan Jason
"Aku benci pada mu, kau sering saja ingin melukai ku, jika kau menyentuh ku, aku akan membunuh mu" bentak Yivone dengan menodong senjata ke arah Jason
Yivone yang histeris dan ketakutan sehingga membuatnya gemetaran, sementara Jason terluka di bagian perut sehingga mengeluarkan darah tanpa berhenti
"Tolong aku! panggilkan dokter" kata Jason dengan menyentuh bagian lukanya
"Tidak! aku tidak mau" bentak Yivone yang ingin keluar dari kamar akan tetapi pintunya telah di kunci oleh Jason tadi
Dor..
Bunyi tembakan ke arah gagang pintu
Yivone lalu membukanya dan pergi dari rumah itu dengan ketakutan
"Yivone.." teriak Jason yang menahan sakit
Tidak lama kemudian Jack tiba di lokasi, saat tiba Jack langsung masuk ke rumah itu bersama anggotanya
"Yivone, Yivone" teriak Jack dengan nada memenuhi satu rumah itu
Lalu Jack masuk ke kamar yang di mana Jason berada. saat masuk ke kamar itu Jack melihat Jason yang terluka tanpa balutan di tubuhnya itu Jack langsung mendekatinya
Bruk..bruk...
2 Pukulan di lakukan oleh Jack ke wajah Jason yang berada di kasur
"Di mana dia?" bentak Jack dengan emosi
"Dia sudah pergi" jawab Jason dengan menahan sakit
"Ketua, Nona tidak ada di sini"lapor Sandro
"Cari di sekitaran di sini "perintah Jack dengan emosi
"Apa kau masih mau bersamanya?" tanya Jason dengan ngejek
"Apa yang telah kau lakukan padanya?" tanya Jack dengan mencengkram leher Jason
__ADS_1
"Jack Anderson, kau sudah melihat diri ku sekarang tanpa pakaian, aku baru selesai melakukan hubungan dengannya, setelah itu dia melarikan diri karena kekecewaan, sehebat apa pun diri mu, jika wanita mu sudah di nodai apa kau masih mau?"ngejek Jason
"Sialan..."bentak Jack dengan kesal
Bruk..bruk..bruk..bruk
Pukulan demi pukulan mengarah ke wajah Jason sehingga terluka parah, Jack dengan penuh emosi menghajarnya tanpa berhenti
"Bawa dia ke markas, jangan membiarkan dia mati" perintah Jack dengan kesal
"Jack Anderson, wanita mu itu sudah ku nikmati setiap sisi tubuhnya apa kau masih mau bersamanya?" tanya Jason dengan luka parah di wajah sehingga mulutnya mengeluarkan darah
"Dengarkan aku baik-baik, Yivone Shin adalah milik Jack Anderson, walau dia sudah di nodai, aku tetap menginginkannya, karena selama hidupnya hanya milik ku, dan kau Jason tidak akan berakhir dengan baik." kata Jack dengan tatapan aura membunuh
Kemudian Jack meninggalkan tempat itu dan mencari Yivone di sekitaran perdesaan itu
Semua anggota berpencar mencari hingga ke dalam hutan..
"Ketua, semua sudah di cari Nona tidak sekitaran sini"lapor anggotanya
"Apa mungkin Yivone berlari ke dalam hutan" kata Jack dengan melihat ke arah hutan tidak jauh dari posisinya
"Semua berpencar! cari di dalam hutan," perintah Jack dengan berlari masuk ke arah hutan sana
Setelah mencari selama satu jam tidak membuah kan hasil, Jack dan semua anggota berpencar mencari ke seluruh hutan besar itu
"Yivone gadis ku, kau ada di mana? jangan sampai kau melakukan hal bodoh, jika tidak ada izin ku kau tidak boleh mati, apa pun yang terjadi pada diri mu aku tetap akan menikahi mu dan mencintai mu selamanya, cepat kembalilah pada ku." gumam Jack sambil berjalan melihat ke semua arah hutan itu dengan mengeluarkan air matanya
Di sisi lain Yivone yang ketakutan bersembunyi di bawah pohon yang lebat daun-daunnya, dengan duduk di bawah pohon itu tersebut sambil memeluk kedua lututnya, dan gemetaran disekujur tubuhnya
"Jack, kau ada di mana? cepat datang jemput aku, aku sangat takut. jika aku keluar dia pasti menangkap ku lagi, hutan ini sangat besar sangat menakutkan." gumam Yivone dengan menangis tanpa henti
"Nona Yivone, Nona Yivone, Nona Yivone." panggilan serentak para anggota Jack tanpa henti
"Yivone, Yivone, kau ada di mana? aku adalah Jack, keluarlah. aku akan membawa mu pulang." teriak Jack dengan nada tinggi sambil berjalan melihat sekeliling
Para anggota berteriak nama Yivone sepanjang pencarian, Yivone yang ketakutan sehingga tidak berani keluar akhirnya mendengar teriakan para anggota yang memanggil namanya
"Apakah itu Jack yang mencari ku." gumam Yivone dengan melihat sekeliling
"Yivone, kau ada di mana? ikut aku pulang, apa pun yang terjadi aku akan menjaga mu selama hidup ku." teriak Jack dengan cemas
"Jack"panggilan Yivone dari belakang Jack
__ADS_1
Jack yang mendengar suara itu langsung menoleh ke arah belakang yang di mana suara itu berada
"Yivone" sebut Jack dengan langsung menghampiri Yivone dengan memeluk erat tubuh Yivone yang sedang gemetaran
"Jack, aku takut dia ada di sana" kata Yivone yang menangis histeris di pelukan Jack
"Yivone, jangan takut, aku sudah di sini, dia tidak akan menyentuh mu lagi" bujuk Jack dengan memeluk erat tubuh Yivone dengan sambil mengelus rambutnya
"Apa dia mati? aku menembaknya karena dia ingin menyentuh ku, setelah itu aku kabur, aku takut jika dia menangkap ku lagi, makanya aku lari ke sini karena aku tidak kenal jalan sini makanya aku tidak bisa pulang, dia sangat menakutkan" kata Yivone dengan terisak dengan tubuhnya yang gemetaran
"Dia sangat ketakutan sehingga gemetaran seluruh tubuhnya, dan menangis tanpa berhenti, Jason kau membuatnya ketakutan begini lihat saja nanti aku akan membuat mu menderita seumur hidup." batin Jack dengan mengeluarkan air mata
"Yivone, jangan takut ya, anggota ku sudah menangkapnya, dia tidak akan menyakiti mu lagi, jangan menangis lagi ya, semua sudah berakhir." bujuk Jack dengan lembut sambil memeluk erat tubuh Yivone yang masih gemetaran karena ketakutan
"Aku ingin pulang" kata Yivone dengan terisak dan melepaskan pelukannya
"Baiklah, kita akan pulang jangan takut" kata Jack dengan mengusapkan air mata yang membasahi pipi tunangannya
Lalu Jack melepaskan jas panjang nya dengan memakaikan ke tubuh Yivone yang kedinginan
"Mari kita pulang ke rumah jangan takut ya." bujuk Jack dengan mencium kening Yivone
Jack mengendong Yivone dan meninggalkan hutan itu, selama dalam perjalanan pulang Yivone menangis tanpa berhenti karena perlakukan Jason padanya membuatnya ketakutan hingga gemetaran tanpa berhenti.
Jack yang dengan sabar membujuk pujaan hatinya sambil memeluk tubuh gadis itu tanpa melepaskan pelukannya
Sementara Sandro yang menyetir mobil melihat Ketuanya bersifat dengan penuh kesabaran membujuk tunangannya selama dalam perjalanan pulang.
"Ini pertama kalinya aku melihat Ketua begitu lembut pada seseorang, dan begitu sabar membujuk Nona yang menangis tanpa henti, di usia Ketua yang lebih tua belasan tahun dari Nona, aku malah merasa Ketua sedang membujuk anak kecil.." batin Sandro sambil menatap ke cermin depan
Kediaman Anderson
Jack mengendong Yivone yang masih gemetaran masuk ke dalam kediamannya dan menuju ke kamarnya, sambil menidurkan yivone dan memeluknya dengan erat.
"Jangan takut kita sudah di rumah" bujuk Jack dengan mengelus rambut Yivone di pelukankan
"Jack, aku kira tidak bisa pulang lagi dan bertemu dengan mu, aku takut jika kau tidak datang menjemput ku" kata Yivone dengan yang masih ketakutan
"Tentu saja aku akan menjemput mu, apa kau tahu selama kau hilang aku mencari mu tanpa berhenti, dan pada akhirnya aku tahu jika kau di sana maka aku ke sana mencari mu" ujar Jack dengan mencium kening tunangan nya
Setelah beberapa saat Jack berhasil membujuk tunangannya itu sehingga tenang dan ketiduran, Jack tanpa henti menatap wajah tunangannya itu
"Yivone aku paling takut adalah kehilangan mu, untung saja kau tidak apa-apa, kejadian ini adalah mimpi buruk bagi mu, aku akan membuat mu melupakan semua ini, dan tersenyum kembali." batin Jack dengan menyentuh wajah Yivone yang di basahi air matanya
__ADS_1