
Rumah sakit LA
Saat itu Shane Wilker di larikan ke rumah sakit karena tubuh nya yang panas dingin serta luka tendangan yang di lakukan anggota Wilves tadi
Sesaat kemudian dokter keluar dari ruangan rawat
"Nona, apa pasien keluarga anda?"tanya Dokter
"Bukan, aku menemukannya, Dokter bagaimana kondisi paman itu?"
"Kondisinya tidak bagus, selain demam, pasien juga sudah sering makan makanan yang tidak layak, kami harus operasi mencuci perut agar bisa membuang semua kuman yang di makan nya, selain itu pasien juga mengalami luka" jelas Dokter
"Dokter, tolong selamatkan Paman itu"
"Baiklah, akan segera kami lakukan"jawab Dokter dengan melangkah masuk ke ruang rawat
"Yivone" sapaan Anthony yang tiba-tiba muncul dari belakang
"Anthony, kenapa kau keluar? kau baru operasi"
"Aku bosan di dalam, lalu kenapa kau di sini?"
"Aku membawa Paman itu ke sini, dan sekarang lagi di ruang rawat" jawab Yivone dengan khawatir
"Paman mana?"
"Yivone"panggilan Jack yang berjalan ke arah mereka
"Jack" balas serentak Yivone dan Anthony yang menatap ke arah Jack
"Kenapa kalian ada di sini? Yivone, kenapa kau bisa ada sini?"tanya Jack dengan menatap mereka berdua
"Jack, kenapa setiap kau muncul pasti wajah mu tidak senang saja?" tanya Anthony dengan ngejek
"Aku bukan bicara dengan mu." jawab Jack dengan cuek
"Jack, aku sedang menunggu Paman itu yang sedang di operasi di dalam" jelas Yivone dengan khawatir
"Paman?"tanya Jack dengan penasaran
Yivone lalu menceritakan semua kejadian tadi kepada Jack.
"Yivone, walau kau ingin menolongnya, tidak seharusnya kau yang maju, kenapa tidak membiarkan anggota Wolf saja yang menyelamatkannya, apa kau tahu ini sangat bahaya bagi mu jika mereka juga membawa senjata" kata Jack dengan memegang kepala Yivone
"Tapi saat itu aku tidak bisa tahan melihat Paman itu di injak oleh mereka, makanya aku hanya bisa melepaskan tembakan, untuk mengusir mereka" jelas Yivone
"Baiklah aku mengerti, lain kali jangan ambil resiko lagi. mengerti?" ujar Jack dengan menyentuh wajah Yivone yang di hadapannya
"Wah..Jack, kau sangat luar biasa, bahkan Yivone saja membawa senjata saat keluar, apa itu tidak menakutkan baginya?"tanya Anthony
"Ini untuk melindungi diri, walau ada anggota yang mengawasi tetap harus waspada,"jawab Jack
"Yivone, mari kita pulang." ajak Jack yang pegang tangan Yivone
"Jack, aku ingin menunggu di sini sehingga selesai operasi"
"Yivone, biarkan anggota yang di sini saja ya" kata Jack dengan menatap ke arah Yivone
__ADS_1
"Aku mau menunggu, aku ingin memastikan jika Paman itu selamat. Jack, kamu saja pulang dulu ya?"jawab Yivone dengan melepaskan tangan dari pegangan Jack
"Pria es, kau pulang saja, aku akan menemaninya di sini" ujar Anthony dengan mendekati Yivone
Jack yang cemburu karena temannya itu suka mendekati Yivone lalu menarik Anthony kembali ke kamar inapnya.
"Ei..ei..ei..,kenapa kau menarik ku" teriak Anthony karena di tarik oleh Jack
Setelah dua jam kemudian
Dokter keluar dari ruang operasi
"Dokter, bagaimana dengan Paman itu?" tanya Yivone dengan menghampiri Dokter itu
"Pasien sudah tidak apa-apa, beberapa hari lagi akan sadar, karena demamnya masih belum reda, kondisi tubuhnya juga masih lemah, tapi nyawanya sudah tertolong " jawab Dokter dengan senyum
Sesaat kemudian Dokter pun meninggalkan Yivone yang di temani Jack
"Yivone, Paman itu sudah selamat, jadi tidak perlu khawatir lagi" bujuk Jack dengan menatap senyum
"Jack, Paman itu sangat kasihan, bagaimana jika beri tempat tinggal untuknya? Paman itu makan sampah sehingga harus di operasi untuk mencuci perut nya, selain itu dia juga di siksa sama beberapa preman itu, beri tempat tinggal dan makanan untuk nya. Jack, apa boleh?"
Jack yang mendengar permintaan gadis itu langsung tersenyum dengan menatap mesra
"Kenapa kau senyum?"
"Yivone, selama ini kau tidak pernah meminta apa pun padaku, tapi sekarang kau meminta sesuatu pada ku untuk pertama kalinya tapi untuk orang lain." kata Jack dengan senyum
"Apa boleh kita bantu Paman itu?"
"Baiklah, kelihatannya jika aku tidak setuju kau pasti akan khawatir dengannya kan? semua biayanya akan ku urus, dan beri hidup yang layak selama sisa hidupnya, apakah kau sudah tenang gadis ku?"
"Hanya bisa bantu orang asing saja kau sudah begitu senang" kata Jack dengan membalas pelukan gadis itu dengan senyum
Kediaman Anderson
"Yivone, besok malam kita akan hadiri sebuah acara ulang tahun, kau temani aku ya" ajak Jack yang sedang duduk bersama Yivone
"Acara itu apakah sangat ramai?"
"Iya, Arnold adalah kenalan ku, oleh sebab itu aku harus menghadirinya" jawab Jack dengan senyum
"Jack, tapi aku belum pernah menghadiri acara apa pun, apa boleh jika aku tidak pergi?"
"Tentu saja tidak bisa, selama ini aku menghadiri acara nya tanpa di temani siapa pun, dan sekarang aku sudah memiliki mu, oleh sebab itu kau harus hadir. jangan takut aku akan menemani mu sepanjang pesta itu" ujar Jack dengan mengelus ujung kepala Yivone
"Baiklah, aku sudah ngantuk aku tidur dulu" kata Yivone yang ingin bangkit dari sofa, akan tetapi di tahan oleh Jack
"Kau ingin tidur? maka tidur dengan ku." kata Jack dengan mengendong Yivone
"apa? tidak, aku mau tidur di kamar ku ," teriak Yivone dengan meronta
Jack lalu menidurkan Yivone ke kasur miliknya
"Kenapa aku tidur sini?"
"Kita sudah mau menikah, jadi seharusnya kita tidur bersama, bukankah begitu." kata Jack dengan mencium kening Yivone
__ADS_1
"Aku rasa bagus aku tidur sendiri saja" kata Yivone yang ingin bangkit dari tempat tidurnya
"Hei..Jack apa yang kau lakukan?" tanya Yivone yang tubuhnya di tindih oleh Jack dengan tangannya yang di tekan ke kasur oleh ke dua tangan Jack
"Kalau kau melawan lagi aku akan melakukannya malam ini juga, mulai malam ini kau harus tidur bersama ku ." kata Jack dengan mencium bibir pacar nya itu
"Jack, lepaskan aku dulu, kau sangat berat" kata Yivone yang mengelak dari ciuman Jack
"Yivone, saat tidur aku ingin memeluk mu setiap malam, jadi tidur di sini saja, jangan membantah" kata Jack dengan lanjut mencium bibir gadis itu
Setelah Yivone ketiduran Jack keluar dari kamarnya dan menhubungi seseorang yang di seberang sana
"Hallo" sapaan dari Leon yang dari seberang sana
"Leon, besok kita menyerang wilayah A, bersiaplah bersama Licon" kata Jack
"Siap Ketua" jawab Leon yang di seberang sana
Sesaat kemudian Jack memutuskan panggilannya
"Wilves aku ingin beri kejutan untuk mu besok malam" gumam Jack dengan senyum sinis
Keesokan harinya di pesta acara ulang tahun
Acara pesta besar itu di hadiri sekitar dua ratusan tamu yang dari berbagai kalangan
Jack dan Yivone tiba di acara itu, di saat melangkah masuk semua para tamu yang telah hadir beralih pandangan ke arah Jack dan Yivone
Yivone yang malam itu mengenakan gaun panjang belah samping yang berwarna putih berkilau, serta di padankan dengan kalung berlian yang di berikan oleh Jack yang berharga 6 triliun itu
Semua pandangan para tamu fokus ke pasangan itu
Sepasang mata yang mengamati kehadiran Jack membuatnya hampir tidak percaya, pria itu adalah Wilves Filan
Selain itu Jason dan Anita Cole yang berada di sana sedang memandang ke arah Jack dan Yivone, Anita yang berniat mendekati Jack merasa tidak sabar lagi untuk menggodanya dengan sengaja berpenampilan terbuka di malam itu
"Selamat ulang tahun Tuan Arnold" ucap Jack dengan bersalam dengan Arnold"
"Terima kasih, karena sudah hadir Tuan Anderson, lihatlah kedatangan mu sangat menarik perhatian semua para tamu di sini " ujar Arnold dengan gembira
"Sama-sama, terima kasih juga sudah mengundang ku" ucap dengan Jack dengan senyum
"Nona ini adalah?" tanya Arnold dengan menatap ke arah Yivone
"Nona ini adalah tunangan ku, namanya Yivone"
"Selamat ulang tahun, Tuan" ucap Yivone dengan senyum
"Terima kasih! Nona, anggap saja rumah sendiri jangan sungkan" jawab Arnold dengan ketawa
Para tamu yang hadir di sana hampir tidak percaya jika Jack yang mereka kenal tiba-tiba saja memiliki seorang tunangan, bagaimana tidak Jack yang di kenal dengan sifat kekejaman nya membuat para wanita tidak berani mendekatinya
Jason yang mendengar perkataan Jack raut wajah nya berubah menjadi tidak senang
"Jack Anderson, sang Ketua Mafia dari Wolf tidak menyangka kita bisa bertemu di sini." sapa seseorang yang menghampiri Jack
Jack yang mendengar sapaan itu langsung menoleh ke arah suara itu berada
__ADS_1
"Sudah lama tidak jumpa, Ketua Mafia Wilves Filan" balas Jack dengan senyum tipis