
Karena terkejut mendengar teriakkan Jack menyebabkan jari Yivone terluka akibat serpihan cangkir itu. lalu Jack mendekatinya
"Jack, ma-maaf, aku bukan sengaja." Kata Yivone dengan terbata
"Apa kau tahu apa yang telah kau lakukan..?" Bentak Jack dengan melihat jari Yivone yang terluka
"Jack, bagaimana dia bekerja cangkir ini seharga ratusan juta di pecahkan begitu saja, dia tidak akan sanggup menggantinya,'' Kata Kelly dengan sengaja ingin membuat Jack emosi
Lalu Jack menarik tangan Yivone ke dalam dan meninggalkan mereka semua di ruang tamu..
"Jack ,kau kemana..?" Teriak Kelly yang ingin mengikuti Jack akan tetapi langkahnya di hentikan oleh Mark.
"Nona Kelly, silahkan tunggu di sini saja'' Ketus David dengan tatapan tajam
"Baiklah." Jawab Kelly dengan cuek dan kembali duduk ke sofa
Di sisi lain Jack yang membalut luka di jari Yivone hanya diam seribu bahasa, sementara Yivone yang melihat reaksi Jack yang emosi tidak berani bicara satu kata pun..
"Apa sakit?" Tanya Jack dengan menetes obat ke jari Yivone
"Tidak," Jawab Yivone dengan menahan sakit
"Kalau sakit katakan saja."
"Iya."
"Kenapa kau bisa begitu bodoh?"
"Maaf aku lalai, aku tidak sengaja Nona Kelly menyenggol tangan ku makanya," Kata Yivone dengan coba menjelaskannya
"Kau memang salah besar, aku harus pikirkan cara untuk menghukum mu'' Balas Jack dengan cuek
Yivone yang mendengar ancaman Jack membuatnya sangat takut, dia telah memecahkan sebuah cangkir yang bernilai ratusan juta tentu saja membuat Jack sangat marah padanya.
Setelah di balut obat Jack pun keluar meninggalkan ruangan itu.
Yivone yang melihat kemarahan Jack membuatnya tidak berdaya dan hanya bisa menerima nasib jika mendapatkan hukuman dari Jack
"Kenapa aku begitu bodoh, kelly memang sengaja ingin membuat ku kena marah, walau sudah ku jelaskan Jack juga tidak percaya pada ku," Batin Yivone dengan kecewa
Setelah itu Jack menuju ke ruang tamu di mana Kelly dan David berada.
"Jack, maaf aku ke sini hanya ingin bahas bisnis dengan mu," Jelas Kelly dengan mendekati Jack
__ADS_1
"Apa aku ada mengundang mu kemari?" Tanya Jack dengan dingin
"Jack, aku tahu kau tidak suka aku ke sini tapi kita sudah lama kenal jadi?"
"Jadi? jadi kau kira berhak datang ke rumah ku dan membuat onar.?"Balas Jack dengan tatapan tajam ke arah Kelly yang di hadapannya
"Jack, aku tidak membuat onar aku hanya duduk di sini menunggu mu, justru wanita bodoh itu yang menghadang ku."
"Aaarrgghhh, Jack, sakit."Teriakan Kelly karena lehernya di cengkeram oleh Jack
"Wanita bodoh? apa kau kira kau berhak mengatakan nya begitu?" Tanya Jack dengan tatapan aura membunuh
"Jack, kenapa kau tidak marah padanya dia yang buat onar dan pecahkan cangkir mu itu," Jawab Kelly yang menahan sakit di lehernya
"Dia adalah pacar ku dan juga pemilik rumah ini, dia berhak lakukan apa pun yang dia suka, jadi jika dia ingin pecahkan seisi rumah ini aku juga tidak akan menyalahkannya, tapi kau lah yang membuat nya seakan-akan dia yang bersalah dan juga kau mendorongnya.," Kata Jack dengan genggam kuat leher Kelly yang hampir putus nafas nya, Jack yang dalam perjalanan pulang telah melihat semua kejadian di rumah lewat handphone miliknya
"Jack, ja- jangan, aku adalah rekan bisnis mu'' Kata Kelly dengan memukul mukul tangan Jack
"Lalu kenapa jika kau rekan bisnis ku? kau telah menyakitinya, apa kau tahu semua yang menyakiti nya adalah musuh Jack Anderson, mulai hari kau bukan lagi bagian pemegang saham dari kasino." Bentak Jack dengan menghempaskan Kelly ke lantai
Bruuukk....
"Jack, kenapa tega pada ku hanya demi seorang wanita? padahal masih banyak wanita lain," Ujar Kelly dengan menahan sakit di tubuhnya akibat di hempas Jack ke lantai
"Keluarkan wanita ini."
"Baik Tuan.'' Jawab serentak David dan Mark
"Jack, jack. kita sudah lama bekerja sama kenapa kau tega pada ku" Teriak Kelly yang di seret keluar oleh David dan Mark
Di malam hari ...
Yivone yang berbaring di kasur empuknya membolak balik tubuhnya itu karena tidak bisa tidur. lalu bangun dari tidur dan duduk bersandar di kasurnya
"Ratusan juta aku harus mengunakan apa untuk mengantikan? Jack marah dan hukuman apa yang dia lakukan nanti?kenapa aku tidak berhati-hati di saat itu" Gumam Yivone dengan menepuk kepala nya
"David keluarkan Kelly dari pemegang saham kita" Perintah Jack dengan menuangkan bir ke gelas nya
"Tuan, tapi Kelly sudah lama kerja sama dengan kita"ujar David dengan menatap Jack
"Aku tidak peduli, aku tidak suka perlakuannya pada Yivone, dia mengertak dan ingin menamparnya serta memecahkan cangkir dengan sengaja untuk menuduh Yivone. aku tidak butuh rekan bisnis seperti dia," Jawab Jack dengan sambil menghabiskan bir di gelasnya dalam seteguk
"Baik, Tuan. aku mengerti."
__ADS_1
Lalu Jack meninggalkan ruangan bir dan menuju ke kamar Yivone.
Klek...
Jack yang masuk ke kamar Yivone lalu mendekati gadis itu yang sudah tidur dan duduk di samping tempat tidur nya sambil menatap senyum ke arah gadis itu..
"Gadis bodoh ,sudah tahu serpihan itu bisa melukai mu tapi kau malah ingin menyentuhnya, mana mungkin aku tidak marah pada mu,"'kata Jack dengan suara pelan dan senyum sambil mencium kening gadis itu
Keesokan harinya...
Saat Yivone ingin menyiapkan air untuk Jack, dia menyadari Jack sudah tidak di kamarnya. lalu Yivone pun pergi ke dapur
"Bibi, Jack sudah keluar?"
"Iya Nona, Tuan sudah keluar bersama Steven."
"Pagi sekali, apa Jack sudah sarapan?"
"Tuan tidak sarapan." Jawab Sandra dengan sopan
"Baiklah."
"Tidak tahu apa Jack masih marah pada ku?" Gumam Yivone dengan cemas
Markas Wolf...
"Ketua," Sapa Leon dengan menunduk
"Katakan," Jawab Jack dengan menatap Leon
"Ketua, semua anggota tiger telah tewas."
"Baguslah, aku yakin pihak lawan pasti akan balas dendam, tapi sebelum mereka ke sini maka kita yang akan mendatangi mereka," Kata Jack dengan dingin
"Maksud, Ketua, kita menyerang mereka?" Tanya Licon
"Benar, aku paling tidak suka di ganggu, mereka menganggu ku maka aku ingin mencabut akar mereka sehingga mereka tidak bisa tumbuh lagi." Jawab Jack dengan tegas
"Baik Ketua" Jawab serentak Steven, Leon dan Licon
"Sampaikan ke Jacky siapkan senjata untuk menyerang kumpulan Tiger kita akan melakukannya besok."
"Siap Ketua," Jawab serentak mereka bertiga
__ADS_1
"Andy Tiger, tunggu pembalasan ku" Gumam Jack dengan senyum tipis