
"Aaaarrrggghhhh," teriakan Elvis akibat di siksaan besi panas dari steven ke arah tubuhnya yang kurus itu
"Bagaimana, Paman Elvis ? masih mau?" tanya Steven yang menghentikan siksaannya
Elvis yang kesakitan sehingga membuatnya lemas tidak berdaya..
"Paman Elvis, seharusnya kau tahu akibat mengkhianati Wolf, tidak ada baiknya, apa lagi kau telah membunuh Ketua Kane, ini sangat tidak bisa di maafkan, jika kau mengatakan sebenarnya kau masih ada kesempatan untuk hidup."ujar Leon
Karena kesakitan yang luar biasa Elvis akhirnya pingsan yang masih dalam kondisi terikat dengan posisi berdiri
"Mari kita keluar, biar dia tenang untuk hari ni" ujar Steven yang meninggalkan penjara itu
Kediaman Anderson.
Jack yang sedang berada di ruang bacanya sambil melihat foto peninggalan Kane yang di kotak itu.
Jack mengingat semua pesanan ayahnya semasa dirinya masih kecil
("Jack, setelah dewasa kau harus bisa menjadi pria pemberani, dan harus bisa membuat semua orang hormat pada mu, jangan menangis atau menyerah dalam kondisi apa pun, dan ingat satu hal jangan terlalu percaya pada orang lain, termasuk teman sendiri,")
"Pa, aku sudah berhasil meneruskan tugas mu, saat diri mu pergi kau memberikan Wolf pada ku dan tanggung jawab besar ini pada ku, aku sudah melakukannya, dan sekarang Wolf kita sudah semakin meluas tapi kamu tidak bisa melihatnya dengan mata sendiri, aku tidak menyangka hidup mu sangat pahit saat meninggalkan Wolf, aku akan meneruskan tugas mu yang belum selesai iaitu tetap menjalankan tanggung jawab sebagai Ketua Wolf dan menjaga Yivone kecil kita." gumam Jack dengan menyentuh foto ayahnya
Klek...
"Jack, apa aku menganggu mu?" tanya Yivone yang berdiri di pintu
" Mari sini" jawab Jack dengan menatap senyum ke arah Yivone
Lalu Yivone menghampiri Jack yang sedang duduk di kursi besar nya, Jack menarik Yivone duduk di pangkuannya
"Apa kamu masih rindu sama Paman?"
" Iya, aku selalu merindukannya selama ini" jawab Jack dengan memeluk erat pinggang Yivone yang di pangkuannya itu
" Iya, sama. aku juga merindukannya, setiap bujukan nya, pelukannya dan masakannya, semua masih ingat di dalam ingatan ku, saat ingatan ku kembali pulih, aku merasa kejadian seperti kemarin saja, dan tidak menyangka sudah 12 tahun" jelas Yivone dengan sedih
"Papa ku telah memberiku segalanya, dia memberiku Wolf dan juga diri mu, jika saat itu Papa ku tidak menyelamatkan mu, mungkin saja selama hidup ku hanya hidup sendirian."ujar Jack dengan menatap mesra
"Hidup sendirian? memangnya kau tidak pernah memikirkan untuk menikah?"
"Tidak, hidup ku hanya ke dunia mafia. aku sangat berambisi ingin memperluaskan kumpulan Wolf, aku ingin Wolf di takuti di mana pun, oleh sebab itu aku memperbesarkan kumpulan Wolf." jawab Jack dengan menyentuh wajah Yivone yang polos itu
"Jack, bisa janji pada ku satu hal?"
__ADS_1
"Katakanlah"
" Jangan sampai terluka, apa pun yang terjadi. aku tidak mau melihat untuk ke tiga kali lagi, pertama aku melihat sendiri orang tua ku tewas dalam ledakan mobilnya, dan ke dua Paman Kane yang terluka parah di dalam mobilnya, semua ingatan itu masih sangat jelas dalam otak ku "ujar Yivone dengan mata berair
" Tidak akan Yivone! aku berjanji aku tidak akan apa-apa" jawab Jack dengan mencium wajah pacar nya itu
"Ada yang ingin ku berikan pada mu" kata Jack dengan memberikan box kecil ke tangan Yivone
"Apa ini?"
Lalu Yivone membuka box itu dan melihat isi dalam nya
" Ini? kalung sepasang?"tanya Yivone dengan memegang kalung dan menatap Jack
" Benar, ini kalung sepasang. jika kau memakainya ini tanda nya perjanjian kita sehidup semati, dan kau Yivone kecilku tidak bisa lari dari ku lagi." ujar Jack dengan mengenakan kalung ke leher Yivone
" Jack ,apa kamu tidak menyesal? hidup selamanya bersama ku?"
"Kenapa aku harus menyesal? aku malah ingin segera menjadikan mu sebagai istri ku" ujar Jack dengan senyum mesra
"Jack, jika saja suatu hari aku menghilang apa kau akan mencari ku lagi?"
"Kenapa bertanya seperti itu?"
" Yivone, di dunia ini hanya satu Yivone iaitu diri mu, jika saja terjadi aku akan mencari mu sampai dapat."
"Jika aku menghilang selama beberapa tahun? apa kau akan mencari ku juga?"
" Yivone, ingat kalung kita ini adalah janji kita. apa pun yang terjadi hati kita selamanya bersatu, hati Jack Anderson hanya milik mu, dan juga Yivone kecil ku hanya milik ku, ingat janji kita" ujar Jack dengan mencium bibir tipis Yivone yang di pangkuannya
Sesaat kemudian Jack melepaskan ciumannya..
" Yivone, aku ingin ke Los Angeles, aku akan membawa mu bersama" ujar Jack dengan menatap dekat gadis itu
"Kenapa aku harus ikut?"
"Tentu saja, aku ingin membawa mu kemana pun aku pergi, aku ingin selalu menjaga mu Yivone kecil ku, aku ingin semua anggota ku mengenal mu " kata Jack dengan melanjutkan ciuman nya
"*P*a, terima kasih, sudah memberikan gadis ini pada ku, aku akan menjaganya dengan baik, gadis ini bagaikan pelangi telah membuat hidup ku lebih berwarna."batin Jack dengan mencium bibir Yivone tanpa henti
Keesokan harinya
Jack dan Yivone yang sedang bersarapan bersama.
__ADS_1
"Jack, semua masakan mu sangat persis dengan Paman."kata Yivone yang sedang menyantap makanan
" Papa ku sangat jago masak, oleh sebab itu aku mempelajari resepnya, pantas saja dari dulu kau mengatakan masakan ku sama Papa ku, ternyata yang kau makan itu adalah dari satu resep" ucap Jack dengan senyum
"Benar, rasa ini yang ku rindukan selama ini"
"Mulai hari ni, aku akan memasaknya untuk mu," ujar Jack dengan menyuapin makanan ke pacarnya itu
"Biarkan aku makan sendiri, jangan menyuapin ku," kata Yivone yang mulut nya di penuhin makanan
"Hahahaha, apakah dulu Papa ku juga melakukan hal yang sama?'
" Iya, Paman setiap kali kami makan pasti menyuapi ku."
"Kalau begitu, maka selanjutnya biarkan aku yang menyuapin mu" ujar Jack dengan senyum mesra
" Tidak, saat itu masih kecil, sekarang aku sudah dewasa."
"Tapi di mata ku, kau masih seorang gadis kecil" jawab Jack dengan mencium wajah gadis itu
"Aku sedang makan jangan mencium ku" teriak Yivone dengan kesal
" Hahahhah, memang Yivone kecil, saat kau marah kau tetap manis" kata Jack dengan menyuapin makanannya ke pacarnya itu
"Jangan menganggap ku gadis kecil, aku Yivone kecil bagi Paman, tapi aku pacar mu bukan Yivone kecil bagi mu"
" Tapi usia mu masih sangat muda, tidak salah jika aku menganggap mu gadis kecil bukankah begitu?"
"Bukan aku yang muda, tapi kamu yang ketuaan"balas Yivone dengan bercanda
"klKau bilang aku tua? siap makan akan ku beri pelajaran untuk mu," goda dengan menyubit wajah Yivone yang sedang sibuk dengan makanannya
Markas Wolf
Elvis yang dalam kondisi terluka bakar karena besi panas masih belum sadarkan diri, anggota yang mengawasinya menyiram air ke seluruh tubuh Elvis, sehingga membuatnya tersadar
Secara perlahan dia membuka mata nya, dan melihat sekitaran penjara itu, ada beberapa anggota yang berjaga di penjara tersebut, terdapat juga alat alat untuk menyiksa tahanan, seperti senjata tajam, besi panas dan beberapa jenis alat lainnya.
Hei, orang tua apa kau sudah bangun?" bentak anggota penjaga sana
"Apa yang mau kau lakukan?"tanya Elvis yang gemetaran sekujur tubuhnya
Anggota penjaga di sana sedang meruncingkan senjata nya dan menghampiri Elvis yang sedang ketakutaan saat melihat benda tajam yang di tangan anggota itu
__ADS_1
" Perintah Ketua untuk mengeluarkan usus mu" jawab anggota itu dengan sengaja menakutinya