
Kasino...
"Tuan, ada info dari orang-orang yang pernah bertemu dengan Tuan besar sebelumnya"ucap David yang berdiri di hadapan Jack
"Apa infonya?"tanya Jack dengan menatap David
" Tuan, Tuan besar dia dulu pernah muncul di sebuah perkampungan, perkampungan itu adalah sama dengan kampung yang Tuan dan Nona pergi kemarin, hanya saja warga yang melihatnya cukup jauh jarak dari rumah Nona."
"Apa? kenapa dia ke sana? katakan semua nya."
"Orang yang melihat adalah warga sana, aku mengunakan foto Tuan besar, warga sana mengatakan jika Tuan besar pernah tinggal di sana selama beberapa tahun dan kemudian tidak menampakan diri lagi."
"Rumah mana yang dia tempati?
"Warga sana tidak tahu, dan Tuan besar dia..?"kata David yang ragu untuk melanjutkan ceritanya
"David, katakan,"perintah Jack dengan dingin
"Warga sana mengatakan jika Tuan besar memiliki seorang putri."
Saat mendengar perkataan David, raut wajah Jack berubah menjadi murka..
Prak.....
"Seorang putri? dia meninggalkan ku di saat aku baru berusia 12 tahun, dan memiliki seorang putri di luar sana? "bentak Jack dengan emosi
"Benar Tuan, warga sana mengatakan jika Tuan besar sangat menyayangi anak itu."lanjut David dengan gemetaran saat melihat kemarahan tuannya itu
"Lalu kemana mereka?
" Tidak ada yang tahu, Tuan."
"Selidiki lagi kampung itu." perintah Jack dengan kesal
"Baik Tuan."jawab David dengan menunduk.
Sesaat kemudian David meninggalkan kantor dan Jack kembali duduk di kursi besar nya, Jack mengeluarkan selembar foto dari dompetnya sambil menatap sedih ke arah foto tersebut..
__ADS_1
"Apakah kau begitu membenci ku?sehingga meninggalkan anak mu ini dan pergi tanpa alasan, rela menjalani kehidupan biasa di luar sana dan menikah sehingga memiliki seorang putri, Kane Anderson, sebenarnya apa alasan mu meninggalkan kami semua yang di sini, aku sudah memperluaskan kumpulan Wolf apakah kau tidak mengetahuinya?apa kau tahu aku berharap kau bisa mendapat kabar jika Wolf sudah semakin luas." gumam Jack dengan menetes air mata
Los Angeles..
Markas Wolf
" Kak Sandro, semua anggota kita sudah berpencar selama ini akan tetapi keberadaan Tomy Hand belum di ketahui" lapor salah satu anggota Wolf
" Dia tidak mungkin bisa keluar dari Los Angeles, karena dari awal kita sudah memperintahkan anggota kita berjaga di semua pintu keluar masuk, pelabuhan, terminal, bandara, dan aku yakin dia masih di dalam kota ini, dan cari sampai dapat, Ketua kita akan berkunjung ke markas kita dalam waktu dekat maka aku harap bisa memberikan Tomy Hand padanya," kata Sandro dengan tegas
"Baik Kak, akan segera ku kerahkan lagi anggota kita." jawab anggotanya dengan hormat.
Di Los Angeles Sandro sebagai wakil di kumpulan Wolf, dia mengurus semua urusan di sana, Jack sangat mempercayainya sehingga menyerahkan semua urusan kumpulan padanya, terdapat 3 markas di dalam kota itu,semua di kendalikan oleh Sandro sendiri.
Di sisi lain di Los Angeles ada pria tua yang sedang duduk di cofee sambil menatap selembar foto di tangan nya, pria tua ini bernama Shane Wilker. Shane Wilker salah satu anggota Wolf di masa lalu nya. di saat itu dia memilih mundur dari Wolf karena keluarga nya, hubungannya dengan Kane Anderson seperti saudara kandung..
Aku tidak menyangka kau pergi secepat ini, dan kau pergi dengan sia sia sahabatku, aku ingin mencari putra mu suatu saat nanti untuk menjelaskan semua pada nya, agar dia bisa memahami alasan kau meninggalkan nya, apa kau tahu kabar putra mu itu sudah meluas, bahkan di kota ini dia sudah di takuti, dia telah meneruskan tugas mu dengan baik.," gumam Shane dengan menatap sedih ke arah foto di tangannya
Swedia...
Kediaman Anderson
"Jack, sudah pulang aku sudah siap memasak." sapa Yivone yang menghampiri Jack yang sedang melepaskan dasinya
" Yivone, baiklah aku sudah lapar juga"jawab Jack dengan senyum mesra.
Setelah selesai makan malam mereka duduk di salah satu ruangan yang luas...
"Jack, aku ingin bertemu dengan paman?"kata Yivone yang sedang duduk di samping Jack
"Kenapa ingin bertemu dengan nya? aku tidak ingin dia melukai mu lagi."ujar Jack dengan menyentuh wajah Yivone yang halus
" Aku hanya ingin menemui nya untuk terakhir kali." jawab Yivone dengan murung, karena mengingat perlakukan m!Mike kepada ayahnya
"Baiklah, tapi janji pada ku kuatkan hati mu" kata Jack dengan senyum
" Baik! aku tahu" jawab Yivone sambil mengangguk
__ADS_1
Keesokan harinya
Markas Wolf
Jack membawa Yivone ke markas nya untuk menemui Mike yang berada di penjara markas itu
Yivone mendekati penjara itu, sementara Jack mengikuti langkah pacarnya itu
" Paman Mike" sapa Yivone dengan melihat ke arah Mike yang terluka parah di tangannya
Mendengar panggilan itu Mike yang tidur di lantai langsung bangkit dari tidur nya, dia menatap sedih ke arah gadis yang berdiri di hadapan nya itu. sambil mencoba untuk berdiri Mike berlinang air mata dengan merasa menyesal .
" Yivone, kau akhirnya datang" ucap Mike yang mata nya di banjiri air kata
Yivone yang melihat kondisi pamannya itu tidak bisa menahan sedih, karena luka parah di tangan paman nya serta wajah pucat dan rambut berantakan itu membuat Yivone tidak bisa menahan air mata, Yivone yang selama ini melihat pamannya yang selalu rapi dalam sekejap berubah menjadi mengenaskan.
" Maaf, ini salah paman"ucap Mike dengan menyesal
" Kenapa? Paman, minta maaf pada Yivone.?"tanya Yivone dengan terisak.
" Yivone, anak yang baik Paman bersalah pada mu, aku egois"ucap Mike dengan menangis histeris
"Paman, selama ini Yivone sangat mencintai mu dan kakak, walau Yivone tahu jika kalian ingin menjualku keluar negeri tapi Yivone masih mencintai kalian, tapi paman, kenapa harus menjadi salah satu yang menyebabkan kematian Papa ku ?"
" Yivone, paman akui salah besar, saat itu perusahaan hampir bangkrut paman butuh uang oleh sebab itu tergoda dengan uang yang di tawarkannya, demi perusahaan paman membunuh teman paman dan juga meninggalkan bekas luka untuk mu" kata Mike dengan menangis histeris
"Lalu kenapa paman saat tu tidak membunuhku saja? kenapa masih membawa ku pulang ?" tanya Yivone dengan terisak..
"Paman merasa bersalah pada mu aku ingin menebusnya, tapi keegoisan ku muncul lagi demi perusahaan, dan ingin menjual mu."
"Jika di saat itu Yivone tidak berada di kediaman Anderson apakah paman sudah menjual ku?
Mike tidak bisa menjawab pertanyaan gadis itu, karena rasa bersalah dan malu padanya. Mike hanya bisa menangis dengan histeris, selama di penjara karena mendapat siksaan berat dari Jack membuat nya menyadari kesalahan yang telah dia lakukan selama ini
" Yivone, mari kita pergi"ajak Jack dengan memegang pundak Yivone dari belakang.
'Iya" jawab Yivone sambil mengangguk
__ADS_1
"Paman Mike, sebelum Yivone pergi Yivone hanya ingin mengatakan sesuatu, selama ini Yivone sangat tulus mencintai mu dan Yivone juga menganggap dirimu adalah Papa ku, walau sekarang Yivone tahu jika paman Mike tidak ada hubungan darah dengan ku, aku juga tidak membenci mu hanya saja aku sangat sedih karena kematian Papa ku ada hubungan dengan mu, seburuk apa pun paman pada ku ,aku juga tidak pernah marah."ucap Yivone lalu berpaling dan berjalan meninggalkan pamannya itu
" Yivone, maafkan paman, paman salah besar."ucap Mike dengan histeris sambil berlutut dengan mengetukan kepalanya ke pintu besi penjara itu