
"Jack, sakit," Kata Yivone yang keluar air mata akibat sakit di lehernya
"Yivone Shin, jangan pernah membuat ku marah jika tidak aku akan menghabisi mu"ancam Jack yang belum melepaskan genggamannya
"Apa kau sangat ingin aku mati? bunuh saja aku." Ujar Yivone yang penuh kecewa dan rasa sakit di hatinya karena pria yang dia cintai tega menyakitinya.
Mendengar perkataan gadis itu Jack hanya diam tidak mengatakan apa-apa.
"Aku tahu kau marah karena aku melanggar perjanjian itu, jika aku mengatakan aku dan dia tidak ada hubungan apa-apa lagi, kau juga tidak akan percaya. Jack kau tidak pernah percaya pada ku kan? kalau begitu bunuh saja ,kau adalah ketua mafia tentu saja kau tega melakukannya"kata Yivone dengan suara pelan menahan sakit
Jack lagi-lagi terdiam seribu bahasa. dan kemudian melepaskan genggamannya dari leher Yivone yang memerah akibat genggaman kuatnya.
"Perjanjian kita belum berakhir aku tidak akan membunuh mu, tapi bukan berarti aku memaafkan mu." Ujar Jack yang mendekati mejanya dan menatap piring makanan itu
"Apa kau tahu harga piring ini berapa? kau akan senasib dengan piring ini jika kau melakukan kesalahan" Ancam Jack yang menjatuhkan piring yang di bawa Yivone tadi hingga hancur berkeping keping
Prak.....
"Jadi walau kau adalah pacar ku aku tetap akan menghukum mu jika kau melakukan kesalahan, seperti piring ini walau harganya mahal tapi jika bersifat murahan tetap akan ku hancurkan apa kau mengerti.?" Bentak Jack dengan nada tinggi
Lagi-lagi perkataan Jack membuat Yivone merasakan bagaikan di tusuk pisau..
"Maksud mu aku murahan? apakah ini pandangan mu terhadap ku selama ini ?apakah karena aku tidak memiliki apa pun serta aku bukan wanita karir dan aku di sini demi hutang Paman ku, maka kau menganggapku wanita murahan?"tanya Yivone dengan mata di banjiri air mata
Jack yang mendengar perkataan Yivone merasa perih di hatinya, karena tanpa di sadari ucapan nya telah menyakiti perasaan gadis itu.
Klek...
"Ada apa ini suara mu terdengar sampai di luar?"tanya Tommy yang tiba-tiba masuk ke ruangan itu
__ADS_1
lalu menatap ke arah Jack dan Yivone
"Keluar" Bentak Jack dengan menatap Tommy
"Hei...hei..., setiap kau menyuruhku kemari aku tidak pernah menolak, tapi aku baru datang kau sudah ingin mengusir ku." Balas Tommy dengan mendekati Jack dan melihat ke arah Yivone
"Yivone, apa kau tidak apa-apa? kenapa leher mu begitu merah, biar aku mengoles obat untuk mu,"Ucap Tommy dengan mendekati Yivone
"Apa yang kau lakukan? singkirkan tangan mu," Bentak Jack yang cemburu melihat Tommy yang ingin menyentuh leher Yivone yang bekas genggaman Jack
"Hei, apa perlu kau begitu marah" Balas Tommy dengan kesal
"Aku tidak apa- apa, Tuan" kata Yivone dengan suara serak
"Nama ku Tommy ,aku adalah dokter pribadi pria es ini, ini kali ke dua kita bertemu."
"Kali ke dua bertemu?"tanya Yivone dengan heran, karena di saat itu Yivone tidak menyadari apa pun di saat Tommy menyuntiknya
"Yivone, apa bisa kau tolong aku menyiapkan makanan aku lapar dari pagi aku belum makan," Pinta Tommy dengan iba melihat gadis itu
"Baik, akan ku siapkan" Jawab Yivone dengan meninggalkan ruangan itu
"Terima kasih"ucap Tommy yang menatap gadis itu
Jack yang kemudian duduk kembali ke kursi besar nya..
"Apa kau sudah puas menatapnya?"tanya Jack dengan kesal dan merasa cemburu
"Ada apa dengan mu? kenapa kau marah sehingga dia menangis dan leher nya apakah perbuatan mu?" Tanya Tommy dengan kesal
__ADS_1
"Ini urusan kami."
"Urusan kalian? dengan cara perlakuan mu itu pada nya? ayolah. Jack, dia hanya seorang gadis kecil dia bukan musuh mu atau anggota mu yang bisa kau bentak, apa kau ingin dia mati kena serangan jantung kau baru puas?"
"Ada apa kau mencari ku? jika tidak ada silahkan keluar."
"Jack, aku ingin mengatakan sesuatu, aku tidak tahu kau mencintainya atau hanya ingin bermain dengan nya, aku hanya ingin kau tahu dia bukan gadis yang memiliki mental yang kuat seperti wanita lainnya."
"Mental yang kuat? apa maksud mu?"
"Maksud ku, dia mengalami trauma yang mendalam karena kecelakaan itu ,oleh sebab itu dia tidak bisa ingat kembali kejadian itu, dan juga dia menjadi lebih mudah takut pada sesuatu ,karena insiden itu sudah mempengaruhi mentalnya, selama kau tinggal bersamanya apa kau tidak terasa?"jelas Tommy yang tanpa henti
"Ada lagi, kondisi nya yang seperti sekarang akan bertambah parah jika tidak menjaga nya dengan baik, apa kau ingin dia jadi sakit jiwa? pasien yang mengalami masalah mental akan semakin parah jika dia sering menghadapi guncangan," Lanjut Tommy yang duduk di meja berhadapan dengan Jack
"Jelaskan secara rinci.'' Ujar Jack dengan menatap serius ke arah Tommy
"Aku sudah berunding dengan dokter lainnya tentang kasus seperti Yivone, kecelakaan itu sebuah guncangan baginya walau sudah lama bukan berarti kehidupan Yivone sudah aman, lihat saja kejadian malam itu dia menangis dengan histeris di saat petir dan dia tidak menyadari sama sekali, selain itu jika dia mengalami hal yang menakutkan baginya maka ketakutannya pasti akan menimpa dirinya, misalnya seseorang yang ingin menyakitinya maka dia pasti akan ketakutan setiap melihat orang itu, singkat kata aku yakin dia pasti takut pada mu."lanjut Tommy dengan panjang lebar
"Apakah tidak bisa di sembuhkan kondisi mental nya?"tanya Jack dengan khawatir
"Sembuh? jika dia di bentak oleh mu apa menurut mu dia bisa sembuh? kau lihat saja tadi dia menangis sehingga matanya memerah dan gemetaran, jika aku tidak datang apa kau akan membuat gadis itu masuk rumah sakit jiwa karena ketakutan berlebihan"jawab Tommy dengan kesal
"Jika aku mengantarnya keluar negeri untuk perawatan apakah ada kemungkinan bisa menyembuhkannya?"
"Jack, dia ada masalah mental. jika dia tidak terguncang maka tidak akan semakin parah, jika dia mengalami sesuatu yang membuatnya takut maka mentalnya akan bertambah lemah di saat itu dia akan sulit tidur dan mulai mimpi buruk dan jika itu terjadi maka akan sangat sulit untuk di sembuhkan."
"Apakah harus di kasih minum obat penenang jika penyakitnya kambuh?"
"Hanya itu satu-satu caranya. tapi akan lebih baik harus membuatnya ingat semula kejadian lalu, tapi untuk sekarang baik jangan dulu, biarlah kondisinya semakin baik baru kita bicarakan lagi."
__ADS_1
"Aku pasti akan menyembuhkannya,"kata Jack dengan raut wajah serius
"Aku tahu. tapi, jack, apa kau tahu Yivone adalah anak yatim dia tidak memiliki siapa pun, dan kau satu -satunya harapan dia, tapi jika kau tidak bisa lembut padanya itu hanya akan membuatnya semakin takut pada mu dan semakin jauh dari mu, di saat dia sudah trauma dengan mu maka di saat itu kau sudah kehilangannya, apa kau tidak takut jika di saat itu tiba?"