
Pria asing itu gemetaran sekujur tubuhnya saat melihat Jack yang tiba-tiba muncul di kampung itu, sesaat kemudian pria asing itu pun meninggalkan tempat itu.
"Paman,"sapa seseorang yang tiba-tiba muncul di samping pria asing itu
Mendengar suara panggilan seorang gadis pria itu lalu menoleh ke arah suara itu berada, saat melihat gadis yang di hadapan nya pria itu membulatkan mata besar nya,dengan perasaan tidak percaya..
"*G*adis ini kenapa mirip sekali dengan anak itu,"batin pria asing itu dengan menatap gadis yang di hadapannya
"Paman, apakah Paman baik-baik saja?"
"Kau siapa?"
"Aku Yivone Shin, dan ini rumah ku ,apakah paman tetangga sini?"jawab Yivone dengan ramah
"Yi-yivone Shin? kau?"jawab pria asing itu dengan terbata, keringat dingin membasahi seluruh wajah nya
"Paman, apa baik-baik saja?"
"Aku baik-baik saja, hanya saja teringat sesuatu yang ingin ku lakukan, aku harus pergi,"jawab pria itu dengan ketakutan dan berjalan dengan cepat menuju ke arah lain
"Aneh kenapa Paman ini seperti ketakutan ya," gumam Yivone yang melihat kepergian pria asing itu
"Yivone"suara panggilan Jack yang dari belakang Yivone
"Jack."
"Siapa pria itu..?"tanya Jack yang menghampiri Yivone sambil menatap pria asing itu
"Mungkin tetangga sini."
"Yivone, lain kali jika ada orang asing jangan dekat dengannya"kata Jack dengan menyentuh kepala gadis itu
"Iya."
__ADS_1
"Apa sudah lapar? mari kita makan dulu."
"Baiklah, aku ingin sambil jalan-jalan di sini"
"Baiklah, aku akan menemani mu," jawab Jack dengan mengandeng tangan Yivone
Detelah siap makan siang mereka pun kembali ke rumah itu.
"Bagaimana apa kau bisa ingat masa lalu mu?"tanya Jack dengan duduk di samping Yivone
"Ingat, Papa ku sangat baik padaku dan sangat memanjakan ku, setiap hari memasak makanan kesukaan ku dan setiap malam memeluk ku sehingga aku ketiduran, pelukannya sangat hangat aku masih hingga sekarang" kata Yivone yang bersandar di kursinya
"Yivone, jika kau rindu rumah ini kita bisa sering pulang ke sini"ujar Jack dengan mengelus rambut Yivone
"Tapi kamu sibuk kerja, jika aku ingin pulang apa aku boleh di temani Rocky?"
"Tidak boleh, aku yang akan menemani mu, aku bisa atur waktu kerja ku itu tidak masalah"kata Jack dengan menarik Yivone ke pelukannya
"Baiklah."
"Kakak laki-laki?"
"Iya, hanya saja aku lupa namanya, Papa ku pernah mengatakan jika suatu saat sudah tiba dia ingin membawa ku bertemu dengan kakak ku itu, kata Papa ku kakak ku itu sangat pemberani."
"Lalu apakah Papa mu pernah mengatakan tempat tinggal kakak mu?"
"Tidak pernah! setiap aku bertanya Papa hanya mengatakan kakak tinggal di kota hanya saja hidup kakak sangat keras, Papa ku sangat menyayanginya dan aku berharap bisa bertemu dengannya."
"Lalu kenapa Papa mu meninggalkan kakak mu?"
"Papa mengatakan pada ku karena suatu masalah dia harus meninggalkan kakak ku, suatu saat dia ingin kembali dan berkumpul lagi dengan nya, tapi sayang sekali Papa harus sakit parah dan meninggal."ucap Yivone dengan sedih
"Jangan bersedih."kata Jack sambil mengelus kepala yivone
__ADS_1
Di sisi lain pria tua itu kembali ke rumahnya, saat di rumah nya dia hanya duduk termenung mengingat
kembali yang di lihat nya tadi. kemunculan Jack di kampung itu sangat membuat nya ketakutan, dan kehadiran Yivone yang di hadapannya membuatnya hampir tidak bisa percaya.
"Ini tidak benar. kenapa mereka bisa bersama? Yivone Shin anak kecil itu bukankah seharusnya sudah tewas saat kecelakaan tapi mengapa dia masih hidup? dan juga bagaimana dia bisa bersama Jack? jika Jack menemukan ku maka hidup ku pasti tamat, Kane Anderson walau kau sudah mati tapi ke dua anak mu itu menghantui ku, putra mu Jack Anderson sangat menakutkan, sementara putri mu membuat ku mengingat masa lalu"gumam pria tua ini sambil gemetaran.
Pria tua ini adalah Ryan yang tidak lain adalah pembunuh yang menyebabkan kematian Justin Shin dengan memotong rem mobil yang di kendarai oleh Justin. Ryan nama asli adalah Elvis yang kabur bersama Justin yang memiliki nama asli Kane Anderson, di saat putra Kane berusia 12 tahun Kane meninggalkan putra dan kumpulan Wolf nya. dan pergi meninggalkan kota, karena tidak ingin di kenali maka Kane menganti nama menjadi Justin Shin.
Di saat Kane meninggalkan kumpulannya, putranya mengantikan posisinya, di usia 12 tahun Jack sudah harus menjalani hidup yang penuh kekejaman, dengan beraninya Jack mengambil senjata tajam melawan semua musuh bersama anggota lain, Kane semasa muda di kenal sangat kejam dan setelah Jack mengantikan nya Jack di kenal lebih kejam dari ayah nya, dengan kekejaman nya kumpulan Wolf semakin meluas dan dengan kepintaran Jack dalam berbisnis membuat usaha kasino nya semakin meluas dalam dan hingga luar negeri
"Ketua, sapa seorang pria dengan menunduk
"Dennis, bagaimana apa ada perkembangan?"
"Ketua, setelah kejadian itu Ryan tidak menampakan diri lagi, dia seperti manusia menghilang akibat angin topan"jawab Dennis dengan cepat
"Tidak ada petunjuk sama sekali, data Justin juga tidak ada, tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya."
"Ketua, jika Justin adalah mafia lalu siapa nama asli nya.?"
"Dia memilih meninggalkan dunia mafia jadi mana mungkin dia mengunakan nama asli nya, bahkan hingga dia meninggal tidak ada yang bisa tahu siapa dia sebenarnya, aku berharap Ryan masih hidup karena hanya dia yang mengetahui semua nya."
"Jika Ryan sudah meninggal maka masalah ini terkubur selama nya."jawab Dennis
"Yivone mengatakan pada ku bahwa Justin memiliki seorang putra yang tinggal di kota, tapi karena tidak ada pertunjuk maka sangat sulit untuk mencari nya."jelas Jack dengan khawatir
"Cari lagi keberadaan Ryan, tidak tahu mengapa aku malah merasakan dia tidak jauh dari sini."lanjut Jack dengan melihat sekitaran luar rumah itu
"Baik. Ketua, akan ku lakukan."jawab Dennis dengan meninggalkan Jack
"Justin Shin, Ryan, aku penasaran dengan kalian dari kumpulan mafia mana, siapa pun dirimu Justin putri mu bersama ku aku akan menjaga nya dengan baik "gumam Jack
Malam hari..
__ADS_1
Yivone yang sudah tidur tiba-tiba bermimpi buruk sehingga keringat bercucuran, sesaat kemudian dia membuka mata nya dan bangun dari tidurnya
"Kenapa aku bermimpi ada mobil yang hancur? sangat menakutkan sekali"gumam Yivone yang masih terkejut dengan mimpinya