
"Apakah kau sering mengunakan kata manis untuk mengoda wanita?"tanya Yivone yang sambil sibuk dengan santapannya
"Iya, aku sering" jawab Jack dengan bercanda
"Ternyata semua pria memang sama suka mengoda wanita"jawab Yivone dengan cemburu
"Apakah ymYivone kecil ku cemburu?"tanya Jack dengan menatap mesra
"Aku tidak ada hak cemburu ini kebebasan mu." jawab Yivone sambil meminum air di gelasnya
"Tapi kau harus cemburu apa kau tahu?"
"Kenapa?"
"Karena kau adalah kekasih ku, dan kau satu-satunya wanita yang pernah ku goda"kata Jack dengan mencium wajah gadis itu
"Jangan mencium ku aku sedang makan."
"Hahahah.,kenapa kau bisa manis sekali..?"
"Semenjak kapan kau pintar bicara seperti itu?"
"Hanya dengan mu"jawab Jack dengan menyuapin makanan ke pujaan hatinya.
"Habiskan semua makanan ini ya" lanjut Jack dengan menyuapin pujaan hatinya
"Sudah cukup! jangan menyuapin ku lagi, aku bisa makan sendiri."
"Ayo habiskan, ini masakan khusus untuk mu jadi kau harus menghabiskan nya"kata Jack yang lanjut menyuapin pacarnya itu
"Jack, aku boleh bertanya sesuatu?"tanya Yivone yang duduk santai dengan Jack
"Tanya saja, apa yang ingin kamu tahu?"tanya Jack dengan sambil memeluk gadis itu
"Mana ayah mu?"
"Ayah ku pergi meninggalkan ku dan seluruh anggota Wolf"jawab Jack dengan raut wajah tidak senang
"Apa kau membencinya?"
Iya,di saat itu aku baru berusia 12 tahun tapi aku harus kehilangannya, hidup tanpa seorang ayah dan harus menjalanin hidup yang penuh kekejaman."
__ADS_1
"Bisakah jangan membencinya? jika suatu saat kalian bertemu kembali berbaik lah dengan ayah mu."
"Kenapa berkata seperti itu?"
"Karena aku kehilangan Papa ku juga di usia 12 tahun, hanya saja hidup masih lebih baik dari mu, aku juga tidak menyangka jika Papa ku adalah seorang mafia juga dan paling sakit nya adalah di khianati teman"jawab Yivone dengan murung
"Yivone, apa kau sangat merindukan Papa mu?"
"Iya tentu, aku rindu padanya setiap saat, walau sudah 11 tahun aku masih rindu padanya. Jack, sedangkan dirimu masih ada kesempatan untuk bertemu dengannya jadi dengarkan saja alasan nya. di dunia ini tidak ada orang tua yang ingin meninggalkan anaknya."
"Yivone kecilku sudah dewasa,semua perkataan mu sangat masuk akal, baiklah aku mendengarkan mu'' kata Jack dengan mencium kening pacarnya
"Kenapa banyak yang takut pada mu?apakah kau akan membunuh semua yang menyinggung mu?"
"Kenapa bertanya seperti itu?"
"Banyak yang mengatakan kau sangat menakutkan, bahkan di saat aku melihatmu di pertama kali juga sangat takut pada mu."
"Gadis bodoh, kenapa kau harus takut pada ku, aku tidak pernah memikirkan untuk melukai mu, di saat pertama kali aku melihat mu aku sudah sadar jika aku peduli pada mu, jadi mana mungkin aku menyakiti mu."
"Pertama kali saat di rumah paman."
"Bukan tapi di hotel."
"Benar, saat itu aku melihat seorang gadis manis yang bertengkar dengan pacar nya sehingga air mata nya membasahi wajah nya yang cantik itu, dan kemudian dia pergi meninggalkan hotel aku melihat semua kejadian itu."
"Tapi, kenapa aku tidak melihat mu?"
"Kau yang sedang terluka mana mungkin kau sadari ada seorang pria yang memerhatikan mu, di saat itu kau sudah membuatku tertarik pada mu."jawab Jack dengan mencium wajah Yivone yang di pelukannya
"Berarti saat di rumah paman kau sudah mengenal ku?"
"Iya, seorang gadis yang membuatku tertarik tiba-tiba berlarian dari lantai dua ke bawah dan berhadapan dengan ku."
"Kenapa bisa tertarik pada ku? kenapa bukan kakak ku?"
"Kenapa harus kakak mu?"
"Karena banyak pria yang menyukainya, dia juga cantik."
"Itu bukan urusan ku, yang ku peduli hanya gadis yang di depan ku sekarang"kata Jack dengan mendekatkan wajah nya ke pacarnya itu..
__ADS_1
Saat mereka sedang duduk bersantai di ruangan tamu itu tiba-tiba saja ada suara pria yang muncul.
"Jack, Yivone"sapa seseorang pria yang berdiri di pintu besar
Lalu mereka sama sama menoleh ke arah suara itu.
"Tuan Anthony"balas sapaan Yivone dengan bangkit dari sofa
"Hai cantik"balas Anthony dengan senyum
"Yivone, kembali ke kamar mu,sudah malam pergi istirahat" kata Jack dengan merasa cemburu
"Baiklah, kalau begitu selamat malam semuanya." jawab Yivone yang meninggalkan ruangan itu
"Eh...Yivone"panggil Anthony yang ingin mengikuti langkah Yivone akan tetapi di tahan oleh Jack
"Apa kau sudah bosan hidup?"tanya Jack dengan dingin
"Hei..hei...jangan marah, aku hanya ingin maaf pada mu dan Yivone
"Minta maaf atas semua yang kau lakukan? jika saat itu aku terlambat satu langkah apa kau yakin kau masih bisa hidup..? "ujar Jack dengan tatapan tajam
"Jack, seharusnya kemarahan mu sudah reda, apa kau tahu saat aku sadar ternyata gigi ku sudah hilang tiga, sehingga aku harus inap di rumah sakit karena pembengkaan gigi ku."
"Masih beruntung gigi mu yang hilang, andaikan bukan David yang menghadangku maka nyawa mu sudah hilang."
"Jack, aku tidak sengaja. maaf, aku hanya ingin mencari mu ,kebetulan Yivone ada di sini maka aku beri dia minum."
"Apa kau tidak pikir dengan baik sebelum kau memberinya minum? Yivone tidak sesuai dengan minuman keras ,dan juga kau tidak seharus nya mabuk di rumah ku."bentak Jack dengan kesal
"Jack, aku tahu aku salah, tapi Yivone sudah dewasa tidak salah dia mencoba nya, kenapa kau mengatur nya seperti itu? kau lihat saja wanita lain yang minum- minum dan bermain di bar, kau adalah bos dari banyak night club kan, tentu kau sudah melihat banyak wanita yang main di sana."
"Aku tidak peduli dengan wanita lain, aku hanya peduli pada wanita ku, Yivone adalah milik ku jadi aku berhak mengatur makan dan minum nya, dia beda dengan wanita lain yang tidak pernah main di night club, dan tentu saja aku tidak akan pernah membiarkan dia masuk ke club mana pun."jawab Jack dengan dingin
"Jack, kau sangat mengatur hidup nya."jawab Anthony dengan dengan agak takut lihat reaksi temannya itu
"Karena hidup nya ada di tangan ku, maka selama hidup ku aku yang akan menjaga kehidupan sehari-harinya."
"Jack, kelihatan nya kau sangat serius terhadap nya, kau sudah beda hanya Yivone yang bisa membuat mu begini."
"Anthony, ini peringatan terakhir jangan pernah lagi dekat dengan nya jika tidak maka aku akan mengambil nyawa mu."kata Jack dengan meninggalkan ruang tamu
__ADS_1
"Eh....ini adalah ancaman untuk ku"gumam Anthony dengan gemetaran dan lalu pergi dari kediaman Jack