MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Kesalahpahaman


__ADS_3

Yivone melanjutkan kerjanya di dapur dalam hatinya merasa kecewa karena perkataan Jack yang menganggapnya ceroboh, dengan niat ingin membeli buah kesukaan Jack malah terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan.


"Aku sangat bodoh mengira Jack khawatir pada ku, tapi aku malah di anggap ceroboh," Gumam Yivone dengan wajah kecewa


Jack yang membentak Yivone karena kekhawatiran dengan kejadian yang menimpa gadis itu akan tetapi tanpa di sadari Jack telah membuat sang gadis itu salah Faham padanya.


"Nona" Sapa David yang tiba di kediaman Jack


"David" Balasan Yivone yang menoleh ke arah pria itu


"Apa Nona, tidak apa-apa?"


"Tidak, aku baik-baik saja"


"Aku sudah mendengar dari Rocky, pria asing itu sudah di cegatnya, Nona dia hanya ingin uang kenapa tidak berikan saja padanya ? saat itu sangat bahaya karena senjata tajamnya."


"Tidak apa-apa, bukankah semua sudah aman-aman saja."


"Iya, tapi kedepannya jangan mengambil resiko lagi. bila mereka hanya ingin uang maka berikan saja."


"David, uang yang ku bawa untuk belanja seminggu jumlahnya tidak sedikit, jika saat itu berikan pada pria itu walau dia melepaskan ku, belum tentu aku bisa bebas dari Jack."


"Kenapa?" Tanya David dengan heran


"Karena itu adalah uangnya. dan pasti dia akan marah besar lagi pada ku, aku tidak mau kena hukum."


"Hukum? siapa yang akan menghukum mu?"


"Jack, dia akan menghukum ku jika aku melakukan kesalahan, jadi walau apa pun yang perampok itu lakukan aku tetap tidak akan memberikan uang itu padanya, karena aku tidak sanggup untuk ganti rugi" Jawab Yivone dengan polos. yang sama sekali tidak tahu jika Jack hanya peduli padanya dan bukan uang itu


"Kenapa , Nona ini kelihatan sangat takut pada Tuan? apakah Tuan sering mengancamnya?" Batin David dengan marasa iba dengan ucapan Yivone


"Nona, apa kau takut sama Tuan?"


"Iya, dia sangat menakutkan sama seperti Paman ku,"jawab Yivone dengan terlanjur tanpa di sadari


"Paman mu? maksud Nona?"tanya David penasaran


"Ah..tidak aku masih kerja ,aku lanjut masak dulu," Ujar Yivone dengan langsung mengelak


"Mike Shin apa yang dia lakukan sehingga membuat Nona begitu takut padanya? dan Tuan apa juga yang dia lakukan sehingga gadis ini merasa takut pada nya, sepertinya Nona ini sudah sering di gertak sama Tuan,'' Gumam David dengan penasaran


Tok tok tok..

__ADS_1


"Masuk," Jawab Jack dengan menatap komputernya


Klek...


"Tuan, laporan kasino dan Night Club," Kata David dengan menarohkan laporan di meja


"Hm."


"Tuan, aku sudah mendengar kabar kejadian pagi tadi."


"Iya."


"Apakah Tuan menyalahkan Nona atas masalah ini?"


"Aku menyalahkannya karena dia tidak berikan uang pada perampok itu sehingga hampir membahayakan dirinya, jika di saat itu Nick tidak muncul tidak bisa di bayangkan apa yang akan terjadi," Jawab Jack dengan menatap ke arah David


"Nona tidak berikan uang itu, karena dia takut di hukum Tuan."


"Di hukum oleh ku?"


"Benar tadi aku menanyakan pada Nona, jawabannya jika dia memberi uang itu maka dia tidak bisa mengantinya dan juga Tuan akan memarahinya lagi."


"Kenapa aku harus memarahinya ? justru aku mengkhawatirkannya, aku sangat takut dia terluka."


"Sangat apa?"


"Takut pada Tuan," Jawab David


"Dia bilang dia takut di hukum jika memberikan uang itu, dan dia juga mengatakan jika Tuan..!"Kata David dengan ragu melanjutkan


"Apa katanya ?"tanya Jack dengan tegas..


"Dia mengatakan jika Tuan sangat menakutkan sama seperti Pamannya."


Mendengar perkataan David, Jack merasa menyesal karena sering mengancam akan menghukumnya sehingga membuat gadis itu takut padanya


"Tuan, menurut Tuan apa yang sudah Mike lakukan kenapa Nona bisa takut padanya? bukankah sebelumnya baik-baik saja karena Nona tidak tahu apa -apa."


"David, coba selidiki lewat Yivone."


"Baiklah, aku akan cari cara agar bisa mengetahui nya."


Lalu David pun keluar dari ruangan Jack dan mencari Yivone di dapur dengan sengaja mengajaknya bicara

__ADS_1


Sementara Jack masih menyesal atas sifat kekasarannya terhadap gadis yang dia cintai, dan kemudian Jack pun keluar dari ruangan menuju ke dapur, akan tetapi Jack hanya mencuri dengar atas obrolan mereka.


"Nona, apakah butuh bantuan ku?" Tanya David dengan sengaja mendekati Yivone


"Tidak apa-apa, aku akan melakukannya sendiri" Jawab Yivone dengan senyum


"Buah ini adalah kesukaan Tuan, apa baru di beli tadi?"


"Benar, aku baru beli dan aku sangat ceroboh maka bisa terjadi hal seperti tadi pagi."


"Nona ,kau tidak bersalah semua buah ini adalah kesukaan Tuan oleh sebab tu Nona baru membeli nya"


"Ini juga bagian tugas ku, memang seharusnya aku melakukannya."


Jack yang di balik tembok mendengar semua perkataan Yivone, lagi-lagi membuatnya menyesal karena menyalahkan nya membeli buah.


"Nona,bsetelah perjanjian berakhir Nona akan kemana?"tanya David dengan penasaran


"Perjanjian berakhir?" Jawab Yivone dengan terdiam sejenak


"Kenapa ? apa belum ada rencana?"


"Aku akan pergi ke sebuah tempat yang jauh, sepi dan tidak ada yang mengenalku," Jawab Yivone dengan merasa sedih atas pertanyaan David karena dia tahu dia harus pergi dari rumah Jack setelah perjanjian berakhir


"Kenapa tidak kembali ke rumah Mike Shin? bukankah mereka sedang menunggu Nona pulang?" Tanya David dengan memancing emosi Yivone


"Tidak ada yang menunggu ku pulang, ke mana pun aku pergi tidak ada yang menunggu ku."


"Tapi itu rumah Kakek mu?"


"Aku tidak mau pulang ke sana karena sana sangat menakutkan ," Jawab Yivone dengan kecewa


"Apa mereka menyakiti mu Nona? jika iya beritahu saja pada ku, kita adalah teman"


"David, terima kasih menganggap ku teman. selama ini aku tidak punya siapa-siapa, tapi setidak masih ada teman seperti mu," Ucap Yivone dengan senyum


"Tapi mereka adalah keluarga mu, kenapa Nona bilang tidak punya siapa-siapa?"


"Di dunia ini hanya Papa ku satu-satunya yang paling baik pada ku," Jawab Yivone dengan mata mulai memerah


"Nona, apa Mike dan Kimi menyakiti mu? katakan saja pada ku," Bujuk David dengan berusaha ingin membuat gadis itu mengatakan semuanya.


"Tidak ada apa-apa itu sudah tidak penting, di lain waktu aku tidak akan ke kediaman Shin lagi, lagian tahun depan aku ingin pergi jauh."

__ADS_1


"Pergi jauh? Yivone apakah di rumah ini kau tidak betah atau aku mengunakan cara yang salah untuk mendekati mu?sehingga membuat mu tidak merasa jika aku peduli pada mu, aku bukan tipe pria yang romantis yang bisa mengunakan kata-kata manis untuk membujuk wanita, tapi satu hal yang pasti dari ku iaitu hati dan perasaan ku adalah milik mu," Batin Jack yang masih berdiri di balik tembok dapur itu


__ADS_2