
Perkataan Jack yang telah di dengarkan oleh Nick, Leon, Licon dan Anthony membuat mereka merasa heran dan terdiam
"Apa? pria es itu ingin melakukannya?"bentak Anthony dengan kesal yang berada di luar kamar
"Wanita itu datang di saat ketua putus asa"lanjut Leon
"Dan tanpa istrinya selama 6 bulan"sambung Licon
"Selama 6 bulan dia membisu dan sekarang lihatlah apa yang dia lakukan, hidup mati Yivone kita belum tahu dia sudah tidur dengan wanita lain" bentak Anthony dengan emosi
"Aku menyesal di saat itu aku tidak membunuhnya saja"lanjut Leon
"Nick,apa menurutmu Ketua melakukannya?"tanya Licon
"Tidak tahu"jawab Nick yang sedang menahan emosi
"Aargghh...," teriakan sesaat Cindy yang terdengar hingga keluar kamar
"Bukan kah kau ingin memuaskanku?maka aku ingin nyawamu, seharusnya 6 bulan yang lalu aku sudah membunuhmu, tapi aku malah melepaskanmu dan hari ini aku ingin mengambil nyawamu" bentak Jack yang sedang mengenggam erat leher Cindy sehingga wajahnya memucat
"Jangan!" pinta Cindy yang hampir tidak berdaya
"Di saat kau menyakitinya seharusnya aku membunuhmu, dan sekarang kau berani naik ke kasurku, apa kau tahu kasur ini selamanya adalah miliknya hanya dia yang layak tidur bersama ku dan melayani ku, sedangkan kau seperti pel*cur, wanita menjijikan" bentak Jack dengan nada tinggi
Kemarahan Jack yang berada di dalam kamar terdengar oleh mereka berempat yang di luar
Klek
"Ketua" suara panggilan serentak Nick, Leon,dan Licon yang masuk ke kamar ketuanya
Mereka melihat Cindy yang sudah lemas dan wajah memucat akibat lehernya di genggam oleh kedua tangan Jack, di saat itu emosi Jack seakan-akan tidak bisa di rendamkan lagi. dengan wajah dan tatapan yang menakutkan sehingga membuat Cindy ketakutan dan tidak berdaya
"Ketua, dia akan mati"kata Leon yang coba ingin merendamkan emosi Jack
"Dia pantas mati, dia salah satu yang ingin melukai istriku" jawab Jack dengan tatapan aura membunuh
__ADS_1
Nick, Licon dan Leon dengan berusaha untuk melepaskan tangan Jack yang genggam kuat di leher Cindy
"Ketua, jangan!" kata mereka dengan serentak
Akan tetapi usaha mereka hanya sia-sia, Jack yang seperti sedang kesurupan tidak ada yang bisa merendamkan keinginanannya yang kuat untuk membunuh wanita yang di depannya itu
"Pria es, sudah cepat lepaskan! ini adalah kamarmu dan istrimu apa kau ingin membunuh wanita ini di sini? ini hanya akan mengotorkan kamar dan kasur mu saja." kata Anthony yang berusaha menarik tangan sahabatnya itu
Setelah mendengar perkataan Anthony, Jack pun melepaskan genggamannya, sementara Cindy yang hampir tewas sudah lemas di sekujur tubuhnya
"Wanita jala*ng" bentak Jack dengan menarik kuat lengan Cindy yang lemas itu secara paksa
Cindy yang lemas hingga tidak bisa berdiri akibat genggaman Jack membuatnya hampir tidak bisa bernafas
"Sakit" teriakan Cindy yang di seret paksa oleh Jack sehingga rasa sakit di bagian kakinya
Jack menyeret wanita itu hingga ke pintu besar rumahnya itu, teriakan Cindy di abaikan oleh Jack yang sedang di landa emosi besar
Anthony dan lainnya hanya bisa ikut langkah Jetua mereka dan tidak berani berkata sepatah kata pun, karena mereka tahu jika di saat Ketuanya emosi maka tidak ada yang sanggup meredamkannya
"Keluar"bentak Jack sambil mendorong Cindy keluar dari rumahnya sehingga membuatnya jatuh tersungkur
"Hendry"teriak Jack dengan nada tinggi
"Yya Ketua"jawab Hendry yang ketakutan
"Jangan sampai pel*cur ini injak ke rumah ku lagi, jika dia berani injak kakinya ke rumah ini potong ke dua kakinya" bentak Jack dengan nada memenuhi ruangan itu
Setelah mengusir Cindy keluar dari rumah Jack kembali ke kamarnya dengan emosi dia membuang sprei dan pakaiannya yang telah di sentuh oleh Cindy tadi
Anggotanya dan Anthony mengikuti langkah nya hingga ke kamarnya
"Buang semua pakaian ku ini sama kasur, menjijikan" perintah Jack dengan kesal yang melepaskan pakaiannya dan kemudian dia menuju ke kamar mandinya
Mereka yang berada di sana hanya bisa mengikut perintahnya dengan membuang semua yang di sentuh Cindy tadi
__ADS_1
Di saat di kamar mandi Jack mengosok giginya dan mencuci muka dan mandi air shower. dengan raut wajah yang sangat kesal mengingat kejadian tadi
"Sialan! Yivone maaf, aku telah banyak minum dan mabuk sehingga awalnya mengira dia adalah dirimu, dan aku menciumnya tanpa berhenti, aku tidak sengaja aku salah mengenal orang" kata Jack yang sambil melihat ke arah cermin yang di kamar mandinya itu sambil menangis
"Kemana dirimu sayang? cepat kembalilah padaku ini sangat menyiksa ku hidup tanpa mu, aku berjanji mulai hari ini aku tidak akan mabuk lagi, aku akan tegar dan mencari mu sampai dapat, aku yakin kau masih hidup jika aku tahu dalangnya maka aku akan menghancurkan hidupnya" kata Jack yang menatap cermin di depannya
"Yivone, aku masih ingin kamu menyambut ku pulang setiap hari, tapi sekarang rumah kita sepi tanpa suara mu, di saat aku pulang tidak ada lagi diri mu yang menyambut ku dengan senyuman dan lari ke pelukan ku, aku merindukan mu Yivone" gumam Jack mengeluarkan air matanya
"Kalung ini adalah janji kita, di mana pun dirimu berada ingat janji kita sayang" batin jack yang memegang kalung yang di kenakan di lehernya
Sesaat kemudian Jack menuju ke ruang tamu yang di mana Nick dan lainnya sedang duduk di sana
"Ketua"sapa serentak Nick, Leon dan Licon yang bangkit dari tempat duduk mereka
"Pria es, apa kau baik-baik saja?"tanya Anthony yang menghampiri sahabatnya itu
"Aku masih hidup"jawab Jack dengan cuek
"Iya kau masih hidup tapi macam mayat hidup, selama 6 bulan kau membisu dan di saat kau bersuara kau sangat mengerikan" jawab Anthony
"Aku hanya punya satu tujuan cari Yivone sampai dapat"kata Jack
"Jack, aku bukan ingin mematahkan semangat mu, jika saja dia sudah meninggal apa kau akan tetap mencarinya?"
"Yivone Shin adalah istri ku, jika dia sudah meninggal maka aku harus mendapatkan jasadnya, semasa hidup dia adalah istriku dan jika sudah meninggal dia juga istriku" jawab Jack dengan mata memerah
"Ketua, aku yakin jika Nyonya pasti masih hidup"kata Leon
"Belum ada kabar bukan berarti meninggal, hanya saja apa niat pelakunya, beberapa pria asing yang kita lihat di cctv itu menghilang begitu saja"kata Nick
"Siapa pun dia akan mati di tangan ku, aku tidak mau tahu apa niat nya, dia telah membawa pergi istriku maka aku akan mencari sampai dapat hingga ke pelosok"tegas Jack
BAB selanjutnya
Pertemuan kembali Jack dan Cindy di sebuah acara pesta, apa sebabnya Jack tidak bisa ingat wanita itu?
__ADS_1
Dan di mana selama ini Yivone Shin berada?