
Markas Wolf
"Ketua, ada undangan untuk mu" kata Sandro dengan menyerahkan undangan itu tersebut
Jack lalu membuka kartu undangan itu dan membacanya.
"Pesta ulang tahun Tuan Arnold?" kata Jack sambil membaca kartu undangan itu
"Ketua, Tuan Arnold sangat terpengaruh di dunia bisnis lukisan, dan dia berharap Ketua bisa menghadiri pesta itu seperti tahun-tahun sebelumnya," ujar Sandro dengan menatap Jack
"Bagus juga, aku yakin di saat itu Wilves akan hadir di acara itu " jawab Jack
"Acara itu akan di hadiri berbagai kalangan atas, Ketua sebelumnya pernah membeli lukisan dengan Tuan Arnold oleh sebab itu selama ini dia mengagumi Ketua yang juga penyuka lukisan"
"Tuan Arnold adalah pebisnis lukisan yang terkenal, semua lukisannya rata-rata di atas milayaran,ntentu saja acara ini akan di ramaikan semua kalangan, aku sangat tidak sabar untuk menghadiri acara itu untuk bisa bertemu dengan musuh terbesar ku itu,"
Markas Wilves
"Sudah seminggu lebih kalian masih belum bisa menemukan si tua itu, tidak berguna" bentak Wilves dengan kesal
"Ketua, kami akan tetap mencari sampai dapat" jawab anggota yang gagal dalam pencarian Shane Wilker
"Tidak usah, bawa mereka keluar dan tembak mati, bagi yang gagal melakukan tugas tidak layak menjadi anggota ku" perintah Wilves dengan menunjukkan ke arah 15 anggota yang gagal menangkap Shane Wilker
"Kalian ku beri waktu selama tiga hari bawa si tua itu ke hadapan ku, aku ingin melihat jasadnya dalam tiga hari ni, jika kalian gagal maka nyawa kalian sebagai gantinya" ketus Wilves dengan menatap tajam ke arah anggota lain nya
"Siap Ketua" jawab anggota suruhannya itu
Di malam itu hujan deras membasahi seluruh kota Los Angeles, Shane Wilker yang bersembunyi di gang sempit yang gelap gulita serta tumpukan sampah hanya bisa pasrah menahan kedinginan tersebut
Demi mencari jejaknya, Wilves mengerahkan sebagian anggota untuk memeriksa setiap jalan di kota itu
Di malam itu Shane yang gemetaran sekujur tubuh hanya bisa menyerah pada nasib nya, dengan duduk memeluk kedua kakinya sambil gemetaran, selain menahan dingin shane juga harus menahan lapar dan haus
"*W*ilves jangan harap kau bisa menemukan ku, aku lebih rela makan sampah setiap hari dari pada harus mati di tangan mu, barang penting ini harus ku serahkan pada Jack sebelum aku mati, tapi sekarang bahkan untuk keluar saja aku tidak bisa, mereka lalu lalang di jalan sini, jika saja mereka mengetahui aku di sini aku pasti akan di bunuh ," batin Shane dengan gemetaran
__ADS_1
Keesokan harinya
Sepasang kekasih yang berada di sebuah hotel
"Jason, lusa malam kita akan menghadiri acara ulang tahun Tuan Arnold, aku ingin memperkenal diri mu pada nya, dekati dia dan ambil hatinya." ujar Anita yang sedang rebahan di kasur
"Baiklah, tenang saja akan ku lakukan apa mahu mu, tapi sekarang yang ku ingin kan adalah kamu" jawab Jason dengan membuka pakaian Anita
"Aku lelah, kita baru sampai"
"Kamu tidur saja, biar aku saja yang melakukan nya,"kata Jason dengan membuka semua pakaian nya
"Kau benar-benar tidak melepaskan ku"jawab Anita dengan pasrah
"Selamanya aku tidak akan melepaskan mu"jawab Jason dengan mulai menguasai tubuh wanita itu
"*J*ika aku bisa mendekati Arnold maka dirimu sudah tidak berguna bagiku, Anita Cole kau hanya pemuas di ranjang saja ." batin Jason dengan melanjutkan aksi nya
Setelah selesai Anita pun beranjak keluar dari hotel nya dan menemui seseorang. mereka duduk di sebuah bar dekat hotel itu
"Nona, yang menghadiri acara itu terdiri dari banyak bos kaya raya, dan tamu yang paling menarik perhatian adalah Jack Anderson ," jelas pria bawahan Anita
"Benar. Nona, dia akan menjadi tamu paling istimewa di malam itu, aku yakin semua hanya akan tertumpu pada nya."
"Dia adalah penguasa kasino di internasional, aku tidak sabar ingin bertemu dengan nya"ujar Anita dengan meminum minuman di gelasnya
"Nona, aku dengar dia sudah memiliki pacar, bisa saja pacarnya juga hadir," jelas pria suruhannya
"Aku tidak peduli siapa pacar nya, tidak ada pria yang bisa lari dari tangan ku termasuk Jack Anderson, akan ku singkirkan pacarnya itu" jawab Anita dengan senyum sinis
"Nona, berhati-hatilah Jack tidak semudah yang kita bayangkan, dia bukan hanya pebisnis tapi juga Ketua Mafia Wolf yang di takuti di dunia,Wolf sudah terkenal."
"Aku tahu! baiklah, kau boleh pergi"
"Baik Nona" jawab pria suruhan dan kemudian meninggalkan bar itu
__ADS_1
"*J*ack Anderson, aku sering mendengar berita mu, hanya saja aku belum ada kesempatan mendekati mu, jika aku mendapatkan mu maka pria di kamar itu sudah tidak berguna bagi ku, walau kau telah memiliki pacar tapi kau adalah pria dewasa yang tidak mungkin bisa tahan godaan, aku yang akan mendapatkan mu di acara itu nanti ."batin Anita dengan senyum sinis
Yivone yang sedang berjalan-jalan sendirian dengan di awasi oleh beberapa pengawal utusan Jack secara tersembunyi.
Di sisi lain Shane yang sedang mencari makanan di tempat sampah, di datangi oleh beberapa anggota Wilves yang mendapati keberadaannya. mereka lalu mendekati Shane yang sedang makan makanan sisa buangan di tempat itu
"Tidak menyangka kau sudah menjadi pengemis sehingga makan sampah untuk mengenyangkan perut mu" kata salah satu anggota Wilves dengan ketawa
Shane yang mendengar suara itu ingin berdiri akan tetapi karena kedinginan semalaman sehingga membuat nya tidak berdaya dan hanya terduduk di lantai dengan wajahnya yang sudah pucat
"Shane Wilker, lihat diri mu sekarang berakhir dengan nasib malang seperti ini, sebelum kami membawa mu pulang, kami harus beri pelajaran untuk mu" ucap anggota lainnya
"Aku tidak akan ikut kalian pulang, bunuh saja aku" kata Shane dengan suara serak karena sakit
Bruk..bruk..bruk..
Tendangan dari kaki 3 anggota itu mengenakan ke tubuh Shane sehingga membuat nya tergeletak di lantai, dan tidak berdaya serta menahan sakit yang luar biasa
"Dasar orang tua degil, kau akan menyusul Elvis yang tidak berguna itu" ejek anggota itu dengan melanjutan injakkan ke tubuh Shane yang lemas terkulai
Bruk bruk bruk bruk
"Bunuh saja aku, Ketua kalian pengecut suatu saat pasti akan mati di tangan Jack " kata Shane dengan menahan sakit karena di injak tanpa henti oleh mereka bertiga
Dor...
Bunyi tembakan melesat ke udara
Mereka berhenti menginjak tubuh Shane yang tergeletak tidak berdaya itu, lalu mereka melihat ke arah orang yang melepaskan tembakan itu
"Jika kalian melukainya lagi, akan ku tembak kalian, pergi dari sini"ancam orang yang menodong senjatanya ke arah 3 anggota Wilves
Mereka hanya bisa pasrah dengan meninggalkan tempat itu tanpa membawa pergi Shane Wilker
Shane yang sekarat mengangkat kepala nya dengan perlahan dengan melihat ke arah orang yang menyelamatkan dirinya itu
__ADS_1
"Paman, apa kamu tidak apa-apa?" tanya gadis yang melepaskan tembakan tadi
Sesaat kemudian Shane Wilker pingsan dan tidak sadarkan diri