MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Promo karya berjudul Cruel Love Of Gangster


__ADS_3

Perkenalkan nama tokoh


Charles Robertson adalah salah satu Bos Gangster dari kumpulan red Lion, yang terkenal dengan kekejamannya dan ketangguhannya dalam ilmu bela diri, dan dirinya sering menjadi incaran para Pembunuh dari utusan Farlos Robertson yang tidak lain adalah saudara angkatnya.


Flower Clisten gadis malang yang hidup menderita akibat siksaan dari sang ayahnya, bahkan di anggap lebih buruk dari seekor anjing oleh pihak keluarganya, di pukul, di kurung di siksa habis-habisan dan di buang oleh ayahnya sendiri, di saat bertemu dengan Charles membuat dirinya semakin menderita karena perlakuan Charles padanya.


Mark Clisten pria licik yang tak lain adalah ayah kandung Flower yang sering menyiksa putrinya serta suka merebut bisnis orang lain, dan pada akhirnya hidupnya hancur di tangan Charles Robertson


Fannie Clisten anak tiri dari Mark yang suka mengunakan kecantikannya untuk berusaha mengoda Charles dan suka menghasut Mark agar untuk menyiksa Flower, penderitaan Flower adalah kebahagiaan baginya


Brad Robertson adalah ayah angkat Charles dan Farlos, yang juga pemilik utama kumpulan Red Lion, dirinya selalu waspada terhadap Charles karena kehebatan Charles dan banyak dukungan yang memihaknya membuat Brad merasa terancam dan takut kehilangan posisi ketua di kumpulannya, sehingga selalu mengawasi dan mengirim pembunuh untuk menghapus anak angkatnya itu


Promo cuplikan sebagian

__ADS_1


Villa Clisten


"Aaarrrrhhhgggg" teriakan Seorang gadis yang bergema di dalam ruangan bawah tanah itu


"Tolong Pa, jangan menyiksa ku lagi. aku tidak bersalah, Pa." tangisan gadis itu yang di siksa oleh ayah kandungnya sendiri


Gadis itu bernama Flower, usia 24 tahun. yang selama ini mendapatkan perlakukan keras dari ayah kandungnya sendiri, di saat Flower berusia 14 tahun ibunya meninggal karena kebakaran, setelah tidak lama kemudian ayahnya, Mark Clisten. menikahi janda yang memiliki seorang putri bernama Fannie, setelah mereka masuk ke keluarga Clisten perlakuan Mark terhadap putri kandungnya semakin keras karena hasutan istri ke duanya itu, dari usia 14 tahun Flower harus bekerja membersihkan rumah yang besar dan luas serta tanpa di perbolehkan di bantu oleh pembantu lainnya, Flower sering di hukum oleh ayahnya sendiri dan dari kecil dirinya hanya tidur di kamar gelap di ruang bawah tanah itu, bahkan makanan yang di berikan hanyalah sisa-sisa makanan dari mereka, Flower tidak di izinkan makan bersama keluarga di ruangan makan, hanya bisa makan di ruangan gelap yang hanya mengunakan lampu 5 watt dan tidak memiliki selimut atau apa pun, selama ini dirinya hanya tidur tanpa beralas apa pun di lantai semen yang dingin itu.


"Tolong Pa. jangan memukul ku lagi" pinta Flower yang menangis kesakitan pada tubuhnya karena di pukul oleh Mark dengan mengunakan rotan


Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Mark yang bagaikan kerasukan setan


"Aaaaargghhh" jeritan Flower yang tergeletak di lantai sambil menerima pukulan dari ayahnya tanpa berhenti

__ADS_1


Aksi itu di saksikan oleh istri ke dua Mark dan Fannie anak tirinya, dengan menatap senyum melihat gadis itu di siksa habis-habisan sehingga bagian tubuhnya mengeluarkan darah yang menembus baju yang di kenakannya


"Tidak berguna. berani sekali kau melawan Fannie, kenapa kau tidak mati saja bersama ibu mu di saat kebakaran itu..ha" bentak Mark yang sambil memukulnya tanpa berhenti


Syiuk...syiuk..


"Pa, tolong jangan pukul aku lagi, aku adalah putri mu" tangisan Flower yang sakitnya menusuk hati dan jantung


πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–πŸ’–


Untuk cerita selanjutnya silakan klik akun author ya..baru update hari iniπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—


Jangan lupa klik Like, vote dan komentar jika ada salah dalam penulisan, dan klik favorit untuk mendapatkan notif di saat update bab selanjutnya ya 😍πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


Maaf jika ada salah dalam penulisan harap dukungan dari para readers agar Author tetap bersemangat untuk menulis agar lebih baik untuk kedepannyaπŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ€—πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2