MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jack memiliki rencana tersembunyi


__ADS_3

Acara pesta telah berakhir, sepanjang di acara itu Cindy menceritakan semua masa lalu mereka kepada Jack, dengan niat untuk mengambil hati pria ini


"Jack, jangan di paksakan jika kau tidak bisa ingat, ini tidak apa-apa, aku berharap kita bisa sering berhubungan"ujar Cindy dengan senyum


"Aku ingin tahu apakah selama ini aku tidak memiliki pacar atau istri?"tanya Jack dengan penasaran


"Tidak! Jack, selama ini kau hanya sibuk dengan urusan mafia kau juga tidak akrab dengan wanita mana pun, mana ada wanita yang bisa menarik perhatian mu"jawab Cindy dengan berbohong


"Kalung ini sangat unik" kata Jack dengan memegang kalung yang di kenakan oleh Cindy itu


"Iya, aku memesannya untuk diri ku "jawab Cindy dengan alasan


"Apa kau bisa beritahu pada ku di mana kau memesannya?"tanya Jack dengan sambil menatap kalung itu tanpa berhenti


"Dari teman ku"jawab Cindy dengan cemas


"Apa diri mu sudah memiliki pacar?"tanya Jack dengan yang masih fokus pada kalung itu


"Tidak, kenapa?"


"Ini seperti kalung sepasang, karena ada love di dalamnya"ujar Jack dengan tatapan dalam ke kalung itu


"Benarkah? mungkin karena ada love maka kelihatannya seperti sepasang" jawab Cindy dengan rasa cemas


"Apa aku bisa meminjamnya?" tanya Jack dengan senyum


"Meminjam?"tanya Cindy dengan heran


"Iya, aku hanya merasa unik, dan ingin memilikinya selama seminggu, apa aku bisa meminjamnya sebagai ganti aku akan mentraktir mu makan" kata Jack dengan alasan


"Tentu saja bisa, ini hanya sebuah kalung, tentu tidak sepenting diri mu, kau boleh memiliki nya jika kau suka" jawab Cindy dengan melepaskan kalung dan memberinya kepada Jack


"Aku tidak akan mengecewakan mu, atur saja jadwal dan tempatnya"ujar Jack dengan senyum


"Baiklah, aku akan menghubungi mu, sampai jumpa" ucap Cindy dengan mencium wajah Jack yang tampan itu


Sesaat kemudian Cindy meninggalkan pesta itu dan di susul oleh sektretarisnya


Jack yang sedang menatap ke kalung pemberian Cindy sambil lap wajahnya yang di cium Cindy dengan mengunakan sapu tangannya, kemudian Jack pun keluar dari tempat acara itu dan membuang sapu tangannya yang dia gunakan tadi


Jack menaiki mobil mewahnya berlambang Dragon dengan di temani sahabat setianya Nick dan Leon


Dalam perjalanan Cindy yang ingin kembali ke rumahnya


"Nona, kalung itu Nona berikan padanya bukankah itu hanya memancing ingatan masa lalunya?"tanya sekretarisnya sambil menyetir mobil


"Tidak akan, aku sudah bertanya pada dokter yang merawatnya dulu, dia tidak akan ingat masa lalu lagi, akibat tembakan 3 bulan lalu yang mengena kepala nya sehingga membuatnya amnesia, dokternya menjelaskan jika dia akan selamanya begini terus" jawab Cindy dengan senyum sinis


"Ternyata begitu, seorang mafia yang berhasil menjadi ketua dunia mafia tapi amnesia juga tidak mempegaruhinya"

__ADS_1


"Benar, dia tetap tampan walau sudah berusia 42 tahun, dan selama ini dia hidup tanpa wanita, sifatnya adalah kesukaan ku yang tidak bisa di goda oleh wanita mana pun, dan aku yakin setelah aku mengatakan semua masa lalu kami, maka aku ada kesempatan untuk menjadi istrinya"jelas Cindy dengan yakin


"Nona, selama 5 tahun selalu menyelidikinya secara diam-diam, ini adalah waktu terbaik"


"Leo, atur jadwal ku untuk makan bersamanya"perintah Cindy


"Baik Nona"jawab Leo sambil menyetir mobil


"Walau sudah lima tahun kau menunggunya kau tetap tidak pernah mendapatkan hati pria itu, walau sekarang kau juga tidak akan dapat, karena pria itu ada rencana tersendirinya" batin Leo


"Jack, walau dulu aku hampir mati di tanganmu, tapi aku masih mencintaimu, aku tidak menyangka selama 5 tahun ini kau juga tidak menikah lagi atau pacaran dengan wanita lain walau tanpa istrimu itu, hatimu bagaikan batu yang tidak bisa cair, jika bukan karena kau amnesia maka aku tidak ada kesempatan untuk muncul di hadapanmu lagi, walau kau tidak mengenalku ini tidak apa-apa. yang penting kau sudah lupa dengan Yivone Shin" batin Cindy sambil melihat ke luar jendela


Markas Dragon


Di malam itu Jack berdiri di dekat jendela dengan melihat kalung yang di berikan oleh Cindy tadi. dia menatap dalam pada kalung tersebut. sambil minum bir yang di gelasnya, tidak lama kemudian Nick masuk ke ruangan itu


"Ketua"sapa Nick yang menghampiri Jack


"Hm" jawab Jack sambil melihat kalung itu tanpa beralih


"Apa rencana seterusnya?"tanya Nick


"5 hari lagi ajalnya akan datang menjemputnya" jawab Jack tanpa beralih tatapannya dari kalung itu


"Baik Ketua"


"Baik, aku mengerti" jawab Nick


"Lacak lokasinya" perintah Jack dengan singkat


"Sudah ku perintahkan, asal dia ada menemuinya maka kita akan segera mendapatkannya"jawab Nick


"Baiklah, aku sudah tidak sabar"kata Jack dengan raut wajahnya yang menahan emosi


Sesaat kemudian Nick meninggalkan ruangan itu


Jack mengenggam kuat kalung tersebut tanpa melepaskan dari pegangannya


Kalung yang dikenakan oleh Cindy adalah kalung sepasang yang diberikan oleh Jack kepada Yivone Shin.


Keesokan harinya


Di sebuah hotel yang dekat lautan


Jack sedang menunggu seseorang di kamar hotel tersebut, dengan berdiri di dekat jendela sambil melihat ke arah lautan


"Ketua, orangnya telah tiba"lapor Leon


"Hm" jawab Jack dengan cuek

__ADS_1


"Ketua Jack" sapa seorang pria yang masuk di kamar hotel itu


Jack menoleh ke arah pria itu yang berdiri di belakangnya


"Kenapa Ketua Jack ingin bertemu dengan ku?" tanya pria itu yang sedikit gemetaran


"Kau telah mengikutinya selama tiga tahun, dan aku tahu keinginanmu, ambil ini" kata Jack dengan menunjukan ke arah tas yang sofa


"Ini?" tanya pria itu dengan membuka tas tersebut


Di saat membuka tas itu mata pria itu berbuka besar dengan melihat sejumlah uang yang ada di dalam tas tersebut


"Ketua Jack ini?"


"Ini milik mu"jawab Jack dengan singkat


"Tapi kenapa ketua memberi ku begitu banyak uang?"tanya pria itu dengan hampir tidak percaya


"Aku ada tugas untuk mu, tentu saja tugas ini sangat menguntungkanmu"jawab Jack dengan senyum tipis


"Maksud Ketua adalah?"tanya pria itu dengan heran


"Kau bekerja dengannya sudah selama 3 tahun, dari pandangan mu kau sangat menginginkan dia, wajar jika kau tidak bisa menyentuhnya karena kau hanyalah bawahannya, akan tetapi jika kau melakukan tugasmu maka kau mendapat 2 keuntungan, dariku kau mendapatkan sejumlah uang dan darinya kau mendapatkan apa yang kau inginkan selama ini"jelas Jack dengan tatapan serius


"Tapi jika aku menolak?"


"Satu kata untukmu MATI"jawab Jack dengan tatapan iblisnya


"Tapi apa yang harus ku lakukan?"


"Tiduri dia sepuasmu"jawab Jack dengan senyum


"Ketua, sebenarnya apa rencana mu?"


"Leo, kau tidak perlu banyak bertanya, lakukan perintah ku, jika kau menolak maka kau tahu akibatnya, tapi jika kau turuti perintahku maka uang ini milikmu, dan kau tidak perlu jadi bawahannya lagi"jawab Jack dengan tatapan iblis


"Ketua, Cindy sangat berhati-hati aku sulit untuk mendekatinya, jika dia tahu maka aku akan mati, dia memiliki banyak anak buah"jawab Leo


"Kau hanya perlu menunggu perintah ku saja"ujar Jack dengan serius


"Ba-baik, dan dia memerintah ku untuk mengatur jadwal untuk makan malam bersama Ketua"


"Atur saja" jawab Jack dengan cuek dan menoleh ke arah luar jendela


"Baik"jawab Leo dengan gemetaran


BAB selanjutnya


Jack Anderson melamar Cindy

__ADS_1


__ADS_2