MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jack abaikan Lidya


__ADS_3

"Lidya? sebaiknya aku tidak perlu pedulikan dia, karena berita itu Yivone mengira dia adalah pacar ku,"batin Jack


"Kalau dia telefon lagi bilang saja aku sibuk, dan sudah mengutuskan orang ke sana"ujar Jack dengan menatap Mark


"Baik Tuan"jawab Mark dengan menunduk


Jack kemudian membersihkan dirinya di kamar mandi mewah nya dengan shower, setelah selesai seperti biasa dia akan berdiri di depan cermin dengan membersihkan dagu nya. sambil menatap cermin dia mengingat semula Anthony yang begitu dekat dengan Yivone kembali membuatnya kesal.


"Dasar sialan, jika aku melihat mu lagi muncul di sini lihat akan ku beri pelajaran lagi pada mu."gumam Jack dengan raut kesal


Setelah selesai jack kembali ke kamar Yivone yang tidur dengan pulas, Jack naik ke kasur dan kemudian tidur di samping gadis itu dengan sambil menatapnya dengan tersenyum..


"D**i saat tidur kau sangat tenang, tapi di saat menangis kau membuat hati ku perih, Yivone mulai saat ini aku akan selalu lembut pada mu dan tidak akan memarahi mu lagi, aku hanya ingin kau mencintai ku bukan takut pada ku,"batin Jack dengan mencium kening Yivone yang di samping nya..


Keesokan harinya...


Yivone yang tidur dengan pulas lalu membuka mata nya dengan menatap ke arah jendela sesaat dan kemudian dia berusaha mengingat kejadian semalam.


"Ha..gawat aku minum begitu banyak sehingga lupa kenapa aku bisa tidur di sini, apakah Jack tahu ?"gumam Yivone yang duduk di kasur empuknya sambil menepuk kepala nya.lalu bergegas lari menuju ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya...


Setelah selesai dia pun menuju ke dapur, di saat di sana Yivone melihat sandra yang menyiapkan sarapan untuknya..


"Bibi, Jack apa sudah berangkat kerja?"tanya Yivone dengan mendekati sandra


"Nona, sudah bangun. Tuan ada di ruang bacanya bersama David, Nona aku sudah memasak sop untuk meredakan mabuk, kepala mu pasti sakitkan?" ujar Sandra dengan senyum


"Iya. Bi, semalam apa Jack tahu jika aku minum dan di mana Tuan Anthony?"


"Saat Tuan pulang dia marah besar, Tuan Anthony di hajar oleh Tuan karena dia salah tingkah pada Nona dan di lihat Tuan maka nya Tuan Athony kena usir," jawab Sandra yang meletakkan makanan dan sop yang telah di siapkan tadi


"Ha? Jack pasti marah besar pada ku, hukum apa yang akan dia berikan pada ku nanti,"ujar Yivone dengan murung


"Nona, jangan khawatir aku rasa Tuan tidak marah pada mu, dia menjaga mu semalaman dan tadi pagi Tuan menyuruh ku untuk memasak sop ini.'' jawab Sandra dengan senyum


"Benarkah ? dia tidak marah? dia menjaga ku semalaman?"


"Iya, benar Nona, Tuan menjaga Nona semalaman."


Di sisi lain David bersama Jack di ruang baca yang sedang membahas urusan kerja.


"David, selama beberapa hari ini aku tidak masuk kerja, urus semua masalah kasino dan club." perintah Jack dengan bersandar di kursi nya


"Baik Tuan"jawab David dengan menunduk

__ADS_1


"Tuan, ada yang ingin ku katakan, Nona Lidya dia mencari Tuan lagi, Steven menghubungi ku karena nomor Tuan tidak bisa di hubungi."


"Aku mematikan handphone ku, ayah Lidya meninggal oleh sebab itu aku mengutuskan orang untuk membantunya mengurus kesibukan di sana, bagaimana pun ayahnya adalah kenalan ku. aku ingin menghadiri acara pemakaman itu tapi karena masalah kasino aku tidak bisa pergi padahal aku sudah berjanji dengannya."


"Apa Tuan batal untuk ke sana?saat ini urusan kasino sudah selesai."


"Aku rasa tidak, aku ingin menjaga Yivone kondisi mentalnya sama sekali tidak bagus, aku tidak ingin dia terluka lagi, dalam waktu dekat aku ingin ke los angeles dan membawanya bersama"jawab Jack dengan khawatir


"Baiklah! Tuan, aku mengerti."


Setelah David pergi Jack menatap sebuah dokumen yang di hadapannya dengan menyentuh dokumen tersebut Jack tersenyum tipis...


Tok tok tok....


"Masuk"jawab Jack yang pindah duduk ke sofa empuknya.


Klek....


"Jack, apa aku boleh masuk?"tanya Yivone yang masih merasa takut


Mendengar suara gadis itu Jack melihat ke arah pintu dengan tersenyum..


"Masuklah, semenjak kapan kamu harus minta izin dari ku.?''ujar Jack dengan menatap lembut ke arah gadis itu


Jack menatap gadis itu dengan beralih pandangan nya.


"Maaf, se-semalam aku?"ucap Yivone dengan terbata


"Yivone, apa kau tahu kesalahan mu di mana?"tanya Jack dengan lembut


"Iya, aku minum bir dan mabuk tanpa izin dari mu" jelas Yivone dengan tidak berani menatap mata Jack yang sedang menatapnya


"Mari sini" kata Jack dengan mengulurkan tangan kirinya


Yivone lalu dengan beranikan diri untuk memegang tangan pria itu dengan mengunakan tangan kanan nya. lalu Yivone di tarik oleh Jack dan duduk di pangkuannya serta memeluk erat pinggang gadis itu..


"Apa kau tahu kesalahan mu sangat besar? pria dan wanita minum hingga mabuk apa kau tahu apa yang akan terjadi jika aku terlambat pulang semalam?"


"Iya, aku salah aku minta maaf," ucap Yivone dengan suara pelan


"Yivone, aku akan memaafkan mu, beritahu pada ku kenapa kau terima ajakkan pria gila itu?"tanya Jack dengan menyentuh rambut Yivone yang halus


"Dia bilang kalau minum banyak bisa tidur nyenyak, katanya dia juga sering minum dan tidur sampai pagi," jawab Yivone yang dalam pangkuan Jack

__ADS_1


"Tidur nyenyak? Yivone, apa selama ni kau susah tidur?"


"Aku tidur pukul 10.00 malam, dan pukul 03.00 aku bangun lagi tapi pukul 05.00 baru bisa tidur."


"Kenapa bisa begitu?"


"Tidak tahu, hanya susah tidur saja."


"Apa perlu aku minta dokter memeriksa mu dan beri mu obat tidur?"


"Tidak usah, Jack itu.?"kata Yivone yang ragu ingin melanjutkan perkataannya


Ada apa?"katakanlah."


"Paman bilang kakak di tahan oleh mu ,apa benar?"


"Benar, aku ingin beri dia hukuman karena sudah menyakiti mu bahkan sudah berkali-kali."


"Apa bisa lepaskan dia.?"


"Kenapa? apa kau tidak benci padanya?"


"Dia kakak ku dan paman sudah membesarkan ku, tidak apa-apa jika mereka membenci ku. aku tidak kembali ke sana lagi jika mereka tidak ingin melihat ku, tapi apa bisa melepaskan mereka?"jelas Yivone dengan berharap


"Gadis ini benar -benar polos sudah di jahatin masih ingin membantu mereka, jika saja dia tahu Mike terlibat dalam kematian ayah nya dia pasti terluka." batin Jack dengan menatap dalam ke arah Yivone


"Jack."


"Tidak Yivone, aku tidak akan melepaskan mereka, jangan bahas masalah ini lagi. aku ada alasan untuk menangkap nya."


"Alasan apa? apakah mereka menyinggung mu?"


"Iya, oleh sebab itu, Yivone. jangan ungkit mereka lagi"kata Jack dengan mencium wajah Yivone yang lembut itu


"Baiklah"jawab Yivone sambil mengangguk


"Oh iya, aku hampir lupa. semalam ada telefon dari san fransisco nona Lidya mencari mu, aku bilang padanya malam baru telefon lagi karena kamu belum pulang


"Biarkan saja, dia hanya salah satu pemegang saham kasino."jawab Jack dengan senyum dan menyentuh wajah polos gadis itu


"Tapi sepertinya dia ada penting dan menunggu mu."


"Apa yang dia katakan pada mu?"

__ADS_1


"Dia bilang dia menunggu janji mu."


__ADS_2