MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Jason memaksa Yivone melayani nya


__ADS_3

"Yivone, terimalah jika tidak maka aku akan berlutut terus di depan mu" pinta Jason dengan air mata


"Jason, jangan seperti itu, cepat berdirilah. kau harus memberi ku waktu"


"Baiklah! aku akan memberi mu waktu, kita akan pergi dari sini dalam waktu dekat" kata Jason dengan berdiri dan memeluk Yivone


"Bagaimana caranya agar aku keluar dari sini, aku juga tidak mengenal jalan sini, selama beberapa hari ini dia selalu mengunci semua pintu agar aku tidak bisa keluar." batin Yivone yang masih dalam pelukan Jason


Kediaman Anderson


Di malam itu Jack berada di bar yang ada di dalam kediamannya, Jack menghabiskan belasan botol minuman keras dengan raut wajahnya yang sedih


"Di mana diri mu sekarang? apa dia menyakiti mu? aku harus mendapatkan mu kembali." gumam Jack dengan menatap minuman yang di gelasnya


"Paman shane, anda datang"sambut Hendry dengan hormat


"Bagaimana dengan Jack?"tanya Shane yang mendatangi kediaman Jack


"Ketua, telah menghabiskan belasan botol minuman keras selama Nona di culik, ini sudah berlangsung hampir seminggu" jawab Hendry dengan khawatir


Lalu Shane berjalan menuju ke bar yang di mana Jack berada


"Jack, kalau kau minum lagi tubuh mu tidak bisa menahannya" bujuk Shane dengan hati-hati


"Paman, aku tidak bisa membayangkan jika hidup tanpanya, aku sangat lalai. anggota mengatakan pada ku dia ingin mencari jas untuk ku di saat itu, sehingga membuat Jason ada kesempatan untuk membawa nya pergi, andaikan aku yang menemaninya maka ini tidak akan terjadi"


"Jack, kau jangan khawatir.mereka masih ada di kota ini, jadi kita masih ada kesempatan, Jason tidak akan melukainya karena pria itu menyukainya"


"Tapi Yivone pasti ketakutan sekarang, dia sudah mengalami kehidupan yang rumit selama ini, dia tidak boleh ketakutan lagi, kalau tidak seperti yang dokter Tommy katakan, itu akan mempengaruhi jiwanya" ujar Jack dengan menghabiskan minuman di gelasnya


"Jack, selama beberapa hari ni kau tidak tidur dengan baik, pergi tidur dulu. bisa saja besok kita mendapatkan kabar baik dari Sandro" bujuk Shane dengan menepuk pundak Jack


"Setiap aku memejamkan mata aku teringat dia, aku tidak bisa tidur tanpa dia di sisi ku" jawab Jack dengan lemas


"Aku tidak menyangka Jack yang di kenal sifatnya yang kejam ternyata memiliki sisi lemahnya, dan Yivone adalah kelemahannya " batin Shane dengan menatap iba ke arah Jack


Keesokan harinya


Nada panggilan di handphone milik Jack

__ADS_1


Jack yang duduk semalaman di bar tanpa tidur dengan di temani belasan minuman beralkohol


"Hm" jawab Jack dengan cuek


"Ketua, ada yang melihat Jason di sebuah perdesaan, anggota kita sedang melacak nya" kata Sandro yang di seberang sana


Mendengar kabar dari Sandro, Jack langsung membuka matanya lebar-lebar


"Ikuti dia"perintah Jack dengan langsung mematikan panggilan tersebut


Jack langsung keluar dari kediaman lalu berlari ke arah mobilnya, lalu Jack menghidupkan mesin mobil dengan menancap gas mengunakan kecepatan tinggi


Jason membeli sesuatu di toko obat yang di perdesaan itu, dengan senyum jahat dia menatap ke arah obat di dalam pegangannya


"Yivone Shin, dengan adanya obat ini aku yakin kau pasti akan secara rela menyerahkan diri mu pada ku, jika aku sudah mendapatkan tubuh mu apakah Jack masih akan mencari mu, aku yakin dia pasti tidak akan mau barang bekas lagi." gumam Jason dengan senyum jahat


Yivone yang di kurung di kamar itu tidak bisa keluar sama sekali, rumah yang mereka yang tempati jauh dari warga sekitaran sana, Jack membutuhkan waktu tiga jam untuk bisa sampai ke tempat pedalaman itu


"Dia masih mengunci ku di sini, apa yang harus ku lakukan? sifatnya sudah beda dari dulu, dia berniat jahat pada ku, jika saja dia berani menyentuh ku akan ku tembak dia." gumam Yivone dengan menyentuh senjata yang dia sembunyikan di jaketnya


Yivone mengenakan kemeja dan di lapisi jaket tebal, oleh sebab itu Jason tidak menyadari jika Yivone memiliki senjata yang ukuran kecil di dalam jaketnya tersebut


"Yivone, aku membelikan makanan untuk mu, ayo makanlah" kata Jason dengan meletakan makanan di depan Yivone yang sedang duduk di kursi


"Jason, aku bosan apa kau bisa bawa aku keluar jalan-jalan sebentar?" pinta Yivone dengan alasan


"Baiklah! makan ini dulu, habiskan makanan ini. lalu aku akan menemani mu kemana pun kau suka"jawab Jason dengan mengeluarkan semua makanannya


"Setelah kau menghabisinya maka kau akan jadi santapan ku, di saat kau sadar semua sudah terlambat, aku sudah lama mengingin kan mu, sebentar lagi kau hanya bisa pasrah menyerahkan tubuh mu itu ," batin Jason


Sesaat kemudian Yivone menghabiskan semua makanannya dengan lahap


"Bagaimana apa kau suka?"


"Iya lumayan! aku ingin mandi dulu, cuaca sangat panas " ujar Yivone dengan melangkah masuk ke kamar mandi


"Bagus, setelah selesai mandi aku yakin obat itu pasti sudah mulai berefek, sebentar lagi kau pasti ketiduran, karena makanan mu ini sudah ku masukkan obat tidur, saat aku melakukannya akan ku hidupkan kamera, aku ingin Jack Anderson melihat jika tubuh wanitanya ku cicipi di setiap sudut." batin Jason


Setelah siap mandi Yivone pun keluar dari kamar mandinya, lalu karena merasa lelah dia pun tidur di kasur empuknya

__ADS_1


Tidak lama kemudian Jason masuk ke kamarnya dan mengunci pintu kamarnya tersebut, serta menghidupkan rekaman video di ujung kasur


dan kemudian mendekati Yivone yang sedang tidur pulas


Jason melepaskan semua pakaiannya dengan menatap senyum jahat ke arah tubuh Yivone yang hanya mengenakan kemejanya


"Yivone, kau satu-satunya wanita yang paling sulit ku dapati, siang ini aku akan melakukan sepuas ku, kau sangat cantik." gumam Jason


Di sisi lain Jack dan para anggota sedang menuju ke lokasi, mereka butuh waktu tiga jam untuk bisa tiba di tempat itu


"Tunggu aku Yivone, aku dalam perjalanan," batin Jack dengan merasa cemas


Jason mendekati Yivone dengan memulai ciuman di bibir Yivone yang sedang tidur


Sesaat kemudian Yivone membuka mata nya dengan langsung mendorong tubuh Jason yang sudah tanpa pakaian itu


"Aargghhtt, apa yang kau lakukan," teriakan Yivone yang melihat tubuh Jason tanpa balutan apa pun


"Kenapa kau masih sadar?" tanya Jason dengan heran


"Kau memasukkan obat ke dalam makanan ku, saat di kamar mandi aku sudah memuntahkannya" jawab Yivone dengan menutup mata dengan ke dua tangannya


"Pintar sekali! Yivone, sudah lama kita tidak bertemu kau semakin pintar setelah bersama pria itu, akan tetapi kau hanya milik ku, dan hari ini aku ingin mendapatkan tubuh mu" kata Jason dengan mendekati Yivone


"Jangan mendekat, lepaskan aku" teriak Yivone karena di tindih Jason


Aku mau melihat apakah Jack akan mencintai mu lagi setelah aku menodai mu" kata Jason dengan mencium paksa bibir Yivone


Yivone mengelak dari ciumannya dan ingin berusaha bangkit akan tetapi tangannya di tekan oleh ke dua tangan Jason


"Lepaskan aku, jangan menyentuh ku."teriak Yivone yang lehernya di cium paksa oleh Jason


"Aku sudah lama menanti hari ini, kau harus memuaskan ku hari ni sampai aku puas " bentak Jason dengan semakim liar ciumannya ke tubuh Yivone


"Aku tidak mau! cepat lepaskan aku, aku mohon" teriak Yivone dengan mengeluarkan air matanya


Tangan Jason membuka kancing baju Yivone dan mencium tubuhnya dengan liar, Yivone yang tidak bisa melawan berteriak dengan histeris dan di abaikan oleh Jason yang di penuhi na**su kuat


Jason yang sudah tanpa pakaian berbalut di tubuhnya itu membuat Yivone ketakutan sehingga gemetaran

__ADS_1


"Jack tolong aku, kau di mana? aku tidak bisa melawannya, jika saja dia menodai ku aku tidak mau hidup lagi, karena aku tidak layak lagi bersama mu." batin Yivone dengan mencoba meronta


__ADS_2