
"Kelly? ada apa dengan kelly?"tanya Yivone yang duduk di samping Jack
"Aku mengeluarkannya dari pemegang saham." jawab Jack dengan menatap mesra
"Jack, apa kamu sering mengeluarkan rekan bisnis mu? bukankah lebih bagus jika ada pemegang saham di perusahaan mu?"
"Modal kasino ku sangat kuat jadi aku tidak butuh mereka, justru mereka yang membutuhkan ku."jawab Jack dengan mencium wajah Yivone
"Tapi kenapa di keluarkan? bukankah kemarin dia datang untuk bicarakan bisnis?
"Karena dia sudah menyakiti harta ku yang paling berharga" jawab Jack dengan menaikkan dagu Yivone dengan lembut
"Harta mu yang paling berharga? apa dia mengkhianati perusahaan mu?"tanya Yivone dengan polos
"Bukan, tapi..!" jawab Jack dengan mencium bibir Yivone dan kemudian melepaskannya
"Diri mu"sambung Jack dengan lanjut mencium bibir gadis itu.
Keesokan harinya..
Steven mendatangi kediaman Anderson
"Ketua, Mike Shin ribut ingin bertemu dengan putri nya."
"Biarkan saja, dia seharusnya menderita lebih lama agar dia merasakan penderitaan yang di rasa kan oleh Yivone"jawab Jack dengan menuangkan bir ke gelasnya
Di sisi lain Yivone yang membawakan makanan untuk Jack saat ingin masuk ke ruangan baca langkahnya terhenti.
"Apa Kimi Shin masih hidup?"
"Masih Ketua, kami tidak akan membiarkan dia mati begitu cepat."jawab Steven dengan cepat
"Bagus, aku ingin Mike merasakan sakit saat kehilangan, itu yang harus dia rasakan seperti yang di alami Yivone." ujar Jack dengan menghabiskan minuman di gelasnya
"Mike juga meminta untuk bertemu dengan Ketua dan Nona."
"Tidak usah, biar saja dia membusuk di penjara,kematian ayah Yivone harus dia bayar." jawab Jack dengan dingin
"Apa yang Jack katakan? kematian Papa ku apa ada hubungan nya dengan paman?"batin Yivone yang berdiri di luar pintu
"Ketua, apakah pelaku nya belum ada kabar? sudah begitu lama apa mungkin bisa mendapatkannya? di saat kejadian dia sudah kabur."lanjut Steven
"Kemana pun dia pergi aku harus mencarinya sampai dapat."
"Lalu Nona masih belum ingat insiden itu?"tanya Steven dengan penasaran
__ADS_1
"Belum, ada baiknya dia tidak ingat,aku tidak ingin dia terluka lagi, biar saja dia mengira jika ayahnya meninggal karena sakit parah, jika saja mengetahui kebenarannya maka hanya akan membuatnya lebih histeris aku tidak ingin dia menerima tamparan besar."
Semua perkataan Jack dan Steven telah di dengar oleh Yivone yang berada di luar pintu
Yivone yang mendengar semua kenyaataan ini membuatnya terluka sehingga tidak bisa bersuara..
"Apakah maksudnya Papa ku meninggal bukan karena sakit? dan kenapa paman ada hubungannya dan siapa pelakunya?"gumam Yivone dengan raut wajah yang kecewa
Klek.....
"Jack."sapa Yivone yang masuk ke dalam ruangan itu
Jack dan Steven lalu menatap ke arah Yivone yang masuk dan mendekati mereka..
"Yivone ."sapa Jack dengan menatap kearah Yivone
"Jack, apakah yang kau katakan tadi semua adalah kenyataan? Papa ku meninggal bukan karena sakit dan paman ku membohongi ku selama ini? dan apakah dia terlibat dengan Papa ku?"
Mendengar semua pertanyaan Yivone Jack dan Steven diam seribu bahasa dan saling menatap
"Steven, kau keluar dulu"
"Baik Ketua"
"Yivone, kau sudah mendengar semuanya?"tanya Jack dengan memegang pundak Yivone
"Benar, Jack apa yang kamu ketahui? tolong beritahu pada ku."
"Baiklah! Yivone, jika kau ingin tahu aku akan memberitahu pada mu semua kebenarannya."
Jack menjelaskan semua kejadian Justin Shin dan juga hubungan nya dengan Mike Shin. tentu saja setelah mendengar semua kenyataan ini membuat Yivone bagaikan di sambar petir, sakit yang di rasakan saat mengetahui jika ayah tercinta nya di bunuh oleh teman sendiri, dan Mike salah satu penyebab nya yang selama ini Yivone menganggapnya sebagai keluarga...
Setelah mendengar semua nya Yivone merasa tertekan dan terduduk ke kursi sofa. Jack yang melihat kekasih nya itu merasa simpati dan mata nya mulai berair..dengan mendekati gadis itu sambil memeluknya dengan mengelus ujung kepala Yivone..
"Kenapa paman tega membohongi ku?dan apa kesalahan Papa ku terhadapnya demi uang dia rela mengorbankan Papa ku."kata Yivone dengan terisak
"Yivone, dia bukan paman mu, kau ingat itu dia hanyalah salah satu yang menyebabkan kematian Papa mu" bujuk Jack dengan memeluk erat tubuh Yivone
"Aku tidak menyangka semua telah di rencanakan saat membawa ku pulang, semua kebohongannya dengan kakak, pantas saja mereka ingin menjual ku"ujar Yivone dengan sedih
"Mereka sudah dapat balasan nya, aku akan membuat mereka bayar semua perlakuannya pada mu" ujar Jack dengan khawatir melihat pacarnya itu menangis dengan histeris
Yivone menangis selama beberapa jam hingga ketiduran di pelukan Jack, lalu Jack membawanya tidur di kamar nya dengan menyelimuti tubuhnya.
Setelah menemani Yivone, Jack pun keluar dari kamarnya.
__ADS_1
"Tuan, bagaimana dengan Nona apakah dia baik-baik saja?" tanya Mark dengan sopan
"Mengetahui semua kenyataan membuatnya sangat terpukul"jawab Jack dengan lesu
"Nona pasti sangat terluka."
"Mark, aku baru mengetahui satu hal."
"Apa itu Tuan?"
"Ternyata membujuk Yivone yang sedang menangis lebih sulit dari pada menghadapi 100 musuh yang bersenjata"ujar Jack yang kembali ke ruang baca nya.
Mark hanya tertegun saat mendengar perkataan Tuannya..
Di malam hari...
Yivone yang tidur seharian lalu membuka mata nya dan menoleh ke arah samping, Jack yang menemani nya menatap senyum dengan gadis itu
"Sudah bangun"ujar Jack dengan senyum
"Aku tidur seharian "kata Yivone dengan bangkit dari tidur nya dan duduk bersandar
"Lapar? aku sudah memasak untuk mu."
"Maaf, aku tidur kelamaan seharusnya aku yang memasak untuk mu"ucap Yivone dengan rasa bersalah
"Untuk apa minta maaf pada ku? kau adalah kekasih ku, jadi wajar jika aku memasak untuk mu, dan sekarang temani aku makan bersama"kata Jack dengan senyum
"Baiklah"jawab Yivone dengan senyum tipis
Di malam itu mereka pun makan malam bersama, Jack yang memerhatikan pujaan nya makan dengan lahap membuat hati nya senang dengan tersenyum.
"Enak ?"tanya Jack dengan senyum
"Iya, masakan mu sangat mirip dengan Papa ku." jawab Yivone dengan menyantap makanannya
"Apa kau tahu? kenapa masakan kami bisa sama?"
"Tidak tahu, mungkin kalian memang jago masak?"
"Bukan, tapi di saat kami memasaknya kami mencurahkan semua kasih sayang ke semua masakan kami oleh sebab itu masakan kami bisa sama"kata Jack dengan menatap mesra
"Apa benar? jika begitu bisa membuat masakan lebih enak?"tanya Yivone dengan senyum
"Tergantung juga masak untuk siapa, karena untuk mu maka harus mengunakan cinta kasih sepenuh nya" goda Jack dengan mesra sambil menatap ke arah gadis itu
__ADS_1