
"Paman, Yivone tidak hidup mewah di sini Yivone hanya bekerja demi hutang Paman, apakah Paman tahu jika Yivone melakukan kesalahan maka nyawa ku juga akan melayang kapan pun. Paman, Yivone takut setiap saat, takut salah bicara takut melakukan kesalahan karena jika Yivone salah Yivone akan di hukum oleh nya. Paman, saat Yivone takut Yivone berharap Paman yang melindungi ku tapi Yivone tidak ada tempat untuk berlindung."jelas Yivone dengan menangis histeris
"Ini adalah urusan mu.Yivone Shin, jika kau tidak mau menyelamatkan Kakak mu maka selamanya jangan pernah kembali ke rumah lagi."bentak Mike dengan nada tinggi
"Paman, apa Paman tidak pernah menyayangi ku?"tanya Yivone dengan menatap Mike yang emosi
"Jika kau masih ingin kembali maka selamatkan Kakak mu, apa pun cara nya walau harus mengorbankan nyawa mu atau kesucian mu kau tetap harus melakukan nya,"kata Mike dengan kesal dan lalu pergi meninggalkan halaman itu
Yivone yang hampir tidak percaya dengan perkataan Paman nya itu membuat hati nya terluka bagaikan di tusuk pisau, dia tidak menyangka jika Paman yang satu satu ahli keluarga nya tega mengatakan perkataan yang menyakitkan baginya.
Dengan kejadian ini membuat Yivone menangis tanpa henti, sakit yang sering di terima membuat nya sangat terluka dan terus menerus harus menghadapinya..
"Kenapa semua nya membenci ku?Paman, Kakak dan Jack mereka semua orang yang ku sayang tapi merekalah yang menyakiti ku, Paman dan Kakak rela mengorbankan ku serta Jack menganggap aku wanita murahan dan hampir membunuh ku. apa jika aku mati maka mereka merasa senang ?sebenarnya apa salah ku ?"batin Yivone dengan menangis histeris
Di sisi lain Jack sedang di sibukkan dengan kerjaan di kasino setelah mengalahkan kumpulan Tiger Jack mendapat kabar bahwa kasino miliknya mengalami beberapa masalah
"Tuan, ini kelalaian ku jika aku lebih berhati-hati maka tidak akan terjadi seperti ini,"kata David dengan menunduk
"Cari orangnya sampai dapat, kemana pun dia pergi."perintah Jack yang fokus pada komputernya
"Baik Tuan.."
Tok...tok..tok...
Klek...
"Tuan, ini semua data kasino kita"sapa manager kasino yang menyerahkan dokumen
"Hm" jawab Jack dengan cuek tanpa menoleh ke arah manager itu.
"Tuan, ini adalah kesalahan ku aku rela bertanggung jawab, jika saja aku menjaga keuangan kasino kita dengan baik maka ini tidak akan terjadi"ujar manager dengan menunduk
__ADS_1
"Charlie, kau terlalu percaya pada Jimmy, walau dia sudah lama di sini tapi kau tidak boleh membiarkan dia mengurus keuangan seharusnya kau tahu akibat nya jika seseorang mengkhianat"bentak Jack dengan tatapan dingin
"Maaf! Tuan, aku akan bertanggung jawab penuh."
"Mulai hari ni kau bukan manager lagi, kau di tugaskan untuk mencarinya sampai dapat, jika tidak maka kau tahu akibatnya''perintah Jack dengan kesal
"Baik Tuan."jawab Charlie dengan cemas
Sesaat kemudian Charlie pamit keluar kantor Jack.
"Tuan, uang sebanyak 1.5 triliun di larikan oleh Jimmy ini sangat tidak bisa di biarkan.Tuan, kenapa tidak menghukum Charlie?"tanya David yang berdiri di depan meja yang di gunakan Jack
"Tentu saja aku tidak akan membiarkannya begitu saja, walau kehilangan 1.5 triliun ini tidak akan menguncang kasino kita, hanya saja aku ingin menghukum mereka bersama"kata Jack dengan bersandar di kursi besarnya
"Maksud Tuan? hukum mereka bersama?"
"Benar, Charlie dan Jimmy adalah kenalan lama, walau begitu Charlie tidak memiliki hak sepenuhnya untuk menjadikan Jimmy sebagai pengurus uang, tentu semua ini ada sesuatu yang belum kita ketahui, oleh sebab itu suruh Leon mengikuti Charlie kemana pun dia pergi"jelas Jack dengan dingin
Jack dan David yang masih di sibukkan dengan kerja di kantor sehingga tengah malam, jam dinding menunjukkan pukul 12.00 malam
Sesaat kemudian Jack pun berdiri dari kursi besar nya dan memakai jas panjangnya..
"Tuan, ingin pulang?"
"Hm"jawab Jack dengan cuek sambil mengenakan jas panjangnya
"Tapi, ini sudah tengah malam.?''kata David dengan heran
"Tidak apa-apa."jawab Jack dengan melangkah keluar dari kantornya
"Aneh biasa jika sibuk begini Tuan tidak akan pulang selama berhari-hari dan tidur di tempat kerja, tapi ini dia malah pulang padahal sudah jam segini''Gumam David dengan penasaran
__ADS_1
Kediaman Anderson..
"Aneh kenapa jam segini Jack belum pulang? kemana dia? apa dia sibuk?"gumam Yivone yang melihat kamar Jack.
Setelah itu Yivone pun kembali ke kamarnya sendiri dan berbaring di kasur empuknya, dia mengingat kembali semua perkataan Pamannya yang membuatnya sakit.
"Aku baru tahu ternyata selama ini mereka hanya berpura-pura baik pada ku. kenapa aku sangat di benci? apa salah ku jika aku terlahir di dunia. selama ini aku bersikap baik pada semua orang tapi mereka semua membenci ku juga, rumah ini juga bukan tempat perlindungan ku ," Gumam Yivone yang lalu memejamkan matanya, sesaat kemudian Yivone tertidur dengan tanpa selimut, tidur dengan posisi menghadap ke kanan menampakkan wajah merah bagian kiri akibat bekas tamparan keras dari Mike.
"Tuan, malam sekali Tuan kembali."sapa Mark dengan hormat
"Iya, kasino ada sedikit masalah, bagaimana dengan Yivone hari ini?"tanya Jack dengan melepaskan dasinya
"Hari ini Mike Shin datang bertemu dengan Nona di halaman depan''jawab Mark dengan sopan
"Mike Shin ? ada apa lagi dengannya?"tanya Jack dengan dingin
"Tidak tahu juga, Nona tidak membahasnya, kami juga tidak berani bertanya, tapi kelihatan nya Nona tidak baik."
"Kenapa? apakah si tua itu melukai nya?"
"Tidak tahu juga. hanya saja saat Mike Shin sudah pergi Nona masih di halaman dengan waktu yang lama kelihatannya kondisi Nona tidak bagus, hanya saja Nona bertingkah seperti tidak terjadi apa-apa."
"Mulai besok siapa pun yang ingin bertemu dengan nya halang saja, usir saja mereka yang datang, ada lagi mulai besok jangan biarkan Yivone keluar, untuk beberapa hari ke depan aku akan sibuk dengan urusan kasino, maka kau dan Sandra jaga Yivone dengan baik, jika dia tidak sehat hubungi dokter Alexa dan jangan lupa mengabari ku."perintah Jack yang lalu meninggalkan ruang tamu
"Baik Tuan."
Klek....
Jack yang masuk ke kamar itu lalu mendekati Yivone yang sudah tertidur..
"Cuaca begitu dingin tapi bisa ketiduran tanpa selimut."kata Jack dengan senyum sambil menutupi tubuh gadis itu dengan selimut
__ADS_1
Jack menatap senyum melihat gadis itu dengan ingin menyentuh wajah yang mulus itu akan tetapi niat Jack di hentikan karena melihat bekas tamparan di wajah Yivone yang masih merah. dalam sesaat wajah Jack berubah menjadi dingin karena sudah tahu apa yang di lakukan oleh Mike terhadap gadis kesayangannya.