
2 jam kemudian...
"Yivone, habiskan semuanya."ujar Anthony yang sudah mabuk
"Kepala ku sudah sakit aku tidak bisa minum lagi." jawab Yivone yang setengah sadar
"Yivone, apa kau menyukai pria es itu?"tanya Anthony dengan kepalanya bersandar di pundak Yivone yang duduk di sampingnya
"Iya, tapi dia tidak menyukai ku."
"Kau salah besar, dia sangat menyukai mu jika tidak mana mungkin dia biarkan dirimu tinggal di sini dan juga dia mau makan masakan mu."kata Anthony yang dalam keadaan mabuk
"Wanita yang dia suka bukan aku tapi Lidya wanita yang berkelas tinggi, sedangkan aku hanya anak yatim piatu yang tidak di sayangi siapa pun, Paman dan kakak ku membenci ku mereka ingin menjual ku demi uang."ujar Yivone yang mabuk dan minum tanpa henti
"Mereka penjahat, percaya saja pada ku pria es itu pasti akan cemburu jika melihat kita berdua begitu dekat." ujar Anthony yang menarohkan tangannya ke pundak Yivone
"Cemburu? mana mungkin. dia tidak takut aku mati jadi mana mungkin bisa cemburu, aku hampir saja mati di tangannya ,dan jika sekarang dia melihatku seperti ini dia pasti akan membunuh ku,''jawab Yivone dengan tanpa di sadari
"Kalau begitu kita kabur saja, biarkan aku membawa mu lari jadi dia tidak akan membunuh mu."
Sesaat kemudian Jack bersama dengan David kembali ke kediamannya. di saat baru melangkah masuk Jack dan David di kejutkan oleh keadaan Yivone dan Anthony yang sedang mabuk-mabukan.
Anthony dengan mendekatkan tangan nya di pundak Yivone dengan menyandarkan kepalanya di pundak gadis itu,sementara Yivone sedang minum bir tanpa henti..
Pemandangan ini tentu saja membuat Jack menjadi murka dan di landa api cemburu karena melihat kedekatan pacar nya dan pria lain..
David yang berdiri di samping bosnya itu melihat raut wajah bosnya yang sudah mau meledak..
"Gawat kenapa bisa seperti ini, kenapa mereka bisa mabuk seperti ini bahkan sampai sedekat ini, wajah Tuan sudah berubah ingin menelan mereka hidup hidup. kemana Sandra dan Mark kenapa biar kan mereka mabukan bersama?"batin David yang sambil melihat ke sekeliling rumah..
"Yivone, bagaimana kalau kita nikah lari saja, aku akan menjadikan mu sebagai istri kesayangan ku." ucap Anthony yang mabuk dan tidak menyadari sepasang mata yang tajam sedang memerhatikan mereka
__ADS_1
Anthony yang mabuk lalu ingin mencium wajah Yivone yang duduk di sampingnya sambil minum bir yang di pegangan nya, akan tetapi Jack yang sudah murka menarik kuat lengan Anthony dan kemudian melayangkan pukulan ke wajah Anthony sehingga membuatnya jatuh tersungkur
Bruk...bruk..bruk...
Pukulan demi pukulan di lakukan oleh Jack yang sedang di landa emosi besar, Anthony yang di lantai hanya bisa pasrah karena di hajar terus terusan oleh Jack yang sedang marah besar..
"Tuan, dia akan mati"ujar David yang melihat bosnya melesatkan tumbukan ke wajah pria mabuk itu tanpa henti sehingga membuat wajahnya penuh lebam dan mulutnya keluar darah serta beberapa giginya ikut tanggal
"Hei, siapa kau berani sekali memukul ku..?"bentak Anthony yang wajah nya sudah babak belur dan kemudian menatap pria yang sedang berada di atas nya,mata Anthony berbuka lebar setelah melihat pria itu
"Kau,kau sudah pulang.?"ucap pria mabuk itu dengan ketakutan..
"Anthony, jangan pernah muncul lagi di rumah ku jika kau masih mau hidup"bentak Jack dengan berdiri.
"David, buang dia keluar"perintah Jack dengan nada kuat yang memenuhi satu ruangan.
"Ba- baik Tuan"jawab David yang ketakutan melihat kemarahan bosnya itu
Lalu Jack mendekati Yivone dan mengendong gadis itu meninggalkan ruang tamu.
"Tuan Anthony, jika kau masih mau hidup jangan bersuara lagi"kata David dengan sambil menarik keluar pria mabuk itu
Jack yang membawa Yivone ke kamar dengan raut wajah yang di penuhi emosi dan menghempas kan tubuh Yivone ke kasur empuk dengan kasar..
"Aaaarggghhh..,Tuan Anthony, apa yang kau lakukan?"tanya Yivone yang dalam keadaan mabuk dan merasa sakit di tubuhnya
"Anthony ? Yivone Shin buka mata mu lihat siapa diriku.?"bentak Jack dengan kesal
"Tuan anthony, pergi jangan dekat dengan ku."teriak Yivone yang mabuk sehingga salah mengenal orang.
"Apa kau menyukainya sehingga dalam keadaan mabuk kau masih ingat padanya? kalau begitu biar aku buat kau hanya ingat pada ku,"bentak Jack dengan kesal
__ADS_1
Jack yang cemburu karena Yivone memanggil nama pria lain membuat nya marah besar sehingga mencium paksa gadis itu dan menindih tubuhnya
"Tuan jangan"kata Yivone yang mengelak ciuman itu akan tetapi wajahnya ditahan oleh Jack yang sedang mencium paksa bibir gadis itu
Yivone melawan sekuat tenaga dengan mengunakan ke dua tangannya akan tetapi tenaganya tidaklah sekuat Jack yang sedang menindih tubuhnya
Dengan cemburu yang melanda diri nya membuat Jack tidak bisa menahan emosi dengan ingin melakukan hubungan intim dengan gadis itu
Dengan liarnya Jack menurunkan baju Yivone di bagian pundaknya dan mencium bagian leher Yivone dengan liar.
"Jangan Tuan, lepaskan aku! aku tidak mau"teriak Yivone yang ketakutan
Jack mengabaikan tangisan gadis itu dengan melanjutkan ciuman ke kiri dan kanan bagian leher Yivone dengan liar
"Jangan! Tuan, lepaskan aku! aku tidak mau"teriak Yivone dengan berusahan meronta.
Jack yang menciumnya tanpa berhenti dan semakin liar dengan tangannya yang mulai masuk ke dalam baju Yivone yang sedang menangis dengan terisak..
"Jangan, tolong lepaskan aku. aku tidak mau, jangan menyentuh ku..."teriak Yivone dengan tubuhnya yang mulai di raba oleh tangan Jack
"Jack, tolong selamatkan aku! aku takut."teriak Yivone dengan menangis histeris
Jack yang mendengar teriakan Yivone menghentikan niatnya dan menatap Yivone yang masih di bawahnya
"Jack, selamatkan aku. aku takut...,"teriak Yivone dengan memejamkan matanya sambil menangis dengan terisak
Jack yang bangkit dari tubuh Yivone dan kemudian duduk di samping gadis itu lalu mengangkat tubuh Yivone dan memeluknya dengan erat.
"Jack, aku takut "teriak Yivone dengan menangis di pelukan
"Yivone, maaf aku melukaimu lagi, jangan takut aku tidak akan melakukannya."bujuk Jack dengan mengelus ujung kepalanya..
__ADS_1
"Jack, jangan meninggalkan ku, aku takut jangan menyerahkan ku ke orang lain."kata Yivone yang masih dalam keadaan mabuk
"Yivone ,aku tidak akan meninggalkanmu selamanya tidak akan, aku akan selalu di sisimu." bujuk Jack dengan mata berkaca-kaca