
Di saat Jack ingin melangkah Cindy yang sedang terduduk di lantai menahan kakinya
"Jack, jangan meninggalkan aku, kau bisa bersamanya, aku rela menjadi simpanan mu, aku mohon aku akan mendengarkan mu, aku tidak akan lagi menyiksanya, aku tidak akan dengan sengajanya membuatnya kedinginan dan membuatnya takut, aku tidak akan mengurungnya di rumah gelap itu lagi sehingga membuatnya ketakutan setiap malam, dan di saat dia sakit aku membiarkannya menderita bahkan aku mentertawakannya, aku juga sering menyuruhnya mati saja."kata Cindy yang kecoplosan karena jiwanya mulai terganggu
Mendengar semua perkataan Cindy, Jack mulai murka karena baru mengetahui jika istrinya harus melalui kehidupan seperti itu selama bertahun-tahun lamanya
"Kurang ajar" bentak Jack yang mengcengkram kuat leher Cindy sehingga membuat wajah Cindy memucat
"Kau membuatnya menderita selama ini, kau adalah wanita gila yang pantas mati, nama mu sudah tercoreng dan juga tidak lama lagi berita mu ini akan tersebar luas ke seluruh dunia, aku akan membayar dengan sejumlah uang ke media agar berita mu ini dan semua kejahatan mu di sebar selama berbulan-bulan lamanya, aku mau lihat apa kau masih bisa bertemu dengan sesiapa pun di dunia ini" bentak Jack dengan kesal
Cindy yang di cengkeram kuat lehernya membuat wajahnya mulai memucat dengan matanya berlinang air mata, dengan rasa sakit di hatinya karena pria yang dia cintai ingin mengambil nyawanya. sambil merontanya dengan kedua tangannya memegang tangan Jack yang sedang mencengkram lehernya
"Jack, lepaskan dia, dia sudah hancur tidak ada gunakan membunuh dia, lagi pula dia sudah tidak bisa buat apa-apa"ujar Yivone
Sesaat kemudian Jack melepaskan genggamannya
"Uhuk...uhuk...uhuk...uhuk..., Jack, a-aku tahu kau pasti tidak tega membunuh ku"kata Cindy yang dengan sesak
"Membunuh mu hanya mengotori tangan ku saja, aku masih ingin mengunakan tangan ku untuk menyayangi dan melindungi istriku " jelas Jack yang berdiri
"Yivone, selama ini wanita ini telah membuat mu menderita, ini semua karena kelalaian ku jika di saat itu aku langsung membunuhnya maka dia tidak akan bisa menyakiti mu" ujar Jack yang menghampiri Yivone dan mencium bibirnya tanpa berhenti
Tentu pemandangan dan perkataan Jack ini membuat Cindy terpukul melihat pria yang dia cintai berciuman dengan wanita lain membuat jiwanya terganggu
"Jauhkan diri mu darinya! Jack, jangan menciumnya kau adalah milik ku"teriak Cindy yang menggila karena cemburu
Jack mengabaikan teriakan wanita itu dengan mesra dia mencium istrinya sambil memeluknya
Tindakan Jack semakin membuat Cindy menggila sehingga berusaha berdiri walau sakit di sekujur tubuhnya. dengan niat ingin memisahkan Jack dan Yivone
Akan tetapi niatnya di hentikan oleh Leon dan Licon yang sedang menghadangnya
"Dasar gila kau hanya wanita penghancur, apa salahnya jika Ketua kami dan Nyonya kami bermesraan, apa hak mu untuk melarang mereka"bentak Leon dengan kesal
"Coba kau bercermin diri mu yang sekarang lebih mirip hantu"bentak Licon
"Yivone, mari kita pulang"kata Jack dengan senyum
"Jack, aku ingin kembali ke swedia, aku merindukan rumah kita di sana" kata Yivone
"Baiklah, jika Yivone ingin tinggal di sana maka kita akan kembali ke sana, dan paling utama sekarang adalah mata indah mu ini sudah mengantuk, tentu saat di kapal tidak bisa tidur kan? mari kita kembali ke markas dan aku ingin memeluk sambil tidur" ujar Jack dengan mengecup dahi istrinya
"Tidak, jangan pergi! Jack, beri aku kesempatan lagi"teriak Cindy yang mentalnya sudah terganggu
__ADS_1
"Cindy, dengarkan aku, sekarang kau tidak pantas lagi untuk hidup, nama mu sudah membusuk, apa yang kau miliki juga sudah hilang, kebusukan mu sudah tersebar dan aku yakin tidak lama lagi pihak kepolisian pasti akan datang, dan kau akan menghabiskan seumur hidup mu di penjara" kata Jack
"Aku tidak mau di penjara" kata Cindy yang ketakutan sehingga gemetaran
"Mari kita pulang" ajak Jack dengan mengendong istrinya keluar dari pesta itu dengan di temani oleh Nick, Leon dan Licon
Sementara di pesta itu tersisa Leo dan Cindy yang sudah tertekan
"Jack, jangan tinggalkan aku"teriak Cindy yang mencoba untuk mengejar kepergian Jack
"Dia tidak mau bersama mu untuk apa kau memaksa"bentak Leo dengan menghadang Cindy
"Kau brengs*ek, berani sekali kau menyentuh ku. dasar pria murahan kau kira kau siapa" bentak Cindy sambil memukul-mukul Leo yang berdiri di hadapannya
"Hentikan" bentak Leo dengan Mendorong cindy hingga jatuh
"Kau hanya bawahan ku kau berani sekali menyentuh ku menjijikan" teriak Cindy dengan histeris
"Lalu kenapa jika aku bawahan mu? apa kau kira kau sangat bersih? selama tiga tahun aku sudah sering melihat mu tidur dengan banyak pria demi ingin merebut perusahaan mereka, bukankah kau lebih menjijikan"teriak Leo
"DIAM"teriak Cindy yang histeris
"Lihatlah dirimu sekarang, wajah mu itu sudah tidak ingin di lihat oleh siapa pun lagi, tubuh mu itu juga sudah di lihat seluruh masyarakat kota ini, nama mu juga tidak bisa lagi di terima di mana pun, kau jangan lupa hari ini kau sudah hancur, kau di hancurkan oleh pria yang kau cintai selama 27 tahun, kau mati-matian ingin memisahkannya dan pada akhirnya dia menghancurkan mu dengan cara menjebak mu, dan sekarang dia kembali bersama istrinya, sedangkan diri mu lihatlah tampang mu sekarang mirip apa"kata Leo dengan ngejek
"Aku bertanggung jawab? apa kau kira aku menyukai mu? aku hanya main dengan mu saja, Ketua Jack telah memberi ku sejumlah uang hanya untuk meniduri mu, tentu saja aku mendapatkan keuntungan, dan sekarang dengan uang ini aku bisa menikmati hidupku dan menikah dengan wanita yang layak, dan kau hanya sendirian seumur hidup, bayangkan lah pria yang kau cintai sekarang telah bersatu dengan istrinya dan kau hancur di tangannya, dan kau di kalahkan oleh Yivone Shin,"bentak Leo dengan ngehina dan kemudian Leo pun meninggakan pesta itu
Cindy yang mendengar setiap perkataan Leo menjadi diam tidak bersuara dengan mengeluarkan air matanya tanpa berhenti..
Duduk di lantai dengan penampilan kusut sambil menangis dan berteriak dengan nada memenuhi ruangan itu
"TIDAAAAKKKK, aku tidak kalah, aku tidak pernah kalah" teriakkan Cindy yang menangis sambil tertawa histeris
Cindy lalu berusaha berdiri dan melihat rekaman di televisi itu menbuatnya tambah histeris, bagaimana tidak rekaman ini telah di tonton oleh semua yang di tinggal di kota itu
"Jack Anderson, inikah balasan mu untuk ku? cinta ku kau balas dengan cara ini, aku hancur dalam sehari di tangan mu, aku kehilangan harga diri ku di caci maki, hinaan yang ku dapat bahkan semua orang mengharapkan kematian ku dan kau juga berharap aku mati" kata Cindy sambil melihat ke arah televisi itu
Cindy lalu berjalan keluar dari pesta itu dan menuju ke anak tangga, Cindy menaiki anak tangga satu- persatu hingga akhirnya sampai di lantai tiga
Cindy berjalan keluar di lantai tiga itu sambil melihat ke bawah, dengan kondisi tertekan dan perasaan yang sudah hancur berkeping-keping
"Selama ini aku adalah wanita yang sukses tapi aku sudah kehilangan semuanya dalam satu hari, bahkan mereka semua berharap aku mati, aku di kalahkan oleh cinta di hancurkan karena cinta buta selama ini, apa pun caranya aku tetap tidak bisa mendapatkan hatinya, kecantikan ku tidak bisa kalahkan seorang Yivone Shin, Jack kau memang pria yang luar biasa aku kagum pada mu, Yivone Shin sangat beruntung mendapatkan mu pria yang setia pada satu wanita walau wanita mu tidak berada di sisi mu begitu lama kau tetap tidak tergoda oleh wanita lain, aku kalah, aku kalah"kata Cindy pada diri sendiri
Keputusasaan Cindy membuatnya memilih jalan kematian. dan melangkah maju ke arah depannya
__ADS_1
"Jack, jika aku mati apa kau akan ingat pada ku?"kata Cindy sambil melihat ke bawah dari lantai 3
Sebelum melompat Cindy mengingat semua perlakuan Jack membuatnya menangis dengan terisak, bagaimana tidak karena Jack sama sekali tidak peduli padanya bahkan telah menghancurkan dirinya sehingga membuatnya tidak bisa melanjutkan hidupnya lagi..
"HAHAHAHAHAHAH"ketawa Cindy yang sambil melompat ke bawah
Bruk...
Hentakan tubuh Cindy hingga ke bawah dari lantai tiga, di saat itu kondisinya sudah setengah sadar hidung dan mulutnya mengeluarkan darah, para pejalan kaki mendekatinya alih-alih simpati Cindy malah mendapat makian sebelum menghembus nafas terakhir
"Ini bukankah wanita jal*ng itu?" kata salah satu pejalan kaki 1
"Iya, murahan pantas mati" kata pejalan kaki 2
"Wanita ini hidup memang tidak berguna lagi, cuiihhh" hinaa pejalan kaki 3 sambil meludah
"Biar saja, dia adalah perusak rumah tangga" lanjut pejalan kaki 4
"Dia bunuh diri karena malu" kata pejalan 5
"Iya, lagi pula kalau hidup tidak ada yang mau melihatnya juga" sambung pejalan 6
"Dia tidur dengan sembarang pria untuk mendapatkan apa yang dia mau, dan juga beberapa dari mereka yang bunuh diri karena ulahnya" lanjut pejalan kaki 7
Para pejalan kaki pada merasa senang atas kejadian menimpa wanita itu mereka pada kerumunan dengan sibuk mengambil foto sambil mengunggah ke internet, tidak cukup sampai di sana mereka juga mengeluarkan kata-kata yang menyakitkan terhadap Cindy
Di saat itu Cindy mengeluarkan air matanya dia mendengar hinaan habis-habisan dari pejalan kaki sana, kondisi nya sudah tidak berdaya akibat lompatannya dari lantai tiga..
"Bahkan aku yang sudah sekarat juga mendapat makian dari mereka, kematian ku adalah kesenangan buat mereka" batin Cindy yang tidak mampu bergerak lagi dengan rasa sakit hati yang mendalam
Tidak lama kemudian Cindy pun berhenti bernafas dengan matanya terbuka, wajah kusut dan penampilan yang berantakan
Dengan kejahatan yang di lakukan Cindy selama ini dia mendapat balasan setimpalnya, semua trik kotor telah di ketahui semua orang sehingga membuatnya harus memilih jalan kematian untuk mengakhiri semuanya, sebelum tewas dia harus menanggung malu dan menerima caci maki dari semua masyarakat
πππππππππππππππ
ππsambil menunggu up silahkan mampir ke karya-karya saya yang terbaru πππTERIMA KASIH DENGAN SETIANYA MENEMANI AUTHOR SEJAUH INIππππππ
"Mafia Berhati Malaikat"(terbaru)
"Gadis Incaran Pengusaha
"Ceo's A 3000 Year Old Mafia"
__ADS_1
"Gadis Amnesia dan Pria Misterius"