
Jack di saat itu sedang duduk di dalam restoran yang mewah dan luas, tanpa ada pengunjung lain nya, karena memang dari awal Jack sudah memesan restoran mewah itu untuk makan malam bersama pujaan hatinya.
Salah satu pelayan restoran itu menuju ke arah Jack dengan membawa hidangan dengan menggunakan piring besar dan penutup, pelayan itu mengunakan ke dua tangannya memegang hidangan tersebut salah satu tangan nya memegang senjata.
Berjalan mendekati meja yang di mana Jack yang sedang duduk menatap ke arah pelayan itu tersebut, tiba di dekat meja itu pelayan itu pun menjatuhkan makanannya dan langsung melepaskan tembakannya ke arah Jack yang di hadapannya
Dor..dor..
Jack yang langsung menendang meja hingga membuat kursinya tumbang ke belakang dan langsung menembak ke arah pelayan itu
Dor..dor..
Dua tembakan menembus jantung pelayan itu
"Aaarrgghht. " teriakan sesaat pelayan itu yang kemudian tewas di tempat
Jack langsung bangkit dari lantai itu dan berdiri dan menembak ke arah pembunuh lainnya yang datang dengan niat ingin membunuhnya
Dor..dor..dor..dor..
Terjadi baku tembak di dalam restoran itu di antara Jack dan beberapa pembunuh bersenjata itu yang menyerangnya secara bersamaan
Enam pembunuh berusaha mengambil nyawa Jack yang sendirian sedang berhadapan dengan mereka. dengan memajukan langkah mereka sambil melepaskan tembakan
Jack berusaha mengelak peluru-peluru dari mereka sambil melepaskan tembakannya
"Ingin membunuhku ayo maju lagi." teriak Jack dengan nada tinggi sambil melepaskan tembakannya
Dor...dor...dor...dor...
Bunyi tembakan yang di lesatkan dari Jack ke arah mereka, tembakkan Jack mengena ke arah tangan dan dan bagian tubuh mereka lainnya
"Aarrgghhtt..." teriakan serentak mereka akibat terkena tembakan tersebut
Dor...dor...dor..dor...
Bunyi tembakan dari sisi lain yang di mana pembunuh bayaran yang baru muncul itu
__ADS_1
Restoran itu di serbu oleh lebih dari dua puluhan pembunuh bayaran andalan yang berusaha ingin membunuh Jack
Dor...dor...dor...dor...
Bunyi tembakan yang di lesatkan oleh Nick dari jarak jauh
"Aaarrgghhtt...." teriakan pembunuh yang di bunuh oleh Nick
Jack yang melakukan tembakan tanpa berhenti dengan memberanikan dirinya dengan maju sambil mengelak peluru peluru tersebut. karena kebanyakan yang menyerang nya sehingga menyebabkan bagian lengan kirinya terkena peluru tersebut
"Aarrgghhtt..." keluhan Jack yang merasa sakit akibat terkena tembakan
"Jack Anderson, kau memang gila." teriak salah satu yang pembunuh bayaran itu sambil melepaskan tembakan
"Ingin membunuhku maka lihatlah apakah kalian layak."teriakan Jack dengan kesal dan menembak tanpa henti
Karena serangan serentak dari beberapa pembunuh itu sehingga Jack harus menggunakan meja besi yang di restoran itu untuk melindungi dirinya. dengan membalikkan meja itu untuk menghadang peluru tersebut sambil menembak ke arah mereka
Dor...dor...dor.
Bunyi tembakan di lepaskan oleh Jack ke arah mereka dan mengena sebagian pembunuh itu
Di saat mereka terjatuh Jack langsung menembak ke arah mereka semua.
Dor...dor.. dor ..dor...dor..dor...dor..
Bunyi tembakan serentak dari Leon, Sandro dan Licon yang baru datang ke restoran itu
"Aarrghh...," teriakan para pembunuh tersebut yang tewas karena terkena tembakan dari anggota Jack itu
Di sisi lain Yivone yang berada di kamar kecil di ancam oleh seorang pembunuh bayaran dari belakangnya di saat Yivone mencuci tangannya..
"Berbalik ke arah ku, jangan bermain ulah." bentak pembunuh itu sambil menodong kan senjatanya
Dengan perlahan Yivone menoleh ke belakang.
"Cepat bawa wanita itu keluar sebagai sandra, kawan kita sudah tewas di tangan pria itu." teriak salah satu pembunuh itu yang di luar pintu kamar kecil.
__ADS_1
"Iya, aku tahu." jawab pembunuh yang mengancam Yivone sambil melihat ke arah pintu
Di saat pria itu beralih pandangan ke arah pintu itu, Yivone langsung mengeluarkan senjata yang di bawa selama ini dan menembak bagian kaki pria yang mengancam nya itu
Dor..dor..
Dua tembakan tepat mengena di dua kaki pria itu
"Aarrggh..."teriakan pria itu yang kesakitan sehingga terduduk di lantai dan melepaskan senjata nya
"Kau bisa mengunakan senjata?"teriak pria itu dengan menahan sakit
"Jack yang mengajarkan ku, aku tidak akan membunuhmu, karena aku tidak membunuh orang."ujar Yivone yang menendang jauh senjata pria itu yang jatuh di lantai
Setelah menembak pria itu Yivone menyimpan kembali senjata di bajunya dan Yivone lalu keluar dari kamar kecil akan tetapi langkahnya dihentikan.
"Jangan macam -macam, nona kecil. kami hanya ingin membunuh pria mu itu, wanita Jack Anderson memang luar biasa, selain cantik juga bisa mengunakan senjata, kelihatannya dia sudah melatih mu Nona kecil." ujar seorang pria yang berdiri di pintu itu tadi. sambil menodongkan senjata nya di kepala Yivone
"Walau kau membunuhku juga tidak ada gunanya, kau tidak akan terlepas dan akan di bunuh olehnya." ujar Yivone dengan rasa takut
"Aku mau lihat siapa yang akan mati, ada diri mu aku bisa membunuh dia, apakah dia rela mengorbankan dirinya demi menyelamatkan mu." kata pria itu dengan senyum sinis
"Dia akan membunuh mu, kau sudah salah jika ingin melawannya" jawab Yivone dengan menatap ke arah pria itu
"Iya..ya, kau pintar melawan walau senjata ku menempel di kepala mu, jika dia peduli pada mu maka dia pasti rela di tembak oleh ku, tapi jika tidak rela maka maaf aku hanya akan membunuhmu dan mati bersama ku, bagaimana kita taruhan?"
"Taruhan apa?"
"Menurut ku dia akan mengorbankan diri nya untuk mu."
"Dia tidak akan. walau aku mati kau juga tidak bisa kabur." jawab Yivone
"Aku penasaran apakah dirimu menilai bagi nya, dia adalah Ketua mafia di dunia ini, sedangkan diri mu hanya gadis biasa yang ada di mana-mana, apakah dia akan mengorbankan dirinya untukmu."
"Dia tidak akan berkorban untuk ku, karena dia adalah Ketua dari seluruh mafia, kalau aku mati itu bukan hal besar bagi nya. jadi walau kau mengancam ku juga sia-sia, kau tetapi tidak bisa lepas darinya."ujar Yivone dengan cemas
"Baiklah, jika begitu kita taruhan saja, aku merasa dia akan rela berkorban untuk mu." kata pria itu dengan menarik lengan Yivone sambil menodong kan senjata ke kepala Yivone
__ADS_1
"Dia tidak akan, karena dia harus hidup untuk Wolf nya,"jawab Yivone sambil mengikuti langkah pria itu