MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Serangan di tengah jalan


__ADS_3

Markas Wolf


Jack membawa Yivone kembali ke markasnya dengan di temani oleh Nick dan Leon bersama anggota Wolf


Di ruangan itu mereka duduk bersama Shane, Nick dan Leon


"Jack, Yivone, kalian tidak apa-apa? apa ada terluka?" tanya Shane yang khawatir


"Paman, kami tidak terluka sama sekali, Nick dan Leon datang bersama anggota Wolf di waktu yang tepat" jawab Yivone yang duduk di samping Jack


"Maaf, tadi sudah menakuti mu, apa kamu benar tidak apa-apa?" kata Jack dengan memegang tangan Yivone


"Aku tidak apa-apa" jawab Yivone dengan senyum


Jack tersenyum melihat pujaan hatinya dan menyentuh ujung kepalanya


"Baguslah kalau kalian baik-baik saja, mereka memang sudah terang-terangan tanpa berpikir nyawa orang lain, di tempat umum mereka melepaskan tembakannya"ujar Shane


"Roberto sudah kembali tentu saja dia akan menyerang ku tanpa berhenti, untuk seterusnya tidak tahu cara apa yang dia gunakan" jelas Jack dengan melihat ke arah Shane


"Ketua, lalu apa tindakan kita?" tanya Niick yang duduk berhadapan dengan Jack


"Aku akan menghubungi Dennis dan Jones untuk memeriksa tempat persembunyiannya, mungkin ini butuh waktu yang lama karena kota Los Angeles sangat luas" kata Jack


"Benar juga, Dennis dan Jones tidak pernah muncul di sini dan mereka selalu bertugas di luar jadi musuh tentu saja tidak akan mengenalnya"ujar Shane


"Iya Paman, Dennis yang menangkap Elvis dan Jones menangkap Mark, mereka sangat cepat jika menyelidiki sesuatu, jadi aku berharap mereka berdua jika bergabung pasti bisa lebih cepat menangkap Roberto, dan aku juga tidak sabar lagi untuk membunuh mereka" jelas Jack dengan menatap Shane, Nick dan Leon


"Baguslah, mudah-mudahan saja ini cepat berakhir"jawab Shane dengan penuh berharap


"Iya, aku sangat berharap juga, setelah dia mati aku ingin segera menikahi gadisku ini" lanjut Jack dengan menatap senyum ke Yivone yang duduk dekat di sampingnya


"Santai saja, aku tidak terburu-buru, yang penting kalian semua harus berhati-hati, Roberto sangat banyak angggotanya"jawab Yivone dengan melihat ke arah Jack, Nick dan Leon


"Nona tenang saja, sebanyak apa pun anggotanya, kumpulan kita lebih besar darinya"ujar Leon dengan penuh yakin


"Nick, hubungi kumpulan kita yang di luar negeri secara diam-diam, di saat mereka tiba di sini mereka akan tinggal di markas kita yang lainnya agar keberadaan mereka tidak di ketahui, untuk bersiap-siap jika kita mengetahui keberadaan Roberto maka kita akan menyerangnya secara besar-besaran,aku yakin dia juga memiliki sejumlah kelompok anggota pembunuh"kata Jack dengan menatap ke arah Nick


"Baik Ketua, aku akan segera menghubungi mereka" jawab Nick dengan cepat

__ADS_1


"Jack, sekarang Roberto sudah kembali, jadi anggota Wolf akan melindungi mu kemana pun kau pergi, dia selalu mengetahui keberadaan mu, dan suka menyerang mu tanpa berhenti kemana pun kau pergi" lanjut Shane dengan melihat ke arah Jack


"Iya Paman, tenang saja mereka mengawalku jadi aku tidak akan ada apa-apa"jawab Jack dengan senyum


Sesaat kemudian Jack dan Yivone meninggalkan markas Wolf


Di dalam perjalanan mereka berhenti di lampu merah dekat persimpangan empat tiba-tiba saja mobil mereka di tabrak dari belakang, sehingga membuat mobil mereka terdorong ke depan


Brakk...


Tabrakan kuat mengenai mobil Jack dari belakang


"Argghhtt.."jeritan Yivone yang terbentur kepalanya ke kaca mobil depan akibat guncangan kuat yang mobilnya ditabrak dari belakang


"Yivone...,"teriakan Jack dengan khawatir dan melihat ke arah luka Yivone


"Aku tidak apa-apa" jawab Yivone yang kepalanya mengeluarkan darah


Jack melihat ke arah belakang ada mobil hitam yang mendorong mobilnya hingga ke simpang empat


Setelah itu dua buah truk datang dari sisi kiri dan kanan ingin menabrak mobil yang di kendarai Jack dan di temani Yivone


"Sialan"gumam Jack dengan kesal dan cemas karena melihat pujaan hatinya yang terluka di kepalanya


Setelah maju ke arah jalan depan sana Jack menghentikan mobilnya dengan emosi keluar dari mobilnya dan mengambil snipernya di belakang mobil


Mobil hitam itu ingin maju ke arah Jack dan pas di persimpangan yang terdapat ada dua buah truk yang tadi nya yang menyetir dengan perlahan


Jack mengunakan snipernya dan mencari posisi yang tepat tabung minyak pada truk itu dan melepaskan beberapa tembakannya


"Kau melukai gadisku,lihat saja aku jadikan kau berubah menjadi jasad panggang" gumam Jack dengan fokus melihat ke arah truk itu


Dor...


Bunyi tembakan sniper Jack yang mengenai bagian tabung minyak truk itu sehingga meledak.


Duar...duar...duar...duar...


Ledakan truk itu mengenai mobil hitam dan truk satunya lagi. ledakkan besar terjadi di persimpangan jalan itu

__ADS_1


Di sisi lain ada seseorang yang di atas bangunan sana yang mengarahkan senjatanya ke kepala Jack, Jack menyadari karena sinar sniper itu yang mengenai matanya


Di saat itu Jack terdiam dan langsung mengelak


Dor...


Tembakan sniper itu mengenai samping mata Jack yang sempat mengelak sehingga menyebabkan samping matanya berdarah akibat goresan peluru


sambil menembak ke arah penembak itu


Dor...


Tembakan Jack mengenai tembok di bangunan lantai lima itu yang di mana penembak itu berada, karena posisi tinggi dan gelap Jack tidak bisa melihatnya dengan jelas sehingga tembakannya meleset mengenai pada tembok lantai lima tersebut


Di saat penembak itu ingin menembak lagi niat nya di hentikan seseorang dari belakang..


Kepala penembak itu di todong senjata dari belakang


"Ingin melakukannya lagi? tanya pendapatku dulu" ancam orang itu yang sedang mendekatkan senjatanya di kepala penembak itu


Dor.. .


Bunyi tembakan ke kepala si penembak itu sehingga kepalanya di tembus oleh peluru dan tewas di tempat


"Dasar kurang ajar, ingin melukai Ketua ku, aku lempar kau ke bawah" gumam Leon yang mengangkat jasad penembak itu dan melempar ke bawah dari lantai lima itu


"Rasain aku jadikan kau menjadi daging hancur" gumam Leon yang melihat jasad yang dia lempar ke bawah sehingga tubuhnya mengeluarkan darah


Jack lalu kembali masuk ke mobilnya dan melihat Yivone yang kepalanya luka akibat benturan ke kaca mobil


"Yivone, bagaimana dengan mu?" tanya Jack dengan rasa khawatir


"Aku pusing" jawab Yivone yang bersandar sambil memejam matanya akibat keluar banyak darah


"Kita akan ke rumah sakit" kata Jack dengan menghidupkan mesin mobilnya


Di saat mobilnya ingin berjalan muncul dua orang pria di depan mobil mereka dengan mengarahkan senjata ke arah Jack dan Yivone


Dor...dor...

__ADS_1


__ADS_2