
Beberapa hari kemudian
"Aaargghhttt."teriak Cindy yang menyadari wajahnya luka parah dan beberapa giginya yang tanggal, Cindy yang sangat menjaga kulitnya selama ini harus menanggung akibat atas perbuatan sendiri
"Siapa yang melukai ku? siapa mereka?"teriak Cindy dengan kesal
"Nona Cindy? mereka adalah anggota Wolf yang bernama Leon dia yang melukai mu"jawab anah buah Cindy yang tidak lain adalah sekretarisnya
"Wolf? mereka melakukan nya atas perintah Jack"kata Cindy dengan histeris
"Jack sangat tega pada ku, cinta ku di balas dengan cara begini"ujar Cindy yang menangis merasa sakit hati
"Nona, kelihatannya mereka akan mengadakan pesta pernikahan, selama beberapa hari ini Jack selalu menemani istrinya ke toko gaun pengantin yang paling terkenal di kota ini"
"Apa? gaun pengantin? jangan berharap kalian bisa pesta besar-besaran"ujar Cindy yang kesal
Karena luka di wajahnya mengharuskan Cindy menjalani operasi di wajah nya serta memasang gigi palsu agar mengembalikan kecantikannya seperti semula
Selama beberapa hari Jack menemani Yivone berjalan-jalan dan memilih gaun pengantin, serta mempersiapkan pesta acara pernikahan mereka
Kediaman Anderson
"Yivone, apa kau lelah?"tanya Jack yang baru kembali ke rumahnya bersama Yivone
"Iya, hari ni kita sudah jalan seharian" jawab Yivone yang duduk bersandar di sofa
"Selama ini aku tidak ada waktu menemani mu, mulai hari ini aku akan lebih sering menemani mu"ujar Jack dengan senyum mesra
"Baiklah, kalau begitu maka aku tidak akan bosan"jawab Yivone dengan senyum
"Apa istriku bahagia?" tanya Jack dengan tatapan mesranya
"Iya" jawab Yivone dengan senyum
"Jack, besok aku ingin belanja di mall "
"Baiklah, tapi berhati-hati ya"
"Iya"
"Aku akan menyuruh anggota ku untuk menjaga mu"
"Bukankah Roberto sudah tewas kenapa harus di temani lagi?"
"Ini hanya untuk keselamatan mu"
"Baiklah"
Jack tersenyum bahagia dan mencium bibir istrinya itu
"Suatu keberuntungan ku bisa menikahi mu. gadis kecil ku, apa pun yang terjadi kita akan tetap saling mencintai untuk selamanya "batin Jack yang sedang ciuman dengan istrinya
Keesokan harinya
__ADS_1
Anggota Wolf yang menemani Yivone membantu angkat belanjaan Yivone ke mobilnya. Yivone yang ingin memasak untuk sang suami nya membeli banyak bahan-bahan makanan
Di saat sendirian Yivone yang sedang berbelanja di mall sambil melihat-lihat sekeliling barang-barang yang di sana, tanpa dia sadari dia di ikuti oleh beberapa pria asing yang mulai menghampirinya
"Nona" sapa pria asing itu
"Siapa kalian?"tanya Yivone yang menoleh ke arah pria asing yang di belakangnya
Pria asing itu lalu menyekap mulut dengan mengunakan sapu tangan yang sudah di taburi bius sehingga membuat Yivone tidak sadarkan diri.
Sesaat kemudian anggota Wolf kembali ke tempat tadinya dan mendapati Yivone sudah tidak berada di tempat itu, mereka mencari-cari dan berkeliling seluruh mall hingga keluar juga tidak mendapatkan keberadaan Yivone
Setiba di kediaman Anderson, Jack yang mendengar kabar dari anggota nya membuatnya marah besar
"Cepat utuskan semua anggota untuk mencarinya? jika kalian gagal jangan muncul di depan ku lagi" perintah Jack yang histeris dan cemas
Di hari itu Jack keluar ikut mencari jejak istrinya, begitu juga Leon, Licon dan Nick serta semua anggota Wolf yang berada di Los Angeles ikut dalam pencariannya
Pencarian di lakukan setiap hari akan tetapi tidak membuahkan hasil
Setelah 6 bulan kemudian
.
Markas Wolf
Di ruang itu Shane Wilker bersama Nick, Leon dan Licon
"Paman, sudah begitu lama kita mencari selama ini tanpa berhenti tapi kenapa Nyonya seperti menghilang begitu saja?"tanya Leon yang khawatir
"Kenapa perasaan ku dia seperti tidak di dalam kota"ujar Nick
"Nick, apa kamu curiga dia telah di bunuh?"tanya Paman dengan cemas
"Aku tidak tahu, dia menghilang tanpa jejak, penculik itu tidak menghubungi kita lalu apa yang di mau?"jawab Nick yang penasaran dan khawatir
"Jika dia adalah musuh kita seharusnya dia sudah menghubungi kita di saat itu, dan ini sudah 6 bulan tidak ada kabar"sambung Leon
"Bagaimana dengan Jack?"tanya Shane dengan khawatir
"Tuan Anthony sering menemaninya, Ketua sering minum sampai mabuk dan sering memanggil nama Nyonya"jawab Licon
"Pasangan yang begitu bahagia bisa di pisahkan begitu saja, ini sangat kejam cobaan seperti apa ini" lanjut Shane yang menarik nafas panjang
.
"Malam ini kami akan ke sana, kami ingin melihat Ketua dia sangat tertekan dan tidak mau bicara sepatah kata pun, hanya di saat mabuk saja baru mendengar suaranya memanggil nama Nyonya"lanjut Licon
Kediaman Anderson
Jack yang sedang tertekan dan sedih berat akibat kehilangan istri kesayangannya membuat dirinya mabuk setiap hari, di malam itu dia duduk terdiam di tepi kasurnya dalam kondisi mabuk .
Botol-botol minuman berserakan di lantai kamarnya itu, Hendry sebagai anggotanya tidak berani memujuk sepatah kata pun di depan Ketuanya itu, semenjak kehilangan istrinya Jack sudah tidak bicara pada siapa pun selama 6 bulan, selain mencari istrinya di siang hari Jack memabukkan diri di setiap malam.
__ADS_1
Klek
"Jack" sapa Cindy yang baru masuk ke dalam kamarnya dengan beranikan diri Cindy duduk di tepi kasur dan bersebelahan dengan Jack yang sedang dalam kesedihan
Cindy yang malam itu mengenakan dress atas lutut dengan niat ingin menggoda Jack yang di larut dalam kesedihan itu. dengan mencuba menyentuh pundak pria itu
"Jack, biarkan aku menemani mu di saat ini, aku ingin membantu mu keluar dari rasa sakit ini" bujuk Cindy yang menyentuh wajah Jack yang datar itu
Dengan memberanikan diri Cindy memeluk Jack yang di sampingnya itu sambil mencium wajah pria itu
Jack yang merasakan ciuman itu langsung menoleh ke arah Cindy yang dekat dengannya, dengan tatapan mata yang di penuhi air mata dia melihat seorang wanita cantik yang bagaikan bidadari itu yang sedang ingin menyerah diri padanya
Tanpa menunggu lama Jack mendorong Cindy ke kasur dan menci*m leher wanita itu tanpa berhenti
Setelah tidak lama kemudian Jack membuka matanya dan melihat wanita cantik yang ada di bawahnya
Di sisi lain Anthony, Nick, Leon dan Licon telah tiba di kediaman Jack
Anthony seperti biasanya selalu datang melihat temannya itu karena khawatir dengan kondisinya yang selama ini tanpa bicara sepatah kata pun
"Kalian semua sudah datang?"tanya Hendry
"Iya, apa pria es itu masih tidak mau bicara?"tanya Anthony
"Tidak"jawab Hendry dengan menarik nafas panjang
"Bagaimana jika kita naik dulu?"ujar Leon
"Cindy ada di kamarnya"kata Hendry
"Apa?"tanya serentak mereka berempat
"Iya, lihat dari pakaiannya dia ingin mengoda Ketua"jawab Hendry
"Apa yang di pakai?"tanya Leon dengan kesal saat mendengar nama wanita ini
"Dress pendek, dan tanpa lengan sehingga menampakan bagian dadanya"jawab Hendry dengan mengeleng kepala
"Aku ingin membunuhnya" bentak Leon dengan kesal
Mereka berempat lalu menuju ke kamar Ketua mereka, niat mereka yang ingin masuk ke kamar itu lalu mereka menghentikan langkahnya karena mendengar suara dari Ketuanya
"Jack" suara dari Cindy yang dari dalam kamar
"Sekarang kau sudah berada di kamar ku dan tidur di kasur ku maka kau harus memuaskan ku malam ini" kata Jack yang terdengar oleh mereka yang berdiri di luar kamarnya
"Jack, malam ini aku memang datang untuk mengobati luka mu
"Selama ini aku salah selalu saja melepaskan mu, kau yang begitu setia pada ku seharusnya aku menghargai mu di malam ini, dan malam ini aku ingin kau memuaskan ku"kata Jack dengan senyum
BAB selanjutnya
Ujian terberat bagi Jack di goda saat terluka
__ADS_1
Apakah Jack akan melakuannya dengan wanita yang cantik bagaikan bidadari itu?