MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Kemarahan Jack terhadap Yivone


__ADS_3

"Tuan, akan sulit bagi mereka mau bangkit semula, video berdurasi selama tiga jam itu cukup menghancurkan reputasi keluarga Shin selama nya," Kata David dengan senang.


"Ini hasil yang ku inginkan," Jawab Jack dengan senyum tipis


Kediaman Anderson


"Tuan Anthony, anda mencari Tuan kami?" Sapa Mark dengan sopan


"Benar, Mark mana pria es itu?" Tanya Anthony yang melihat sekeliling rumah


"Tuan ada di Club Anderson belum kembali. Tuan, silahkan duduk dulu."


"Tidak apa-apa, jika begitu aku tunggu saja di ruang baca nya,'' Jawab Anthony dengan melangkah ke arah ruang baca milik Jack


Klek....


"Sudah lama aku tidak kemari, eh..gadis itu," Gumam Anthony yang melihat Yivone terlelap di sofa


Lalu Anthony berjalan mendekati Yivone yang ketiduran


"Manis sekali, jika bukan karena pria es itu maka gadis ini pasti akan ku kencani," Gumam Anthony yang jaraknya sangat dekat dengan wajah Yivone.


Sesaat kemudian Yivone membuka mata nya di saat dia melihat ada pria yang jarak sangat dekat dengan nya membuat nya terkejut sehingga berteriak


"Aarrgghhtt." Teriakan Yivone yang menjauh kan diri dari tempat duduk


"Nona, ini aku Anthony maaf aku mengejutkan mu."


"Tuan? kenapa kau begitu dekat dengan ku?" Tanya Yivone dengan nafas terengah-engah.


"Tidak, aku hanya melihat mu tidur aku tidak tega membangunkan mu


"Kenapa Tuan bisa ada sini?"


"Aku datang mencari pria es itu kata Mark dia di Club Anderson." Ujar Anthony sambil duduk di sofa


"Gawat Jack telah pesan jangan biarkan dia masuk, tapi aku malah ketiduran dan sekarang jika Jack melihatnya di sini pasti marah besar," Batin Yivone


"Tuan, bagaimana kalau kita ke ruang tamu aku siapkan cemilan untuk mu?" Ajak Yivone dengan sengaja agar pria itu keluar dari ruangan baca."


"Tidak apa-apa, aku tunggu di sini saja, Nona bagaimana kalau kau temani aku di sini saja."


"Apa Tuan tidak lapar? biar aku memasak sesuatu?"

__ADS_1


"Masak? eh..ni bagus juga, baik lah kalau begitu aku mengikut mu ke dapur."


Karena takut di marahi oleh Jack maka Yivone hanya bisa memasak untuk pria itu, agar pria itu meninggalkan ruangan baca, Jack di kenal tidak suka membiarkan sesiapa pun yang masuk ke ruang pribadinya itu


Setelah satu jam kemudian..


Anthony menyantap semua makanan dengan lahap yang di sediakan oleh Yivone sehingga habis tidak tersisa


"Wah, kau pintar sekali memasak. kalau saja aku menikahi mu aku pasti bahagia selalu," Canda Anthony dengan gembira


"Tuan, pintar bercanda" Jawab Yivone dengan cemas, karena Jack pernah mengatakan jika Yivone tidak boleh mengundang pria ini makan di rumah nya..


Sesaat kemudian Jack kembali ke kediamannya..


Saat itu Anthony dan Yivone masih berada di ruang makan, di saat itu Yivone menemani pria itu yang sedang makan.


"Tuan, sudah kembali ," Sapa Mark dengan hormat


"Hm."


"Tuan Anthony, ada di ruang makan," Kata Mark dengan hormat


Mendengar nama ini membuat Jack merasa kesal, lalu berjalan ke arah ruang makan..di saat tiba di ruang itu dia melihat Anthony yang sedang bercanda dengan Yivone.


Plakk..


Bunyi hentakan tangan Jack ke meja makan


Sontak bunyi itu mengagetkan mereka yang sedang duduk di sana lalu menoleh ke arah bunyi itu berada


"Tuan."


"Pria es."


Sapa serentak Yivone dan Anthony sambil berdiri


"Pria es, kenapa setiap kau pulang pasti mengagetkan ku?" Tanya Anthony dengan mendekati Jack yang sedang kesal


"Siapa yang menyuruhmu datang?" Tanya Jack dengan tatapan tajam.


"Eh..bukannya dulu aku sering datang di saat itu kau tidak pernah kesal seperti sekarang."


"Dan juga gadis ini masakannya enak sekali aku ingin sekali menikahinya," Bisik Anthony dengan berisik di telinga Jack

__ADS_1


"Lagi-lagi perkataan temannya itu membuatnya semakin kesal, dan kemudian Jack menatap tajam ke arah Yivone."


Yivone yang melihat tatapan Jack merasa ketakutan dan tidak berani membalas tatapannya.


"Eh..ada lagi saat tidur gadis itu sangat mengemaskan, aku hampir saja tidak bisa menahan untuk mencium nya,'' Kata Anthony yang berisik di telinga Jack..


Jack membulatkan mata besarnya saat mendengar bisikan teman nya itu lalu Jack menatap ke arah Yivone dengan tatapan yang ingin menelan nya hidup hidup...


Lagi- lagi tatapan nya membuat gadis itu semakin takut dan gemetaran.


"Keluaaarrr," Bentak Jack dengan menarik kuat lengan temannya itu


"Sakit. apa kau gila ya? kenapa kau marah," Teriak Anthony yang di tarik paksa oleh Jack ke pintu besar


"Keluar dari sini atau peluru ku menembus kepala mu," Ancam Jack dengan tatapan membunuh


"Baiklah, baiklah,kau sangat galak"


"Hei, Nona aku pulang dulu. oh iya pertimbangkan lagi perkataan ku tadi, kita sudah dewasa jadi seharus nya sudah membahas masalah pernikahan," Ujar Anthony dengan sengaja membuat Jack cemburu, karena dia tahu jika Jack sangat mencintai gadis itu..


"Ha? pe-pernikahan?" balas Yivone dengan kebinggunan


"Iya, pertimbangkan dengan baik tawaran ku tadi. bye..bye..," Ucap Anthony yang berjalan keluar dari kediaman Jack


Jack yang lalu menoleh ke arah Yivone dengan tatapan penuh emosi dan mendekati Yivone yang berdiri tidak jauh darinya


"Bagus sekali. Yivone, kau sudah lupa apa yang ku katakan sebelumnya," Kata Jack dengan menahan emosi


"Tidak aku hanya," Jawab Yivone terpotong karena Jack mendorong tubuhnya ke dinding..


"Yivone, kau memasak untuknya? dan bukan itu saja dia bisa melihat mu tidur? apa yang kalian lakukan saat aku tidak ada?" Tanya Jack dengan kesal sambil mengenggam lengan Yivone dengan kuat


"Ti-tidak ada. aku hanya ketiduran karena menunggu mu pulang di ruangan baca, dan tiba-tiba dia masuk ke ruangan itu, maka aku hanya bisa mengajaknya keluar dengan masak sesuatu untuk nya," Jawab Yivone dengan menahan sakit bagian lengannya


"Yivone Shin, aku paling benci jika tidak ikut peraturan ku, kau bisa mengusir nya tapi kau tidak melakukan nya malah kau memasak untuk nya, dan juga katakan apa yang dia tawarkan pada mu?"


"Tidak ada."


"Tidak ada? dia bahas masalah pernikahan dengan mu, dan kau merahasiakan pada ku? jangan menganggap aku bodoh, apa kau kira aku tidak akan menghukum mu walau kau adalah pacar ku.?"


"Tapi aku tidak melakukan kesalahan, aku hanya ingin dia keluar dari ruangan itu makanya aku terpaksa memasak dan juga dia tidak ada bahas pernikahan dengan ku."


"Dengar baik baik. jika terjadi lagi maka aku akan menghukum mu," Ancam Jack yang di landa api cemburu ,dan kemudian berjalan menuju ke kamar nya

__ADS_1


"Kenapa tidak pernah percaya pada ku? aku bukan nya tidak tahu diri kalau aku hanyalah pacar kontrak mu, aku memang tidak berguna apa pun yang ku lakukan selalu saja membuat orang marah," Gumam Yivone dengan penuh kekecewaan


__ADS_2