MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Istriku adalah penawar


__ADS_3

Kediaman Anderson


Setelah dari markas Jack kembali ke rumahnya, dengan raut wajah tidak senang karena kejadian di restoran. di saat masuk ke dalam rumahnya Jack lagi-lagi di sambut istri kesayangannya itu.


"Jack" sambut Yivone dengan gembira dan lari ke pelukan suaminya itu


"istri ku sayang sedang menunggu ku?"balas Jack dengan memeluk erat tubuh istrinya dengan bahagia


"Apa sudah makan tadi?" tanya Yivone dengan menatap Jack yang masih di pelukkannya


"Iya, tadi aku makan bersama Cindy, tapi aku masih ingin makan lagi masakan istri ku sekarang." jawab Jack dengan tatapan mesranya


"Baiklah, ayo makan bersama" jawab Yivone dengan senyum


"Mari"ajak Jack dengan senyum


Jack yang sedang emosi karena ulah Cindy berubah menjadi gembira di saat dia melihat sambutan hangat dari istrinya, seakan-akan Jack telah lupa sesaat kejadian yang membuatnya tidak senang itu.


"Aku sudah memberi cek sebanyak 5 miliyar kepadanya, dan hati ku sudah tenang tidak berhutang lagi padanya" kata Jack yang sedang menyuapin istrinya


"Ha..kau benar-benar berterima kasih dengan cara seperti ini ya?"tanya Yivone sambil mengunyah makanannya


"Iya, kau tahu jika suami mu ini tidak suka berhutang budi siapa pun, setelah bayar dia sudah boleh pergi" jawab Jack dengan sambil menyantap makanannya


"Jack, kau sangat dingin. pantas saja banyak yang mengatakan kau mafia yang dingin" ujar Yivone dengan menatap ke arah Jack


"Aku memang dingin, aku hanya akan lembut pada istri ku ini, jadi aku tidak perlu baik pada siapa pun"jawab Jack dengan senyum


"Perkataan mu manis sekali" kata Yivone dengan menyantap makanannya


"Kata manis melambangkan perasaan ku pada mu, oleh karena itu aku akan selalu mengunakan kata manis ku untuk menghiburmu" kata Jack dengan tatapan mesra ke istrinya


"Tidak perlu, aku tidak bisa tahan mendengarnya terus" jawab Yivone dengan fokus ke makanannya


"Kenapa? apa istri ku tidak suka mendengarnya?" tanya Jack dengan sengaja menggoda


"Habiskan makanannya, jangan bicara saat makan" kata Yivone dengan merasa malu


"Iya istriku yang manis aku akan menghabiskan semua masakan mu ini" jawab Jack dengan senyum


Sebuah hotel mewah


Di sisi lain Cindy yang sedang kecewa berat atas perilaku Jack pada nya, membuatnya minum minuman keras itu sehingga mabukan


Anton yang selama ini menemani ke mana pun dia pergi merasa iba pada Bos nya itu yang di landa putus cinta


"Nona, jangan minum lagi anda sudah mabuk"bujuk Anton dengan mendekati atasannya itu


"Katakan pada ku, apa aku tidak cantik?"tanya Cindy yang setengah sadar

__ADS_1


"Nona sangat cantik"


"Apa kekurangan ku? kenapa dia menolak ku, aku mencintainya selama 22 tahun, aku menjaga diriku dengan baik, merawat kulit ku dengan baik, menjaga keperawanan ku hanya demi dia, tapi dia menolak ku, aku sudah usia 32 tahun demi dirinya aku tidak menikah" kata Cindy dengan menangis histeris


"Nona, tapi dia sudah menikah"


"Lalu kenapa kalau dia menikah? dia bisa cerai dengan wanita itu"


"Nona, info yang ku dapatkan Jack sangat mencintai istrinya bahkan dia menjaga istrinya seperti menjaga asetnya"


"Asetnya? seberapa penting wanita itu baginya? memang siapa dia apakah dia seperti ku dan secantik ku?"


"Nona, anda adalah wanita paling cantik, kecantikan mu tidak ada yang bisa menang dari mu, bahkan istri Jack masih kalah jauh dari mu, dia bukan siapa-siapa, dia hanya wanita biasa"


"Benar, aku yang paling cantik, tapi kenapa Jack menolak ku. dia mengatakan secantik apa pun diri ku dia tidak peduli, apa yang di berikan wanita itu padanya sehingga dia bisa begitu mencintainya sihir apa yang telah dia gunakan" bentak Cindy dengan kesal sambil menghabiskan minuman di botolnya


"Suatu saat aku yang akan mengambil keperawanan mu Cindy, aku sudah menyelidiki Jack Anderson. kau tidak akan bisa memisahkan mereka, Jack sangat mencintai istri, karena Jack adalah pria yang memiliki penglihatan tajam dia sangat benci pada wanita yang ingin mendekatinya, Cindy kau salah besar secantik apa pun dirimu di mata Jack kau bukan siapa-siapa karena dia tidak pernah tergoda oleh kecantikan, dia memiliki seorang istrinya yang jauh lebih manis dari mu." batin Anton yang memerhatikan Cindy yang belahan gaunnya terbuka hingga menampakan paha yang putih mulus itu


Cindy mengeluarkan handphone miliknya dan menekan nomor yang ingin dia hubungi


Jack di malam itu yang masih di ruang baca sedang fokus pada komputernya. tiba-tiba nada panggilan masuk di handphonenya


Melihat nomor yang tidak di kenal Jack lalu menjawab panggilan tersebut


"Hallo"jawab Jack dengan cuek


"Ada apa menghubungi ku?" tanya Jack dengan cuek


"Apa kau bisa ke hotel tempat tinggal ku?"


"Kau sedang mabuk"


"Iya aku sedang mabuk. Jack, temani aku malam ini aku menunggu mu"


"Tidak, aku tidak akan ke sana, sudah ku katakan jangan mendekati ku" kata Jack dengan kesal


"Jack, jika kau tidak datang aku akan terjun dari sini, apa kau tidak menyesal jika gadis yang kau kenal mati bunuh diri demi di tolak oleh mu? dan aku adalah gadis yang kau kenal pertama kali di dalam hidup mu, cinta ku abadi pada mu setidaknya beri aku satu kesempatan untuk mencintai mu"


"Kau sudah gila"


"Jack, datanglah aku menunggu mu, apa kau tahu aku ingin menyerahkan keperawanan ku pada mu yang sudah ku simpan selama 32 tahun hanya untuk mu, kau bisa mengambilnya kapan pun kau mau, tapi jika kau tidak datang maka aku akan mati bunuh diri karena kau menolak ku" ancam Cindy yang di seberang sana


"Jika kau ingin mati maka silahkan saja, aku tidak berminat dengan keperawanan mu berikan saja pada pria lain, jika kau berani menghubungi ku lagi maka besok akan ku hancurkan hidup mu" ancam Jack dengan kesal dan memutuskan panggilannya


"Dasar wanita murahan, apa kau kira aku pria yang murahan sehingga harus menyerahkan tubuh ku pada mu" gumam Jack dengan kesal


Klek


"Jack"sapa Yivone yang berdiri di pintu

__ADS_1


Jack yang tadinya sedang kesal berubah menjadi tersenyum di wajahnya saat melihat istrinya itu


"Mari sayang" jawab Jack dengan senyum


"Sudah malam kenapa tidak tidur?" tanya Yivone yang menghampiri suaminya itu


"Ayo duduk sini" kata Jack dengan menarik lengan Yivone dan duduk di pangkuannya


"Jack"


"Ada apa?"tanya Jack dengan senyum


"Apa tadi kau sedang marah, kenapa wajah mu seperti sedang emosi?"


"Gadis ini memang penawar ku, tadi aku sangat kesal di buat wanita gila itu dan saat melihat gadis ini kekesalan ku menjadi hilang" batin Jack dengan menatap senyum ke arah istrinya


"Iya, tapi sekarang tidak lagi"


"Apa yang membuat mu begitu emosi?"


"Ada wanita gila yang ingin mendekati ku"


"Ha? wanita gila? maksudmu?"


"Cindy si wanita gila, dia ingin aku menemuinya"


"Kenapa kau mengatakan dia gila?"


"Karena dia bukan wanita baik, walau dia menyelamatkan ku tapi dia ingin menggoda ku, jadi aku menolaknya"


"Kenapa begitu banyak wanita yang ingin mendekati mu? aura apa yang kamu bawa sehingga banyak wanita cantik yang ingin bersama mu"


"Apa kau cemburu?"tanya Jack dengan ketawa


"Iya"jawab Yivone dengan singkat


"Apa aku boleh pergi bertemu dengan nya?"tanya Jack dengan sengaja mengusik istrinya


"Apa kau ingin pergi?"


"Jika kau izinkan aku akan pergi dan menerima cintanya" jawab Jack dengan sengaja


"Jika kau pergi maka besok kau tidak akan melihat ku lagi" jawab Yivone dengan tidak senang


Jack tertawa saat melihat reaksi istrinya yang sedang cemberut. kerena Jack memang sangat suka mengusik istri kesayangannya itu


"Kenapa kau tertawa?"


"Saat kau marah kau tambah manis, apa kau tahu?"ujar Jack dengan menyubit wajah istrinya

__ADS_1


__ADS_2