MAFIA BERDARAH DINGIN

MAFIA BERDARAH DINGIN
Yivone di tahan Cindy selama 5 tahun


__ADS_3

Di sebuah restoran


Jack dan Cindy makan bersama dengan di hiasi 2 lilin di meja makan mereka serta minuman anggur dan makanan untuk sepasang kekasih, Cindy mengunakan suasana romantis untuk menarik perhatian pria yang di hadapannya itu


Di malam itu Cindy mengenakan pakaian ketat dan gaun di atas lutut, dengan sengaja menampakan tubuhnya yang langsing serta memperlihatkan dua tonjolan besar di dada nya itu


"Jack, suatu kebanggaan ku bisa makan malam bersama mu, ini akan menjadi kenangan indah bagi ku" ucap Cindy dengan senyum mengoda


"Seharusnya aku yang mengatakannya, bisa menikmati makanan mewah bersama wanita cantik seperti mu ini adalah keberuntungan ku" kata Jack dengan bersulang dengan Cindy


"Aku berharap ke depannya kita bisa sering makan bersama, apakah kamu sudi?" tanya Cindy dengan mengunakan kakinya menyentuh kaki Jack yang pas berhadapan dengannya


"Bisa saja, tidak masalah, apakah sebelumnya kita belum pernah makan bersama?"tanya Jack dengan senyum


"Belum, dulu kau di sibukkan dengan urusan mafia sehingga aku tidak bisa melihat mu dan makan bersama mu"jawab Cindy yang menggoda Jack tanpa berhenti dengan kakinya itu


"Kelihatannya aku sudah terlewatkan barang bagus selama ini" ujar Jack dengan senyum


"Apa kau sudi menjadi pacar ku?"tanya Cindy dengan menggoda


"Aku tidak ingin menjadi pacar mu, tapi aku ingin menjadi suami mu" jawab Jack dengan senyum sambil mengeluarkan cincin lamaran


"Cincin?"


"Cincin lamaran ku, apa kau sudi membiarkan ku menyarungkan ke jari manis mu?"tanya Jack


"Jack, kau melamar ku?"tanya Cindy dengan hampir tidak percaya


"Iya, bukankah kita sudah kenal selama 27 tahun lalu apa lagi yang kita tunggu?usia kita tidak muda lagi, lagi pula aku tidak ragu menikahi mu, di saat pesta kemarin aku sudah tertarik pada mu" jawab Jack dengan senyum palsunya


"Ini yang ku tunggu selama 27 tahun, akhirnya aku bisa menikah dengan mu, sarungkan cincinnya ke jari ku"jawab Cindy dengan terharu


Jack menyarungkan cincin di jari manis wanita itu, Cindy menangis haru karena di lamar pria yang di cintai selama 27 tahun


"Bagaimana jika pesta di adakan 3 hari ke depan?" tanya Jack dengan bersandar di kursinya


"Tiga hari? bukankah ini sangat buru-buru" jawab Cindy dengan hampir tidak percaya


"Tidak buru-buru, jika di bandingkan kau telah menunggu ku selama 27 tahun maka ini tidak bisa di katakan buru-buru, lagi pula aku Jack Anderson tidak suka buang waktu" jelas Jack sambil minum anggur yang di gelasnya


"Baiklah, aku mau kau saja tentukan" jawab Cindy dengan bahagia

__ADS_1


"Maksud ku adalah aku tidak suka buang waktu main bersama mu, perangkap pertama telah berhasil" batin Jack dengan senyum


Markas Dragon


Di malam itu Jack sedang duduk di sofa sambil melihat kalung set milik istrinya.


"Jack, kau sudah pulang?"sapa Shane yang masuk ke ruang tamu


"Paman"balas sapaan Jack yang sedang duduk di sofa


"Apa rencana mu seterusnya?"tanya Shane yang melihat ke arah Jack


"Siksa"jawab Jack dengan singkat


"Paman mengerti, mainkanlah rencana mu"ujar Shane


"Tentu" jawab Jack yang melihat ke arah shane dan kembali melihat ke kalung itu


"Cepatlah istirahat, selamat malam" ucap Shane yang bangkit dari sofa dan meninggalkan ruangan itu


Di saat keluar dari ruangan itu Shane menghentikan langkahnya sambil menoleh ke arah Jack yang fokus pada kalung yang di tangannya


Cindy yang baru di lamar oleh pria idamannya merasa bahagia yang tidak bisa di bayangkan lagi. sambil melihat cincin lamaran itu dengan senyuman bahagia dengan menari mengikuti alunan musik. sesaat kemudian Cindy mematikan musiknya dan menikmati minuman anggur yang di gelasnya


"Yivone Shin, akhirnya pria mu jatuh di tangan ku, aku ingin mempertunjukkan cincin ini pada mu, pria mu itu sudah melupakan mu dan kau sudah kalah, kau tidak tahu jika suami mu itu sudah emnesia dan tidak akan sembuh lagi, ini artinya aku lah yang menjadi istri nya di masa depan." gumam Cindy dengan ketawa gembira


Keesokan harinya


"Ketua Jack"sapa Leo yang datang menghadap Jack di suatu tempat


"Malam ini aku ingin kau melakukan perintah ku" kata Jack tanpa menoleh ke arah Leo yang berdiri di sampingnya


"Ketua Jack, ingin aku melakukan apa?"


"Malam ini kau harus datang ke kamar hotel ku, sebelum pel*cur itu datang"perintah Jack dengan tegas


"Ketua Jack ingin aku?"


"Lakukan saja sepuas mu"


"Tapi bagaimana jika dia ketahuan?"

__ADS_1


"Aku tahu kau mempunyai satu kelebihan, dan aku ingin kau mengunakan kelebihan ini untuk mengelabui nya, setelah kau mengunakannya maka kau bisa melakukannya sampai kau puas" ujar Jack dengan menoleh ke arah Leo


"Ketua Jack ini"ujar Leo dengan ragu


"Kau adalah pria bukankah itu yang kau mau? jika malam ini kau berhasil aku akan memberi mu sejumlah uang, ingat lusa pesta pernikahan harus di adakan, oleh karena itu aku butuh kado besar untuk dirinya di saat itu" kata Jack dengan tatapan tajam dan menepuk pelan pundak Leo dan berlalu pergi


"Pria ini sangat menakutkan, aku yakin wanita itu pasti mati di buatnya, tapi apa yang di rencanakannya? jika hanya ingin menjebak kenapa harus ada pesta?" batin Leo sambil melihat ke arah Jack yang berjalan pergi ke arah lain


Cindy menaiki kapal pribadinya menuju ke sebuah pulau bersama anggotanya


Di saat tiba Cindy pun turun dari kapalnya dan berjalan menuju ke rumah besar yang di awasi beberapa anggotanya


"Nona"sapa serentak anggotanya dengan hormat


"Apa dia buat ulah?"tanya Cindy dengan dingin


"Tidak Nona, dia hanya berada di kamar"jawab salah satu anggotanya


"Ingat jika dia mau kabur lagi patahkan kakinya agar dia cacat selamanya" perintah Cindy dengan tegas


"Baik Nona" jawab serentak anggotanya


Klek..


Cindy dengan senyum sinisnya dia berjalan masuk ke dalam kamar itu


"Bagaimana apa kau suka di sini?" tanya Cindy pada tahanannya yang di kamar itu


"Cindy, apa yang kau mau? kau tidak membunuh ku tapi kau malah mengurung ku di sini selama 5 tahun, apa niat mu sebenarnya?"


"Yivone Shin, aku senang melakukannya, apa kau tahu aku sangat gembira di saat melihat mu menderita, kau tentu rindu padanya kan? dia sudah semakin hebat dan dia juga sudah melupakan mu" kata Cindy dengan senyum sinis


"Kau sengaja ingin memisahkan kami, dan membuat kami menderita, kau wanita yang paling kasihan di dunia ini, Jack menolak mu dan kau mengunakan cara ini untuk memisahkan kami, jika dia tahu maka kau akan mati di tangannya" ketus Yivone Shin dengan kesal


"Jangan berpikir terlalu banyak dia sudah melamar ku, suami mu itu sudah tidak mencintai mu lagi, apa kau tahu kami akan menikah lusa nanti" kata Cindy dengan senyum bahagia


"Tidak mungkin" bentak Yivone dengan tidak percaya


BAB selanjutnya


Cindy masuk ke perangkap 2

__ADS_1


__ADS_2